Jul 092014
 

Sby2


Jakarta
— Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengimbau kepada kedua calon presiden, Prabowo Subianto dan Joko Widodo, untuk menahan diri. Kedua calon presiden itu saling klaim kemenangan versi quick count.

“Pasangan Pak Prabowo dan Pak Hatta dengan tim maupun Pak Joko Widodo dan Pak Jusuf Kalla bisa menahan diri untuk tidak memunculkan ketegangan yang berlebihan di antara kedua massa pendukung, apalagi gerakan-gerakan di lapangan yang sangat rawan terhadap konflik horizontal,” kata SBY di Puri Cikeas, Rabu (9/7/2014).

SBY menilai, selama ini dua kubu capres saling klaim kemenangan berdasarkan hasil quick count dari lembaga survei yang berbeda. Untuk itu, SBY mengingatkan, sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, dia menyerukan kedua kubu untuk menunggu hasil hitung resmi dari KPU.

“Kalau itu yang dirujuk, maka kedua-duanya menyatakan menang berdasarkan hasil penghitungan cepat, bukan berdasarkan hitung resmi KPU,” kata SBY. (kompas.com).

  121 Responses to “Presiden SBY Minta Capres Menahan Diri”

  1. Absen

    • betul sekali kata Bapak Presiden masing-masing harus menahan diri demi keutuhan persatuan dan kesatuan

    • Setuju… Betul sekali pak SBY….

    • YG BEGINIAN NI YG BERBAHAYA TDK BOLEH DIANGGAP SEPELE DISAAT KEDUANYA MENGKLAIM MENANG, APA JADINYA KLO SALAH SATU DINYATAKAN PEMENANGNYA PADAHAL DRI AWAL YG KALAH UDAH YAKIN MENANG. PASTI G BS TERIMAH BEGITU SAJA..

      KEDEPANNYA HRS DITENTUKAN SUMBER MANA YG DIJADIKAN PATOKAN.KLO SAYA PERCAYA SUMBER INDEPENDEN SEPERTI RRI….

      KONTROVERSI HATI,,,,

    • kontroversi hati…bikin aku geli…
      sipanda makin gede makin kurang ajar…

      • tentu tdk semudah itu salah satu kubu bilang kalah mengingat besarnya dana yg dikeluarkan,blm lgi kalo ada yg namanya “serangan fajar” he..he..he….

        damai…damai…..

    • yang sangat disayangkan adalah waktu kemaren di bilik suara, pas mo coblos g
      ada gambar pak beye, surat suara udah saya bolak balik tpi tetap jg ga ketemu… coba ada gambar pak beye lagi pasti lain ceritanya.

  2. Unoooo….
    Selamat berbuka puasa kawan2…

  3. NKRI HARGA MATI….
    TETAP WASPADA KAWAN

  4. Hadir..

  5. Kematangan demokrasi kt kmbali diuji. Lumayan pelik. Mengingat perolehan dukungan hmpir imbang dan msg2 kubu saling klaim sbg pemenang. Smg msing2 pihak bs legowo dan saling menahan diri.

  6. Jozz

  7. siap bapak besar…….

  8. Bner pak pres,low ad yg mcem2,mencoba membuat chaos bntai aj pak,jngn di biarin,jngn smpai anak2 bngsa ini kmbli trcerai berai cma karna fanatisme berlebihan

  9. sembilang

  10. Setuju bpk presiden, insyaallah kita jaga persatuan dan kesatuan. Tunggu hasil resmi dari KPU

  11. Assalamualaikum semuanya…!!! Selamat berbuka puasa untuk yg menjalankanya..!!! Tetap jaga persatuan & kesatuan untuk menuju INDONESIA yg lebih baik & maju…

    ….NKRI HARGA MATI…

  12. Semoga apa tg di khawartirkan tdk terjadi.
    Jaga & pantau trs pergerakan masa di kedua kubu
    Laporkan k aparat setempat klo melihat sesuatu yg tdk lazim/mencurigakan
    Jgn sampai lagi lagi hanya atas nama golongan,rakyat jd tumbalnya

    Ayo sama sama kita ciptakan lingkungan kondusif,dimulai dari lingkungan kita masing2

    Salam NKRI

  13. nanti kalau pada ngga bisa sama2 dikasih tau pak SBY bakal naik jadi presiden lagi untuk yang ketiga kalinya lho…koq malah membuat masyarakat bingung dengan saling membuat statement menang

  14. kita tunggu hasil real count dengan damai.yang kalah harus legowo yang menang gak boleh jumawa

  15. keputusan yg sngt bijaksana pak presiden,dr kejadian ini semua biar rakyat bisa berfikir lebih dewasa dlm mengartikan perbedaan dlm demokrasi,krna bnyk rakyat yg biso ngomong demokrasi tp dlm kenyataannya setiap ada perbedaan diartikan perprecahan bahkan lbh parah lg dianggap pengacau apalagi perbedaan hnya dlm ucapan/tulisan…rasanya naif dan picik skli kt menilainya,selama perbedaan tdk menimbulkan anarkisme itu hal biasa dlm berdemokrasi…salam damai NKRI

