Oct 122014
 
Cantelan senjata eksternal KFX-C103-iA.

Cantelan senjata eksternal KFX-C103-iA.

Surabaya – Indonesia dan Korea Selatan segera memulai produksi jet tempur generasi 4,5 KF-X / IF-X, yang diperkirakan akan memiliki kemampuan manuver yang lebih baik daripada F-16 Eagle dan Sukhoi Su-27, ujar Menteri Pertahanan Indonesia Purnomo Yusgiantoro.

“Kami telah melakukan Tahap Pengembangan Teknologi (TDP) yang terdiri dari transfer teknologi dan proses merancang prototipe. Saat ini, kami memasuki fase rekayasa dan pengembangan manufaktur (EMD),” ujar Menteri Purnomo Yusgiantoro di Jakarta, 6/10/2014.

Saat upacara penandatanganan Tahap EMD, menteri mencatat bahwa enam prototipe pesawat akan dihasilkan selama proses TDP, dan salah satunya akan diserahkan ke Indonesia, untuk diproduksi di dalam negeri.

Acara penandatanganan disaksikan oleh Duta Besar Korea untuk Indonesia Cho Tae-young. “Kami ingin bekerja sama dengan Korea Selatan karena mereka bersedia untuk melakukan transfer teknologi kepada Indonesia untuk KF-X / IF-X proyek yang diyakini setara dengan F-22 Raptor,” ujar Menteri Pertahanan menekankan.

Dia mengatakan meskipun ada negara maju yang telah mengembangkan jet tempur F-35 Lightning, namun negara itu tidak siap untuk mentransfer teknologi ke Indonesia. Purnomo menekankan bahwa KF-X / IF-X memiliki kemampuan untuk menjaga wilayah udara Indonesia.

“Jet tempur KF-X / IF-X cukup untuk menjaga kedaulatan dan wilayah Indonesia. Yang paling penting adalah bahwa kita secara independen dapat menghasilkan peralatan sistem pertahanan utama,”.

Menteri Purnomo Yusgiantoro memuji kerjasama dengan Korea Selatan yang memfasilitasi transfer teknologi untuk mengembangkan dua kapal selam di Korea Selatan dan dua lainnya di Indonesia.

Selain itu, Direktur Jenderal Potensi Pertahanan Kemenham Timbul Siahaan dan Direktur Jenderal Lembaga Program Akusisi Pesawat Pertahanan (DAPA) Brigadir Jenderal Jung Kwan Sun telah menandatangani perjanjian proyek untuk Tahap EMD.

“Perjanjian tersebut meliputi penunjukan industri di Korea sebagai kontraktor utama yang akan bekerja sama dengan Dirgantara Indonesia Corporation Limited. Ini juga mencakup pembentukan Kantor Joint Program Manajemen antara pemerintah Indonesia dan Korea Selatan, yang akan membahas pendanaan, monitoring, dan pemisahan setiap deskripsi pekerjaan, “jelas Purnomo.

Dia menjelaskan perjanjian proyek yang memproduksi 50 jet tempur KF-X / IF-X akan diselesaikan pada bulan November 2015. Menurut Purnomo Yusgiantoro bahwa fase EMD akan memasuki tahap pengembangan produksi di tahun 2023.

“Mungkin, pertamanya, kami akan merancang 20 jet tempur KF-X / IF-X, karena anggaran untuk tahap pengembangan produksi adalah yang terbesar. Total anggaran tahap pengembangan produksi sebesar Rp 85 triliun di mana Indonesia akan memberikan kontribusi 20 persen dan Korea 80 persen,” ujar Menteri.

Kerjasama pendanaan akan dibentuk antara pemerintah kedua negara. Menteri Purnomo Yusgiantoro menegaskan bahwa pemilihan umum di Indonesia,tidak akan mempengaruhi perjanjian jangka panjang yang mana DPR dan pemerintah telah menyepakati proyek ini.

“Saya berharap kerja sama ini akan terus berlanjut. Saya tidak sabar untuk jet tempur Indonesia / Korea untuk terbang di langit. Selamat ulang tahun Tentara Nasional Indonesia,” tambah Menteri Pertahanan. (ANTARA News).

