Feb 032015
 

Dokumen Pertemuan Presiden Joko Widodo dan Vladimir Putin (foto: Detik.com)

Dokumen Pertemuan Presiden Joko Widodo dan Vladimir Putin (foto: Detik.com)


Jakarta.- Indonesia dan Rusia memperingati 65 Tahun Hubungan Diplomatik bertepatan tanggal 3 Februari 2015. Presiden Indonesia Joko Widodo dan Presiden Rusia Vladimir Putin sepakat untuk lebih meningkatkan hubungan dan kerja sama kedua negara dengan memanfaatkan momentum peringatan tersebut.

Hal ini disampaikan dalam pesan ucapan selamat yang dipertukarkan oleh kedua Presiden.

“Peringatan ini kiranya dapat menjadi momentum dalam upaya bersama untuk semakin memperkuat dan memperdalam kerja sama bilateral kedua negara yang telah terjalin dengan baik selama ini,” kata Presiden Jokowi dalam pesan ucapan selamatnya.

Menurut Presiden Jokowi, hubungan bilateral Indonesia-Rusia tumbuh semakin kuat dengan berlandaskan pada semangat persahabatan, kesetaraan, saling menghormati dan saling pengertian.

“Menyadari besarnya potensi kerja sama yang masih dapat dikembangkan lebih jauh, kita dapat lebih meningkatkan dan membawa hubungan tersebut ke tataran yang lebih tinggi lagi, tidak hanya secara bilateral tetapi juga di berbagai forum regional dan global,” lanjut Presiden Jokowi .

Sementara itu, Presiden Putin dalam pesan ucapan selamatnya menyampaikan bahwa berlandaskan pada tradisi yang baik, hubungan Indonesia-Rusia secara aktif terus berkembang yang mencakup bidang-bidang baru yang ditegaskan oleh pertemuan Presiden Rusia dan Presiden Indonesia di sela-sela KTT APEC di Beijing.

“Saya ingin menggarisbawahi kesiapan melanjutkan kerja sama yang konstruktif untuk lebih meningkatkan hubungan bilateral. Ini menjawab kepentingan-kepentingan pokok bangsa Rusia dan Indonesia untuk menjamin kestabilan dan keamanan di kawasan Asia Pasifik,” kata Presiden Putin.

Pertukaran ucapan selamat disampaikan juga oleh Menteri Luar Negeri kedua negara. Menlu Indonesia Retno LP Marsudi dan Menlu Rusia Sergey Lavrov mengharapkan hubungan kedua negara dapat lebih erat lagi di masa mendatang. (pikiran-rakyat.com).

Bagikan :

  45 Responses to “Presiden Jokowi dan Putin Tingkatkan Kerja Sama”

  1.  

    uno

  2.  

    Malam…

  3.  

    su 35 nya gimana, kapan nganternya

    •  

      Kalau menhan serius mau naikin ranking 10 besar dunia, TNI perlu adain:

      1. 10 baterry s-400 lengkap sama pengiringnya (pantsir, BUK, TOR)
      2. 1 skadron submarine
      3. 6 bomber jarak jauh
      4. minimal selusin battery rudal jelajah (Klub K, Klub S)

  4.  

    Semoga makin harmonis

  5.  

    Malam semua atas kerja sama yang di telah di sepakati bersama, nambah lagi nih kilo dan armurnya ya om putin, Ngarep banget nih.

  6.  

    4 besar

  7.  

    Pastiya banyak yg koment nih soaly fansboy rusky kan buanyak!
    :

    •  

      Ya bung elang .
      Sy bukan orang yg fanatik dngn proo rusia

      Tapi yg perlu digaris bawahi menurut pandangan sy. Rusia tdk pernah menikam kita dr belakang.

      Sesuai dng sejarah republik indonesia dan kerja sama yg sudah lama terjalin.

      Tetapi zaman sudah berubah . Negara kita pun tetap non block. Dan pihak barat pun seperti lelaki yg sedang mendekati gadis. Terhadap indonesia

      So kedepan sy berharap pemerintah indonesia tdk salah mengambil langkah dan negara kita tetap non block

      Salam kenal bung elang.

    •  

      Rusia juga tidak pernah usil dalam urusan dalam negeri negara sahabat karena mereka sangat menghargai betul kebijakan negara masing berbeda meski mereka menganut paham komunis, berbeda dengan kasus ukraina karena negara tersebut sebagai ancaman jika bergabung dengan NATO sama artinya mempersilahkan laki2 lain masuk kedalam kamar istri orang lain juga xixixixi….

  8.  

    Lanjutkan

  9.  

    “pesan yg dipertukarkan kedua Presiden” …
    pesan Jokowi : beli SU 35 … 1ska full spec, option 2 ska …
    pesan Putin. : demi masa lalu … saya kirim dulu 3 ska sekaligus full spec,
    bayar nya boleh kapan aja …

  10.  