  16. Siap!!!!!!! Dikerjakan

  17. Dukung statement mr Presiden SBY, kalo perlu minta media massa legowo utk tdk tampilkan hasil quick count …
    Tetaplah bersatu bangsaku …
    Utk capres yg blm berhasil … msh ada th 2019

  18. sing penting ora gelut

  19. hadew.., kalau saling klaim begini, bikin penonton kecewa aja..,

  20. Ayo…Ayo… Di obral murah, di obral…Di obral… Beli 1 dapat 1 ayo di obral… Ada PT.PINDAD ada PT.PAL, ada juga PT.DI satelite baru jg mnyusul d obral n tersedia jg paket MBT LEOPARD…. ayo buruan mumpung hangat mas bro (lirik asing kanan kiri) #Berharap semoga aja yg begini gak terjadi -_-“

    • Yo d obral masih hangat.

    • kalo berani demikian turunkan ditengah jalan, ini juga ekuivalent dengan menghutang atau menerima bantuan atau hibah dgn mata uang asing krn kita harus mengembalikanya dgn bunganya. jg dalam mata uang yg sama yg nilainya tdk pernah bisa kita kendalikan. hibah, kelihatan bagus, tapi apa ada makan siang yg gratis? namun dlm penggunaan benda2 hibah kita akan membeli sparepart yg nilainya tdk lebih murah. artinya jika di total secara menyeluruh bisa2 bangsa ini keluar rupiah (yg asalnya dr pajak kita) lebih banyak dr yg seharusnya, utk dikonversi ke mata uang mereka, krn utk membeli produk mereka. artinya bangsa ini sudah payah membayar lebih mahal, utk nilai second krn hibah dan dgn ikut menaikan gerakan ekonomi negara pemberi hibah yg maju, so naif IMHO

  21. terimakasih buat Mas/Mbak Cyber Army yang ikut mengamankan IT KPU jagalah pesta demokrasi ini

  22. Semoga yang terbaik utnuk bangsa…

    Semoga Jujur pada bangsa ini….

  23. SPR 3 mana??? sbelum dijual pakai dulu…

    • Ntar bro SPR 3 nya msih dkilatin dulu, btw SPR 3 harus cash y, gk boleh kredit.

    • Hehehehe….., boleh pinjam donk SPR 3 nya bung Ronggolawe…hehehe…., meski saya golput tapi saya kesal juga lihat salah satu pihak sudah arogan menyatakan menang padahal hasil KPU yang real count. Apalagi anak ketua partainya yang koar2 menyalahkan lawan jagoannya, serasa indonesia ini milik dia pribadi aja. Padahal separuhnya kan ga pilih jagoannya……ckckck arogan sekali….., salam hangat bung…hehehehe….

      • Maklum… Dah gk sabaran ntuk mau jualan mungkin bung

        • Hehehehe….
          , mungkin karena belum balik modal sudah di kejar bunga plus denda pinjaman ya bung, maka maunya buru-buru klaim menang sampai lawan pun ga boleh menang. Memang sifat para ular mungkin seperti itu ya. Semoga indonesia bisa di pimpin dgn amanah oleh siapapun pemenangnya demi kepentingan seluruh rakyat indonesia dan bukan kepentingan singapore dan chinese overseas yang habis menjarah lalu kabur pindah negara seperti dulu. Sedih aku melihat hal seperti itu 850 triliun di bawa para maling yg pindah negara ke luar indonesia

        • Selak kebelet…..

  24. ini yang ditakutkan . smga semua dapat menahan diri. sing penting aman. tdak rusuh. besok bisa krja maning golek dwet kanggo anak bjo.

    maaf pikirane wong cilik.

  25. enak nya jualan apa ya..,

  26. Jadi inget pembukaan cupu panjalu di imogiri, disalah satu kain, ada gambar tokoh wayang Kumbokarno berhadapan dengan Werkudoro, keduanya tertutupi oleh Kresna. Mungkin Kresna tokoh wayang yang ahli strategi perang, Werkudoro tokoh yang sanget berbhakti kepada sang guru Durno, dan Kumbokarno tokoh yang rela berkorban demi negaranya daripada berkorban untuk kakaknya Rahwana.

