Presiden Jokowi dan Putin Tingkatkan Kerja Sama

45
114

Dokumen Pertemuan Presiden Joko Widodo dan Vladimir Putin (foto: Detik.com)
Dokumen Pertemuan Presiden Joko Widodo dan Vladimir Putin (foto: Detik.com)

Jakarta.- Indonesia dan Rusia memperingati 65 Tahun Hubungan Diplomatik bertepatan tanggal 3 Februari 2015. Presiden Indonesia Joko Widodo dan Presiden Rusia Vladimir Putin sepakat untuk lebih meningkatkan hubungan dan kerja sama kedua negara dengan memanfaatkan momentum peringatan tersebut.

Hal ini disampaikan dalam pesan ucapan selamat yang dipertukarkan oleh kedua Presiden.

“Peringatan ini kiranya dapat menjadi momentum dalam upaya bersama untuk semakin memperkuat dan memperdalam kerja sama bilateral kedua negara yang telah terjalin dengan baik selama ini,” kata Presiden Jokowi dalam pesan ucapan selamatnya.

Menurut Presiden Jokowi, hubungan bilateral Indonesia-Rusia tumbuh semakin kuat dengan berlandaskan pada semangat persahabatan, kesetaraan, saling menghormati dan saling pengertian.

“Menyadari besarnya potensi kerja sama yang masih dapat dikembangkan lebih jauh, kita dapat lebih meningkatkan dan membawa hubungan tersebut ke tataran yang lebih tinggi lagi, tidak hanya secara bilateral tetapi juga di berbagai forum regional dan global,” lanjut Presiden Jokowi .

Sementara itu, Presiden Putin dalam pesan ucapan selamatnya menyampaikan bahwa berlandaskan pada tradisi yang baik, hubungan Indonesia-Rusia secara aktif terus berkembang yang mencakup bidang-bidang baru yang ditegaskan oleh pertemuan Presiden Rusia dan Presiden Indonesia di sela-sela KTT APEC di Beijing.

“Saya ingin menggarisbawahi kesiapan melanjutkan kerja sama yang konstruktif untuk lebih meningkatkan hubungan bilateral. Ini menjawab kepentingan-kepentingan pokok bangsa Rusia dan Indonesia untuk menjamin kestabilan dan keamanan di kawasan Asia Pasifik,” kata Presiden Putin.

Pertukaran ucapan selamat disampaikan juga oleh Menteri Luar Negeri kedua negara. Menlu Indonesia Retno LP Marsudi dan Menlu Rusia Sergey Lavrov mengharapkan hubungan kedua negara dapat lebih erat lagi di masa mendatang. (pikiran-rakyat.com).

45 KOMENTAR

  1. Menarik sekali hubungan historis Antara Jkt dan Moskow. Dari zaman Orla Hingga Kerja – Kerja.Ibarat bumbu dapur dapat rasa nya komplit banget deh.
    Zaman Orla kedekatan antara Jkt dan Moskow ibarat Adek Abang. Apa yg diminta adek, abg kasih. Dan zaman Sby adek pun dpt perlakuan istimewa. Yah semoga Si Abang tetep pada jalurnya, ga pernah main tikung dibelakang. Dan adk membina baik hubungan yg lalu.

  2. yg penting kesetaraan .. itu yg disampaikan presiden jokowi .. , jd klu seperti masa pemerintah sby , saya gak setuju bung mr. patton @ , pak jokowi hrs bisa meyakinkan moscow bahwa kita nkri bukan cm sahabat tp jg bisa di percaya menjaga rahasia klu Tot dikasih , bukan dr segi militer tp jg ekonomi dan teknologi .. #save su 35 1 ska dulu br pakfa ..

  3. Segera dealkan saja apa2 saja alutsista strategis buatan russia sprt S400, pantsir, tor-m atau yg tunguska, rudal klub, KS atau apapun yg punya efek tangkal yg membuat musuh gentar dan berhitung ulang negara2 yg coba2 mengancam kedaulatan Indonesia kedepan dari negara dan pihak2 mnpn jg. saat sekarang ini lg masa2 yg bagus utk melobi mr putin. jk putin berani neken persetujuan maka ambil yg versi2 terbaru yg sdh diupgrade. russia skrg sdg dlm menguprade alutsista pertahanannya sprt rudal2nya menjadi 2 kali lbh cepat dan lbh jauh serta radar yg smkn responstif mendeteksi dan ngelock serta yg sdh anti jamming. termasuk pespur bomber SU34 srta line produksi pakfa, KS kalau fighter SU35 gak terlalu urgent kalau sistem pertahanan udara kita sdh tercover minimal jarak medium, serta radar2 ground pasif atwpn yg aktif, berbagi jaringan data satelit mwpn INS/GPS glonass. kalau puttin setuju lgsg ambil terbaru jangan yg versi lamanya, udh gak provent lg kecepatan rudalnya dibanding kecepatan rudal2 terbaru serta pespur2 yg supercruise berkecepatan supersonic. kalau bisa pak jak lgsg buat detail kontrak akuisisi apa saja2 yg diambil dan sdh di acc mr putin. tahun ini adlh waktu yg tepat pak jokowi merayu putin. Jangan lama2 soalnya ane, gak yakin mr putin msh panjang umurnya dan kekuasaannya, dlm 4 thn kedepan nanti. kalau bisa pak jak bisa menyakinkan putin utk acc. mslh biayanya msh bisa di negosiasikan belakangan, yg penting russia cq mr putiin komitment utk akan memenuhi daftar belanja yg kita pilih dan mrk menyanggupi pengirimannya stlh harga sesuai kesepakatan. yg penting tdk ada kata tertunda atau msh dlm kapasitas produksi sdkt sehingga blm tentu kapan bisa dipenuhi. Intinya putin menyetujui barang2 tsb pst bisa dipenuhi pengadaanya utk kita. krn bila kedepannya bkn mr putin lg, pasti sdh lain lg cara pandang pengganti si mr ini, dgn penggantinya. apalagi kita terjepit oleh China di satu sisi dan disisi yg lain kita dijepit armada7 US serta pangkalan militernya.

