JakartaGreater.com - Forum Militer
Dec 302014
 

image

Saya lanjutkan tulisan saya tentang Proxy War yang belakangan ini menjadi populer di kalangan dunia kampus di Indonesia, setelah Kepala Staf TNI AD, Jenderal Gatot Nurmantyo memberikan Kuliah Umum di beberapa kampus Universitas di Indonesia yang berjudul “PERAN PEMUDA DALAM MENGHADAPI PROXY WAR”…dalam rangka menyelamatkan Pancasila, UUD 1945, Keutuhan NKRI dan Bhineka Tunggal Ika…

Pembaca blog yang tercinta, sebagai purnawirawan TNI AD, yang memiliki semboyan ”OLD SOLDIER NEVER DIE, ONLY FADE AWAY”, saya terpanggil untuk ikut menyumbang informasi, pendapat, pikiran dari saya pribadi dan Keluarga Besar TNI AD, termasuk di dalamnya Organisasi PERSATUAN PURNAWIRAWAN TNI AD, menulis lewat social media/website milik saya www.tirtaamijaya.com yang sudah eksis sejak bulan Juli 2007, yang sekarang ini masih rajin dikunjungi para pecinta website saya, dengan mendapat kunjungan rata rata 2000 (Dua ribu) view perhari…

Saya akan posting tulisan yang bersumber dari Visi dan Misi asli diri pribadi saya sendiri, berdasarkan pengalaman sebagai seorang prajurit pejuang yang mengabdi tanpa cacat selama sekitar 33 tahun di lingkungan Corps Polisi Militer TNI AD ditambah dengan berbagai referensi ilmiah, baik dari produk pribadi KASAD sekarang, maupun produk Persatuan Purnawirawan TNI AD, yang sudah sejak tahun 2011 aktif berusaha keras menyelamatkan keutuhan NKRI berdasarkan Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika… tapi belum berhasil…

Produk tertulis dari PPAD yang berjudul ”AJAKAN PPAD KONSOLIDASI KEINDONESIAAN”, terdiri dari 3 buah buku, Buku – 1, Buku-2 dan Buku-3.

Buku 3 diterbitkan pada April 2014, beredar di kalangan terbatas. Sayang sekali sulit ditemukan di Gramedia, padahal menurut penilaian saya pribadi, ketiga buku ini telah ditulis secara ilmiah, obyektif dan sangat penting dibaca dan dipahami isinya oleh seluruh rakyat Indonesia yang masih mencinai keutuhan NKRI yang berdasar Pancasila. UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika…

Dalam buku yang berjudul ”AJAKAN PPAD KONSOLIDASI KEINDONESIAAN”, dengan sangat ilmiah dan jelas, disampaikan bahwa ”Proxy War” telah dilakukan oleh negara Adi Kuasa, sponsor Faham Demokrasi Liberal, pada tahun 1999-2004, melakukan Proxy War dengan versi Legal War, berhasil melakukan PERUBAHAN UUD 1945, Konstitusi NKRI dengan memperalat anggota DPR dan MPR RI, merubah beberapa pasal dalam UUD 1945, untuk membuka peluang Liberalisasi Penguasaan SDA di Indonesia secara masif dan sistemik oleh negara Adi Kuasa.

Dokumen di BIN, mencatat bahwa pembuatan amandemen UUD 1945, justru dikerjakan oleg agen negara asing yang secara aktif, menyusup dan bekerja dikantor DPR RI !

Ini terjadi dimasa Orde Reformasi, tahun 1999-2004!

Oleh: BN:tirtaamijaya

Berbagi

  39 Responses to “Proxy War di Indonesia Jilid 2”

  1.  

    Pertamax

    •  

      Dan 1 lagi yg menjadi acuan dalam uud, adalah isiniy mencowpy paste dr uni eropa,, masihbigatkah dg kunker di uni erpa bebrapa tahun yg silam,
      jadi uud sekarang gk bisa menjadi acuan, tumpuan,

      yg wajib di jadikan acuan adalah pancasila pemersatu bangsa,
      indonesia susah di taklukan jika dalam peperangan, krn jiwa militan bangsa indonesia diakui oleh negara2 lain,
      akan tetapi indonesia akan mudah terpecah bila segelintir orang bayaran yg mengendus masuk dan menghancurkan dari dalam, contoh kecil OPm, Gam, dan timor leste, yg mengakibatkan embargo, yg dulunya n250 mau terbang kagak jadi krn embargo, ,
      dan 1 hal lagi lsm yg paling menonjol rekrutan belanda adalah HAM, Berdalih hukum tapi hukum tidur,, aturan nya banyakbyg ke bali
      Persatuan dan kesatuan NKRI jangan sampe terpecahdg segelintir asu besutan dr amrik,

  2.  