    • Bung saya lebih suka mengibaratkan sbg lakon bagavhat gita; antara 2 satrio yg msh bersaudara 1 ibu namun hrs berhadapan dlm palagan sesuai takdirnya. Sri kresna dlm epos ini memang mjd sais dan penasihat spiritual salah satu satrio. 2 2 nya hrs berhadapan agar spy kita semua rakyat NKRI dapat memetik pelajaran yg lbh adi luhung nilai spiritualnya. Dan itu adalah darma msg2 sbg satrio u berhadapan scr ksatria (maaf skdr analogi tdk bermaksud mengartikan event pilpres sbg peperangan ). Imho

  27. marilah dr kita sendiri hrs bersikap arif
    menjaga persatuan dan kesatuan
    siapapun nanti yg jd pemenang tunggu saja pengumuman dr KPU

  28. Maklum… Dah gk sabaran ntuk mau jualan mungkin bung

  29. Saya melihat penggiringan opini oleh capres no2 yg lgsg mendeklarasikan kemenangan dari hasil quick qount yg msh bersifat smntr dan tdk pny legitimasi utk di jadikan kesimpulan sebenarnya. saya curiga ini trik penggiringan opini kpd pendukung dan simpatisannya utk berbuat dan menekan lembaga negara sprt KPU yg bilamana hasil penghitungan manual tgl 22 juli menyatakan ternyata berbeda hsl dari yg disiarkan berbagai lembaga quick qount. penggiringan opini sprt ini adlh cikal bakal dari tindakan selanjutnya yaitu meng intervensi hsl hitung lembaga yg sah ykn KPU. hal-hal sprt ini yg perlu di cermati dan di antisipasi aparat agar pemilu ini berjalan adil, aman dan lancar.. insya Allah. salam damai..

    • Setuju bung! Masak No.2 jam 02.00 sudah menyatakan menang, yang benar saja! Yang No.1 Jam 04.00 baru mengumumkan menang (masih masuk akal). Quick count hanya pake data 2000 TPS, sedangkan realnya nya hampir 500.000 TPS seluruh Indonesia. Mari kita jaga Persatuan dan Kesatuan. Kita tunggu keputusan resmi dari KPU yang wajib dipercayai kesahihannya.

      • Trus misal nihhh.. misal KPU menyatakan yg menang bkn pasangan no.2.. artinya terjadi kecurangan? Atau sebaliknya?
        Ane ga dukung siapa2.. bkn mau golput.. cm bertanya sesuai logika.. dua2nya ga ngajarin kesantunan berpolitik.. apalg yg duluan deklarasi kemenangan.. silahkan berbeda tp ga dgn keculasan.. semuanya merasa punya hak lah punya bukti lahh…

      • Dr sekian lmbaga survey, sy hny pcy ma RRI, terlepas siapa yg unggul

      • Jujur saja saya agak kurang setuju dengan Megawati, terlihat dia bukan seperti seorang tokoh senior bangsawan, perilakunya dengan mendeklarasikan Jokowi-JK yang diusungnya dengan merujuk hasik Quick Count tidaklah mendidik rakyat.

        Klo di Islam disebut dengan “Takabur”, karena apa?? Ayo kita berfikir bijak..

        Yang melakukan Quick Count adalah lembaga survei, dimana lembaga survei ini melakukan Quick Count dengan mengambil sampel dari -/+ 2000 Tempat Pemungutan Suara yang masing2 TPS ditempatkan 1 anggota lembaga survei tersebut, dari -/+ 2000 TPS ini jumlah pemilih di masing2 TPS bervariasi, jadi tidak dalam jumlah yang sama, misal 235, 402 atau 126 pemilih.

        1. Kemudian jika kita amati -/+ 2000 TPS ini berapa persen dari total seluruh TPS yang ada??
        2. Total seluruh pemilih dari -/+ 2000 TPS ini beapa persen dari seluruh pemilih yang mempunyai hak pilih??

        kemudian pengambilan sample ini dilakukan secara acak, jadi TPS yang dipilih untuk pengambilan sampel ya terserah dari lembaga surveinya mau ngambil di TPS mana saja..

        Saya tidak menyalahkan Kubu Pak Jokowi dan JK yang menyatakan dirinya adalah pemenang dari hasil Quick Count, tapi ingat bisa saja hasil Quick Count tersebut diambil sampelnya dari kantong2 wilayah suara Pak Jokowi dan JK.

        Dan saya juga tidak menyalahkan jika kubu Pak Prabowo dan Hatta juga mengklaim hasil kemenangan merujuk dari hasil Quik Count, dan sekali lagi bisa saja sampel yang diambil dari lembaga surveinya diambil dari kantong2 wilayah suara Pak Prabowo – Hatta saja.

        Tapi sangat disayangkan sikap Ibu Megawati sebagai sosok negarawan senior yang mendeklarasikan pasangan yang diusungnya sebagai pemenang dengan hanya bermodal hasil Quik Count, sedangkan Quik Count hanyalah dibuat oleh lembaga independent non Goverment, dalam artian lembaga itu bisa saja salah dan malah bisa saja ada politik uang, bisa saja dibayar, ingat saya mengatakan “bisa saja”, karena non-goverment.