  127 Responses to “Proyek KFX / IFX Semakin Jelas”

  1. Pertamaxxxx

  2. Pasang JSOW

  3. Lanjutkan

  4. JITENKU tetap nomor SE’RE SiiiiipLaah

  5. 7

  6. lanjutkan…………….

  7. Ini yg di tnggu2

  8. Smoga lancar tdk ada halangan..smangat PT DI

  9. Mesinya? Avioniknya? Persenjataannya? Manajemen datanya? Eah masih banyak yang belum terungkap…

    • Yg pentink bisa terbang dan lincah. Diatas langit nusantara dulu bung. Satu persatu

      • Bisa disejajarkan kasus jitenbi terhadap jf17 bung anang. Ada skala prioritas dan serapan negara. J10 sudah sedari awal ditujukan untuk low class fighter mendampingi j11 (sukhoi lisensi china). J17 sementara dibuat untuk pengembangan dan ekspor serta alat barter politik dengan pakistan. Maka dimana letak program ifx ditengah periode perang dingin di asia, serta filosofi pespur gen 5..?

    • Salah satu pemasok part KFX adalah ACAB yg juga pemasok untuk Saab. Radar Dome yg terdpat di hidung pesawat akan dikerjakan disini…
      http://www.spsmai.com/aerospace/?id=1139&q=ACAB-to-develop-KFX-fighter-Radome-prototype

      • Dan yg kereennya, KFX menggunakan komposit biasa, ;-(

        • Kalau pakai mesin berTVC Nozle kuat ndak ya bung Jalo, airframenya?..Dan seharusnya setelah prototipe tersebut, harus ada kemauan pemerintah untuk menyerap sekian skuadron untuk mencapai keadaan keekonomiannya..

          • Tergantung bung, itu ada hitung2nya, jadi tidak asal pakai ini atau itu bisa. Mesin General Electric dan EJ 2000 ini bisa jadi contoh, makanya desain KFX ada versi canard dan yg biasa.

          • semoga ada serie block 1, block 2, dan block 3 …… upgrade sesuai kemajuan teknologi ……………………..

            mungkin jika sudah terbukti mumpuni, cukup kita punya 2 varian pesawat tempur saja 10 skuadron IFX
            dan 3 skuadron sukhoi ( 27/30, 35, Pak Fa )

          • Yah bisa demikian bung, demi logistical nightmare. 😀

        • Regarding Panglima award, disitu ada hasil penelitian ilmuwan kita yang sangat bermanfaat bagi pertahanan kita. Mohon diulas di warjag ini, dalam rangka meningkatkan dan mengembangkan hasil penelitian anak bangsa untuk pertahanan kita juga utk memotivasi yg lainnya.

        • Bung Jalo, komposit biasa maksudnya apa ya? mengurangi efek “halimun”nya kah? 🙂 maaf, orang awam ndak tahu spek alutsista canggih…

      • Ada kemungkinan pengganti f 5 kita menggunakan gripen ng ga bung,

        Rasa nya klo pengganti f 5 kemungkinan nya dari block barat,
        Sedangkan utk su 35 kyk nya di peruntukan skuadron tambahan,, kemungkinan nya juga skuadron tambahan di biak ,(indonesia timur) maaf cuma opini pribadi

        • Gak ngerti juga bung, tapi ini salah satu part aja, di radar dome. Lihat grippen, itu partnya dari mana2 asli swedia cuman 20%. Saya malah takutkan produk KFX ini gak jauh berbeda dengn Grippen, semoga tidak ya.

          Kalau SU-35 masih lama bung kalau kita mau, palingan 2017 baru masuk line produksi dan tahun 2020 baru bisa selesai, kalau saya bilang ini bukan stop gap lagi. Mendingan simpan sampai mendengar kabar PAK-FA untuk stop GAP.

