Oct 312014
 

image

Jakarta – Kementerian Pertahananan telah menyelesaikan draft kerjasama antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Turki terkait pengembangan sejumlah teknologi alat utama sistem senjata (alutsista). Project Agreement (PA) antara kedua pemerintah itu pun akan segera ditandatangani oleh perwakilan kedua negara.

Dirjen Potensi Pertahanan Kemenhan, Timbul Siahaan, mengungkapkan, tiga pekan lalu delegasi Indonesia telah berangkat ke Turki untuk menyelesaikan draft project agreement (PA), khususnya dalam hal pembuatan dan design medium tank.

PA itu tinggal ditandangani pada pekan depan, bertepatan dengan gelaran Indo Defense 2014. “Nantinya Project Aggrement itu akan ditandatangani di sela-sela event Indo Defense 2014 pada tanggal 7 November yang akan datang,” kata Timbul di kantornya, Jumat (31/10).

Sedangkan untuk pelaksana proyek tersebut, lanjut Timbul, pemerintah akan mendorong proyel ini untuk dikerjakan oleh PT Pindad. Kemudian PT Pindad akan menjalin kerjasama dengan FNSS, salah satu perusahaan bergerak secara khusus di bidang design, manufaktur, dan penyuplai kendaraan-kendaraan tempur.

Tidak hanya itu, Kemenhan juga sebelumnya telah menjalin kerjasama dengan pemerintah Turki menyangkut alat komunikasi di perbatasan. Sebagai pelaksana teknis, PT Len (Persero) telah berkerjasama dengan salah satu perusahaan asal Turki, ASELSAN.

“Kerjasama itu sudah berjalan dan kini kita tinggal mengawasi pola kerjasama antara kedua perusahaan tersebut,” kata doktor lulusan Universitas Brawijaya itu. (Republika.co.id).

  34 Responses to “Project Agreement Tank Medium Pindad”

  1. tess

  2. wah number one 🙂 hoki

  3. di tunggu tank medium pindad dengan kemampuan tempur perang kota dan hutan 🙂

  4. Kembangkan dan pelajari ilmu tank dr mana saja untuk kemandirian alutsista indonesia.
    Jika sdh mampu buat yg MTB ygbgahar

    • Poros baru kerjasama militer Indonesia
      JSA – Jakarta Seoul Ankara

      Turki dan Korea Selatan selama ini banyak memiliki proyek kerjasama industri pertahanan. Negara-negara industri lapis kedua seperti Korea dan Turki menurut saya lebih tulus dalam berbagi teknologi dan tidak berbelit-belit.

      Dengan melibatkan kedua negara tersebut semoga pembangunan industri pertahanan Indonesia bisa lebih cepat.

      .

  5. mantab

  6. Mantab secepatnya produksi..penasaran nih

  7. PINDAD emang sudah Hebat…

  8. Maju terus Pindad, dengan alutsista produksi sendiri diharapkan. TNI makin kuat dan uang tidak lari luar negeri. Akan tetapi alutsista yg gahar dan mempunyai daya deterent tinggi yang belum dapat diproduksi sendiri memang harus beli dari luar yang tidak akan melakukan embargo.10 tahun diembargo oleh usa dkk alutsista kita menjadi mandul. Dengan pengalaman ini berharap terulang lagi, sudah waktunya NKRI NKRI menjadi raja dinegeri sendiri . NKRI HARGA MATI.

  9. Buat APA semua ini kalau sama singapore aja kita diatur!!?? Kasihan almarhum USMAN HARUN

    • Jangan nyerah kayak gitu aja bung BHD@ api besar diawali dari api titik titik kecil.walaupun titik titik api gampang padam tapi kalau bukan dari kita sendiri dari mana lagi kita nyari sumbunya.”kobarkan terus api revolusi walau kalian pegang bambu runcing dan sabit” Meminjam kata kata revolusi Bung Karno.Maaf bukan bermaksud menggurui,Salam.

    • sabar Oom blackhawkdown … meniti alur persoalan satu persatu , kelak saatnya akan datang negeri jiran culas akan kita ajar… semoga..