        Tidak seharusnya seorang tokoh negarawan senior melakukan hal demikian, karena masyarakat awam akan berpandangan Quik Count adalah hasil mutlak sebuah pemilu yang diadakan negara kita.

        Ada baiknya sebatas mengucap syukur jika di Quik Count pasangan yang disusung Ibu Megawati menang ya tidak masalah, jadi masalah sangat frontal jika sampe mendeklarasikan sebagai pemenang dari hasil Quik Count, karena bersifat mengabaikan lembaga formal KPU (Komisi Pemilihan Umum).

        Sangat baik jika semua tokoh dan pendukung kedua kubu menahan diri dari sifat “Takabur”,dan kita serahkan penghitungan suara yang sebenarnya oleh pemerintah lewat KPU.

        Wassallaam,
        Pemuda Bangsa.

    • Dukung UU pemilu tahun 2019 untuk tidak perkenankan lembaga survei lakukan quick count !

      • wah apa iya harus sejauh itu……, sejah quick count tidak merupah fakta hasil perhiyungan resmi …..sejatinya ini yang diuji…..kredibilitas kata kuncinya

    • SETUJU BUNG PEDRO BARETA sy gak habis pikir klo keputusan KPU gk sama dengan harapan mereka sy khawatir chaos bakal terjadi ingat track record massa mereka,apalagi statement dr ketua umumnya waduh pening saya.
      semoga NKRI DAMAI SELALU

  30. panassss

  31. Mau pilih menang yg mana? Silahkan pilih sndiri di media. Masing2 disna ada yg dimnangkan tuh… hehehe

    Tp sy akuin, pidato Prabowo brusan di TVO** mantaff.

  32. betul akibat heat to heat, perlu pemain tengah memang pak by

  33. Benar2 siaga 1 pilpres kali ini..
    Semoga tetap terjaga persatuan dan kesatuan bangsa ini..
    Sikap kubu nomor 2 terlihat aneh dari awal..
    Dari cara kampanye yang memprovokasi dengan membuka “aib” yg belum benar2 pasti kebenaran’y dri kubu nomor 1.. Pdahal dulu mereka itu 1 kubu capres cawapres (M**aP*o) bersaing dgn Pak SBY..
    Kampanye kali ini benar2 tidak medidik..
    Kedua kubu saling menjelek2’n saingan..
    Tidak seperti dulu yg hanya menonjolkan Visi dan Misi masing2..
    Kini yg ada kedua kubu saling serang dgn mencari2 kesalahan pihak lawan..
    Semoga tidak terjadi hal buruk..
    Agar penjualan accesories mobil saya tetap lancar..

    • Yang lebih aneh lagi bung erwin, ketika si kubu pidato ttg kemenangan no.2 , yang semangat si ibu… tapi yang si no. 2 terlihat diam.. ane tidak memojokkan , tetapi menurut aneh, diamnya itu menunjukkan dia sedang berpikir/ takut/ ataupun menyembunyikan sesuatu?..
      gimana pendapat warjagers sekalian? CMIIW..

    • Si ibu itu ambisi nya tinggi mau brkuasa lagi…
      Dari tanggapan2 kubu No. 2 itu sudah klihatan bhwa capres nya itu hanya boneka sj. Bukti nya, baru menanggapi hasil quickcount saja si supir boneka nya yg maju angkat bicara dluan.

    • bung erwin,

      bukannya kubu 1 juga sama aneh, ditambah tabloid gelap yang diaku karya jurnalistik tapi pakai nama palsu, lalu keroyokan 5 tv lawan 1 tv, biang di antara 5 tv itu udah kontrak dengan 1 qc ternyata hasilnya gak cocok dengan keinginan, lalu direkrut 3 qc dadakan?

      • Prabowo memang jauh lbh pintar, tp jokowi jauh lbh berakhlaq n alam/ jagad raya hny mmilih mrk yg berakhlaq baik untuk mjd pmimpin.. Jika jokowi yg mnang, yg g trima mrk pndukung prabowo, tp jika prabowo yg mnang, maka jagad raya yg g trima.. Tnggal wktu yg kn mmbuktikkn.. Stlh pak harto tumbang, baru kali ini pulung kprabon mw hnggap

    • Jujur saja saya agak kurang setuju dengan Megawati, terlihat dia bukan seperti seorang tokoh senior bangsawan, perilakunya dengan mendeklarasikan Jokowi-JK yang diusungnya dengan merujuk hasik Quick Count tidaklah mendidik rakyat.

      Klo di Islam disebut dengan “Takabur”, karena apa?? Ayo kita berfikir bijak..

      Yang melakukan Quick Count adalah lembaga survei, dimana lembaga survei ini melakukan Quick Count dengan mengambil sampel dari -/+ 2000 Tempat Pemungutan Suara yang masing2 TPS ditempatkan 1 anggota lembaga survei tersebut, dari -/+ 2000 TPS ini jumlah pemilih di masing2 TPS bervariasi, jadi tidak dalam jumlah yang sama, misal 235, 402 atau 126 pemilih.

