Dec 172014
 

Presiden Jokowi Akan Tambah Anggaran TNI di APBN-Perubahan

Jakarta – Presiden Joko Widodo mengaku akan menambahkan anggaran TNI melalui APBN-Perubahan. Penambahan anggaran ini digunakan untuk modernisasi alutsista TNI.

“Kita akan tambahkan lagi dalam APBN-P,” kata Jokowi di acara Pameran Alutsista TNI AD, Taman Monas, Jakarta Pusat, Rabu (17/12/2014).

Jumlah penambahan anggaran ini masih belum diketahui. Jokowi sendiri mengaku tidak hapal karena angkanya diurus oleh sejumlah kementerian.

“Saya nggak hapal secara rinci, angkanya (dipegang) Pak Menhan, Menko Polhukam dan KSAD yang lebih hapal,” ucap Presiden RI ketujuh itu.

Penambahan anggaran ini diharapkan Jokowi bisa digunakan untuk menutupi kekurangan alutsista modern yang digunakan TNI. “Karena semuanya masih kurang, baik darat, laut dan udara. Akan terus kita tambah,” tutup Jokowi. (detikNews)

———————————————————————————————————————————————————————-

Pameran Alutsista TNI AD, Jokowi: Ada yang Modern, Ada yang Ketinggalan

 

Jakarta – Presiden Joko Widodo turut serta melihat-lihat pameran alutsista TNI AD. Mulai dari helikopter Super Puma hingga Tank Leopard dipamerkan, walau diakui Jokowi beberapa di antaranya sudah ketinggalan.

“Kita melihat pameran alutsista yang kita miliki dan saya kira menjadi kebanggaan kita semuanya. TNI memiliki alutsista yang sudah modern, ada juga yang masih ketinggalan,” pidato Jokowi dalam penutupan pameran dalam rangka Hari Juang Kartika ke-69di Taman Monas, Jakarta Pusat, Rabu (17/12/2014).

Walau menemukan beberapa alutsista sudah tak sesuai zamannya, Jokowi menyatakan pemerintah dan negara akan memperbaiki semuanya. Tentu dengan pengadaan sejumlah alutsista modern seperti drone dan tank Leopard Evolution.

“Komitmen pemerintah dan negara, saya kira, memperbaiki semuanya dan kita ingin negara ini punya wibawa dan alutsista. Alutsista yang kita punya sekarang memperlihatkan arah ke sana, bahwa Indonesia adalah negara besar dan kita harus punya wibawa,” ucap Jokowi.

“Pameran yang bisa dilihat oleh masyarakat menumbuhkan rasa kebanggaan terhadap TNI karena TNI AD telah memperlihatkan tank, helikopter serbu, helikopter angkut hingga meriamnya, hampir semuanya,” tambah Jokowi.

Presiden RI ketujuh itu menambahkan, keberadaan alutsista canggih seperti drone juga menyumbangkan rasa bangga ke masyarakat. Sehingga Jokowi melihat semangat bela negara tumbuh dari masyarakat yang hadir di acara itu.

“Kita punya juga yang berkaitan dengan drone di Kopassus tadi, senjata-senjata juga komplet dan modern. Saya melihat masyarakat sangat bangga, sangat bangga sekali memiliki TNI. Jadi itulah yang ingin kita hadirkan dalam pameran ini, sehingga menimbulkan semangat bela negara,” tutup Jokowi.

Dalam pameran ini, Jokowi sempat naik kendaraan taktis buatan PT Pindad, Anoa, dan juga mengintip ‘daleman’ tank Leopard. Cukup lama ia hilir mudik bersama Komandan Paspampres Mayjen Andika Perkasa dan KSAD Jenderal Gatot Nurmantyo. Pameran ini dibuka sejak Jumat lalu dan berakhir hari ini. (detikNews)

———————————————————————————————————————————————————————-

Tank Leopard Curi Perhatian Jokowi di Pameran Alutsista TNI AD

Tank Leopard turut 'diparkir' di silang Monas dalam rangka pameran Alutsista TNI AD. Ketika rombongan Presiden Joko Widodo melintas, tank buatan Jerman ini berhasil mencuri perhatian presiden RI ketujuh itu.

Tank Leopard turut ‘diparkir’ di silang Monas dalam rangka pameran Alutsista TNI AD. Ketika rombongan Presiden Joko Widodo melintas, tank buatan Jerman ini berhasil mencuri perhatian presiden RI ketujuh itu.

Jakarta – Tank Leopard turut ‘diparkir’ di silang Monas dalam rangka pameran Alutsista TNI AD. Ketika rombongan Presiden Joko Widodo melintas, tank buatan Jerman ini berhasil mencuri perhatian presiden RI ketujuh itu.

Pria yang akrab disapa Jokowi itu sedianya hendak menuju stand Kopassus di silang Monas, Jakarta Pusat, Rabu (17/12/2014), menggunakan mobil golf. Ia ditemani Komandan Pasukan Pengamanan Presiden Mayjen Andika Perkasa yang menyetir mobil golf itu.

Jokowi juga ditemani Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Gatot Numantyo. Mobil putih kecil itu melaju menuju stand Kopassus. Namun di tengah perjalanan ‘kecil’ itu, moncong kaliber 120 mm menarik perhatian Jokowi.

Ia tiba-tiba meminta mobil golf itu berhenti, ia turun dan mendekati kendaraan yang memiliki kanon besar itu. Ternyata kanon itu adalah milik Tank Leopard II, tank kelas berat milik TNI AD.

Tanpa sambutan dan ‘permisi’, Jokowi langsung naik ke atas tank dengan bobot 62 ton itu. Ia melihat ke dalam palka yang terbuka, dan mengintip jeroan tank tersebut.

