Feb 092019
 

Indonesia sudah menandatangani kesepakatan pembelian 11 unit pesawat tempur Su-35 dari Rusia. Pembelian Su-35 senilai US$1.14 miliar tersebut separohnya akan dibayarkan dengan komoditas dari Indonesia.

Saat ini pihak Indonesia dan Rusia masih terus melakukan perundingan soal komoditas apa saja yang akan dimasukkan dalam imbal dagang ini.

Selain akan ditukar dengan minyak kelapa sawit dan kopi, pembelian Su-35 juga akan ditukar dengan produk makanan dan minuman buatan produsen Indonesia.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, untuk progres imbal dagang ini, pihaknya masih menunggu tindak lanjut dari Kementerian Pertahanan Indonesia. Jika memungkinkan, Kemendag akan memasukkan produk Mayora dari salah satu produsen terkemuka untuk imbal dagang dengan Rusia.

“Kami dalam posisi menunggu dari Kementrian dan lembaga yang lain. Kalau jadi, kami selipkan produk Mayora,” ungkap Menteri Perdaganagan sebagaimana dirilis oleh media Merdeka.

Produk Mayora saat ini disebut sangat digemari masyarakat Rusia, dengan 1000 kontainer berbagai produk makanan dan minuman yang sudah diekspor ke Rusia tahun 2018.

Su-35 adalah pesawat tempur berkursi tunggal dengan kemampuan multi-guna (superioritas udara dan serangan permukaan). Nantinya 11 unit Su-35 akan menggantikan armada F-5 Tiger II yang sudah dinon-aktifkan oleh Angkatan Udara Indonesia.

Bagikan
 Posted by on Februari 9, 2019