      1. Kemudian jika kita amati -/+ 2000 TPS ini berapa persen dari total seluruh TPS yang ada??
      2. Total seluruh pemilih dari -/+ 2000 TPS ini beapa persen dari seluruh pemilih yang mempunyai hak pilih??

      kemudian pengambilan sample ini dilakukan secara acak, jadi TPS yang dipilih untuk pengambilan sampel ya terserah dari lembaga surveinya mau ngambil di TPS mana saja..

      Saya tidak menyalahkan Kubu Pak Jokowi dan JK yang menyatakan dirinya adalah pemenang dari hasil Quick Count, tapi ingat bisa saja hasil Quick Count tersebut diambil sampelnya dari kantong2 wilayah suara Pak Jokowi dan JK.

      Dan saya juga tidak menyalahkan jika kubu Pak Prabowo dan Hatta juga mengklaim hasil kemenangan merujuk dari hasil Quik Count, dan sekali lagi bisa saja sampel yang diambil dari lembaga surveinya diambil dari kantong2 wilayah suara Pak Prabowo – Hatta saja.

      Tapi sangat disayangkan sikap Ibu Megawati sebagai sosok negarawan senior yang mendeklarasikan pasangan yang diusungnya sebagai pemenang dengan hanya bermodal hasil Quik Count, sedangkan Quik Count hanyalah dibuat oleh lembaga independent non Goverment, dalam artian lembaga itu bisa saja salah dan malah bisa saja ada politik uang, bisa saja dibayar, ingat saya mengatakan “bisa saja”, karena non-goverment.

      Tidak seharusnya seorang tokoh negarawan senior melakukan hal demikian, karena masyarakat awam akan berpandangan Quik Count adalah hasil mutlak sebuah pemilu yang diadakan negara kita.

      Ada baiknya sebatas mengucap syukur jika di Quik Count pasangan yang disusung Ibu Megawati menang ya tidak masalah, jadi masalah sangat frontal jika sampe mendeklarasikan sebagai pemenang dari hasil Quik Count, karena bersifat mengabaikan lembaga formal KPU (Komisi Pemilihan Umum).

      Wassallaam,
      Pemuda Bangsa.

  34. Real count KPU Kita tunggu, tapi biasanya perhitungan Quick Count tidak pernah berubah dgn Margin Error kisaran 2%. Kecuali ada “Force Majeur”. Saya malah risih thd stasiun2 Televisi yang membuat kontra info secara masif bahwa Brasil menang atas Jerman. Cobalah berfikir dgn Jernih..

  35. Setuju..@Bung Brici ane dukung Prabowo orator ulung menguasai 3 bahasa..

  36. maaf bung@Rafly,lembaga survey tu orang kerja cari duit untuk menghidupi keluarganya,mslh jujur tdknya biar msyrkt yg menilai dan Tuhan yg membalas, klo ditutup gimana jdnya,terus dimna arti demokrasi sbnrnya…??? .klo setiap berpendapat lngsung bikin UU/aturan…apa bedanya jaman ORBA,inilah yg diartikan penggembosan demokrasi…lebih baik kt ambil HIKMAHnya dr perbedaan itu..peace..@Rafly

    • Bung preman maaf, sudut pandang saya adalah menghidari hal2 yang dapat menyebabkan kegelisahan dan kegaduhan suasana seperti saat ini, anda pun dapat merasakan eskalasi saat ini sangat tidak nyaman. Maksud sy bukan di beredel/ditutup seperti jaman orba bung hanya dilarang melakukan survei quick count, mereka kan lembaga survei independent yg berorientasi laba jadi mereka masih bisa mencari lapak yg lain contoh: survei elektabilitas, survei yg menyangkut produk/jasa perusahaan swasta dll…. Jd sy juga tdk setuju bila mereka kehilangan mata pencaharian.

  37. Kalo divikir-vikir, yg bikin galau masyarakat justru bukan pasangan Capresnya.., tapi lembaga2 quick qount itu. Masyarakat hanya merespon apa yg ditayangkan televisi aja. Ane kuatir pintu masuk perusak NKRI adalah semacam lembaga quick qount; Ane setuju tetap siaga 1.

  38. maaf bung@McD Bagong,curiga boleh tp jngn menuduh bln puasa dosa,sy rasa kt gk usah terlalu berlebihan menilai sesuatu…masalah perusak NKRI intelejen kt lebih hebat dr kt gk usah menggurui mereka,hp aja bisa ko dilacak drmana dan siapa yg pegang..peace bung

  39. ok bung@rafly sy setuju maksud anda,slm damai bung..inilah enaknya diskusi bung biar slng mengerti bukan slng memvonis plng benar..

