Agu 052018
 

MBDA MICA terpasang di sayap jet tempur Dassault Rafale Prancis © David Monniaux via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Rudal-rudal MICA NG terbaru ini akan menggantikan rudal MICA saat ini, yang penarikan layanan secara bertahap diharapkan dimulai antara 2018 dan 2030, seperti dilansir dari laman Kementerian Pertahanan Prancis.

Kinerja dari misil-misil baru tersebut akan mampu mengatasi evolusi dari ancaman dan lemahnya sistem perlindungan, untuk memastikan perlindungan atas wilayah nasional, perolehan dan pemeliharaan superioritas udara dan perlindungan terhadap serangan.

Rudal-rudal baru tersebut akan dikembangkan dalam dua varian, yakni dengan pemandu inframerah (IR) dan elektromagnetik (EM) yang mana dikirimkan antara tahun 2026 hingga tahun 2031.

Inovasi mereka di bidang pendorong mandiri dan propulsi, kemampuan ground-to-air mereka melalui versi VL MICA dan ketahanan mereka terhadap standar ITAR memberi MICA NG potensi ekspor yang kuat.

MBDA MICA terpasang di sayap jet tempur Dassault Rafale Angkatan Laut Prancis © Kemenhan Prancis

Prospek ekspor ini diperhitungkan dalam negosiasi kontraktual untuk mendistribusikan lebih baik upaya pembiayaan serta manfaat yang diharapkan. Dengan demikian, bagian yang sangat signifikan dari biaya pengembangan rudal ditanggung oleh produsen yang memegang kontrak ini yakni MBDA, Safran dan Thales.

Selain itu, kontrak akuisisi akan menyediakan royalti bagi Negara, serta mekanisme untuk mengurangi harga rudal yang dibeli oleh Prancis dalam hal mencapai target ekspornya.

Untuk Prancis, ekspor merupakan bagian integral dari model kedaulatan ekonomi dengan memungkinkan teknologi industri dan basis pertahanannya (BITD) mempertahankan kapasitasnya yang mencakup seluruh spektrum teknologi penting.

Kementerian Pertahanan Prancis berdiri di samping para industrialis melalui dukungan kebijakan yang kuat, sambil menunggu pengembalian yang adil bagi keuangan publik dari upaya yang telah dilakukan oleh Negara.

Pertimbangan sistematis dari pengaruh tersebut dalam negosiasi kontraktual merupakan sumbu dari simbol perbaikan yang diharapkan atas reformasi Direktorat Jenderal untuk Persenjataan (DGA) yang diinginkan oleh Menteri Pertahanan dan diumumkan tanggal 5 Juli 2018.

Penerapannya pada negosiasi “MICA NG”, program senjata pertama yang diluncurkan dalam pelaksanaan di bawah UU Perencanaan Militer (LPM) periode tahun 2019-2025, diumumkan pada 13 Juli oleh Presiden Prancis, mendirikan penyeimbangan pertahanan dan industri yang dipromosikan oleh Menteri Pertahanan Prancis.

Bagikan:

  4 Responses to “Prancis Kembangkan MICA NG Untuk Armada Rafale”

  1.  

    MANTAP NIH

  2.  

    Nah kalau mo Bikin rudal kalau bisa tuh kek gini bisa di launch dari Pespur, kaprang terus juga ada versi sam launcher buat di darat…. Jadi ga mubazir juga kalau di beli bisa dipake buat multi platform.

  3.  

    Berarti yg dibeli TNI utk Martadinata class, dr versi yg blom NG donk. Waaahhh…ketinggalan teknologi lg nih.

  4.  

    utk rudal kaprang yg menggunakan vls, rudal dipasangi booster tambahan utk mempermudah peluncuran.
    jadi mica itu sendiri ada 3 macam, yg ir, ada juga radar, dan vls.

 Leave a Reply