    Berharap ada kerjasama teknologi inhan kedua negara yg lebih serius dan di realisasikan,,bukan sekedar wacana yg terlalu banyak pertimbangan,,,segeralah, ga perlu pakai lama,,,

  11.  

    Minuman s400 nya jangan dilupain. Gerah ni.

  12.  

    Lanjutkan pa jangan sungkan sungkan kerja sama dengan mr putin. Mantap

    Semoga mr putin bisa memberikan TOT dlm alutsista aminn

  13.  

    Menarik sekali hubungan historis Antara Jkt dan Moskow. Dari zaman Orla Hingga Kerja – Kerja.Ibarat bumbu dapur dapat rasa nya komplit banget deh.
    Zaman Orla kedekatan antara Jkt dan Moskow ibarat Adek Abang. Apa yg diminta adek, abg kasih. Dan zaman Sby adek pun dpt perlakuan istimewa. Yah semoga Si Abang tetep pada jalurnya, ga pernah main tikung dibelakang. Dan adk membina baik hubungan yg lalu.

  14.  

    yg penting kesetaraan .. itu yg disampaikan presiden jokowi .. , jd klu seperti masa pemerintah sby , saya gak setuju bung mr. patton @ , pak jokowi hrs bisa meyakinkan moscow bahwa kita nkri bukan cm sahabat tp jg bisa di percaya menjaga rahasia klu Tot dikasih , bukan dr segi militer tp jg ekonomi dan teknologi .. #save su 35 1 ska dulu br pakfa ..

  15.  

    Segera dealkan saja apa2 saja alutsista strategis buatan russia sprt S400, pantsir, tor-m atau yg tunguska, rudal klub, KS atau apapun yg punya efek tangkal yg membuat musuh gentar dan berhitung ulang negara2 yg coba2 mengancam kedaulatan Indonesia kedepan dari negara dan pihak2 mnpn jg. saat sekarang ini lg masa2 yg bagus utk melobi mr putin. jk putin berani neken persetujuan maka ambil yg versi2 terbaru yg sdh diupgrade. russia skrg sdg dlm menguprade alutsista pertahanannya sprt rudal2nya menjadi 2 kali lbh cepat dan lbh jauh serta radar yg smkn responstif mendeteksi dan ngelock serta yg sdh anti jamming. termasuk pespur bomber SU34 srta line produksi pakfa, KS kalau fighter SU35 gak terlalu urgent kalau sistem pertahanan udara kita sdh tercover minimal jarak medium, serta radar2 ground pasif atwpn yg aktif, berbagi jaringan data satelit mwpn INS/GPS glonass. kalau puttin setuju lgsg ambil terbaru jangan yg versi lamanya, udh gak provent lg kecepatan rudalnya dibanding kecepatan rudal2 terbaru serta pespur2 yg supercruise berkecepatan supersonic. kalau bisa pak jak lgsg buat detail kontrak akuisisi apa saja2 yg diambil dan sdh di acc mr putin. tahun ini adlh waktu yg tepat pak jokowi merayu putin. Jangan lama2 soalnya ane, gak yakin mr putin msh panjang umurnya dan kekuasaannya, dlm 4 thn kedepan nanti. kalau bisa pak jak bisa menyakinkan putin utk acc. mslh biayanya msh bisa di negosiasikan belakangan, yg penting russia cq mr putiin komitment utk akan memenuhi daftar belanja yg kita pilih dan mrk menyanggupi pengirimannya stlh harga sesuai kesepakatan. yg penting tdk ada kata tertunda atau msh dlm kapasitas produksi sdkt sehingga blm tentu kapan bisa dipenuhi. Intinya putin menyetujui barang2 tsb pst bisa dipenuhi pengadaanya utk kita. krn bila kedepannya bkn mr putin lg, pasti sdh lain lg cara pandang pengganti si mr ini, dgn penggantinya. apalagi kita terjepit oleh China di satu sisi dan disisi yg lain kita dijepit armada7 US serta pangkalan militernya.

    Salam..

    •  

      Saya baca dalam satu tarikan nafas. Dan megap megap .. 😀

    •  

      Setuju dengan bung pedro baretta, dari segi ekonomi sekarang ini saat terbaik untuk deal senjata dengan Russia ditinjau dari harga. Meskipun kita juga mengalami penurunan nilai tukar mata uang terhadap Dollar, tapi tetap lebih baik. Sebagai perbandingan: Sejak 1 November, Rupiah merosot dari 12.000 menjadi 12.700 untuk setiap 1 USD. Berarti ada kemerosotan sekitar 5,8 %. Sementara dalam waktu yang sama, mata uang Rubel merosot dari 43 jadi 70 untuk setiap 1 USD, yang berarti merosot hampir 63%. Ekonomi Russia juga lagi morat marit karena harga minyak dan komoditas tambang yang anjlok. Kalau soal alasan anggaran, kita bisa pakai sistem multi years (seperti proposal KSAL Bernard Sondakh dalam pembelian 4 kapal Diponegoro Class dulu). Katakanlah dari subsidi BBM kemaren yang Rp 73T, sekitar Rp 20T setiap tahun dialihkan untuk top up anggaran militer. Maka dalam 5 tahun itu sudah Rp 100 T yang berarti sudah hampir $ 8 milyar. Wah itu untuk beli kapal induk aja udah bisa 😀

  16.  

