Jul 192017
 

Presiden Joko Widodo saat menghadiri APKASI Otonomi Expo Tahun 2017 di Jakarta, 19/7/2017 (Sekretariat Negara)

Jakarta – Presiden Joko Widodo menegaskan pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) sudah melewati pengkajian dan pengamatan Pemerintah dalam jangka waktu yang lama.

“Ya kan telah disampaikan bahwa Pemerintah mengkaji lama, sudah mengamati lama, dan juga usulan dari banyak kalangan, dari para ulama, dari masyarakat, ya keputusannya seperti yang telah diputuskan pada hari ini,” ujar Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Rabu 19 Juli 2017 di Jakarta.

Pada kesempatan itu, Presiden hadir dalam acara Peresmian Pembukaan Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) dan APKASI Otonomi Expo Tahun 2017 di Jakarta Convention Center (JCC).

Menurut Presiden Joko Widodo, pengkajian yang melalui proses panjang itu juga sudah mengakomodir rekomendasi dari berbagai unsur terkait.

Sewaktu ditanyakan adakah kemungkinan bagi organisasi masa lain yang akan dibubarkan, Presiden Jokowi menegaskan lebih baik membicarakannya satu persatu terlebih dahulu.

“Yang ini kan hari ini sudah diputuskan, ya itu. Kita berbicara satu-satu,” ujar beliau.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) secara resmi mencabut status badan hukum organisasi kemasyarakatan (Ormas) Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Kemenkumham, Freddy Harris mengumumkan pencabutan status badan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) mulai tanggal 19 Juli 2017.

Pengumuman pencabutan status badan hukum HTI tersebut dibacakan pada Rabu, 19 Juli 2017 di Kantor Ditjen Imigrasi, Kuningan, Jakarta Selatan.

Tindakan tegas diberikan kepada perkumpulan/ormas yang melakukan upaya atau aktivitas yang tidak sesuai dengan kehidupan ideologi Pancasila dan hukum NKRI.

Pemerintah juga meyakinkan pencabutan SK Badan Hukum HTI bukanlah keputusan sepihak. Melainkan hasil dari sinergi badan pemerintah. “Yang berada di ranah politik, hukum, dan keamanan,” katanya.

Freddy Harris menjelaskan bahwa pemerintah juga menjamin kemerdekaan berserikat, berkumpul, dan berpendapat. Salah satunya adalah dengan mempermudah proses pengesahan Badan Hukum perkumpulan/ormas.

Hal itu dengan catatan setelah perkumpulan/ormas disahkan melalui SK maka perkumpulan/ormas wajib untuk mengikuti aturan hukum yang berlaku dan tetap berada di koridor hukum.

“Khususnya tidak berseberangan dengan ideologi dan hukum negara di Indonesia,” kata Freddy Harris.

Freddy Harris menjelaskan khusus untuk HTI, walaupun dalam AD/ART mencantumkan Pancasila sebagai ideologi untuk Badan Hukum Perkumpulannya, namun dalam fakta di lapangan, kegiatan dan aktivitas HTI banyak yang bertentangan dengan Pancasila dan jiwa NKRI.

Pencabutan status badan hukum salah satu Ormas tersebut merupakan kelanjutan dari Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 mengenai Organisasi Kemasyarakatan. Peraturan tersebut telah ditandatangani Presiden pada 10 Juli 2017, dilansir ANTARA, 19-7-2017.

Tanggapan HTI

“Hingga hari ini, kami belum pernah menerima surat peringatan sehingga tidak jelas pelanggaran apa yang kami dilakukan,” kata Juru Bicara HTI, Ismail Yusanto ketika dihubungi ANTARA, di Jakarta, Rabu, 19-7-2017.

“Ini lah yang kita sebut kesewenang-wenangan. Jadi pemerintah dengan pencabutan status hukum ini telah melakukan dobel kesewenang-wenangan. Pertama menerbitkan perppu itu sendiri, kedua dengan pencabutan status hukum ini,” ujarnya.

Terkait pencabutan status hukum HTI, kata dia, pihaknya akan melakukan kajian terlebih dahulu keputusan Menkumham seperti apa.

“Yang baru kita dengar kan konferensi pers tentang keputusan pencabutan status hukum,” kata Ismail.

Karena HTI belum melihat isi keputusan pencabutan badan hukum itu secara langsung, menurut Ismail, pihaknya akan terlebih dahulu mengkaji isi keputusan dan berkonsultasi dengan penasihat hukum untuk menentukan langkah apa yang akan diambil.

