Agu 042016
 

Presiden Joko Widodo akan memberikan amnesti kepada kelompok radikal bersenjata Din Minimi yang beroperasi di Aceh. Sebagai langkah awal, presiden telah mengajukan surat amnesti kepada DPR RI.

Hal ini diungkapkan Deputi II BIN, Mayjen TNI Thamrin Marzuki. Menurutnya pemberian amnesti kepada kelompok Din Minimi dilakukan atas dasar nasionalisme. “Presiden menyambut baik dan telah mengajukan surat kepada DPR RI yang merupakan pertimbangan untuk memberikan amnesti kepada kelompok Din Minimi,” ujarnya, di Jakarta, Kamis (4/8/2016).

Pemberian amnesti ini juga disebut sebagai langkah untuk menghentikan operasi kelompok ini, mengingat sudah ada korban jiwa yang jatuh. “Kalau kelompok Din Minimi terus beroperasi dan tidak dihentikan, maka akan semakin banyak korban yang jatuh,” jelasnya.

Pemberian amnesti ini juga akan berdampak pada operasi yang dilakukan TNI-Polri agar bisa segera dihentikan, untuk memangkas jumlah personel dan anggaran.

Bagikan:
 Posted by on Agustus 4, 2016