Apr 152018
 

Fregat multiperan FREMM Languedoc Angkatan Laut Prancis. © Daderot via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Angkatan Laut Prancis telah melakukan penggunaan operasional perdana dari rudal jelajah jarak jauh yang diluncurkan dari laut, yang disebut Missile de Croisiere Naval (MdCN) yang diluncurkan dari fregat FREMM di Suriah, pada hari Sabtu.

Menteri Pertahanan Prancis Florence Parly telah memposting sebuah video dari fregat FREMM yang menembakkan rudal jelajah jarak jauh MdCN melalui akun twitternya di hari Sabtu.

Parly menyebut dalam twitternya “Menembakkan rudal jelajah angkatan laut dari salah satu FRegate Europeenne Multi-Mission (FREMM) kami malam itu di Laut Mediterania. Target: Tempat produksi senjata kimia rezim Suriah”.

Rudal MdCN adalah varian angkatan laut dari rudal jelajah Storm Shadow / SCALP EG yang dikembangkan oleh MBDA. Rudal ini terutama ditujukan untuk Angkatan Laut Prancis dan diluncurkan oleh fregat FREMM.

Kualifikasi peluncuran pertama rudal MdCN dilakukan pada bulan Juli 2013. MdCN ini memiliki dua spesifikasi. Yang ditembakkan pada hari Sabtu di Suriah adalah rudal yang diluncurkan secara vertikal. Yang kedua dikembangkan sebagai varian yang diluncurkan dari bawah air untuk kapal selam serang bertenaga nuklir Barracuda.

Karena rudal MdCN tidak diluncurkan melalui pesawat seperti SCALP / Storm Shadow, maka booster telah termasuk didalamnya. Versi kapal selam di ringkas dalam wadah hidrodinamik keras yang akan terlepas saat misil mencapai permukaan. Untuk mampu menyediakan jangkauan yang sebanding dengan rudal jelajah BGM-109 Tomahawk, jangkauan MdCN secara signifikan lebih besar daripada vairan SCALP / Storm Shadow.

Bagikan Artikel :

  38 Responses to “Prancis Memulai Debut Rudal Jelajah MdCN di Suriah”

  1.  

    hmm coba barang baru dia…

  2.  

    sales : ayuk silahken..yang mau order..rudalnya pinter dan canggih lohh..
    buyer: di tangkis sama rudal jadul ussr aja kelar…liat s300 dulu ahh..siapa tau ditawarin s400 sluurrpppp…

  3.  

    Coba jika berani ke latakia

  4.  

    Ditangkis rudal jadul sekelas s200 dan s300 bisa kena….teknologi lama yg masih eksis di jaman now

  5.  

    cocok buat pkr sigma, yg sudah pakai vls dr eropah, tinggal lobangnya vls aja diperawanin, atau klo ga rudalnya disunat supaya masuk ke dalam lobang vls…..

  6.  

    Uji coba + promosi tgl tergantung negara pemirsa ingin tdknya jd konsumen pembeli.he3

  7.  

    Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Georgievna Vorobieva mengatakan, proses pembelian pesawat Sukhoi Su-35 dari Rusia masih membutuhkan waktu untuk difinalisasi. Dia menjelaskan bahwa ada detail-detail yang masih dibicarakan dan didiskusikan antara kedua negara.

    “Mengenai Sukhoi Su-35 Saya bisa mengonfirmasi bahwa kontrak itu telah ditandatangani oleh menteri pertahanan. Tetapi untuk menyelesaikan kesepakatan seperti ini membutuhkan waktu, tidak bisa selesai hanya dengan penandatanganan satu dokumen karena detailnya masih harus didiskusikan,” kata Dubes Lyudmila dalam press briefing di Kediamannya, Jumat (13/4/2018).

    “Saya saat ini tidak bisa memberikan detail mengenai kesepakatan tersebut karena belum difinalisasi. Yang bisa saya katakan saat ini sedang dalam dialog antara badan-badan kita yang terkait dan kami menunggu kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak,” tambahnya.

    Seperti diberitakan sebelumnya, Indonesia berencana membeli 11 unit jet tempur generasi ke-4 Sukhoi Su-35 dari Rusia untuk menambah kekuatan angkatan udara RI. Penandatanganan kontrak pembelian pesawat tempur canggih Rusia itu telah ditandatangani pada 2017 lalu.

    Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan, pesawat-pesawat tersebut diperkirakan datang ke Indonesia dua tahun setelah penandatanganan kontrak antara Indonesia dan Rusia.

    “Saya dapat mengatakan bahwa perlengkapan kami adalah yang terbaik dan hal itu telah terbukti di Timur Tengah. Kami pikir Su-35 adalah pilihan yang bagus untuk Indonesia,” kata Dubes Lyudmila. (okezone.com)

  8.  

    Tomahawk lumayan lah

  9.  

    Sdh gue prediksi, kalo ini hanya sekedar cari sertifikat betel prupen aja dr produk barat. Tp sayangnya yg dipromosikan kurang manjur, gak spt promosinya Rusia.

  10.  

    Pengen pamer mainan baru, tidak tahunya jatuh cuma disentil pentungan tua

    😎 huehuehue

  11.  

    Fan boys rusiah menghibur diri, jelas2 rudal sekutu menghantam 3 target msh aja bilang dapat ditangkis 73 biji, tomahawk terbang diketinggian rendah satu2 nya yg bisa antispasi cuma s400 rusia di suriah, lah ini….. s400 cuma ngintai aja dgn radarnya gak berani nangkis wkwkwk

  12.  

    Kalo cari rudal murah ke lebanon aja tuh,,,,israel sampe ketar ketir lebanon buat rudal banyak dan murah hahaha

  13.  

    Klo sdh jd r-han harus ikut meramaikan…

  14.  

    Entah mengapa, justru sistem pertahanan yang menjadi primadona… bahkan sekelas S-125/S-200 ternyata masih cukup moncer…

  15.  

    hmmmmm ,,,,,,,

  16.  

    ssssssstttt ,,,, hhhhmmmm ,,,,,,, pbb ,,,,?

 Leave a Reply