    Selamat pagi

  3.  

    Apa sudah shrs di lakukan operasi intelejen sprti pda jmn orba, “hapus anggta dewan yg melakukan amandemen UUD 45 untk asing atau yg sudah jekas dan nyata2 mnjdi agen asing”…mohon oencerahan. ….salam hangat warjager..

  4.  

    Hmmm.. ikut nyimak di pojok an..

  5.  

    Kenapaa yg peduli seakan hanya TNI.., yg lain terkesan cuek bebek..padahal bebek aja gk cuek..
    Ingin ikut berperan bersama bpk TNI tp gk tw gmn, lagian waktu habis bwt cari nafkah..
    Yaahh mendoakan sj semoga NKRI makin solid dan jaya..

    Amin.

  6.  

    Bisa bung @petruk, dengan menjaga linkungan masing2 dari kenalan remaja dan pngaruh negatif sodial media…salam

  7.  

    Agen asing den karung saja

  8.  

    Anggota dpr spt itu kenapa dibiarin

  9.  

    Cara ngatasinya gimana? Didiemin aja kalo dah tau?

  10.  

    BIN kok gk bisa counter intelijen apa ya ??? kalau sdh tau ada orang2 agen asing kenapa tidak di cari buktinya, di tangkap dan di ajukan ke pengadilan …. sungguh mengherankan…

  11.  

    kapan kita menjadi negara ” INDONESIA RAYA ” kalau politikus nya yang berkuasa membuat undang undang seenak jidat nya. wajar bila waktu era gusdur DPR dibilang seperti sekumpulan bocah kecil, dan gusdur mewacana kan pembubaran DPR sehingga buru buru para anggota hewan menjegal nya….

  12.  

    …Dalam buku yang berjudul ”AJAKAN PPAD KONSOLIDASI KEINDONESIAAN”, dengan sangat ilmiah dan jelas, disampaikan bahwa ”Proxy War” telah dilakukan oleh negara Adi Kuasa, sponsor Faham Demokrasi Liberal, pada tahun 1999-2004, melakukan Proxy War dengan versi Legal War, berhasil melakukan PERUBAHAN UUD 1945, Konstitusi NKRI dengan memperalat anggota DPR dan MPR RI, merubah beberapa pasal dalam UUD 1945, untuk membuka peluang Liberalisasi Penguasaan SDA di Indonesia secara masif dan sistemik oleh negara Adi Kuasa…

    1/ sorry to say, ngakunya “sangat ilmiah”, tapi menggunakan bahasa asing aja keliru dan/atau menggunakan kamus gak mahir, saya kutipkan dari oxford dictionaries,

    definisi ‘proxy war’ :
    a WAR instigated by a major power which does not itself become involved
    oxforddictionaries.com/definition/english/proxy-war

    definisi ‘war’
    a state of ARMED CONFLICT between different countries or different groups within a country
    oxforddictionaries.com/definition/english/war

    jadi proxy war adalah perang, dan perang adalah konflik bersenjata (antar negara atau antar kelompok dalam suatu negara), itu menurut orang inggris, pemilik asli bahasa tsb…

    2/ PERUBAHAN UUD 1945;
    amat sangat STRATEGIS dan PENTING, jika tidak bisa terulang presiden (=DIKTATOR) berkuasa hingga 30+ tahun hingga bosen atau dipaksa turun oleh rakyat, efek sampingnyta kerusuhan, biaya sosialnya SANGAT TINGGI. .

    3/ Liberalisasi Penguasaan SDA;
    sebelum perubahan UUD 45 / jaman orba sudah ada caltex/chevron, inco, freeport, mobil oil, nippon asahan alumina dsb, apa bedanya, harus dijelaskan dengan sangat rinci, jangan bicara umum yang gak jelas juntrungannya.