“Kita akan mengkaji keputusannya seperti apa, melakukan konsultasi dengan penasehat hukum kita. Yang Pasti HTI tidak akan tinggal diam, HTI akan melakukan upaya hukum,” ujarnya, dilansir ANTARA, 19-7-2017.

Bagikan:

  98 Responses to “Presiden Tegaskan Pembubaran HTI Telah Dikaji Lama”

  1.  

    komen ah,..sebelon di tutup ,…xixi

    •  

      hm….jadi inget debat yg d pandu om karni semalem

      •  

        “Ya kan telah disampaikan bahwa Pemerintah mengkaji lama, sudah mengamati lama, dan juga usulan dari banyak kalangan, dari para ulama, dari masyarakat, ya keputusannya seperti yang telah diputuskan pada hari ini,” ujar Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Rabu 19 Juli 2017 di Jakarta.

        Mau tau siapa para ulama2 yg mendukung pembubaran HTI ???

    •  

      Saya lagi nonton ini di Youtube, argumen2 pendukung Perppu ini tidak ada yg mencerdaskan.

      •  

        yg tidak mencerdaskan gmn maksud bung? tidak ada asap klo tidak ada api…tidak mungkin HTI dibubarkkan klo tdk ada sesuatu yg mengharuskan HTI dibubarkan,..berpikirlah yg sensitif dan netral dalam menyikapi hal ini…ini bukan perkara hanya bubar membubarkan, tp sdh menjadi masalah besar bagi keutuhan bangsa dan negara ini…

        •  

          Tidak mencerdaskan karna tidak ada argumen baru melainkan argumen2 pengulangan yg diulang2 oleh orang yg berbeda.

          Saya sangat sepakat dengan Prof.Yusril Ihza Mahendra bahwa Perppu ini dapat dijadikan dasar untuk menangkapi pendukung2 Jokowi ketika Jokowi tidak lagi memerintah. Seperti Perppu yg dikeluarkan Soekarno tahun 1963, digunakan Suharto membredeli pengikut2 Soekarno ditahun 1965 keatas..

          •  

            atas dasar apa mrk2 akan menangkap pendukung2 Bpk Jokowi ketika tdk lg menjabat? apakah ini sebuah ancaman? klo iya ini berarti bisa dilaporkan kpd yg berwenang krn membuat perasaan tidak senang, dan adanya sebuah ancama dimasa yg akan datang…ini bahaya, ini warning buat kita semua…

          •  

            Atas dasar apa saja, apakah itu dasar subjektifitas pemerintah yg baru atau atas dasar2 yg konstitutional yg mungkin ada dimasa depan.

            Perppu ini yg mengancam, bukan siapa2.. Dan sejarah Perppu yg dikeluarkan Soekarno sudah membuktikan itu..

            Anda mau laporkan saya? Atas dasar apa? Anda mengerti tidak apa yg anda baca??

            Sudah banyak yg beraspirasi untuk membubarkan PDIP bahkan sudah ada petisi nya di Change dot Org, mungkin Perppu ini bisa digunakan untuk membubarkan PDIP di masa depan.

          •  

            siapa yg mau melaporkan anda? anda paham ga yg saya bilang..?.. pikiran anda terlalu rumit bungm terlalu ribet dan terlalu ingin menggulingkan pemerintahan saat ini, kata2 selalu menebar kebencian tgd pemerintahan ini..skr sy tanya, apa yg telah pemerintah lakukan kpd anda pribadi hingga anda dendam kesumat spt ini? mengapa anda sslalu membenci partai penguasa dan selalu menyindir segala kebijakan dan langkah2 nyata dan baik dr pemrintah. pemerintah tidak akan melakukan sesuatu yg ingin menghancurkan rakyar dan bangsanya sendiri, itu saja anda camkan…jgn sslalu beemusuhan dgn pemerintah, anda tinggak di indonesia, wajib dan harus mengikuti aturan dan hukum di indonesia…

          •  

            Anda jangan mati-matian menjadi pembela pemerintah, karna anda akan melihat semua orang yg menentang suatu kebijakan pemerintah sebagai musuh anda.

            Ada alasan nya kenapa pemilu itu 5 tahun sekali dan ada alasan nya kenapa Presiden hanya bisa menjabat 2 periode.