  40. Bila perlu sikat aja yg bikin kacau…..NKRI harga mati

  41. Tadi No. 1 nyatakan mereka menang dari hasil quick count yg dihimpun dari informasi team nya di daerah.

    Yg No. 2 udh koar2 nyatakan menang dari hasil quick count lembaga survey, pdahal tadi mreka deklarasi menang saat pemilu belum slesai/perhitungan di TPS di daerah2.

    Dari awal sblum pemilu lembaga survey mmang gk ada yg beres. Smua bisa di beli….

  42. ternyata apa yg diperkirakan pemerintah tentang akan adanya gesekan didlm pemilu benar adanya.kesigapan dan siaga I yg telah disiagakan pemerintah,TNI &polri dlm menyikapinya patut diapresiasi bilamana sampai skrg keadaan masih terbilang kondusif.

  43. TETAP WASPADA DAN BERDO’A YANG MENANG TENANG YANG KALAH TABAH.

  44. Teman2 masa kampanye dah selesai, jgn lg masih ada kampanye hitam…. Terima hasilx dgn legowo meski jagoan kita kalah jgn buat ditnah lg…. Ketahuan kock mana lembaga survey yg kredibel, yg punya trackrecord bagus…. Allah sdh menentukan siapa bakal presiden terbaik utk bangsa ini jadi harus kita dukung karwna dia pilihan yg lebih baik dr yg ada… Jaga persatuan dan kesatuan

    • Maaf bung Legowo, statement mana yang kampanye hitam? kita disini MENGUNGKAPKAN pendapat akan potensi GESEKAN chaos.. Apakah dengan hasil qc sudah pasti menang?… belum, masih ada kpu bung..
      salam…

      • quick count perlu untuk mengawal proses penghitungan di lembaga penyelenggara pemilu. ada pameo: “It’s Not the Voting that’s Democracy, It’s the Counting”

        Selain dipastikan rakyat bisa memilih dengan bebas, juga harus dipastikan proses penghitungan suaranya juga benar.

        Cuman, harus teliti, silahkan pelajari sendiri saja mana-mana saja lembaga yang menyelenggarakan quick count yang kredibel dan yang tidak. Saya rasa kita cukup dewasa semua buat menilai ini.

        Kalo omong legal binding, ya kita tunggu tgl 22 Juli, pengumuman KPU. Kalo lembaga quick countnya jujur, tentunya perbedaan quick count dengan real count kecil. Contoh misal dari RRI (Radio Republik Indonesia), pada waktu pileg kemaren beda quick count mereka dengan KPU dibawah 1%. Karena memang ini ada ilmunya.

        Saya setuju quick count yg jujur dan dilakukan oleh lembaga yg kredibel untuk menjaga proses counting.

        • Klo ternyata KPUnya yg g jujur gmn bung???

          • belum jg ada pengumuman resmi kpu tp sudah beranggapan bahwa kpu y tdk jujur. skr dibalik ternyata semua hasil qc tidak jujur sma dr semua pasangan krn sma adu kepentingan…..sy sebagai warga NKRI percaya dg lembaga pemerintah KPU ini. yg pasti memang dr sejak awal deklarasi, slm debat capres jg orang sdh nampak mana yg berkomitmen siap kalah – siap menang. Klo mau jujur pd diri sendiri selama berlangsung pesta demokrasi sejak reformasi untuk pilpres secara langsung, yg paling “pendendam” dan tidak siap kalah itu siapa???

            maaf ini hny opini sj yg didasarkan pada bukti yg ada di “sebagian” masyarakat….

  45. Siapapun yg menang, waktu akan membuktikan prestasinya

    Dan berdasarkan sample data jkt gagal urus, dua pulau lepas, bumn dijual, gas alam obral

    Quick count juga kan pengumpulan sampke data hasilnya akurat.. demikian juga sample data prestasi aebelumnya.. sangat nyata!.,!!!!

  46. kayaknya pasangan no.1 hbs ketemu pak sby nie, kira2 ada apa gerangan?

  47. sorry salah pencet maksud saya pasangan no.2 😀

  48. perbadaan hsil perhitungan dapat disebabkan oleh perbedaan metodenya. metode tersebut misalnya penentuan jumlah dan lokasi TPS yang akan dijadikan sample. pemilihan jumlah TPS yang akan dijadikan sample ini ada standarnya tapi semakin banyak jumlahnya semakin baik.pemilihan lokasi TPS ini juga bisa mempengaruhi hasil lho, jangan sampai lokasi yang dipilih memang lokasi yg memang sudah DIPASTIKAN bakal menang si capres xxx. pemilihan sample ini diusahan dengan memilih acak bukan berdasarakan keinginan (disini potensi capres xxx bakal menang jadi pilih TPS disini aja)

