Sep 072017
 

Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong menyaksikan manuver pesawat tempur kedua negara, di Marina Bay Cruise Singapura., 7/9/2017. (@ChannelNewsAsia)

Singapura – Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong menyaksikan manuver 20 pesawat tempur kedua negara di atas Marina Bay Cruise Singapura, Kamis, 7/9/2017.

Presiden Jokowi yang didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan PM Lee Hsien Loong dan istri, tiba di Marina Bay Cruise sekitar pukul 14.00 waktu setempat.

Pada kesempatan pertama, Presiden Jokowi dan PM Lee disuguhi manuver pesawat tempur dengan formasi anak panah yang melesat.

Fly-Past RISING 50, Singapura, 7/9/2017. (@ChannelNewsAsia)

Pada kesempatan berikutnya, manuver pesawat tempur dari kedua negara membentuk formasi angka 50 yang menunjukkan usia hubungan kerja sama kedua negara yang mencapai 50 tahun (1967-2017).

Dalam acara RISING 50 ini, juga tampil marching band dari angkatan udara kedua negara. Marching band dari Singapura tampil lebih dulu dan setelah itu baru dari Indonesia.

Hadir dalam acara ini antara lain Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Mensesneg Pratikno, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menperin Airlangga Hartarto.

Fly-Past RISING 50, Singapura, 7/9/2017. (@ChannelNewsAsia)

Sebelum, acara ini, simulasi RISING 50 telah diakukan di langit Provinsi Riau, 31/9/2017. Kepala Penerangan Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin, Mayor Sus Rizwar di Pekanbaru, menjelaskan 20 pesawat tempur F16 dari Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin dan Republic of Singapore Air Force (RSAF) menggelar simulasi manuver sebagai persiapan peringatan 50 tahun hubungan bilateral kedua negara.

Selain 10 pesawat tempur F16 dari masing-masing negara, simulasi terbang yang dilakukan pada Kamis (31/8/2017) juga melibatkan lima unit F15 dari RSAF.

Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong menyaksikan manuver pesawat tempur kedua negara, di Marina Bay Cruise Singapura., 7/9/2017. (Gaya Chandramohan – @gayaCNA)

Indonesia dan Singapura sudah menjalin hubungan bilateral sejak 1967. Tahun 2017 merupakan peringatan ke-50 hubungan baik kedua negara. Adapun RISING 50, merupakan singkatan nama dari kedua negara yakni Republik Indonesia dan Singapura yang telah menjalin hubungan selama 50 tahun. (Antara).

  9 Responses to “Presiden Jokowi & Lee, Saksikan Manuver Jet Tempur RI-Singapura”

  1. Jet Lee

  2. Yg ini kagak dimunculin bung, diwarung sebelah sudah tayang tuh.

    https://sputniknews.com/amp/russia/201709051057101817-russia-howitzer-new/

  3. Hati2 dengan singaporno… Ada udang di balik batu…FIR wajib direbut dari singapore….

  4. Jika perang terjadi yang harus diperhatikan
    1) kuasai teknologi satelit , hancurkan satelit musuh maka peralatan militer, peralatan tempur secanggih apapun akan mati sistemnya karna menggunakan satelit termasuk rudal , terpedo, pesawat tempur , kapal perang dll gak kan berlaku
    2) kuasai IT / media , karna dengan media bisa menghasut dan menghancurkan suatu negara cukup dengan berita hoax , tidak usah menyerang lewat militer , maka penduduk suatu negara akan saling membunuh cukup modal pulsa 10-20 ribu dunia bisa hancur lah ini lah yang terjadi di Indonesia saling menghasut lewat agama , penduduk Indonesia pun percaya berita hoax.
    3) rekrut ahli hacker agar pertahanan negara tidak bisa dibobol
    4)buat rudal balistik antar benua cukup di tekan 1 tombol negara musuh hancur
    5) harus punya nuklir / gas hidrogen cukup 1 kali hirup penduduk suatu negara bisa hancur

 Leave a Reply