  10. Waduh tuliasannya kurang .berharap tidak terulang lagi……..maaf. semuanya.

  11. Maaf oot…..lapaknya ndan PS yg baru….alamatnya apaa ya

  12. sebenernya tank dalam bentuk apapun saat ini walaupun desain baru produksi anyar tetep aja alutsista dengan konsep jadul. karena tank itu adalah meriam yang merayap. coba bikin konsep baru meriam yang melompat.

  13. 1 tahap ato 1 langkah bagus buat kemandirian alutsista dalam negri.
    Insya allah rekan2 pindad sudah mengerjakan nya taun depan . Amin. Konsep desegn modul sudah ada tinggal realisasinya.

  14. Dituunggu….

  15. Di warung sebelah ada info soal INDO DEFENCE, INDO AEROSPACE, INDO MARINE 2014 EXPO & Forum:

    Date:
    5 – 8 November 2014
    Opening Hours:
    12.00 – 17.00 : 5 November 2014
    10.00 – 17.00 : 6 – 7 November 2014
    10.00 – 16.30 : 8 November 2014
    Venue:
    JIExpo Kemayoran Jakarta, Indonesia

    Mohon dong buat pinisepuh untuk meliput…he.he.he…

  16. SeLamat Pagi waktu indonesia Tengah , yang saya harapkan mudah2an dan insya ALLAH SeLain pengembangan Tank medium Semoga pengembangan MetaLurgi juga kita sepakati diantaranya : 1,MetaLurgi baja yang terdapat pada Tank dan Lapis baja buatan turki Lainnya agar semoga perkembangan baja kita bisa menahan baja ketebaLan ProyektiL 12,5 mm

    2,MetaLurgi bahan komposit Air frame jet tempur , karna turki terkenaL perawatan Air frame F16 di seLuruh Timur tengah , apaLagi mereka berhasiL mengembangkan HeLikopter indigenous yg berdasarkan Basis heLikopter Agusta

    3.MetaLurgi dan eLetronika teknoLogi kapaL seLam , kita juga seLain dengan Korea dan konon kabarnya kita kerja sama dengan Rusia untuk perawatan kapaL seLam (moga2 saja pembuatan) , begitu juga teknoLogi Aib kapaL seLam yang bisa tenggeLam daLam Lautan seLama 30 hari , dan juga peLuncur rudaL vertikaL yang terdapat pada kapaL seLam turki , karna merekaLah yang punya izin Murni pembutan kapaL seLam dan Lisensi murni kapaL seLam GERMAN , yah itu saja , maaf ada kesaLahan , mohon ditambahkan kaLau ada yang KURAN terima kasih 🙂

  17. Platform tank medium ini yg mengasyikkan adalah bs di plug apa aja kepalanya,tdk melulu turet,berimajinasi aja kl kepala diberi radar atau rudal yg bs mobile kemana2,,wah lumayan kan ga prl beli payung bt melindungi MBT pas kena hujan,hehe.. Imho

  18. Track rodanya sepertinya rentan ya….mirip desain track tank inggris era PD2…kecuali kalau skirt nya lebih rendah shg melindungi setengah roda…

    Kalau meriam dan turet sy gak komen…belgia terkenal mumpuni bikin turet bgs…yg jd masalah seberapa banyak belgia bs kasih tot?

  19. Kerjasama yg bagus. Dalam penelitian dan pengembangan memang lebih baiknya kita kerjasama dulu dgn negara lapis kedua dulu yg sudah terang dan pasti akan memberikan TOTnya kepada kita tdk perlu meloncat dulu ke level plg atas. Kalau dasarnya sdh kita pahami baru kita bisa bekerjasama dgn negara yg sdh lama dan maju dlm industri pertahanannya. Pembuatan kapal selam dan tank medium adalah pertama bagi kita, kalau sudah mahir baru terserah kita mau bekerja sama atau mencari negara yg lbh maju sbg konsultan kita yg mau berbagi ilmu atau mengembangkan sendiri kalau memang kita sdh mempunyai resources utk itu.

  20. Desait track roda spt itu di satu sisi cocok dgn wilayah kita karna bsa lbh mudah untk membrsihkan material yg masuk ke dalam track dan lbh gmpang memperbaiki,di sisi lain rantai adalah yg paling rentan terhadap serangan, mungkin aga sdikit menurunkan skirt untk melindungi rantai bs mnjadi sdikit solusi. .

 Leave a Reply