Produsen Senjata Swedia Ingin Berinvestasi di Indonesia

68
151
RBS  70 NG, SAAB Swedia
RBS 70 NG, SAAB Swedia

Stockholm – Produsen alat pertahanan dan keamanan asal Swedia, Saab AB, membidik kerja sama dengan korporasi Indonesia untuk merealisasi rencananya membangun industri sistem pertahanan. Saab juga berniat menggandeng perguruan tinggi untuk menjajaki kerja sama penelitian dan pengembangan produk berbasis teknologi tinggi.

“Kami tak ingin seperti penjual lain yang datang, pergi, lalu datang lagi setelah bertahun-tahun kemudian,” kata Lennart Sindahl, Deputi Chief Executive Officer Saab AB, pada Kamis lalu waktu setempat. Ia mengatakan Saab ingin mengembangkan industri ini bersama-sama dengan perusahaan Indonesia.

Saab AB memang sedang menawarkan pesawat tempur buatannya, yakni Gripen C, Gripen D, dan kelak Gripen NG, kepada Indonesia. Tawaran ini disampaikan menyusul rencana TNI Angkatan Udara mengganti skuadron tempur F-5 Tiger yang uzur. Dalam rencana pengadaan ini, Saab (Gripen) disebut-sebut bersaing dengan Sukhoi (SU-35) dan Lockheed Martin (F-16).

Orjan Borgefalk, Vice President Industrial Cooperation Saab AB untuk wilayah Asia-Pasifik, mengaku telah bertemu dengan banyak pihak di Indonesia untuk menjalin peluang kemitraan. Salah satunya dengan Infoglobal, perusahaan avionik yang berbasis di Surabaya, Jawa Timur, untuk menjajaki kemitraan di bidang pengembangan simulator pesawat tempur.

Saab juga telah menggandeng PT Len Industri, perusahaan pelat merah di bidang elektronika dan teknologi informasi, untuk membangun jaringan keamanan nasional. Adapun untuk keperluan riset, Saab telah berkomunikasi dengan Institut Teknologi Bandung dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.

Menurut Orjan, kerja sama dengan korporasi dan perguruan tinggi dilakukan untuk memastikan adanya alih teknologi. Dia mengklaim program inilah yang membedakan paket penjualan Gripen dan produk lainnya. Saab, katanya, siap melakukan transfer teknologi di semua lini produksi.

Dia mencontohkan kolaborasi Saab dengan perusahaan galangan kapal di Banyuwangi, PT Lundin Industry Invest. Berbekal teknologi Saab dan kapasitas Lundin, kerja sama kedua perusahaan ini pada tahun lalu telah melahirkan kapal cepat rudal antiradar trimaran (tiga lambung).

Duta Besar Indonesia untuk Swedia, Dewa Made Juni Sastrawan, menuturkan, salah satu bentuk kerja sama yang ditawarkan Saab adalah produksi komposit untuk komponen pesawat terbang. “Sekali kita menguasainya, teknologi tersebut bisa diaplikasikan untuk produk lain,” kata dia. (AGOENG WIJAYA/ Tempo.co).

68 KOMENTAR

    • Terserah Loe deh SaaBenih !, Kita Tunggu Saja Sampai ada Swedish kena Hukuman Mati oleh RI.
      mereka masih Teriak2 HAM nggak ya? , kalau sistem investasi sih ada untungnya jga sih, Jadi tinggal ambil alih aset nya kalau si tukang ngambek ini Out dari RI.

      kan Sweden skr di kuasai partai Cendol ,Liberal,Social demokrat yg Paling vokal masalah HAM dan sering nggak sejalan sama kebijakan pertahanan nya sendiri.
      Jadi kalau di lihat secara keseluruhan, swedia ini seperti “ABG labil”.

      IMHO lhoo !