        • Belum tentu juga bung. Kenapa harus takut F-35, yang paling diperlukan saat ini adalah radar, sudah pernah lihat combat radius deploy F-35, mereka sudah mencanangkan dan saatnya kita pintar dengan tempatkan radar2 anti-siluman yg sudah banyak beredar. SU-35 tidak apa2, tapi yakin tanpa bantuan radar darat maupun udara kita bisa menang. Makanya kita harus pintar dalam berstrategi.

        • Bung Anak Deli, PAK FA kan sudah dilakukan uji terbang. SU-35 di Militer Rusia sebagai stop gap menunggu PAK-FA dan permintaan militer Rusia juga tidak banyak. Kalau KFX/IFX sudah mulai EMD, kalau project diatas kertas mungkin seperti LFX.

          Yah rakyatnya mau, tapi perlu diingat bung, perang modern sudah tidak perlu lagi yg namanya kelincahan karena dengan jarak jauh rudal sudah bisa mengejar pesawat. Sekarang saya tanya, kenapa anda memilih SU-35?? APakah karena manuvernya keren, atau gimana??

          Untuk Typhoon, saya sudah mulai nyerah karena maslaah airframenya. Tapi kalau mau bicara bargaining politik Korea Utara tidak memiliki Pesawat Canggih tapi bisa menggentarkan kawasan disekitarnya. Mungkin itu bisa jadi referensi, yang saya takutkan jika TNI AU minta SU-35, pasti TNI AL akan meminta Destroyer karena berbicara kebutuhan penting, lalu TNI AD akan meminta yang canggih2. Tidak apa2 kalau memang ekonomi kita kuat, tapi dilihat sesuai kebutuhan dan anggaran yang tersedia. Karena ditakutkan terjadi kejomplangan kebutuhan masyarakat dengan kebutuhan TNI. Dengan Sukhoi yg sudah ada aja, kebutuhan bahan bakar operasional baru tercukupi 60-70 %, kenapa F-16 diperbanyak, yah karena masalah ini. Dan yg lebih ditakutkan adalah efek ketergantungan. Lihat China apakah mereka ngotot untuk membeli SU-35, padahal merekalah yg lebih terancam dibanding kita. Masyarakatnya lebih memilih berinovasi dibanding mengemis kekuatan dari Rusia. Itu yg saya salute, dan bisa dijadikan referensi.

          Salam, cuman analisa pribadi.

      • Di PT DI itu ada :
        Static & Fatique test, Avionics System test, Flight Control Hydraulic & Landing Gear System test, Electrical Power system test, Vibration test & analysis, Fuel system test, Un-echoic Chamber, Communication RF test, Testing of Mechanical and Hydraulically component and system, dll. Semoga ditambahin lagi ya laboratorium systemnya.

        Un-echoic Chamber PT. DI

        Radar test ACAB

        • bung tujuan dibikin kerucut2 gitu apa ya?
          pembias radar kah?

          • Maaf baru baca bung Love INA, itu namanya Piramida RAM (Radiation absorbent material).

            Ini dirancang dan dibentuk untuk menyerap radiasi RF atau Radio Frequency dari berbagi penjuru arah. Semakin efektif RAM, semakin rendah tingkat yang dihasilkan dari level radiasi RF. Ini juga untuk pengukuran electromagnetic compatibility (EMC).

        • selamat malam bung jalo kalo kfx pake komposit biasa bagaimana dgn komposit ifx terima kasih

          • Pasti menyusul bung Fatin, setelah baca memang itu komposit biasa yg digunakan di pesawat Gen 4. Kita pasti ngikut bung karena itu program Korea, kita kan cuman sebagai tim pendukung jadi mengikuti kebijakan korea. Seperti preliminary design itu mengikuti kebutuhan dan Geografis Korea. Jadi sudah pasti komposit juga ngikut.

  10. wah mantap nih moga aja prototipenya cepat jadi . Indonesia bisa bikin sendiri dan mesinnya bisa pake mesin apa aja.

  11. setara f22 raptor. . . Berarti bukan gen 4’5 tapi udah gen 5 dong. . .

    SALAM NKRI

    • Setara F22? Pengalaman bikin pesawat sekelas tucano saja belum ada. Saya bangga dg PT DI dan productnya tapi jgn lebay..Lockheed Martin baik SDM maupun Capitalnya lebih Unggul dari PT DI (at this moment).