    Moga ada kesepakatan baru aja…

  17.  

    Saya yakin pengganti f5 tni akan mengakusisi su 35bm atau f 16 saya rasa gripen gak akan mampu menyerahkan pesanan tni dal waktu 2019 sesui restra msalahnya di lini produksi sabb lagi kebanjiran order dari swedia sendiri dan brasil .maaf analisa tukang sayur keliling

  18.  

    Pameran alutsista di lapangan umum kota mataram NTB sedang berlangsung, punya AD semua, tp klo melihat, langsung mengheningkn cipta, alutsistanya zaman 45, saat ini sedang berlangsung pamerannya, tp ada satu yg bikin geger, tank medium.

  19.  

    Semoga semakin kuat, rusia punya sejarah yg baik dengan indonesia, membantu dalam kemerdekaan indonesia. Bravo rusia

  20.  

    Wah kalo begini Pak Jokowi minta dung sama Rusia buatkan 3 kilo 636 Improved dan TOT nya

  21.  

    semoga di masa pemerintahan Presiden jokowi sekarang ini membuat terobosan dengan pengadaan alutsista dari Rusia selain, SU-35 dan SU-34 ( yg sudah di jajagi dari era SBY ), misalnya dengan sign contract pengadaan S-400, Pantsir, Tunguska serta KS Amur Class lengkap dengan Rudal Club S nya, ………………. itu sja dulu sebagai tanda mata melanjutkan hubungan yang erat antara dua sahabat Mr. Putin dan Mr. Jokowi !!!

  22.  

    Strooongg..

  23.  

    Semoga kerja sama antara RI dan Rusia dlm bidang pertahanan tetap langgeng dan makin meningkat. Amin!
    Rasanya klu kt mau meningkat hub tsb saat ini, kt bs minta tot lbh deh. Mumpung Rusia sdg ditimpa krisis ekonomi akibat embargo barat.
    Aji mumpung nih. Hehehe!

  24.  

    Cina akan Bangun 2 PLTN di Argentina

    Beijing, LiputanIslam.com — Cina dan Argentina mencapai kesepakatan bagi pembangunan 2 pembangkit tenaga nuklir di Argentina oleh Cina. Perjanjian tersebut ditandatangani hari Rabu (4/2) oleh Presiden Cina Xi Jinping dan Presiden Argentina Cristina Fernandez de Kirchner.

    Seperti dilansir Press TV, kedua negara juga menandatangani 14 kesepakatan kerjasama lainnya yang meliputi bidang energi, keuangan, teknologi luar angkasa, media massa dan teknologi informasi.

    Presiden Xi juga menyatakan minat Cina untuk membantu Argensina dalam membangun infrastrukturnya, termasuk pembangunan sistem kereta api cepat dan bendungan-bendungan.

    “Kedua pihak sepakat untuk meningkatkan kerjasama di berbagai bidang, khususnya di bidang pembangunan infrastruktur dasar….. dan dalam mendorong pembangunan yang stabil dalam perdagangan bilateral,” kata Presiden Xi.

    Sedangkan Kirchner memuji keputusan Cina untuk mentransfer teknologi nuklirnya ke Argentina sebagai “jembatan menuju hubungan strategis yang mendalam.”

    Cina telah menanamkan sejumlah besar investasi di negara-negara Afrika dan Amerika Latin dalam beberapa tahun terakhir. Beijing juga pernah mengumumkan rencana penanaman investasi senilai $250 miliar di negara-negara Amerika Latin dalam 5 tahun ke depan.

    Akhir tahun lalu International Monetary Fund mengumumkan bahwa Cina telah mengambil alih posisi AS sebagai kekuatan ekonomi terbesar di dunia dan memperkirakan ekonomi Cina akan mencapai 20% lebih besar dari AS pada tahun 2019 mendatang.(ca)

    Sekedar informasi

  25.  

    Mau serang iran . ada putin as ampun mlempem
    Mau simpeb snoweden . ada putin as tak kuasa
    Obrak abrik ukraina. Ada putin as nonton aja
    Mau nyetok nuklir india. Ada putin as cuek aja
    Mau nyetok nuklir kotut . ada putin as takut
    Rusia di anjlokin minyaknya ssma as. Ada putin rasain dollar as jg anjlok

    Masih menyangkalkah kita? kalo Bener2 jagoan nih orang

    •  

      Setuju sekali di tengah intervensi barat. Sangat tepat Indonesia melakukan kerjasama dengan Rusia, jika kita mau memahami sejarah. Karena Rusia teman yang akan selalu ada untuk Indonesia kapanpun itu.

  26.  

    Ttap jokowi Lah, dari pada Prabowo, emang bisa apa prabowo?

 Leave a Reply