    4/ “memperalat anggota DPR dan MPR RI”
    siapa nama2nya, dan kapan dinyatakan bersalah dan divonis oleh pengadilan ? tanpa vonis pengadilan tuduhan “memperalat” adalah fitnah ngawur…

    5/ “pembuatan amandemen UUD 1945, justru dikerjakan oleH agen negara asing yang secara aktif, menyusup dan bekerja dikantor DPR RI”
    sekali lagi siapa nama2nya, dan kapan dinyatakan bersalah dan divonis oleh pengadilan ? tanpa vonis pengadilan tuduhan “agen negara asing yang menyusup” adalah fitnah ngawur…

    gak heran buku tsb gak bisa ditemui di toko buku, gak ada penerbit yang mau ambil resiko hukum untuk menerbitkan…

    •  

      betul Mak 🙂

      gugatan seputar amandemen / PERUBAHAN UUD 1945 seringkali emang kentut dosis tinggi yang dikemas dalam wadah kedap udara, dan terkadang baunya lolos -bikin klenger !…

    •  

      Saya kurang sependapat bahwa perang harus selalu diartikan dengan angkat senjata. Okelah mungkin saya terlalu terbawa filosofi perang Sun Tzu yang mana dari ratusan teorinya saya ambil 2 saja yaitu:

      -Sun Tzu
      To fight and conquer in all your battles is not supreme excellence; supreme excellence consists in breaking the enemy’s resistance without fighting.

      -Sun Tzu
      Thus the highest form of generalship is to balk the enemy’s plans, the next best is to prevent the junction of the enemy’s forces, the next in order is to attack the enemy’s army in the field, and the worst policy of all is to besiege walled cities.

      Dari konsep teori perang Sun Tzu tersebut kalau kita wujudkan dalam bentuk Proxy War maka bisa jadi perang yang sesungguhnya terlihat akan “terlihat”.

      •  

        maksudnya tidak akan “terlihat”

      •  

        bung riosoka,

        betul ada istilah ‘psy war’, ‘currency war’ (ketika rubel rusia dikerjain amrik melalui rekayasa harga minyak, sehingga jatuh 50% dari nilainya di awal 2014) dimana ‘war’-nya berarti kiasan, tapi ‘proxy war’ dalam literatur londo emang perang betulan.

        misal,

        The conventional understanding of the term Proxy War or War by Proxy was defined during the Cold War period as a confrontation between two great powers by the use of substitute actors such as to avoid direct confrontation (Bar-Siman-Tov 1984).
        For the most part such substitutes where minor states but in some instance also non-state actors served as proxies for superpowers, as in the case of the Mujahidin fighters in Afghanistan (Linschoten & Kuehn 2012). It was deemed that the main reason for superpowers to use proxies, was the invention of nuclear weapons and that as a result a superpower confrontation could potentially escalate into the devastating mutually assured destruction (MAD) scenario. The assumption was, that using third parties would reduce the risk of a direct conflict between the superpowers i.e. the risk of an all out war.

        (dari paper / bagian dari thesis PhD Salem B. S. Dandan
        Department of Political Science, University of Copenhagen)

      •  

        dari contoh 2 ajaran Sun Tzu di atas juga gak ada istilah ‘war’, karena konsep yang diajarkan lebih canggih (tanpa/minim pertumpahan darah),

        …supreme excellence consists in breaking the enemy’s resistance without fighting

        …the highest form of generalship is to balk the enemy’s plans

        versi modern-nya (dari US special forces) mungkin ‘unconventional warfare’ yi. subversion ( lihat proxy-war-di-indonesia-jilid-1 )

  13.  

    Memang yg sebenarnya para ULAR pada duduk manis di SENAYAN yg seribu alasan mengatasnamakan RAKYAT.
    RAKYAT yg mana?
    Rakyat asing/ASU?

  14.  

    Pasal amandemen UUD45 yang mana yang menguntungkan asing dan merupakan titipan asing? Jangan asal tuduh lho ya? Asing tidak memesan amandemen sebuah pasal dalam UUD45. Asing hanya memesan penyimpangan implementasi UUD oleh para pemimpin korup dan draft UU.

