Gaet Proton, Presiden Dinilai Matikan Mobil Lokal

80
146
Mobil Proton
Mobil Proton

Asosiasi Industri Automotif Nusantara (Asia Nusa) meminta Presiden Joko Widodo konsisten dalam program mobil nasional yang kembali dirintis pelaku usaha otomotif lokal sejak 2010 silam. Desakan ini menyusul adanya rencana kerjasama antara pabrikan mobil asal Malaysia, Proton Holdings Berhad dengan PT Adiperkasa Citra Lestari (ACL), untuk program mobil nasional Indonesia yang disaksikan Presiden Jokowi, Jumat (6/2) di Malaysia.

“Harus diingat tidak ada satupun negara maju di dunia yang tidak memiliki produknya (mobil) sendiri. Kalau sampai akhirnya program mobnas bekerjasama dengan Malaysia, apa bisa Indonesia menjadi negara maju?” tegas Ibnu Susilo, Ketua Asosiasi Industri Automotif Nusantara (Asia Nusa) kepada CNN Indonesia, Sabtu (7/2).

Ibnu mengatakan, saat ini pihaknya tengah mengembangkan sedikitnya 3 produk mobil yang hampir 90 persen komponennya berasal dari dalam negeri (local content). Ketiga produk mobil tersebut meliputi Tawon, FIN Komodo dan GEA yang saat ini tengah dijajaki di pasar domestik. Selain itu, terdapat pula beberapa pengembangan produk mobil berbasiskan energi ramah lingkungan seperti mobil listrik ciptaan Dasep Ahmadi hingga mobil Wakaba, Borneo dan Kancil.

Mobil Nasional GEA dari Asia Nusa
Mobil Nasional GEA dari Asia Nusa

Berangkat dari hal tersebut, ia pun mendesak Presiden Jokowi untuk lebih mengedepankan kepentingan industri dalam negeri untuk merealisasikan program mobil nasional. “Kalau pada akhirnya Presiden lebih memilih (produsen) Malaysia dalam mobnas, berarti beliau tidak percaya dan menghargai kemampuan anak bangsa. Kami itu sudah memiliki roadmap industri mobil nasional hingga 21 tahun mendatang sejak 2010, tinggal dievaluasi bersama saja kalau ada kekurangan,” cetusnya.

Proton Lekir
Proton Lekir

Dalam roadmap Asianusa, terang Ibnu, program mobil nasional yang ia rancang dibagi kedalam tiga tahap yakni Bayi, ABG (Anak Baru Gede), dan Remaja. Pada tahap pertama atau Bayi, program mobnas diawali dengan upaya riset serta penyempunaan pada produk yang dihasilkan. Sedangkan pada tahap kedua atau ABG, program mobnas akan memasuki tahap uji typing, riset pasar hingga menjalin kerjasama mengenai pembiayaan. Barulah pada tahap ketiga atau Remaja, tahapannya meliputi produksi masal hingga penawaran ke pasar dalam dan luar negeri.

Proton Lekir Malaysia
Proton Lekir Malaysia

“Agak aneh juga, sewaktu di Solo dulu beliau sangat mendukung Mobil Asemka yang dibuat oleh teman-teman SMK. Tapi kenapa sekarang jadi tidak konsisten begini,” sesal Ibnu.

Pengamat kebijakan publik, Darmaningtyas menambahkan, dengan mendukung program mobnas yang dirintis pelaku industri otomotif domestik pemerintah akan memperoleh keuntungan lebih, diantarannya peningkatan angka local content. “Akan berbeda ketika perusahaan asing diundang kesini dan membuat pabrik mobilnya disini. Walau konsekuensinya program mobnas domestik akan lebih lama direalisasikan, tapi keuntungan dan kebanggaanya akan lebih besar,” tutur Darmaningtyas. (CNN Indonesia).