      • sedikit lebay biar semangat,

        …Indonesia dan Korea Selatan SEGERA memulai produksi jet tempur generasi 4,5 KF-X / IF-X…

        yang namanya ‘produksi’ itu kan setelah beberapa prototype jadi dan diuji terbang sekian ribu jam, jika ditemukan kekurangan disempurnakan lagi, hingga akhirnya dinyatakan ‘all systems go’…

        …Menurut Purnomo Yusgiantoro bahwa fase EMD akan memasuki tahap pengembangan produksi di tahun 2023…

        jadi maksudnya SEGERA+++ 🙂

  12. semoga segera terlaksana

  13. Mantap….denger kabarnya saja sudah seneng, apalagi lihat barangnya dah nongol di bandung…
    ngarep.com

  14. 17 trilyun itu udah termasuk biaya produksi atau baru r&d ya?

  15. Wow. Harapan besar bangsa Indonesia yg besar!

  16. Sekalian pakein teknologi anti gravitasinye + ganti bahan bakarnye dg air…kan dah dibuat tuh dg teknologi yg disebut. “HYDRINTANA”.. Tambah gahar aje tuh layangan..apelagi diyakini kfx/ifx setara f22 raptor..ane malah optimis malah bakal ngelebihin semua generasi pespur yg pernah dibuat nantinye..

    …NKRI HARGA MATI…

  17. Mudahan lancar,amin….

  18. sama Mbah Pur, aq juga sudah tidak sabar.

  19. salam warjagers

    Menteri Purnomo Yusgiantoro memuji kerjasama
    dengan Korea Selatan yang memfasilitasi
    transfer teknologi untuk mengembangkan dua
    kapal selam di Korea Selatan dan dua lainnya di
    Indonesia.

    haha..
    jadi 4 changbogonya

  20. industri pendukungnya harus segera di persiapkan juga. riset rudal dalam negri harus di kebut… guna memperoleh semua jenis senjata yang wajib jadi cantelan IFX.
    semoga jiwa jiwa negarawan masih di miliki executive, dan legislatif negri ini demi kemajuan NKRI.

    KITA PASTI BISA.
    menghayal sambil minum kopi di kebun kopi.

  21. majulah indonesiaku…

  22. di yakini setara raptor 22 .. ngimpi , laskar lebay..?
    produksi pengembangan pd thn 2023 { perjanjian jangka panjang }, kelihatan jelas gak visi tentang ketahanan indonesia pada thn 2020,,
    rusia saja uda mengeluarkan dana riset $80 milyar tuk pengembangan pesawat super drone ..
    pakfa thn 2017 uda kelar ..,bpk ini masih mimpi produksi i/k 2023, terlalu
    maka sekolahkan ank2 pintar2 sehingga mampu bersaing , jgn jdikn sekolah industri duit ,tp jdkan inves bangsa dgn target 2020 uda bisa bikin mesin ..

    lg2 lebay

    • Saya bangga sekali dg PT DI tapi IFx setara F22 ngga lah! setara F15 Silent Eagle saja susah sekali. Lockheed Martin itu Tier1 aircraft maker di ASU. SDM pengalaman capital + dukungan dari ASU membuat pespur Lockheed Martin: lethal weapons. TNI AU saja bela belain beli LOCKHEED MARTIN F16 BLOCK 25 meskipun sudah pernah di embargo

  23. di yakini setara raptor 22 .. ngimpi , laskar lebay..?
    produksi pengembangan pd thn 2023 { perjanjian jangka panjang }, kelihatan jelas gak visi tentang ketahanan indonesia pada thn 2020,,
    rusia saja uda mengeluarkan dana riset $80 milyar tuk pengembangan pesawat super drone ..
    pakfa thn 2017 uda kelar ..,bpk ini masih mimpi produksi i/k 2023, terlalu
    maka sekolahkan ank2 pintar2 sehingga mampu bersaing , jgn jdikn sekolah industri duit ,tp jdkan inves bangsa dgn target 2020 uda bisa bikin mesin ..

