Jun 142017
 

Dok. Barack Obama (photo : Pete Souza / commons.wikimedia.org)

Jakarta – Presiden Joko Widodo mengundang Presiden ke-44 Amerika Serikat Barack Obama untuk makan bersama di Istana Bogor.

“Presiden mengundang makan Obama di Istana Bogor sekitar tanggal 30 Juni 2017,” ujar Staf Khusus bidang Komunikasi Presiden Johan Budi SP di Jakarta, dilansir ANTARA, 13/6/2017.

Kunjungan tersebut adalah kunjungan Obama pertama kalinya ke Indonesia pasca tidak lagi menjabat sebagai presiden. Sebelumnya pada 2013 lalu Obama pernah juga mengunjungi Indonesia saat masih menjabat sebagai Presiden.

Selain bertemu Presiden Joko Widodo, Obama dijadwalkan akan memberikan sambutan kunci pada Kongres Diaspora Indonesia ke-4 pada 1 Juli 2017 yang diselenggarakan Indonesian Diaspora Network Global (IDNG).

Namun, sesi pidato Obama itu akan menjadi sesi tertutup yang hanya dapat diikuti oleh sekitar 3.500 peserta yang terdiri atas diaspora Indonesia, undangan, serta publik yang akan diseleksi terlebih dahulu.

Kongres Diaspora Indonesia ke-4 yang diselenggarakan di Kasablanka Hall pada 1-4 Juli 2017 akan menghadirkan 42 pembicara dalam 12 sesi berbeda dengan tema “Bersinergi Bangun Negeri”.

Hingga saat ini tercatat lebih dari 6.000 peserta sudah terdaftar untuk mengikuti kongres ini, yang 427 di antaranya merupakan diaspora dari 52 negara.

Publik yang berminat untuk mengikuti sesi pidato Obama harus mengikuti seleksi melalui “Twitter” dengan syarat mengunggah foto yang menampilkan kontribusi sosial untuk aksi kebaikan dan toleransi dengan deskripsi singkat 100 karakter disertai tagar #Aksi4Diaspora hingga 18 Juni 2017.

  7 Responses to “Presiden Jokowi Undang Obama ke Istana Bogor”

  1.  

    kangen ya sama nasi goreng di indonesia… :ngakak

  2.  

    Diaspora?? Kalau Diaspora yg dimaksud itu adalah komunitas insinyur dan ilmuwan, maka layak mendapat perhatian pemerintah, tetapi jika diaspora nya itu komunitas pengimport LGBT, Liberalisme, Feminisme, Globalisme dan Komunisme, ya mohon maaf saya melihat masa depan Pancasila dan UUD 1945 akan semakin suram..

    •  

      Saya belum tau yang dimaksud dengan feminisme itu bung. Tolong kasih tau biar saya ngerti.

      •  

        Feminisme Adalah Sebuah gerakan Perempuan Yang Menuntut Emansipasi Atau Kesamaan dan Keadilan Hak dengan Pria… 🙂

      •  

        Femenisme itu yg suka telanjang2 kalau pas lg demo.. Mereka menuntut kesetaraan gender dengan standar yg mengangkangi fitrah wanita.
        Indonesia tidak memerlukan feminisme, karna sejarah telah membuktikan hanya dengan bermodalkan Islam wanita2 nusantara telah menorehkan sejarah dengan tinta emas. Wanita adalah tiang negara, pertanyaan nya wanita yg bagaimana? Kalau wanita nya seperti Laksamana Keumalahayati, Cut Nyak Dhien dan Rahmah El Yunusiyah ya saya yakin negara akan memiliki tiang2 yg kokoh. Tetapi klu wanita2nya seperti akademisi2 liberal yg ada di kampus2 atau wanita2 entertainer yg ada di TV.. ya cepat atau lambat bakalan ambruk negara ini.

  3.  

    Bakso bakso