80 KOMENTAR

    • ESEMKA mana ESEMKA.
      sedih rasanya sebagai tetangga wong solo.
      begitu bangga dulu melihat kiprah mobil ESEMKA menjadi mobil dinas Walikota Solo.
      diliput media massa besar – besaran. iklan di mana-mana.
      begitu menjadi presiden beliau lupa dengan produk ini.
      kenapa beliau tidak berani menggunakan sebagai kendaraan dinas,

  1. Udahlah mending pake transjakarta /mayasari dri pd naik mobil odong odong..
    Bangun tran sportasi publik yg aman nyaman murah itu yg paling penting biar jalanan gx macet juga..
    Malay kan udah gx mmpu bersaing dg produsen lain di negara nya sendiri
    Jd minta pasar ri..jd di malay lancar disini tambah macet..akal busuk itu..

  2. Beberapa waktu yang lalu memesan kapal dalam jumlah besar ke China, padahal kita punya PT.PAL dll, sekarang mengandeng Proton meley malon( yg nota bene maling, musuh dalam selimut dll ) untuk mengubur cita2 mulia anak2 negeri dalam memproduksi mobnas ESEMKA, …………. memprihatinkan, mengecewakan, sebagai WNI tidak dihargai oleh petinggi negaranya sendiri, malah lebih menghargai musuh dalam selimut yaitu bangsa meley malon ……………. sialan, malon anjiiing !!!

  3. Namanya politik balas budi, masak pada enggak ngerti sih, lihat aja wantimpresss, ayo siapa aja yg ngisi ,masa pada enggak ngerti aja, ini namanya politik kompensasi, weleh weleh, ayo kita lihat sama sama kedepan nya siapa lagi nih yg bakal kebagian politik kompensasi, maaf jgn marah ya cuma lihat kenyataan yg ada.

  4. Proton? Hadewwh…
    model ok,tapi
    1.body ringkih,coba aja tabok hulnya.mcam kaleng roti.
    2.mesinnya kasar,bunyi berisik sana-sini.
    3.suspensinya,kagak empuk
    4.interiornya juga,mcem mau copot.kena getar bunyi semua.
    5.terlalu ringan,kagak stabil di bawa kenceng dikit.
    kalau proton mah,kecelakaan dikit aja,ringsek tuh mobil.taruhanya nyawa.
    bagusan “perodua” onderdilnya semua jepang.
    produk perodua yg udah masuk indo ndompleng brand daihatsu,dah banyak kok…

  5. ha.ha.haaa….siapa suruh percaya ama omongan orang kampanye,inikan indonesia?ngomong baik2 dulu pas kampanye biar dipilih.skr terserah kami dong,emang kalian siapa?cuma rakyar ngak jelas toh?hahaha..paling para pemimpin negeri ini ngomong kyk gitu dihati mereka masing2.percuma jg rakyat ngomong ini itu krn ini indonesia..sekali lagi ini INDONESIA..kyk ngak tau aja gmna indonesia dr dulu..

  6. prototype mobil buatan dlm negri nggak ada yg enak dilihat..klo dr exterior saja sdh nggak bagus bgmn bisa memiliki nilai jual,konsumen skrg kritis loh…yg pertama di lirik sdh pasti tampangnya,kemudian harga dan merk..
    Proton sdh dikenal luas dan tampangnya sangat berkelas,pasti punya nilai jual yg tinggi apabila dijadikan mobnas..dgn harapan harga bs jauh lbh murah dari produk jepang/korea/amerika dan eropa..
    Cm nggak enaknya koq ada perusahaan hendro priyono tiba2 muncul..ada apa ini?
    jd ragu..

