Jun 222017
 

Desain pesawat tempur KFX/IFX (istimewa)

(Bappenas.go.id)

Dalam Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2018 sektor Pertahanan,  pengembangan pesawat tempur KFX/IFX menjadi prioritas nasional di bidang pengembangan teknologi industri pertahanan. Dana yang diajukan untuk Pengembangan pesawat tempur KFX/IFX sebesar Rp 1,6 triliun. Pembayaran dana dari kerjasama pesawat tempur dengan Korea Selatan ini, akan terus dilakukan secara Multi Years. Jika tidak salah total Indonesia akan mengucurkan dana Rp 17 triliun untuk  komposisi 20 persen saham Indonesia dalam pembangunan jet tempur KFX/IFX dengan Korea Selatan.

Lundin X18 Tank Boat (northseaboats.com)

Dana yang disiapkan untuk pengembangan propelan juga besar, yakni Rp 500 miliar. Ini selaras untuk mendukung pengembangan rudal dan pengembangan roket Indonesia.

Satu yang perlu digaris bawahi dalam RKP bidang pertahanan 2018 ini adalah, pengembangan rudal dan roket. Propelan, Rudal dan Roket, merupakan 3 serangkai yang masuk dalam proyek prioritas nasional.  Pada tahun 2015 Kemhan dan SASTIND China telah membahas kerjasama pengembangan rudal C-705, namun ada ganjalan dengan jumlah pembelian rudal yang disyaratkan China untuk transfer terknologi. Belum tahu apakah pengembangan rudal ini berlanjut dengan industri pertahanan China atau beralih ke yang lain.

Jika dilihat alokasi anggaran yang disiapkan, memang terlihat timpang dimana pengembangan propelan dianggarkan Rp 500 miliar, sementara pengembangan rudal hanya dijatah Rp 36,5 miliar dan pengembangan Roket Rp 5 miliar.  Dana itu tampaknya dialokasikan untuk riset dan penelitian.

(Bappenas.go.id)

Pemberdayaan Industri Pertahanan lainnya adalah pengembangan Tank Boat dengan anggaran Rp 164 miliar, serta pengembangan kapal selam, di mana kapal selam ke-3 Changbogo akan dirakit/diintegrasikan di PT PAL Surabaya Indonesia.

RKP 2018 pemerintah bidang pertahanan adalah penguatan pertahanan di wilayah perbatasan, dengan membangun Apron, Dermaga, jalur perintis dan sejumlah pos perbatasan.

  20 Responses to “Program IFX/KFX Mantap. Tank Boat Siap Dibangun”

  1.  

    Pertamini …..

    •  

      Pengembangan kapal selam disini dananya sedikit, menurut saya bukan kapal selam CBG ke 3 tetapi pengembangan kapal selam mini 22 m Indonesia (Kata kuncinya disini adalah pengembangan, berarti sama dgn RESEARCH and DEVELOPMENT). Lho kenapa beda jauh dgn tank boat dananya? Coba buka artikel lama, disebutkan bahwa Kasel mini 22 m dibuat scr bertahap 2017-2018-2019. Dana thn 2017 ini sepertinya sudah, yg disini dana riset tahun 2018. Riset kasel mini ini juga memprioritaskan penggunaan komponen yg disuplai dari dalam negeri, antara lain:
      Material kulit : Baja HY-80 buatan PT Krakatau-Posco
      Periskop dan optronics : Dikaji memakai buatan Perancis, namun kemungkinan bisa dibuat PT LEN
      Inertial navigation unit, sistem deteksi, torpedo control system (kalau ada torpedonya), dan combat management system : LEN dan Infoglobal
      Baterai kasel : PT Nipress TBK, yg terkenal dgn aki NS-nya

      Komponen impor :
      Propeller utama
      Propeller sekunder/thruster
      generator diesel, elektrik motor
      Optronics dan periskop, jika PT LEN tdk bisa membuatnya
      Torpedo (catatan : kasel 22 m ini tdk dilengkapi torpedo. Jika ingin mempunyai torpedo, akan dipasang di luar bukan di dalam body kasel)

  2.  

    Numero Uno

  3.  

    pertaduo.

  4.  

    Tuh kan.. hehe.. ayo keluarin lg bung Diego.

  5.  

    Mantap bung DIEGO ada pencerahan di artikel ini. tapi gmana nasib C705 amblaskah…

  6.  

    Semoga aja ada peningkatan ekonomi yg selaras dengan anggaran pertahanan!he3. :iloveindonesia :2thumbup

  7.  

    apakabar klewang class, ?? denger2 akhir thn ini mau di luncurkan…

  8.  

    Inimah bukan orng malon kyknya, dari bahasannya inimah orng yg sering nongkrong di GI :ngakak

  9.  

    India butuh 10 tahun utk bisa membangun kpl selam tot dari pranchis.

    ——————————————————

    Ngawur Lu… lha Wong India aja Cuma Butuh Beberapa Tahun Untuk Membuat Kasel Nuklir Apalagi Ini Yg Cuma Diesel Electric…

    ——————————————————

    Su35 efek getar nihil…tambah merugikan.

    ——————————————————

    Tambah Ngawur Lagi Ini Beruk… Lah Klau Sukhoi Gk Ada Efek Gentar Ngapain Malay Beli Sukhoi Dan Nyatanya Pembelian Su-35 Menjadikan Indonesia Sebagai Angakatan Udara Terkuat Ke 2 Di ASEAN Setelah Singapor Dan Nyatanya Singapor&Australi Ketar-Ketir Dgn Sukhoi Family…

    ——————————————————

    Dunia lebih respek kalo gripen yg diakusisi indonesia.

    ——————————————————

    Ente Di Bayar Sama Dark Rider Ya?…

    ——————————————————

    Soal IFX gak perlu dibahas lg..
    Ia nya mmg projek gagal yg membuang waktu buang uang..
    Yg terhasil cuman versi selevel f16 dan saat itu pesawat udah jauh kedepan teknologinya.

    ——————————————————

    Ternyata Ini Beruk Kagak Tau Klau Proyek IFX/KFX Masih Jalan Dan Belum Gagal Plus Klau Kemampuan IFX Masih Di Atas F-16 Tapi Masih di Bawah F-35

    #Om Diego Baned Aja Ini Orang
    #Bung Colibri I Need Your Help!!!
    #Sepertinya Dia Perlu Di Rukiyah Gara2 Progam MRCA Milik Malaysia Tak Kunjung Selesai

  10.  

    demi NKRI tercinta mungkin anggaran riset dan pengembangan alutsista memang harus diperbesar demi kemandirian.

  11.  

    Wkwkwkwk..sumbu pendek
    Pokoknya nyinyir…hahahaha

  12.  

    Kecil Amir dananya hadeeuuhh