          •  

            Berarti ga ada alasan dong buat jadi diktator seperti yg anda sebutkan….. heeeee….

          •  

            Colibri@ Lho Soekarno kan seorang Diktator dengan mendapuk diri nya sendiri sebagai presiden seumur hidup, dengan membubarkan parpol2 yg menolak NASAKOM dan memenjarakan politikus2 Parpol2 tersebut.. Nah justeru ini yg dikhawatirkan bahwa Jokowi ingin mencoba menjadi Soekarno Diktator yg keburukan2 nya banyak ditutupi..

          •  

            Nah loh…. khan 5 tahun sekali pilpres dan presiden cuma bisa 2 periode…

            Diktator macam mana bang, ga usah lebay deh….. xixi….

          •  

            Soekarno juga pernah berbuat inskonstitutional dengan mengeluar perpress/perppu yg membubarkan Parpol2 yg anti-NASAKOM. Kalau mau jadi diktator memang harus berbuat sesuatu yg inkonstitutional.. Ya kita tunggu saja kelanjutannya, sejauh mana pemerintah ini membredeli membredeli kebebasan berserikat, berekspresi dan kebebasan berpendapat.

          •  

            Bung Jiawa Radga
            Hahaha, …… gimana mau tangkap pendukung jokowi atau pendukung HTI ???
            Perpu ini mengenai penjabutan ijin alias pembubaran organisasi/ormas.
            Pengikutnya mana ada ditangkap ?? coba saya mau lihat apakah tokoh-tokoh HTI ditangkap ??? tidak bukan ??

            Jangan lebay klo ga tahu bung Jiwa Radga.

            Anda boleh tidak percaya dengan pemerintah tetapi Istrument hokum di Negara ini (Yudikatif, Mahkamah konstitusi, komnas HAM, Komisi yudisial) dan DPR sendiri sangat kuat, dari mana kekuatiran DIKTATOR yang ada cemaskan?

      •  

        Ya jelas tidak mencerdaskan….. khan sampean kontra PERPPU no2 2017 !!… xixi…..

        •  

          Tidak mencerdaskan karna memang tidak ada yg bisa diterima logika argumen2 mereka, singkat nya ocehan2 pengulangan yg berdasarkan ego.. Berbeda dengan yg menolak Perppu, argumen2 mereka mencerahkan dan memberikan banyak fakta sejarah serta pengetahuan baru.

    •  

      Hari ini adalah hari HTI dibubarkan, tetapi pemerintah sudah melanggar Perppu yg dibuat nya sendiri karna membubarkan tanpa ” peringatan ” seperti yg tertulis ddidalam Perppu tersebut. Ini bukti bahwa … nya Ndeso.

      Amatiran mau jadi diktator, test the water malah blunder..

      •  

        Mustinya HTI sadar walaupun tidak diperingatkan…… jelas salah tapi ngeyel, aneh !!??….. 😆

        •  

          Kita ini mau hidup berbangsa dan bernegara, bukan mau ugal2an.. Kalau mau berpancasila, terapkan Pancasila. kalau mau berdemokrasi terapkan demokrasi. Kalau mau membubarkan dan menangkapi jangan kelompok Islam saja sementara dari kelompok lain malah di undang ke Istana, yang menamakan kelompok nya minoritas bebas membakar mesjid dan di undang ke Istana, yang bawa2 Mandau dan Parang bebas mengintimidasi menorobos Bandara.

          •  

            yang bawa2 Mandau dan Parang bebas mengintimidasi menorobos bandara jangankan ditangkap, dibicarakan saja tidak..

          •  

            Bawa ke pengadilan saja bang….. simple toh….. heeee

          •  

            Apa nya yg mau dibawa ke pengadilan? Prof.Yusril sebagai pengacara kan sedang mewakili HTI dan beberapa ormas Islam lain nya untuk menggugat perppu ini ke MK. Tunggu saja..

            Tetapi bawa2 Parang dan Mandau kedalam Bandara itu sepertinya bukan delik aduan karna persekusi menurut kapolri bukan delik aduan. Jadi tugas nya aparat memproses mereka secara hukum.. Tetapi kan ga ada proses nya, malah yg saya lihat di medsos didukung penuh oleh para pendukung Jokowi.

          •  

            Nah itu baru fair……

            Kalo perlu angkat senjata, biar seru !!…. xixi….

