Jul 232017
 

Presiden Joko Widodo dalam Halalbihalal Kebangsaan yg digelar Pengurus Wilayah NU Jateng, di YPI Nasima, Semarang (22/7) (Sekretariat Negara)

Semarang – Presiden Joko Widodo mengingatkan semua lapisan masyarakat untuk terus menjaga kebhinekaan serta kemajemukan yang ada di Negara Republik Indonesia.

“Indonesia adalah Negara Muslim terbesar di dunia yang memiliki 17 ribu lebih pulau, 714 suku, dan 1.100 lebih bahasa lokal. Kebhinekaan dan kemajemukan inilah yang harus kita jaga dan bina,” ujar Presiden Jokowi sewaktu menyampaikan sambutan pada acara halalbihalal kebangsaan pada 22 Juli 2017 malam di Semarang.

Presiden Jokowi juga mengingatkan bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar dengan penduduk 250 juta jiwa.

Hal ini disampaikan Presiden Jokowi dalam setiap melaksanakan pertemuan resmi dengan para Kepala Negara.

Presiden Jokowi menceritakan, sewaktu bertemu dengan Raja Salman, beliau menyampaikan bahwa Indonesia mempunyai belasan ribu pulau, ratusan suku bangsa, dan seribuan lebih bahasa lokal.

“Beliau (Raja Salman) kaget betul, tidak menyangka sebanyak itu, dan hal yang juga saya sampaikan kepada Presiden Mesir, Qatar, dan Presiden Afghanistan. Presiden Afghanistan menyampaikan pesan kepada saya agar berhati-hati (memimpin) agar tidak terjadi konflik sosial sebab Indonesia merupakan Negara Muslim terbesar,” kata Presiden Jokowi.

Para pemimpin Negara tersebut juga bertanya bagaimana eksistensi Negara Indonesia sebab selama puluhan tahun tidak terjadi gejolak dan interaksi antarumat dalam posisi baik.

“Kuncinya ada dimana? Kuncinya ada di Pancasila, dasar Negara dan ideologi Bangsa Indonesia yang harus kita jaga,” ujar Presiden Jokowi yang disambut tepuk tangan para hadirin.

Presiden Jokowi percaya semangat kebangsaan akan terus terjaga dan Indonesia akan bisa menjadi bangsa yang tangguh, bangsa yang rukun, bangsa yang menjaga keharmonisan, bangsa yang damai, dan bangsa yang menjadi panutan bangsa lain di dunia dalam mengelola keragaman serta kemajemukan.

Acara halalbihalal kebangsaan dengan tema “Meneguhkan Bhinneka Tunggal Ika” diselenggarakan oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Tengah dan dihadiri oleh para ulama, tokoh lintas agama dan perwakilan organisasi massa di Provinsi Jawa Tengah, dilansir Antara, 23-7-2017.

Bagikan:

  6 Responses to “Presiden Jokowi Ingatkan Menjaga Kebhinekaan Indonesia”

  1.  

    Tanpa kemajemukan tidak ada Indonesia ……

  2.  

    Bangga jadi muslim yang lahir di Indonesia, dimana kaki berpijak disitu langit harus kita junjung…….

    MERDEKA !!..

  3.  

    Waduh.kalau gk tau sejarah jangan bicara tentang indonesia. Indonesia terbentuk dari ribuan pulau, ratusan suku bangsa..makanya dinamakan NKRI(negara kesatuan republik indonesi) dan semboyang bhineka tunggal eka.artinya berbeda beda tapi satu.,kenapa bhineka tunggal eka krn ada ratusan etnik yg berbeda agama bersatu menjadi NKRI

  4.  

    Wow

  5.  

    daei keberagaman tersebut, seharusnya indonesia diganti dgn Nusantara, biar lbh disegani!,,

    •  

      Bhineka Tunggal Ika… Berbeda Namun satu Jua….

      Berbeda jangan di samapadankan… Adat pasti berbeda,.. Norma pun demikian,… Agama apalagi… namanya juga “BERBEDA”….. taaapiiiii… dihati kita masing-masing menanam satu kedamaian serta saling asuh – asih kepada sesama…

      JAya NKRI…!!!

 Leave a Reply