    lg2 lebay

    • Itu bahasa optimis… pesimis bolehlah..tapi dalam kinstruksi yg membangun.
      Jika memang nanti bisa setara gen 5 ya wowlah..
      Kalo cuma 4.5 puji tuhan

    • orang pesimis = mimpi
      orang optimis = visi

      jika orang-orang Korea tidak memiliki mimpi (visi) menyalip Jepang maka kita tidak akan menyaksikan Samsung & LG menggilas Sony, Toshiba, Sharp & Sanyo. dengan mimpi yang sama kini Huawei dan Lenovo sudah menyalip raksasa elektronik Jepang dan mulai mengancam Korea

      jika orang-orang Korea tidak memiliki mimpi (visi) maka Hyundai Heavy Industry, Daewoo Ship Marine Engineering, dan Hanjin Heavy Industry tidak akan mempu menyalip Kawasaki Heavy Industry dan Mitsubishi Heavy Industry. faktanya industri galangan kapal dunia sekarang dikuasai Korea Selatan.

      mimpi yang diiringi kerja keras, kerja cerdas dan roadmap yang jelas akan menjadi kenyataan

    • Berikan aku 10 pemuda…niscaya akan ku GUNCANG DUNIA…buat mantan ajudan selagi tidak mengganggu nafas qmu…biar kan kami mewujud kan cita2 kami…jd mimpi juga ga apa2..asal ada niat..segala sesuatu tergantung NIAT…

  24. Mantafff…mudahan lancar,amiiin.

  25. Assmlkm para warjager, kira2 sejauh mana kfx/ifx bisa menandingi,dan menanggulangi keunggulan2 f-35 aushit & singaporn ??

  26. Setara raptor??waowwwwwww

  27. proyek ambisius atau cm sekedar propaganda..berita bagus bgt, tp yg bginian sering hasilnya tdk sesuai apa yg di paparkan dan di cita2kan,yg terburuk berakhir dgn kegalauan atau kegagalan..tp tetap harus kita dukung,demi indonesia!

  28. semoga tidak di ulur ulur lagi

  29. Mesin? Gmana mesin? Pake barang sapa? Persenjataan,avionik,frame banyak supplier dan bs buat sendiri tp mesin gak bs sembarangan…

    Oh ya…kalo sampe pemerintahan baru menghentikan kerjasama IFX ini dgn berbagai alasan berhenti aja mengurus negara ini…serahin sm yg bisa…senengnya kok jd sapi perah bangsa lain…kita hrs mandiri at all cost…

    ini kalo loh… :mrgreen:

  30. Aku rapopo..daripade cuman bisa beli doank tapi ga bisa bikin…wakwaw…!!! Gitu aje ko repot..!! Refresh otak di hari minggu.woles aje …hehehe..para sesepuh nongol donk kangen yg hoax-hoex nih biar ada gregetnye…

  31. Alhamdulillah..Pesawat Tempur kerjasama dng KORSEL, Tank dengan TURKI, KS dengan KORSEL, Kapal perang dengan BELANDA, Roket dengan CINA dan Senjata & Panser sudah bisa Mandiri..semoga smua bisa berjalan sesuai rencana sehingga Indonesia bisa mandiri ALUTSISTA..tinggal di imbangi dengan Ketahanan Pangan..maka jadilah INDONESIA MACAN ASIA..Semangattt..

  32. apapun opini bung – bung diatas , yg penting adalah semangat utk bisa terus maju.bangga bahwa bangsa indonesia adalah sebagian kecil bangsa di dunia ini yg mampu utk mengembangkan dunia kedirgantaraannya , walau dgn tot yg minim dan anggaran riset yg kurang.
    salam . salute for all

  33. Ada banyak alutsista korsel di sini,,, ada banyak juga kerjasama buat alustista dgn korsel
    Barang nya,
    KT wong be
    LVT 7
    Tarantula
    Meriam kh 179
    Meriam kh 178
    T50i
    Kerjasama nya :
    KS changbogo
    LPD makasar
    KFX/IFX

  34. alhamdulillah sdh msuk emd,,

  35. lama amat 2023,kalau ada kendala bisa lebih lama lagi atau malah bisa jadi berhenti ditengah jalan,udah keburu yg gen 6 muncul.