      •  

        Ga bakalan ngaku bung, maling aja kalo ga digebukin dulu sama pulisi ga bakalan ngaku….. xixi….

      •  

        Rekening internetnya gede banget bang, ngambil kecepatan acces berapa puluh giga ??…… pasti bisa buat yg lain2 nih…… xixi….

        •  

          Saya pake fiber optic dengan kecepatan 1000/mbit/s, ya sekitar 1,8 juta lah sebulan. Cukup gak segitu buat ngasih makan Jotingrahai nasibungkus 3x sehari per bulan? Saya tidak tau harga nasi bungkus berapa, tapi tadi saya google sekitar 8 ribu yg paling murah hingga 20 ribu yg mahalan dikit..

          Ini sebenar nya gak etis, tapi kadang-kadang kita perlu meletakkan diri selevel dengan orang yg merendahkan kita.

        •  

          Ya terserahkah bang…..

          Ustadz bilang….. kalo kita direndahkan orang terus kita balik merendahkan orang itu, apa bedanya kita sama yg menjelekan kita.

          Ushikum wa nafsiy bitaqwallah…..

          Itu

        •  

          Saya bukan santri, dan anda juga seperti nya tidak mengamalkan nasehat Ustadz yg anda kutip..

        •  

          Alhamdulillah saya tidak pernah menjelekan orang, tapi sering dijelek2an orang…….. tapi saya sih asik saja….. haaaa…..

      •  

        sayang bung internet gak membuat anda lebih cerdas, karena tetap paranoid terhadap jokowi, sementara dunia menilai pemerintahan jokowi terbaik di dunia dari segi kepercayaan rakyat,

        https://pbs.twimg.com/media/DE3CwMlW0AAXH8c.jpg

        mungkin JKGR perlu menurunkan ini sebagai thread khusus.

        •  

          Terbaik apa nya? Trend kepercayaan publik terhadap pemerintahan Jokowi menurun sejak 2015 hingga 2017, dan yg membuat Indonesia score nya tinggi secara umum dibanding negara2 lain adalah kepercayaan terhadap Bussines yg tetap stabil dan penurunan signifikan di negara2 lain dimana negara2 tersebut menghadapi permasalahan dari kebijakan keimigrasian terkait pencari suaka.

          Despite the best efforts of President Jokowi, the administration has found it difficult to steer Indonesia over these humps and start addressing the issues of regulatory clarity and infrastructure upgrades needed to win confidence from international investors. However, as the slowdown began to bite towards the end of 2015, the government has certainly been accelerating its reform plans by pushing through a raft of new measures designed to cut red tape and replace underperforming ministers, designed to lure investments and gain trust as a dynamic economy. It is within this context that we examine the eighth annual Edelman Trust Barometer results for Indonesia this year – the firm’s 16th annual trust and credibility survey looking at trust in business, government, media and NGOs across 28 markets across the world. The research surveyed 1,150 people from the ‘general population’ in Indonesia, plus an additional 200 from the ‘informed public’ (college educated, top 25 percent of household income and reporting significant media consumption and engagement in business news). The 2016 Edelman Trust Barometer reveals a fall in trust across the institutions of government, business, media and NGOs in Indonesia. Among the general population, trust levels in business remains stable, while trust in other institutions have seen a significant drop. The informed public also recorded a decrease in trust across all four institutions. These results perhaps reflect Indonesian’s anxieties of where their country is headed and temper the optimism that we saw last year. Revealingly, trust in government is at 58 percent among the general population, seeing a seven point drop from last year’s post-election high of 65 percent. The post-election bounce that we recorded last year has now fallen back to the more normal numbers we have seen in recent years – mimicking the trend of other countries such as Australia, India and Japan – that all saw a trust rise in government after their elections and then a decline the following year. Optimism about what Jokowi could achieve as he took office has been followed by concerns over the slow pace of reform, and the realities of Indonesian politics have seen his post-election trust bounce taper out. https://edelman.id/trust2017/indonesia-sees-trust-decline-as-economic-growth-slips

    •  

      Jiwa Radga itu buzzernya habib rizik nih…
      pembela HTI, sang anti pancasila…
      koar2 dan posting cita2 mia khalifa untuk indonesia…

  2.  

    Klo yg bikin ormas merasa dan mengakui Pancasila sebagai ideologi NKRI, dan banyak memberikan sumbangsih pemikiran, pendidikan yg bermutu, menjaga persatuan dan kesatuan, bermanfaat banyak buat negara, toleransi, menjaga kedamaian, kenapa harus takut dibubarkan, karena ormas seperti itu pasti didukung semua golongan masyarakat…..so bahagia itu sederhana.