    •  

      kalimat2 yang jauh lebih bijak.

      jangan menggunakan judul bombastis ‘PERUBAHAN UUD 1945’ tapi inti / esensinya HAMPA…

      seringkali ada perkeliruan (istilah ‘keliru’ pengertiannya gak disengaja, tapi bisa jadi ada rekayasa) dalam bahasan ‘PERUBAHAN UUD 1945’, biasanya lalu ada keinginan / wacana KEMBALI KE UUD 45, artinya kembali ke pemerintahan diktator -sompret !

    •  

      Takutnya mencari celah2 buat adu domba trus setelah chaos dia” muncul sebagai penyelamat, seperti awal jendral soeharto berkuasa. Jangan2 ini mainan lamaa status quo…. atau gimana?

  15.  

    Selamat siang para warjager yg udah duluan on.
    salam

  16.  

    aq asij aja bc nya ibarat kata masuk kuping kanan keluar kuping kiri ..hee
    tribunnews edisi 30 dec, barac obama mencontoh cara jokowi menangani ilegal fishing .. nah ini br poros maritim dunia , br 2 bln udah di contoh kebijakanx ama negara no 1 didunia mantaff, ayo pak tni tenggelamkn sma ..kerja3x

  17.  

    sudah ada masanya masing2, dulu itu lagi itu lagi, era reform: elit lagi-elit lagi (parpol, dll), yg ada malah korup brjamaah, gimana kabar 2019 yg presiden independen, siapapun rakyat nkri yg tamat smu/memenuhi syarat bisa nyalon jd presiden, akhirnya cita-cita susan (boneka ria enes) yg mo jd presiden bisa terkabul, asu saja masih yg era reform parte cuma 2 (itu mulu), jd negeri ini negeri yg demokrasinya paling maju sejagad

  18.  

    Mungkin yg dimaksud akibat ‘proxy war’ di artikel,bgi kita adalah terjadinya bergesernya pola pikir/hidup,serta perubahan sosial budaya kita yg mulai tergusur secara sitematis&masif. MISALNYA.
    .budaya kesenian ,musik tradisional kita yg mulai menghilang (yg mulai di tglkan regenerasinya kena lebih suka musik bran bren brong barat) hi.hi.hi. Presd JOKO wi suka tuh!……(nyindir dikit)
    .cara berpakaian/penampilan generasi anak muda skrng yg lebih condong ke barat baratan.
    .cara tngkah laku/tindak tanduk&sopan santun keseharian (sifat tradisi ketimuran udah jarang di temui) llebih bnyk udah gaya kebaratan.
    .pola hidup yg konsumtif yg berlebihan di masyarakat kita.
    .pola hidup kumpul kebo,ayam,burung,dan lainya xi.xi.xi….(koplak dikit)
    .dan msh bnyk contoh lainya. mngkin ini jga termasuk korban proxy. Kale’ ..salam

    •  

      betul terjadi pergeseran budaya, juga pola makan dengan banyaknya resto fast-food barat.

      tapi hal2 tsb gak ada hubungannya dengan UUD 45 baik naskah awal maupun amandemen, karena memang gak diatur dalam UUD…

    •  

      yaaa inilah ramalannya Jayabaya (klo percaya ) “Chino Londo dadi loro, wong Jowo gari separo”… intinya bukan jumlah raga/ fisik tapi lebih ke jiwanya.. Separuh Orang Jawa kehilangan “jawanya”( budaya) karena lebih memilih menjiwai budaya China (k-pop) dan Bule…

  19.  

    Terkadang kta ini semua sbgai generasi penerus bangsa acap kali lupa/melupakan apa sebenarnya agenda besar para bpk pendiri bangsa kita,&7an mulianya.utk apa negri ini terbentuk/dibentuk?.oleh kena itu perlu pemahaman.wawasan kebangsaan.ini penting utk terus menerus di ajarkan dari generasi ke generasi brktnya.agar di generasi slnjutnya tdk salah arah (lupa) dan kehilangan pedoman bernegara.
    mngkin bila PANCASILA,UUD’45,BHINEKA TUNGGAL IKA,yg nota bene pondasi dasar utama NKRI berdiri ini,hrus tetap kita hormati,hayati,dijunjung tinggi,&di amalkan dlm kehidupan kita sehari hari itu sngt bgus.(karna ini merupakan jati diri kita sbgai suatu bangsa).
    dan mngenai soal amandemen UUD’45 aku rasa sbgai jawaban akan tantangan berubahan masa.(menyempurnakan/melengkapi utk menjawab perubahan jaman) dengan catatan jgn merubah pondasi pokok (RUH yg terkandung di dlmnyya) ya ibarat kitab al quran& hadis,melengkapi..imho..sala bung.