    • setidaknya ditahun tersebut kita sdah mampu membuat sendiri bung, dripada tidak sama sekali. kalau teknologi pespur sdah bisa kita kuasai urusan mau generasi berapa terserah saja yg pnting made in dlm negeri. dan percaya saja SDM kita tdak kalah dgn negara maju. cba liat negara yg sdah mandiri dlm produksi alutsistanya mulai dri senapan individu, tank, kaprang, pespur, dll pasti akn jd negara yg dperhitungkan d kawasan maupun global.

    • Gen 3 pun gak masalah bung dacil…yg penting bs buat sendiri dulu…kalao dah bs tinggal pengembangan aja menegejar ketertingalan…

    • Bung Dacil, kumaha maneh? jd harusnya kita gak berusaha apa? hadehhh ..

  36. Motivasi Untuk Maju itu yg diperlukan Bangsa Indonesia walaupun berjalan step by step,Yakinlah Semua bt Kejayaan serta Kemakmuran Indonesia Menuju Macan Asia…Optimis bro…

  37. ada yang salah tulis di atas F-16 Eagle seharusnya F-16 Falcon cmiiw

  38. nah lho.. 2 KS di korea dan dua lainya di indonesia..
    pasti nih no lambungnya smua 403

  39. Ambil sisi positip nya, minimal kita bisa bikin sendiri dari hasil kerja sama dengan korea selatan, contohnya sekarang kita sudah biisa bikin kapal makassar class dan sudah bisa export ke filipina, semoga tahun 2023 kita sudah menguasai 100% rancang bangung pesawat tempur, ibarat orang berjalan, biar lambat yang penting sampai ke tujuan,dari pada duduk manis diam di tempat. saat nya bangsa indonesia menjadi bangsa yang maju di bidang teknologi pesawat tempur bukan bangsa yang bisa nya cuma jadi pembeli.

    SR lagi ah ..maklum belum ngepel lantai dan cuci piring ,maklum OB

  40. dapat berita tentang euro typhon

    Eurofighter Typhoon Cacat Produksi, Jerman Hentikan Pembelian

    Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF) telah mendeteksi cacat produksi pada pesawat tempur Eurofighter Typhoon, yang menyebabkan Jerman menghentikan pembelian pesawat ini hingga masalah diselesaikan. Berita ini menjadi pukulan berat bagi Eurofighter setelah sebelumnya didera masalah harga.

    Kecacatan produksi ditemukan pada sejumlah lubang bor baut pada bagian belakang pesawat, yang mana perusahaan terbesar di Eropa BAE Systems yang bertanggung jawab dalam pengerjaan komponen ini. Tepi lubang bor tidak dirapikan atau dihaluskan sesuai dengan proses produksi standar.

    Meskipun belum jelas apakah cacat produksi ini akan berdampak pada umur, fungsi atau dapat membahayakan pilot, namun laman Spiegel Online melaporkan bahwa dalam kasus terburuk, kecacatan ini dapat menyebabkan lambung pesawat menjadi tidak stabil. Sebagai dampaknya, Jerman menolak mengakuisisi Typhoon baru, termasuk 6 unit pada tahun ini.

    Terkait masalah ini, baik Angkatan Udara Inggris dan Jerman juga telah menurunkan jam terbang yang direkomendasikan untuk Typhoon, yaitu dari 3.000 jam menjadi 1.500 jam per tahun dengan harapan meminimalisir overstres pada Typhoon.

    Menurut seorang juru bicara Eurofighter, masalah ini sebenarnya telah teridentifikasi sejak awal tahun lalu. Yang mana ditemukan saat pengecekan dalam program untuk meningkatkan kualitas pada komponen utama produksi Typhoon.