    Salam..

    • Setuju dengan bung pedro baretta, dari segi ekonomi sekarang ini saat terbaik untuk deal senjata dengan Russia ditinjau dari harga. Meskipun kita juga mengalami penurunan nilai tukar mata uang terhadap Dollar, tapi tetap lebih baik. Sebagai perbandingan: Sejak 1 November, Rupiah merosot dari 12.000 menjadi 12.700 untuk setiap 1 USD. Berarti ada kemerosotan sekitar 5,8 %. Sementara dalam waktu yang sama, mata uang Rubel merosot dari 43 jadi 70 untuk setiap 1 USD, yang berarti merosot hampir 63%. Ekonomi Russia juga lagi morat marit karena harga minyak dan komoditas tambang yang anjlok. Kalau soal alasan anggaran, kita bisa pakai sistem multi years (seperti proposal KSAL Bernard Sondakh dalam pembelian 4 kapal Diponegoro Class dulu). Katakanlah dari subsidi BBM kemaren yang Rp 73T, sekitar Rp 20T setiap tahun dialihkan untuk top up anggaran militer. Maka dalam 5 tahun itu sudah Rp 100 T yang berarti sudah hampir $ 8 milyar. Wah itu untuk beli kapal induk aja udah bisa 😀

  4. Saya yakin pengganti f5 tni akan mengakusisi su 35bm atau f 16 saya rasa gripen gak akan mampu menyerahkan pesanan tni dal waktu 2019 sesui restra msalahnya di lini produksi sabb lagi kebanjiran order dari swedia sendiri dan brasil .maaf analisa tukang sayur keliling

  5. semoga di masa pemerintahan Presiden jokowi sekarang ini membuat terobosan dengan pengadaan alutsista dari Rusia selain, SU-35 dan SU-34 ( yg sudah di jajagi dari era SBY ), misalnya dengan sign contract pengadaan S-400, Pantsir, Tunguska serta KS Amur Class lengkap dengan Rudal Club S nya, ………………. itu sja dulu sebagai tanda mata melanjutkan hubungan yang erat antara dua sahabat Mr. Putin dan Mr. Jokowi !!!

  6. Semoga kerja sama antara RI dan Rusia dlm bidang pertahanan tetap langgeng dan makin meningkat. Amin!
    Rasanya klu kt mau meningkat hub tsb saat ini, kt bs minta tot lbh deh. Mumpung Rusia sdg ditimpa krisis ekonomi akibat embargo barat.
    Aji mumpung nih. Hehehe!

  7. Cina akan Bangun 2 PLTN di Argentina

    Beijing, LiputanIslam.com — Cina dan Argentina mencapai kesepakatan bagi pembangunan 2 pembangkit tenaga nuklir di Argentina oleh Cina. Perjanjian tersebut ditandatangani hari Rabu (4/2) oleh Presiden Cina Xi Jinping dan Presiden Argentina Cristina Fernandez de Kirchner.

    Seperti dilansir Press TV, kedua negara juga menandatangani 14 kesepakatan kerjasama lainnya yang meliputi bidang energi, keuangan, teknologi luar angkasa, media massa dan teknologi informasi.

    Presiden Xi juga menyatakan minat Cina untuk membantu Argensina dalam membangun infrastrukturnya, termasuk pembangunan sistem kereta api cepat dan bendungan-bendungan.

    “Kedua pihak sepakat untuk meningkatkan kerjasama di berbagai bidang, khususnya di bidang pembangunan infrastruktur dasar….. dan dalam mendorong pembangunan yang stabil dalam perdagangan bilateral,” kata Presiden Xi.

    Sedangkan Kirchner memuji keputusan Cina untuk mentransfer teknologi nuklirnya ke Argentina sebagai “jembatan menuju hubungan strategis yang mendalam.”

    Cina telah menanamkan sejumlah besar investasi di negara-negara Afrika dan Amerika Latin dalam beberapa tahun terakhir. Beijing juga pernah mengumumkan rencana penanaman investasi senilai $250 miliar di negara-negara Amerika Latin dalam 5 tahun ke depan.

    Akhir tahun lalu International Monetary Fund mengumumkan bahwa Cina telah mengambil alih posisi AS sebagai kekuatan ekonomi terbesar di dunia dan memperkirakan ekonomi Cina akan mencapai 20% lebih besar dari AS pada tahun 2019 mendatang.(ca)

    Sekedar informasi

  8. Mau serang iran . ada putin as ampun mlempem
    Mau simpeb snoweden . ada putin as tak kuasa
    Obrak abrik ukraina. Ada putin as nonton aja
    Mau nyetok nuklir india. Ada putin as cuek aja
    Mau nyetok nuklir kotut . ada putin as takut
    Rusia di anjlokin minyaknya ssma as. Ada putin rasain dollar as jg anjlok

    Masih menyangkalkah kita? kalo Bener2 jagoan nih orang