  49. Hmm..jadi ingat artikel bung afiq..pidato pertama presiden RI 2014

  50. info lain ” Rusia berhasil uji coba rudal S-500. “

  51. Lontong ama layangan nya mana yah ?

  52. Memang sebaiknya kedua kubu capres MENAHAN DIRI untuk mengklaim kemenangan..

    Karena penggiringan opini ini adalah bisa menyesatkan dan membuat modus dan alibi untuk tujuan tujuan gerakan gerakan Inkonstitusional dari kubu nanti yang kalah,

    Karena bila nanti hasil resmi KPU yang valid muncul dan berseberangan dengan hasil dari klaim kedua kubu masing masing maka akan menimbulkan gejolak dimasyarakat,, dan menimbulkan opini kecurangan,campur tangan pemerintah atau asing dan lain lain
    Sehingga Kredibilitas KPU dan Pemerintah bisa tercoreng dan dianggap tidak netral.
    maka harus di SADARKAN dulu kepada seluruh rakyat Indonesia,bahwa Quick Count bukan hasil resmi dan Kredibilitasnya akan menjadi debatabel bila dilihat dari masing masing kubu,

    Langkah langkah terbaik adalah
    Menertibkan dulu lembaga quick Count dan Diaudit .agar tidak muncul banyak lembaga sejenis yang membingungkan rakyat
    Semua Masyarakat bisa menunggu hasil resmi dari KPU pada tanggal 22 Juli,dan hasilnya harus dihormati, dan bila ada yang tidak puas bisa menmprotes lewat jalu resmi yang sudah ditentukan,,
    Kedua Kubu harus bisa MENGENDALIKAN masa pendukungnya untuk tidak berbuat anarkis dan membuat Gerakan Inkonstitusional,
    Menyiapkan mental menang tidak Jumawa dan Kalah legowo..
    Perkuat barisan Persatuan dan Kesatuan

    Biar lembaga lembaga terkait menyelesaikan Tugas penyelenggaraan Pemilu tahun ini dan mengawalnya menuju proses Demokrasi yang aman,damai dan Lancar.

    Bukankah Pemilu saat ini tujuannya untuk membuat Indonesia lebih BAIK ??
    Jadi lupakan gerakan yang bisa mebuat Indonesia MUNDUR

    • disambi ngopi ndisiik bung sat,biar ora metenteng
      met bertugas yo bung sat semoga aman terkendali

      • Kalau bertugas sih saya tidak bung wong hanya tukang warnet saja..
        Tetapi ini sudah dua hari kurang tidur,, tidur cuma 4 jam selama dua hari gara gara memantau pilpres..
        dan semoga besok bisa punya jatah tidur lebih banyak

    • Sy stuju bung.. Setelah pilpres slesai, smw lmbaga survey hrs diaudit, n kdepannya hrs dbuat aturan main yg jlas, cz lmbaga2 ky gni sgt bperan dlm mmpermainkn emosi massa

  53. HIDUP NOMOR TIGAAA,,,,,,!!

  54. KONTROFERSI HATI…..

    LABIL EKONOMI……..

  55. silakan di kroscek bung danu..???

  56. dah sekarang kita bersabar dulu sampai realcount dari kpu..@bung gue /diego monggo dinaikan artikel barunya

  57. sekedar mengingatkan. disaat fitnah telah muncul di khalayak ramai, maka orang yang tidur itu lebih baik dari orang yang bangun, orang yang bangun lebih baik dari yang duduk, yang duduk lebih baik dari yang berdiri.

  58. saya heran sama elit politik negeri ini.. kenapa yaa koq tamak sekali?? janganlah menggiring masyarakat ini kearah yang bisa menimbulkan keresahan..
    kenapa g mau bersabar dengan menuggu hasil resmi KPU.. mari kta awasi bersma sama kinerja KPU biar hasilnya benar benar bersih dan jujur, mari kita jaga ketentraman, dan keamana bersma..
    dan sekarang udah kelihatan para Jakartagreater atas kencondongannya memberikan statemen masing masing untuk membela / mendukung pasangannya yang sangat berlebihan dan terkadang mencela pasangan capres yang lain, sehingga budaya diskusi untuk kemajuan negeri dari para Jakartagreater kayak luntur..

  59. Memantau….

  60. SETUJU…. SIAPA PEMENANG MENUNGGU REAL COUNT DARI KPU, sampai saat ini jangan percaya sama lembaga survei…

    APARAT KEPILISIAN SAMA TNI HARUS NETRALL DAN IKUT MANTAU PROSES REKAP DARI PPK-KPUD-KPU….

    JANGAN SAMPAI KAYAK PEMILU LEGISLATIF… BANYAK DATA DI RUBAH, DI TIPP EXX DLLL….

    NKRI HARGA MATI….

  61. Saya..memilih jokowi – jk,.tapi saya tidak setuju dengan deklarasi pemenangan yang di lakukan kubu jokowi,.terlebih hanya berdasarkan hasil quiq count. Harusnya mereka menyatakan terima kasih pada rakyat indonesia,..bahwa pemilu berjalan lancar dan aman. Dan tunggu hasil real count KPU.