    Produksi Typhoon dijalankan oleh Eurofighter Jagdflugzeug GmbH, sebuah perusahaan patungan yang berbasis di Jerman yang juga dimiliki oleh BAE Systems, Airbus, dan perusahaan Italia Alenia Aermacchi. Lebih dari 10.000 karyawan dari 400 perusahaan subkontrak di seluruh Eropa dilibatkan dalam setiap produksi Typhoon.

    Alberto Gutierrez, CEO Eurofighter GmbH mengatakan pada 2 Oktober bahwa perusahaannya sadar dan aktif menangani masalah kualitas baru-baru ini yang ditemukan pada bagian belakang badan pesawat Typhoon.

    “Kami ingin memperjelas masalah, bahwa tidak akan mempengaruhi keselamatan penerbangan, juga tidak berdampak pada armada Typhoon yang saat ini sedang menjalankan operasi,” ujar Gutierrez.

    Typhoon digambarkan oleh Angkatan Udara Inggris sebagai pesawat tempur multiperan yang sangat lincah. Sebagai produksi bersama, pesawat ini digunakan oleh beberapa negara Eropa yaitu Inggris, Jerman, Italia, dan Spanyol. Baik Jerman dan Inggris telah menempatkan pesanan awal masing-masing 250 unit, dan hingga kini keduanya telah memiliki lebih dari 100 Typhoon di angkatan udaranya. Kemudian Austria, Arab Saudi, dan Oman juga tertarik dan selanjutnya memesan pesawat ini.

    Pihak BAE Systems mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengirimkan pesawat sesuai dengan kontrak dan jadwal pengiriman yang ditentukan oleh Angkatan Udara Inggris dan Angkatan Udara Arab Saudi. Kementerian Pertahanan Inggris sendiri telah menyatakan bahwa mereka akan terus menerima pesawat dan mengatakan bahwa masalah cacat produksi tersebut tidak berdampak pada pengoperasian Typhoon.

    Menurut seorang juru bicara Eurofighter, pengiriman ke Typhoon ke Spanyol yang tertahan saat ini tidak terkait dengan masalah ini namun terkait masalah komersial. Dalam waktu dekat dialog akan dilakukan lagi untuk memungkinkan pengiriman kembali. Sedangkan pihak Italia, melalui juru bicara pengadaan Kementerian Pertahanan, menyatakan bahwa pesawat-pesawat mereka dalam kondisi yang aman. Pengurangan jam terbang hanya masalah biasa, dan pihak Eurofighter akan menyiapkan solusinya, menurut juru bicara tersebut.

    Di lain tempat, di Austria, Peter Pilz, seorang anggota parlemen dari Partai Hijau (Green Party) telah meminta pemerintahnya membatalkan kontrak pembelian Typhoon, dilansir laman The Local. Ia sangat marah karena Austria mengetahui cacat produksi tersebut hanya dari pemberitaan pers, bukan dari perusahaan langsung. Padahal Austria saat ini sudah mengoperasikan 15 Typhoon.

    sumber : dari berbagai sumber.

    Gambar: Alan Wilson from Weston, Spalding, Lincs, UK/ Wiki Common

  41. scra manufer kfx blm bs mnlebihi suhkoi krna korea sndri tk mngenal karstristik kmampuan suhkoi..beda dngn ifx krna indonesia pnguna suhkoi dn tau betul akan kmmpuan dn kkurnagny..jika ifx dkmbngkn dgn gabungn tehnolgi barat dn timur saya yakin kmmpuanny bsa melebihi suhkoi..

    • Barangnya jadi aja belum bung. Itu adalah harapan bahwa manuvernya menyamai atau bahkan melebihi SU-35. Dan satu lagi. kfx itu sama dengan ifx untuk produksi pertama. Kecuali nanti setelah Indonesia produksi sendiri dengan serie yang lain baru beda. KFX=IFX (proyek pertama)