      • kalau ada pihak luar yg tidak suka dengan Partai Ini bisa di pastikan itu orang2 Israel dan antek2 nya.
        ================
        Ini Statement Blunder Nih..!

        Memangnya Israel Saja yg Benci Sama Aktifis HAM? ,
        kok bisa2 nya memastikan yg tidak suka dgn partai itu, antek israel.
        spt nya ABSURD deh.
        Negara Mana pun Kalau Dalam negerinya Di Campuri Oleh Negara Lain dgn cara Menuduh ada pelanggran HAM, ya Tidak Terima Lah.

        issue HAM itu Pisau bermata Dua, dia bisa menyerang siapa saja, issue ini sering diJadikan Alat Politik si Aktifis HAM yg tidak lain Oleh Partai Tsb.

        Misal, indonesia dituduh melanggar HAM oleh partai tsb krn Ada Hukuman Mati yg di jalankan disini, Apakah Indonesia Termasuk Antek Israel? jadi statement anda , Sangat Tidak Relevan.

        • Bicara Soal HAM itu sudahmenjadi kpnsensus di dalamnegeriSwedia, seperti di negara2 barat lain nya.
          ————
          Ya sudah Klo Begitu, Saya Setuju Swedia Masuk Dalam Negara LABIL Yg Plin-Plan seperti di negara2 barat lain nya. DEAL.

      • Embargo pada hakikat’a merupakan sebuah langkah atau reaksi pengucilan politik yg dilakukan oleh satu atau beberapa negara ataupun organisasi internasional terhadap negara” tertentu dng tujuan agar negara” tsb mengikuti kemauan, keingrinan atau aturan main yg dibuat pihak pengembargo. Embargo dpt berbentuk suatu sanksi atau pemboikotan ekonomi, militer, pengucilan diplomatik, atau kombinasi dari ketiganya.
        meskipun begiu, dlm sejarah politik modern, sangat jarang suatu kebijakan embargo yg dpt memenuhi sasaran yg dituju pihak pengembargo.

        disadari atau tidak, kita secara tidak langsung jg sudah mengembargo Brazil dng mengkaji ulang rencana pembelian alutsista dari negara tsb.

        beberapa thn silam, kita jg telah mengembargo Ausi dng menerapkan sanski berupa penghentian kerja sama militer & intelejen.

        RI dah mulai galak bung.

        • Betul bung alloy.
          Eropa barat mengembargo Rusia, jafi Eropa Barat tidak menjual barang2 ke Rusia alias menutup perdagangan.

          Nah, dalam perdagangan tentu ada penual dan pembeli. Kalau penjual menutup perdagangan disebut “embargo”, kalau si pembeli yang menutup perdagangan disebut apa ya?

          Saya pernah menemukan klausul pada waktu lalu, bahwa perusahaan2 Amerika Serikat dilarang membeli alat-alat buantan negara2 tertentu. Misalnya perusahaan2 minyak AS dilarang membeli komputer buatan RRC.
          Ini disebut embargo atau bukan?

          Tapi inti dari bung alloy adalah si pembeli juga punya kekuatan melawan kepada si penjual yang menerapkan embargo.
          Jadi, jangan takuy embargo.

        • nama’a BOIKOT bung DropZone…

          Di PBB terdapat 2 resolusi yg sangat penting.
          1. resolusi yg dihasilkan oleh Majelis Umum PBB. Resolusi ini tidak mempunyai kekuatan hukum walaupun ada beberapa Resolusi yg cukup otoritatif seperti Resolusi tentang DUHAM.
          2. resolusi yg dikeluarkan oleh Dewan Keamanan PBB. Resolusi Dewan Keamana PBB mempunyai kekuatan hukum, dimana negara anggota PBB harus mengikuti isi dari resolusi yg dikeluarkan oleh DK PBB.

