Jul 042019
 

Jet latih Yak-130 Rusia. (Ronnie Macdonald – commons.wikimedia)

Cochabamba, Bolivia, Jakartagreater.com  – Bolivia tertarik untuk membeli peralatan militer Rusia, dan bahkan mempertimbangkan untuk mengganti jet latih T-33 buatan Amerika Serikat dengan analog Rusia, ujar Presiden Bolivia Evo Morales, dirilis Sputniknews.com pada Rabu 3-7-2019.

“Ada minat besar dalam membeli peralatan militer Rusia, termasuk peralatan penerbangan, dan servisnya. Komisi (gabungan) beroperasi, dan kami berharap transfer teknologi akan membawa hasil yang baik”, ujar Morales  ketika ditanya apakah negara itu berusaha untuk memperoleh senjata Rusia.

“Tahun lalu kami berhenti menggunakan Jet latih T-33, dan sekarang Angkatan Udara meminta saya untuk menggantinya dengan pesawat Rusia. Banyak yang akan tergantung pada aspek teknis, tetapi ada kepercayaan besar (pada peralatan militer Rusia). Ada banyak pesawat Rusia di Amerika Latin. Semuanya akan tergantung pada pekerjaan komisi yang relevan “, Morales menambahkan.

Komentar itu muncul di tengah-tengah ketegangan yang timbul di wilayah Amerika Latin yang mana Venezuela terlibat dalam krisis politik setelah pemimpin oposisi yang didukung AS Juan Guaido secara ilegal menyatakan dirinya sebagai presiden sementara Venezuela, menentang kemenangan pemilihan kembali Maduro pada bulan Mei.

Bolivia adalah salah satu negara yang berada di pihak Rusia dan menolak Guaido sebagai Presiden Venezuela, mengakui Nicolas Maduro sebagai presiden Venezuela yang sah.

Morales akan berkunjung ke Moskow pada 11 Juli 2019 untuk melakukan pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.