    •  

      Kita sebenerya tdk semua lupa bung, cmn malas aja. Krn pelaksana nya adl tiran bagi kami rakyat kecil, jika sblm reformasi adl baik maka orba tdk akan mengakhiri bapak besar soekarno dgn cara seperti itu, (coba kalo berani menceritakan dgn jujur… kenapa sang proklamator beraqir tragis dan bagaimana cerita sesungguhnya kepada kami rakyat nkri ini) cara2 yg ditempuh oleh buku itu lebih pro status quo, dgn perubahan sesuai dinamika saat ini. Reformasi sudah benar… operator2 pemerintahanya aj yg busuk, kita liat presiden skrg, bawahanya sering kurang match., kita org kecil bisa menilai loh ya..

  20.  

    bung asep saepurrohman,

    saya yakin anda gak bisa jelaskan apa bedanya masa orba (UUD 45) dan pasca orba. (amandemen UUD 45) dari segi eksploitasi sda.
    PMA2 terbesar tambang itu berdirinya justru di masa orba, freeport, caltex/chevron, inco, dua cadangan gas terbesar dunia arun/mobil oil dan badak/huffco, nippon asahan alumina, newmont nusa tenggara, blok mahakam/total e&p indonesie, hingga lng tangguh / BP, CNOOC, mitsubishi + natuna.

    di masa pasca orba, yang besar setahu saya hanya donggi-senoro/mitsubishi, kogas, pertamina, + medco dan masela / inpex, monggo ditambahkan jika masih ada yang lain.

    jika tidak bisa, mohon maaf, penilaian “Bagi saya amandemen dilakukan oleh antek2 liberalis yang tidak suka UUD 1945 dan Pancasila. Arahnya bidang ekonomi diserahkan kepada pasar, pemerintah tidak punya kuasa dan Asing bebas mengeksploitasi SDA Indonesia”
    hanyalah kata2 latah kosong tanpa bobot…

  21.  

    Siapa ketua dpr/mpr pada masa itu????itulh antek asing. Pengkianat negara

    •  

      Sudah2…. ga usah ribut. maling teriak maling itu gaya orde baru, org kuat orde baru baru kalah kemaren, jika kita kemakan mainan dia” bisa jadi kita yg rugi, yg penting kedepanya nkri harus maju jaya.

  22.  

    Soal amandemen UUD 45 sangat menarik perhatian AS. Tidak tanggung tanggung, Clinton sampai mengirim menlunya madeline not-so bright (yang terkenal dengan komentarnya, 500 ribu anak anak Irak yang tewas kelaparan karena embargo AS adalah sesuatu yang pantas) dan mantan presiden Jimmy Carter untuk “memantau” dan memberi “saran” untuk itu. Dan disusul mengirimkan delegasi NDI untuk “membantu” MPR. Apa sekedar memberi bantuan teknis, pasti tidak, pastinya juga bawa bawa dollar. Dan NDI “dibantu” dari pihak lokal, ya siapa lagi kalau bukan LSM lokal top “bercitarasa” asing. Dan begitu hebatnya NDI ini, sampai sampai delegasinya dapat ruangan khusus di MPR dari 99-2002 selama proses amandemen yang tentunya mengawal hasilnya sesuai dengan selera ASing. Memang UUD 45 harus diamandemen, utamanya, supaya gak ada lagi presiden diktator sampe 5/6 periode, untuk kepentingan bangsa kita bukan untuk kepentingan ASing. Dan apa yang dilansir BIN rasanya tidak salah. Tapi urusan begini sulit dibuktikan. Selain pengakuan yang hampir mustahil paling paling kita lihat apa hasilnya dan siapa yang diuntungkan langsung tidak langsung.

 Leave a Reply