          kawan” di sini jg banyak yg bertanya tentang pelanggaran HAM Israel. tentu saja PBB pernah mengeluarkan resolusi pd negara ini, cuma masalah’a adalah:
          apalah arti resolusi Majelis Umum yg tidak mengikat tsb.yg bisa hanyalah resolusi yg di keluarkan oleh Dewan Keamanan, di sinilah masalah’a. USA dng hak VETO’a sll menggugurkan resolusi ini.

          http://indonesian.irib.ir/international/timur-tengah/item/90772-dokumen-rahasia-ungkap-meluasnya-area-boikot-produk-israel

    • boleh boleh aja,,ini sales SAAB tau trekrekord indonesia,,udah baca gerak gerik indonesia kemauanya apa??,permasalanya apa??,,.suksesnya kerjasama indonesia dengan spanyol!!,. SAAB akan meniru mencontohnya jualan diindonesia,. semua intelijen nyamar jadi sales pedagang..

      ujung ujungnya nanti indonesia jadi makelar produk SAAB diasia tenggara,,sama kayak indonesia ama spanyol..

    • elemen2 di Swedia yg benar2 genuin memperjuangkan HAM
      —————–
      Ini sebenarnya Yg Paling berbahaya, karena UnControl dikemudian Hari.
      Layaknya Anak Kecil yg sedang Bermain Dengan Korek api,
      Siapa Saja bisa terbakar dan menjadi Korban.

      Karena Apa?,
      Krn Pemerintah swedia tidak akan bisa mengendalikan kebijakannya sendiri yg telah di keluarkan sebelumnya kepada negara lain, Misalnya Kontrak2 dan perjanjian dgn negara lain, akibat tekanan element dlm swedia sendiri, Seperti yg sudah terjadi kpd Saudi, dgn Swedia membatalkan perjanjian secara sepihak, akibat tekanan parlemen nya sendiri yang cuma hanya karena Alasan HAM.
      Saya tahu, pemerintah Swedia sangat membutuh kan Uang,
      Tapi apa boleh buat akibat tekanan Parlemen yg terus2an.

      Jadi, Dampak nya,
      Swedia ini dimata internasional adalah negara Abg Labil yg Plin-Plan Bukan?

      • israel diboikot swedia ? itu adalah hal yang menggelikan. karena beberapa electronics defence company mereka disupply oleh israel. berikut list negara yang menggunakan jasa israel untuk keperluan defence industry mereka : us, uk, swedia, rusia, germany, china dan swedia.

    • jawaban yang mudah adalah bang saidi sudah masuk perangkap di galian yang sangat dalam. sudah investasi gila2an terus ditengah jalan ditinggalkan. mau cari partner yang mau meneruskan investasi tersebut pasti susah. baik dengan alasan tidak kompetibel ataupun alasan keamanan data. mau dilanjutkan secara mandiri kesulitan tenaga ahli.

        • salam juga bung bp. mayoritas defence industry di saab dalam keadaan stagnan atau mendekati merugi. semua itu karena kalah bersaing. semua itu bukan berarti technology yang mereka kuasai buruk. bahkan ada beberapa yang mempunyai potensi yang sangat bagus dengan pengembangan di masa depan. contoh yang bagus technology mereka adalah teknologi penginderaan dan komunikasi, aip dan kemampuan penguasaan teknologi komposit. dan tidak lupa teknologi campuran logam armox.

    • Kamis lalu Uk mengumumkan akan bergabung di AIIB China…US protes keras…pertama kali major partner US bersebrang jalan kebijaksanaannya. Jika German,France, Australia lakukan hal yg sama…US mulai ditinggalkan partner lamanya…transaksi AIIB tidak menggunakan US DOllar…US Dollar akan jatuh…economy US bisa collapse…Texas, California bisa keluar dari Federal….WW3 atau US bubaran…..