  62. yg bikin kisruh itu sbtlnya bukan jkw-jk, tapi mega.
    apa yg ada di pikirannya waktu mutusin buat konferensi pers padahal baru hitungan 3 jam setelah tps ditutup? buat apa terburu2 spt itu?
    pertanyaan kedua, kenapa pulak si mega ini yg konferensi pers? apa pulak hubungannya dengan dia?
    biarkanlah si capres/cawapres yg konferensi pers kalaupun memang sudah dinyatakan menang secara resmi.

    saat ini saya cuma bisa berdoa, semoga kalaupun memang no.2 yg menang mereka bisa menjauhkan diri dari pengaruh banteng gemuk ini.. menjalankan tugasnya dengan amanah dan independen kepada seluruh rakyat indonesia, bukan kepada partai merah.
    amiin

    • @ Bung Kucingkura, IDEMMMMMMM………………………siapapun yang menang tunduk pada RAKYAT INDONESIA, menjalankan GBHN……..bukan partai pengusungnya………..salam samai bung.

  63. bingung dgn pilpres kali ini masa ada 2 kubu yg mengklaim menang, yg benar yg mana???

  64. mari jadikan perbedaan ni menjadi atau bentuk pendewasaan proses demokrasi d indonesia, jgn karena kita berbeda pendapat indonesia jd mengalami kemunduran lagi…indonesia negara besar, negara cinta damai mari kita dukung spa pun nanti yg jadi presiden indonesia, kita kawal bersama kita dorong indonesia menjadi negara yg lebih besar lagi dengan menjadikan indonesia sebagai kekuatan ekonomi terbesar dunia yg di dukung dengan pertahanan yg kuat guna menjaga ekonomi strategis. insya alloh kesejahteraan dan kemakmuran akan merata dan menjadikan negara indonesia sebagai negara yang di hargai, di segani negara lain dan menjadikan negara indonesia sebagai negara yg berdaulat…
    NKRI harga mati “JAYALAH INDONESIAKU”

  65. iseng membaca komentar di milis sebelah..semoga salah dan jangan sampai terjadi … coba teman2 perhatikan statemen berikut ini…semoga TNI sudah mewaspadai gelagat ini…doa saya semoga tidak terjadi…

    1. Potensi kerusuhan pilpres membesar krn survei tertutup menyebutkan jokowi kalah telak secara nasional dari prabowo. Suara jokowi hny menang di sebagian jawa tengah, ntt , lampung, papua dan makassar. Daerah lain dimenangkan prabowo.
    2. Ada skenario kerusuhan massal yg didukung pihak asing, dgn menebar penembak gelap yg selama ini berkeliaran di hutan papua utk mendukung papua merdeka. Ingat, gerakan papua merdeka didukung asing, sgt ingin jokowi menang agar bisa referendum spt timtim.
    3. Tercium rencana penembakan disejumlah tempat di pulau jawa, thp kader pdip untuk menimbulkan kesan dilakukan pihak prabowo dgn org2 suruhannya shgga terjadi kerusuhan massal dan kekacauan. 4. Kekacauan di setting masif agar pihak asing intervensi dan masuk ke Indonesia. Ingat, pihak asing sgt mendukung jokowi utk bisa kuasai tambang dan refrendum merdeka papua.
    5. Info 3000 marinir amerika di darwin sejak satu bulan lalu melakukan latihan penyerangan dan perang kota. Di singapura 5 kapal perang amerika siaga dgn dalih ngedock alias perbaikan. Dari data satelit Armada ke VII amerika sdh berlayar mendekati pantai selatan pulau jawa dan berjarak hanya sekitar 100 mil utk lakukan penyerbuan.
    6. Penembakan kemungkinan dilakukan sniper binaan dinas rahasia asing yg kini disinyalir sdh menyusup di daerah jawa tengah dan ibukota utk memancing kemarahan rakyat.
    7. Sasaran kemarahan rakyat kemungkinan ke pihak aparat TNI / Polri serta kemungkinan tempat keramaian, pasar dan bandar udara.
    8. Rakyat marah maka TNI / Polri menembak dan akan terjadi banjir darah shgga ada alasan bagi kekuatan asing masuk intervensi pemilu di Indonesia. Waspada dan jangan keluar rumah sampai hasil Pilpres tenang !

    ===
    semoga hal ini tidak terjadi…semoga para ular tobat …

    cmiiw

  66. Presiden blm ditentukan sudah banyak yg koar2 mo jualan lah mo apalah…tunggu aja tgl 22 biar kpu yg tentukan…siapapun yg terpilih nanti ya itu pemimpin kita …mari kita kawal pemerintahannya menuju indonesia lebih baik

 Leave a Reply