    • Mobil buatan dalam negeri terlalu dipaksakan utk menjadi mobil sangat murah, dng segmen pasar kelas menengah kebawah (pernah diucapkan oleh menristek kabinet terdahulu lewat wawancara media).Sehingga mengabaikan sisi comfortnya.
      Mereka lupa bahwa masyarakat menengah kebawah tdk akan sanggup membeli bbm jika punya mobil. Lebih baik menggunakan motor yg lbh irit bbm.
      Adapun dng mobil PROTOL, walaupun designnya bagus namun image dimasyarakat kita itu mobil rakitan aja. Tdk lebih spt honda, toyota & suzuki di indonesia.
      Kalau toh emang asli buatan malon, orang indonesia cenderung memilih mobil cina sekalian. Lebih sangat murah.
      Harga second mobil PROTOL sangat anjlok dipasaran. Ada anekdot dimasyarakat kita, jika baru keluar dr showroom tuh mobil trus mo dijual lg cuma dihargai seharga 2 unit motor bebek.
      Beda jika merk PROTOL td dibuang trus diganti merk Toyota Kijang hrg jd tinggi.
      Jd kesimpulannya merknya yg membuat PROTOL jatuh dipasaran.
      Karena dunia beranggapan negara yg cuma pintar buat nasi lemak kok sok buat mobil.

  7. Enak nih kalau diskusi masalah ini, disini masyarakat Indonesia akan teriak menolak barang2 dari Malaysia. Di forum Malaysia, mereka teriak2 ditipu Indonesia, jadi mana yg benar??

    Coba kita lihat masalah ini begini, proton akan investasi di Indonesia untuk membantu mobil nasional kita. Metode pengajaran mereka pasti tidak setengah2 karena menyangkut nama baik perusahaan mereka. Yg dicari oleh kita adalah pabrik onderdil, hingga desainnya. Sebenarnya kita mampu untuk itu, tapi butuh biaya besar untuk memulai dari awal. Jalan lain adalah menggandeng perusahaan yg sudah ada nama, Malaysia melalui Proton. Udah dapat investasi, mereka juga ditekan membeli Anoa dan CN-235 PT DI. Di forum Malaysia mereka teriak kenapa Anoa, karena mereka punya kerjasama dengan Turki, mereka lebih tertrik dengan LPD kita. Jadi menurut teman-teman gimana?

    • Bagi para Penghujat memang dalam otaknya sudah penuh kebencian terutama pendukung yg kalah,, harus maklum tapi ketika nama lambang negara disudutkan terus bahkan dengan kata2 kasar sedih rasanya hati ini…ada pendapat dalam revolusi anak yang jadi korban – namun dalam reformasi orang tua yang jadi korban..pikir2 ada benarnya..
      Buat Bung Jalo teruskan pencerahan yg objektif atas MOU Proton ini sebenarnya arahnya kemana…

      • sama2 bung, melihat sesuatu tidak bisa dengan pikiran negatif terus. Kalau bermasalah, saya juga akan teriak bermasalah, masalahnya melihat satu perkara tidak bisa dengan cara mengamati satu sisi. Saya juga cari referensi dari luar, gimana mereka melihat dinamika dalam negeri kita, biar bisa balance.

        • Maaf bung jalo kalau saya rasa sulit laku kalau masih memakai merk proton sebenarnya gak ada yg salah dng mobil ini ,yg jadi masalah adalah opini publik tetang negara malaysia yg selalu melecehkan harkat dan martabat bangsa indonesia itulahmasalahnya .mari kita diskusikan ini dengan obyektif dari sisi positif dan negatif ,saya rasa untuk masuk ke market kita proton gak ada masalah sama sekali di sini mereka sudah ada proton edar tp mereka susah bersaing dengan produk jepang .dan sebenarnya proton kerja sama dng prancis pernah juga sama lotus tp tetep saja gak laku di indonesia karena kebencian yg mereka tanamkan sehingga mereka menganggap kita bangsa low klas itulah sebabnya proton gak bakalan laku bukan karena brand yg buruk .dan saya rasa 90 persen rakyat indonesia masih sakit hati dengan apa yg mereka buat selama ini