  1. Sepanjang ada ToT nya, sangat layak dipertimbangkan karena jika mereka atau siapapun melakukan embargo, ada sesuatu yang sudah kita kuasai dan bisa kita kembangkan. Kalau hanya beli senjata saja lalu hubungan memburuk, kita hanya bisa gigit jari. Dalam case ini, berlaku pepatah klasik: Apa yang ada di dalam otak jauh lebih berharga daripada yang ada di genggaman tangan.

  2. sebenarnya sy Kecewa TNI beli RBS 70 NG, SAAB Swedia……

    bknnya apanya…
    apa itu tdk kebesaran alatnya…. mending buatan russia…agak mungil2…

    -Carl-Gustaf M3 saab swedia
    – M3 84 mm Multi-Role
    -Metis-M ATGM system (bukti hebatnya di perang saudara di suriah)
    -Konkurs-M ATGM system (bukti hebatnya di perang saudara di suriah)

  3. Asal iklhas tanpa tendensi apapun baik yg terselubung sarung maupun kutang no problemo, jangan tau2 HAM mengintai. Sudah tidak terbantah bahwa pengalaman bangsa lain dan bangsa sendiri adalah guru terbaik, tentang HAM, sedia payung sblm hujan

  4. Top dah, apakah Klewang bisa jadi Frigate :mrgreen:
    RBS 15 MkIV moga ja dikembangkan dgn kita
    Sea Giraffenya moga ToT dgn LEN
    Bofor 57mm jg moga ToT
    :mrgreen: soal HAM, diatasi dgn ToT RBS 15 selesai sudah wkwk, mau embargo terserah, yg penting dah bs buat RBS 15 wkwk

  5. Kok banyak yang sinis sama Swedia. Sambut baik orang yang mau invest di dalam negri,kalo dalam perjalanan nanti mereka mau cabut investnya rugi sendiri.Kita bisa lanjutkan sendiri.Tehnologi Swedia maju. Salah satu contoh adalah Volvo mobil.Mobil premium eropa yang laris dimana mana.

    • Harusnya dgn keterbatasan Indonesia, maka kerjasama dgn banyak negera harus lebih di tingkatkan…..di forum ini memang banyak yg sinis terhadap swedia dan china…..sedangkan kita sebenarnya masih perlu banyak kerjasama dan belajar dari mereka tentu juga dgn US, Eropa maupun Rusia. Kalau kita sdh kuat baru deh kita bisa milih2 partner lebih selektif lagi….jangan anggap remeh hal-hal yg sekilas tampak sepele….

  6. Jas gripen memang pesawat tempur yang tidak bisa dpandang sebelah mata apalagi dengan paket AWACS nya itu lo..

    Stdkanya ini nilai jual + dbanding kandidat yg lain
    Saya mengakui secara pribadi kalau jas gripen oke.. Namun ada 2 hal krusial dsini
    1. Jas Gripen banyak memakai komponen dari US dan peluang embargo lbh tinggi dbandingkan typon baik dari dalam maupun tekanan luar..(aplgi dbanding sukhoi)
    2. Lini produksi sangat penuh utk jas gripen sehingga dmungkinkan baru tahun 2021-2022 kita baru dapat batch pertama..
    Sehingga saab mnwrkan sewa terlebih dahulu sbelum batch pertama slesai.

    La kira2 TNI mau tidak?? Sewa Gripen C/D sbelum Gripen NG jadi dbuat & dkirim ???

    Klau d warung sebelah sih Bpk2 sales it tetap ngotot (ngeyel bangts) TNI tetap ambil gripen dgn berbagai argumen yg bisa dterima (utk dirinya sendiri hehe)..

    Aku sendiri sich enggan berdebat lebih memilih menjadi SR saja

    Namun utk saat ini menurut aku pribadi gripen bukan prioritas apalgi pake acr HAM + sewa

    Mendingan typon selain sukhoi..

    Mungkin utk AWACS oke lah ambil dr saab aku pribadi kepincut juga namun kita juga hrus lihat kontraknya bagaimana + kpan dikirimnya..

    Salam NKRI