  3.  

    NKRI HARGA MATI.. JANGAN SAMPAI ADA OKNUM OKNUM YANG MENCOBA MENGHANCURKAN NKRI DARI DALAM..

  4.  

    debat di mulaiiii….xixixi
    nyimak ajah sambil memetakan ,…

  5.  

    Segera dibubarkan Pak Jokowi, NKRI, UUD45, PANCASILA dan BHINNEKA TUNGGAL IKA, HARGA MATI…!!! tidak akan ada menggantikan pilar2 bangsa indonesia,,,,mari kita wujudkan rasa cinta tanah air dan bangsa kita…Indonesiaku Jayalah Selalu!!,

    Bubarkan segera jika ada ormas2 yg tidak ingin, yg tdk bisa dan yg tidak akan senang melihat bangsa ini maju dan sejahtera di segala bidang!,,

  6.  

    Menegakkan kebenaran jg harus dgn cara yg benar jg!

  7.  

    bila tak ada yang di langgar
    tak mungkin di bubarkan…….

  8.  

    Bubarin aja tuh ormas meresahkan, cuma jadi pemecah belah bangsa doang!
    Kalo mau bikin khilafah, anda salah tempat bung! ini Negara Kesatuan Republik Indonesia!

  9.  

    Bubarin aja HTI. Ormas yg suka jualan agama sangat merusak kesatuan NKRI buktinyata banyak di yutub kotbah2 pimpinan HTI yg.menentang pancasila. Kalo punya kuota jangan buat nonton bokep mulu makanya biar melek keadaan.

  10.  

    Bubarkan HTI tanpa ampun …
    Karena sudah menyesatkan paham khilafah menurut versi mereka sendiri

    Rasulullah saw menyebutkan khilafah akan berdiri selama 30 th berikutnya adalah raja raja yg menggigit, bahkan HTI berani mlesetin ayat “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan di bumi seorang khalifah” dgn arti wajib mendirikan khilafah menurut versi konsep pemerintah padahal itu menerangkan soal awal penciptaan “Manusia”

    Seandainya khilafah hukum nya wajib tentunya rukun Islam ada tambahan mendirikan “khilafah” , maaf tidak ada fi il amar dalam dalil khilafah, dari ini aja sdh jelas niat jelek mereka dan perlu dibubarkan HTI secepatnya demi Islam, umat muslim dan NKRI.

  11.  

    BUBARKAN ….

    Aja kesuwen….

  12.  

    Wow…. Jakarta Greater dipenuhi banyak kecebong……. Wkwkwkwkwkkk

  13.  

    alhamdulillah,,,,,HTI akhir ny d bubar kan

  14.  

    The point is, as long as is good for nkri why not, dissmis all organizations who make trying to unstable for nkri..love Indonesia no bargain for terrorism

  15.  

    pemerintah itu sudah sangat legowo bung dalam mengatasi gerakan yg bersebrangan dengan UUD PANCASILA sudah melewati karana hukum sesuai prosedur, untung gk di gebuk langsung” sebagai warga indonesia yg baik tentu harus menghormati keputusan pemerintah demi menjaga persatuan dan kedaulatan NKRI, .

  16.  

    bakkkksooooo… baakkksssoooo..

  17.  

    HTI di bubarin ya sudahlah…bubar saja, masih banyak organisasi yg baik dan mendukung pemerintah…buletin Jumatan HTI banyak mendiskriditkan pemerintah, gak jaman Jokowi, gak Jaman SBY…isinya sama….

  18.  

    Jual obat anti baper….. 😆

  19.  

    Hahaha… Daripada Bahas ‘Khilafah’ Mending Kita Bahas Mia ‘Khalifa’… 😆

    #Just Kidding Loh

  20.  

    Mo nanya….. Kecebong tuh prosentase kemungkinan jadi katak brp persen sih????….

  21.  

    Ngomong opo toh.?
    Gak usah pake esmosi bung….nanti malah ngabisin nasi di dapur. terkuras energi.

    Bagusan membahas issue resapel kabinet aja. Mau dibawa kemana duit utk beli SU-35 itu….hehehe

  22.  

    Kapan majunya negeri ini ??

