Jan 072016
 
Pangkalan TNI AU Wirasaba

Pangkalan TNI AU Wirasaba

Purbalingga – Dukungan pengembangan Pangkalan TNI AU Wirasaba, Purbalingga, Jawa Tengah, menjadi bandara komersial dengan bantuan sejumlah kabupaten tetangga, dating dari anggota DPD, Akhmad Muqowam.

“Saya minta dokumennya sampai perkembangan terakhir, mudah-mudahan saya bisa berkontribusi ikut mewujudkan Bandara Wirasaba sebagai kebanggaan masyarakat Purbalingga dan daerah sekitarnya,” ujarnya, saat kunjungan kerja di Purbalingga, Rabu, 6/1/2015.

Anggota DPD, Akhmad Muqowam

Anggota DPD, Akhmad Muqowam

Akhmad Muqowam menilai lebih baik mengembangkan Bandara Wirasaba ketimbang Bandara Tunggul Wulung di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, karena tidak mungkin dapat dikembangkan untuk penerbangan pesawat besar.

“Saya akan cari celah mana yang dapat mendukung dan simpul-simpul mana yang menghambat terealisasinya pengembangan Wirasaba menjadi bandara komersial,” katanya.

Sebelumnya, sempat tersiar kabar rencana itu ditolak Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

“Pembangunan bandara akan terus dilanjutkan karena sudah ada komitmen bersama lima kepala daerah, yakni Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, dan Wonosobo serta Gubernur Jawa Tengah dan anggarannya sudah dicadangkan,” kata pejabat Purbalingga.

Dana cadangan kerja sama pengembangan Bandara Wirasaba telah dianggarkan dalam anggaran perubahan 2015 sebesar Rp15 miliar yang diambilkan dari dana rencana pengeluaran pembiayaan Rp 34 miliar.

Antaranews.com

  15 Responses to “Proses Pangkalan TNI AU Wirasaba Menjadi Bandara Komersial”

  1. Wong Ghoib Pulang kampung bisa lewat sini pake Su 35.

  2. ada penggantinya gak? kalo dikomersilkan apa ini gak bakal melemahkan pertahanan udara indonesia?

  3. Yg tunggul wulung mending dijadikan pangkalan au karena letak terlalu di pinggir, jd yg wirasaba di jadikan komersil karena dekat dengan kabupaten lain, untuk memudahkan transportasi kabupaten sekitar juga.

  4. Sangat di sayangkan hanya melihat dari sisi komersil yg belum tentu manfaatnya bisa sampai pada masyarakat ekonomi rendah,saya lihat dari contoh pangkalan TNI AU yg sdh di pakai untuk bandara komersil manfaatnya hanya para cukong berduit aja yg dapat sementara masyarakat sekitar malah gak terllu merasakan manfaatnya tuh,para pemangku jabatan mestinya dalam menetukan kebijakan mesti di kaji bersama TNI AU

  5. Lah buat apa, mending ke Cilacap ada landasan bandaranya mau diperpanjang, pesawat jet sekelas Boeing 737 bisa mendarat disana, lagian jaraknya menurut aturan perhubungan kurang dari 100 km tidak boleh ada bandara lagi. Lagian ini lanud militer tidak usah ada pesawat sipil jngan dicampur aduk seperti yang sudah-sudah

  6. Ah anda tidak tau Jateng Kawasan Barlingmascakeb (Purbalingga, Banyumas, Clacap Kebumen} Kawasan yang Potensinya Luar biasa dari segi Bisnis, Pariwisata dan Pendidikan. Namun Akses ke sana terlalu memutar jauh dari Ibukota Semarang. Jalan Darat bisa 6 jam. Apa ga cape tuh para wisman dan Bisnisman, dan perlu diketahui- kepala2 Daerah kawasan tsb telah MOU tentang pengembang Wilayah terintegrasi. Ga kaya Jakarta, mau berkembang ditelikung Tetangga2nya.

  7. Ini yg kurang setuju ini sudah kasus kali ke berapa terjadi..kenapa mesti aset TNI-AU berupa Lanud yg dialih fungsikan dari fungsi militer ke komersil (Halim,Abdul Rachman Saleh,Lanud Iskandar Pangkalan Bun) padahal Pangkalan TNI AU Wirasaba, Purbalingga adl Lanud tipe C yg fungsinya sbg lanud Pendukung Lanud2 kelas A/B seperti Adisupto Jogja
    kenapa tidak bangun bandara baru yg benar2 fungsi awalnya utk bandara komersil seperti bandara di cilacap dan Cepu yg berdiri sendiri, Kota banyuwangi saja bisa kok punya bandaranya sendiri (Blimbingsari) yg dikelola oleh Pemda sendiri, so jangan hanya cari mudahnya saja dengan maen alih fungsi, mentang2 aset negara bisa dialihfungsikan krn butuh cepat

  8. Kalau Pemdanya mampu mengurus sendiri tuh bandara sih gpp. Asal jangan obok2 dana dari pemerintah pusat saja. Pemda yang mendukung gabung dan bikin BUMD sendiri untuk mengurus tuh bandara.

 Leave a Reply