Jul 212016
 

Presiden Korea Selatan (Korsel) Park Geun-hye meminta kepada seluruh masyarakatnya untuk bersatu menghadapi ancaman dari musuh bebuyutan, Korea Utara (Korut). Menurut Park, sistem pertahanan THAAD terpaksa dikerahkan karena ancaman Korut terus meningkat. Baru-baru ini, Korut diketahui kembali meluncurkan tiga misil balistik pada Selasa 19 Juli 2016. Tindakan itu, menurut Park, menunjukkan bahwa Korsel tidak memiliki pilihan lain kecuali mengerahkan sistem antimisil THAAD. Demikian sebagaimana dilansir Reuters, Kamis (21/7/2016).

Sebelum ini, pengumuman penempatan THAAD oleh Pemerintah Korsel dan Amerika Serikat (AS) telah memicu aksi unjuk rasa besar-besaran dari warga pedesaan di pertanian melon. Protes ini dilakukan karena mereka menganggap penempatan THAAD di daerah mereka dapat berakibat buruk pada kesehatan dan lingkungan. “

Jika kita terus-menerus kebingungan dan warga terpecah belah terkait keputusan misil THAAD dan tidak segera mengambil pilihan untuk melindungi negara dan warga, maka itulah hal yang paling diinginkan oleh Korut,” ujar Presiden Park, sebagaimana dilansir Reuters, Kamis (21/7/2016). Merespons rencana tersebut, pihak Korut melakukan uji coba misil balistik dengan simulasi penyerangan terhadap pelabuhan Korsel dan lapangan udara yang digunakan militer AS.

Bagikan:

  5 Responses to “Presiden Korsel serukan persatuan melawan Korut”

  1.  

    Sendirian aja bung Jakun, emang ga takut apa ??… 😀

  2.  

    Satu rumpun pada ribut hahahaha.jagan berantem IFX beloem jadi hehehe

  3.  

    klo perang ntar IFX pindah ke bandung

  4.  

    ribut sama serumpun itu sdh biasa, ga sadar kt jg ribut terus sm malay. lg pl ga ada urusan sm serumpun atau tetangga, ini masalah kedaulatan negara yg coba d ganggu korut, korsel wajib membela dan dunia sah untuk mendukung…

  5.  

    please korsel dan korut jgn perang y, damai lbh baik ko.

 Leave a Reply