  8. Habis Timor terbitlah proton.
    Toyota Kijang….Maleo….MR 90…..Kalla motor….Bakrie Beta 97 MPV…..Timor…..Bimantara…..Kancil….Tecmaco Macan……Gang Car…..Marlip….Arina…..Tawon…..Komodo…..GEA….Esemka…..Nuri…..Wakaba…..Mobil Listrik Ahmadi…..Tucuxi…..Mobnas Tenaga Listrik…….PROTON

    Sumber jawa pos

  9. Ya paling nasibnya kayak TIMOR tpi Wah2 keliatannya para Gabungan importir mobil Jepang-Korea pada teriak2 krn adanya satu MoU kerjasama..sampai2 membawa mobil nasional sbgai salah satu amunisinya, lha kalo bener2 pemerintah mendukung Mobnas sendiri knpa ada peraturan yg memberikan ijin para Produsen Mobil Jepang-Korea utk membuat mobil LCGC knpa kok tidak membantu perkembangan ESEMKA, TAWON dll trus apa bedanya Proton dng Produsen2 Mobil jepang-korea

  10. kalau yang dipikirin uang dan komisi ya produk lokal gak bakalan laku ,, sekarang kalau pemerintah ditawari produk dari luar n kalau sampek bisa laku keras di indonesia dapat komisi yang nilainya menggiurkan ,, pejabat mana yg gak tergiur uang gede atau komisi gede ???

    proton di malaysia udah layu ,, lalu skg menggaet pasar di indonesia ,, terus kalau udah laku di indonesia emang mau si proton bayar pajak ke negara kita 30-50% ?? paling2 cuma 10 % itupun yg 3 % masuk kantor pajak yg 7 % masuk kantong pejabat ,,, kenapa kita memajukan perekonomian negara tetangga ??

    lagian udah banyak juga produk otomotif dari negara lain masuk sini ,, stop dulu .. kasih kesempatan anak bangsa memajukan produk otomotif dalam negeri ,, negara yang maju adalah negara yang bisa mandiri ,, memajukan produk dalam negeri,, mendidik anak bangsa agar memiliki sdm yang top markotop ..
    gimana mau jadi macan asia kalau pemerintahnya terus2an kayak gini ,,, yang ada jadi macan reng-reng ,,

  11. Tapi NCAP proton bintang 5 lho, artinya bodinye kuat, datsun gak dapat bintang. Klo proton dijual lebih murah dari ayla, suku cadangnya dimana-mana kaya toyota, kuat seperti tata, aku beli 1. Masalah regulasi nah : kenapa atuh indonesia bisa buat pesawat! Tapi buat mobil dan sepeda motor gak bisa! Gak bisa ataw gak boleh sama jepang! Ayo pasti bisa lah murni 100 persen anak bangsa, lulusan +28 tiap tahun ratusan kan!

  12. Mobnas, menurut saya, adalah target jangka panjang yang harus dikejar. Tapi, target jangka pendeknya adalah aturan baru tentang Agen Tunggal Pemegang Merek, yang melarang satu ATBM memegang hak penjualan berbagai merek asing (Indomobil 6 merek, Astra 6 merek).

  13. Kalau esemka kepingin hasil karyanya di akui oleh indonesia kalian jangan membuat mobil yang mesinnya cannibal percuma saja kalau kalian bisa membuat tapi mesinnya masih tiru – tiru cobaan dari allah tidak datang 1 atau 2 kali saja tapi beberapa kali kalian harus bersabar dalam cobaan ini teruslah berusaha & berdoa dan jangan pernah menyerah aku akan selalu mendukungmu esemka saran saya adalah kali ini kalian harus bisa membuat mesin mobil sendiri tapi pastikan kali ini mesinnya kali ini tidak kannibal supaya hasil karya kalian tidak di ragukan lagi oleh indonesia tapi di akui oleh indonesia

    By.Choirul Anna eMail Choirulnns@Gmail.com