Kemudian KSAD Jenderal Gatot menyusul Jokowi ke atas tank. Ia pun tampak menjelaskan berbagai hal terkait tank tersebut, dan Jokowi tampak menyimak dengan seksama.

Selama 10 menit berada di atas Leopard, Jokowi turun dan kembali ke mobil golf. Lalu ia melanjutkan perjalanan menuju stand Kopassus untuk memberikan pandangannya terkait alutsista TNI.

Dalam debat capres Pilpres lalu, Jokowi sempat mempertanyakan soal pembelian tank Leopard yang dikabarkan terlalu berat bobotnya untuk jalanan Indonesia. Namun setelah diuji coba di beberapa kota, tank itu mampu leluasa berlalu lalang di jalanan. (detikNews)

 Posted by on December 17, 2014

  105 Responses to “Presiden Jokowi Akan Tambah Anggaran TNI di APBN-Perubahan”

  1.  

    Optimis lah jgn karna kita berbeda jd ribut,bbm naik ada alasanx seperti yg mbah bowo jelaskan tadi gmn nkri mau jadi negara maju wong sebagian masih pesimis kata cak lontong itu mikir…mikir…mikir…
    Nkri harga mati
    :games :beer: :army: :iloveindonesia :iloveindonesia

  2.  

    Antisipasi pelemahan ruoiahj saja leleeeet banget.. salah fokus.. manjat menara, naik pswt, naik tank. Kapan mikirnya tong.. us siap aneksasi papua dan proposal referendum papua pun diajukkan. Heran masih berharap banyak.. kebanyakan mimpi

    •  

      bung Sennopati,

      link ini di-bookmark aja agar bisa dimonitor setiap hari,

      http://www.bloomberg.com/quote/USDIDR:CUR/chart

      hari ini kurs 1 USD = rp 12,562, udah menguat dari posisi terendah = rp 12,938

      •  

        Siip Bung Danu, anda tetap obyektif dan dingin…JKGR sekarang penuh makian…moga pada segera dapat hidayah. Ada satu ayat dalam Al-Maidah ayat 8: ….Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa…..

        •  

          saya tambahkan bung SR;
          khairunnas anfa’uhum linnas, sebaik-baik manusia adalah yang memberi manfaat bagi orang lain…

          boleh saja mendukung seorang tokoh dengan fanatik mati, bahkan ketika dia telah dikalahkan tokoh lain, tapi terjemahkan / manifestasikan dukungan itu dalam bentuk kritik KONSTRUKTIF terhadap tokoh lain tsb, kritik yang jeli tentu berpeluang untuk menjadi manfaat bagi orang banyak…

      •  

        Saya melihat dan menilai dari nalar saya yang sehat.. pertanyaan kemana jawaban kemana.. pelemahan idr disalahkan ke yang lalu. Kapasitasnya abal2 dan layak di dongkrak sampai jomplanmg

        •  

          nalar anda mungkin sehat cuma ilmu belum nyampe…

          pelemahan idr terkait dengan defisit neraca transaksi berjalan / impor lebih besar dari ekspor dsb, ini bukan masalah yang terjadi 1-2 bulan lalu tapi menahun ( udah dijelaskan kemarin ). membenahi kembali juga perlu waktu, walaupun langkah2 yang tepat telah dilakukan…

          anda jelas gak punya kompetensi menilai orang karena gak obyektif…

        •  

          Ya sudah benahi saja jangan salahkan pemerintahan yang. Lalu ddan gkusah banyak gaya, bicara serta senyum simpanse…
          bukti nyata adalah sukubunga bank indonesiharus turun yang artinya kekuatan rupiah beranjak membaik. Thanks

          Hehehe peace ah

    •  

      penilaian gue, kabinet baru ini seperti lazimnya kebiasaan (dikita) ..demam panggung.

      dihadapkan kepada permasalahan yg menumpuk dan complex, ya larinya ke membuat PERNYATAAN2 sekedar curhat, nanti juga akan terbiasa setelah semua tim kabinet ada dlm frekuensi yg sama.
      mungkin sebagaian masyarakat kita berharap, bahwa pemerintahan Jokowi akan langsung tancap gas, membuat polemik2 yg terdengar kontra kepada pemerintahan sebelumnya, masyarakat sudah tak mau lagi ada, karena hal itu memang tidak produktif,
      Kondisi negara saat periode awal pemerintahan jokowi tidaklah seberat Pemerintahan awal SBY, sby bahkan kooperatif dlm transisi, kondisi 2014 lebih baik dibanding 2004.

      •  

        Ini baru jawaban orang pintar….he7x..setuju…Lihat : Obama dia menerima dari Bush …Amrik dgn keadaan yang babak belur secara ekonomi .hutang luar biasa ..dan menang perang yg fatamorgana..belum mafia migas ..merajalela(pendukung Bush itu rata2 Baron2 minyak)…Bayangin kaum Republik sangit…utk Biaya kesehatan Obama Care mereka susah sekali setuju sampe budget shutdown..Pemerintahan Obama..tapi Obama dgn strategi yg matang berhasil memperbaiki ekonomi Amrik…dan dampaknya bisa dilihat sekarang dari shale gas /oil Amrik swasembada shg jatah mereka di Tangguh dilepas..dan USD menguat yg membuat huru-hara valas kemaren lalu..Akhrinya kaum Republik pun bisa ditundukkan shg budget 2015 Amrik aman..walau dominasi Republik di DPR maupun Senat…artinya kalo hasil baik..orang2 akan susah utk tidak SETUJU…(kerja aja yg benar rakyat bisa menilai..)

  3.  

    Alhamdulillah ada penambahan semoga kedepan makin besar anggaran untuk TNI pak presiden

 Leave a Reply