Aug 032019
 

doc. Uji penembakan rudal C-705 oleh kapal perang TNI AL

Jakarta – Jakattagreater.com, Selain sukses mebangun ACMI untuk pesawat Sukhoi TNI AU, pada tahun 2019 Ditjen Pothan Kementerian Pertahanan (Kemhan) berhasil pula meluncurkan Roket R-Han 122B Tahap II yang merupakan hasil kerjasama dengan Konsorsium Reverse Engineering R-Han 122B yang terdiri dari PT Pindad selaku Lead Integrator, didukung oleh anggota konsorsium yaitu PT Dahana, PT Dirgantara Indonesia dan LAPAN, dirilis situs Kemhan RI, 24-07-2019.

Selain itu, Ditjen Pothan juga telah mendapatkan sertifikat tipe untuk berbagai program Bangtekindhan lainnya, yaitu:

First Article Senjata Serbu Bawah Air 5,66 mm,

First Article Mekatronik Mortir 81 mm, dan

First Article Remote Control Weapon System (RCWS),

Sedangkan untuk program Pembinaan Potensi Teknologi Industri Pertahanan (Binpottekindhan), Puslaik Baranahan juga telah menerbitkan type certificate untuk program Reverse Enginering Inertial Navigation System (INS) Rudal dan Program Penyusunan Tabel Tembak Roket R-Han 122B.

Saat ini Ditjen Pothan Kemhan tengah melaksanakan program Bangtekindhan TA. 2019 yang teridiri dari:

First Article Alat Kendali Tembak Senjata FFAR Heli Serang Mi 35-P,

First Article Sistem Penembakan Mortir Berbasis Komputer,

First Article Senjata Otomatis Kal. 5,56 mm

First Article Data Distribution Unit,

First Article Depth Personal Vehicle, dan

First Article Card Module Radar Thomson.

Selain itu, melalui Binpottekindhan, Ditjen Pothan Kemhan juga tengah bekerjasama dengan Industri Pertahanan (BUMN dan BUMS), antara lain:

Program Tank Boat Tahap II,

Program Joint Production PTTA Kelas MALE Tahun I, dan

Program Reverse Engineering Sistem Rudal C-705.

Dengan bantuan semua pihak, semoga Program Bangtekindhan dan Binpottekindhan Ditjen Pothan Kemhan mampu membina Industri Pertahanan dalam negeri, baik BUMN maupun BUMS, untuk menjadi industri yang mandiri, handal, dan berdaya saing baik di lingkup nasional maupun internasional.

  22 Responses to “Program Reverse Engineering Sistem Rudal C-705 Kemhan RI”

  1.  

    Judul dan isinya sesuai banget siiiip lah

  2.  

    Gak ada reverse engineering rudal harpoon, rudal sidewinder maupun Amraam, soalnya yg sono peliiittt metitil….xicixicixicixi
    Yg ada reverse engineeeing sistem rudal c-705 dan rudal R-73…….xicixicixicixi

  3.  

    Gak ada reverse engineering rudal harpoon, rudal sidewinder maupun Amraam, soalnya yg sono peliiittt …xicixicixicixi
    Yg ada reverse engineeeing sistem rudal c-705 dan rudal R-73…….xicixicixicixi

  4.  

    Bikin reverse enjinering S400 dong biar pada mikir klo ada pswat yg mau slonang slonong. US aja mikir lagi buat nyerang, walaupun iran cm punya S350 versi lokal…

  5.  

    RE kok C705??? Yakhont tuh di RE. Baru sedap…

  6.  

    Jangan lupa program mutasi personel dilapangan yang gak bisa mengawasi karhutla 😀