    •  

      Ga akan maju….
      “Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (Al-A’raf: 96)

      •  

        Bung risa…sekalian besok dikasih huruf arabnya..biar afdol..tetaplah jaga keimanan..pasti maju…Alloh SWT…sendiri memberi pilihan untuk kita secara individu agar berusaha dan berdoa..sedangkan kita bernegara adalah sekumpulan individu….salah satu kemampuan Alloh SWT “kun fayakun”…itu pesan bagi umat islam lewat Alquran…sedangkan pesan dari nenek moyang kita…”eling lan waspodo”…

  23.  

    Kalo mau kasih rujukan link sebaiknya beri link yg fair. bersumber dari berita yg dapat dipertanggung jawabkan. Jng bersumber pd web yg masih diragukan ke validan isis beritanya, maupun yg bersebrangan dng pemerintah. Check dan balance per lu, agar terhindar dr berita HOAX. Dan anda tidak dicap mengumbar ujaran kebencian.
    Salam NKRI

    •  

      Justru jadi penyeimbang…. Karena media mainstream banyak mendukung pemerintahan. Berita seperti link di atas ga akan lo temui di media2 pd umumnya….. pahit memang mendapati kenyataan…. 😀

      •  

        Lha situs abal2 jd rujukan pantesan polapikirnya bobrok

      •  

        Bukan malah jd penyeimbang jika isinya berupa ujaran kebencian. Berbeda dng yg bersifat kritis.
        Yg harus kita pedomani adalah sumber berita itu bagaimana.? Apakah berdasarkan data dan fakta atau hanya dr segelintir kelompok yg anti.
        Masyarakat kita sdh sangat cerdas memilah mana yg kritik mana yg ujaran kebencian dan mana yg hanya corong pemerintah.
        Saya ambil contoh kasus mahalnya harga cabe. Dr pihak pemerintah mengatakan krn dipengaruhi musim hujan. Padahal dari dulu jg sdh dipengaruhi musim tp tdk sehebat ini gejolak kenaikannya.
        Sementara dari pihak kritikus pemerintah menyatakan itu sbg spekulan mafia impor pangan dng berbagasi dalil dan bukti lapangan.
        Sementara bagi kelompok anti pemerintah, itu dilihat sbg merupakan kegagalan dan ketidak becusan pemerintah.
        Kita sbg masyarakat sdh mengerti mana sebenarnya yg valid menyuguhkan informasi.
        Masyarakat sebagai konsumenlah yg menilai atas dasar berita2 yg disuguhkan dan realita yg mereka temukan dilapangan.
        Media yg selalu menyuguhkan berita yg tdk berdasar fakta sdh mulai ditinggalkan penontonnya. Anda bisa lihat skrng dr sekian TV berita swasta nasional, mana yg sdh mulai tdk konsisten sbg tv berita. Itulah tolok ukurnya. Dan dlm waktu dekat tv yg satunyapun akan terkena imbas. Ini akibat menyuguhkan berita yg tak berimbang.
        Salam NKRI

  24.  

    Situs teu puguh……. xixi…

  25.  

    Yg ngaku golput saat pemilu mending mingkem ajalah gausah banyak cincong. Bedebah kea elu gak guna buat NKRI.

  26.  

    Berbeda dengan melenceng itu sangat jauh artinya xixixi

  27.  

    Sebut namaku 3x bento bento bento, Haseeekkk

  28.  

    Itu diatas kalau ada pihak yg merasa bertemu burung ya jgn dihiraukan, percuma “berdiskusi” dengan burung..
    Apalagi burung pelatuk, percuma aja mau dijelaskan cara bikin sangkar.. ya dia tetap patuk sangkarnya karna di otak dia sudah ditanamkan Hardware itu dr dulu.

  29.  

    Tapi anda punya burung kan bro? ???

  30.  

    Sahabat, kita adalah bangsa yang besar ….

    Mari kita bersatu dalam hal kebaikan untuk kejayaan NKRI, sesuai kemampuan dan kapasitas kita masing masing….

    Bangsa bangsa lain sudah jauh maju didepan dengan perkembangan teknologi, ilmu pengetahuan dibanyak bidang,…. kita malah masih berkutat pada ribut ribut memaksakan kehendak, biarlah semua berjalan sesuai aturan hukum yang ada,…

    mohon maaf, saya nyimak saja, takut salah kata…

    Salam Nusantara Agung

 Leave a Reply