      CMIIW

  42. Kalo mo jujur dg budget Rp.17Tango ato setara hampir US$1,5 billion … sdh cukup buat anak bangsa develop sendiri tanpa joint dg negara manapun.
    Mohon jauhkan urusan politik dlm urusan begini, coba lihat Jepang buat fighter dg cost yg ekonomis !!!
    Kita sdh mampu develop sendiri lah … buatlah pendekatan yg jujur & terbuka dg segenap genius anak bangsa.
    ingat PT DI sdh pernah dpt offset frame F16 batch pertama saat msh ada eyang Habibie … sdh proven & semua sukses tuh, eyang jg pegang paten utk airframe, pasti beliau mo bantu lg.
    hilangkan & lupakan politik masa lalu, bukalah lembaran baru tekno buatan anak bangsa … sayangi & hematlah dana bangsa ini, msh byk pekerjaan yg perlu pendanaan besar

  43. Proyek bareng korsel lancar klo korsel dpt lampu hijau Dr mamarika, semoga Indonesia lebih cantik Dan pintar dlm bermain politik dg bebas aktif n non blok

  44. Pasti fitur ifx ini udh diketahui as karena kan yang bantuin bikin kan korsel temennya amrik

  45. Sebagian rakyat hidup sambil berfantasi.., sebagian lg tdk pny wkt untuk berfantasi..,

  46. Sebagai warga malay keturunan indo saya sangat peduli dengan perkembangan militer Indo dengan adanya jkgr membuka minda pemikiran kami, percaya banyak warga malaysia keturunan indo yang ingin hubungan antar bangsa yang masih mempunyai garis keturunan nusantara saling bersatu bahu membahu , kalaupun ada riak2 kecil anggap saja itu perbuatan segilintir orang yang tidak tahu, kami lebih senang membuka blog militer indo karena pemberitaannya jauh lebih obyektif tanpa ada kalimat yang merendahkan, beda dengan blog militer kami yang menurut saya tidak komprehensif dan obyektif, pencapaian2 oleh tni saat ini kami melihatnya sangat luar biasa terutama semangat kemandirian yang telah berhasil membina peralatan perang sendiri walaupun belum secanggih industry militer usa, jepun, europe, russia, china, tapi tidak menjadi suatu masalah kerana itu hanya soal waktu, kami harap di malay pun bisa seperti itu industri militer tempatan boleh berkembang sebagaimana di indo, mohon dimaafkan bila ada saudara malay kami yang memberikan komentar merendahkan dan menghina mungkin mereka lupa bahwa 80% bumiputra masih keturunan indo, semua ini ulah penjajah sehingga rumpun nusantara terpecah pecah oleh batasan negara dan ideologi, dengan semangat nusantara semua permasalahan mari kita rundingkan dengan damai, perang adalah jalan terakhir

    • Terima kasih bung IM, saya juga selalu berharap demikian. Politiklah yang membuat kita jadi begini, saya juga berteman dengan warga2 Malaysia, tidak ada kata2 bermusuhan antara saya dengan mereka. Sebenarnya yg bikin permusuhan karena kurangnya pemahaman masyarakat dengan konflik politik akhirnya timbul permusuhan.

      Ada kata bijak yang mengatakan begini : “Alasan untuk berperang akan selalu ada. Tapi tidak cukup kuat untuk mengalahkan alasan untuk berdamai. Saat masa damai telah tiba, kita akan menyesali alasan kita berperang,”

      Salam untuk warga kita disana maupun untuk warga Malaysia.

    • @indomalay, saya kutip komen anda “kalaupun ada riak2 kecil anggap saja itu perbuatan segilintir orang yang tidak tahu,”

      Sekarang masalah tanjung datu, ambalat, sipadan-ligitan itu ulah segilintir orang/oknum atau kebijakan kerajaan malaysia.
      Kami bisa membedakan mana yang spontanitas dari perorangan mana yang bukan.

      • Bung @Anak Deli, saya tidak benci kepada orang malaysia saya hanya tidak suka dengan pemerintahannya yg sekarang yg selalu memprovokasi indonesia baik itu dalam masalah tapal batas, klaim kebudayaan dll.
        Optimis perlu tapi dari sisi mereka harus bisa melakukan perubahan dari dalam, jangan hanya mengharapkan bangsa lain memaklumi kelakuan mereka yang minus.
        Kalau perlu lakukan perubahan besar2an seperti yang kita lakukan tahun ’98.
        Tuhan tidak akan merubah nasib suatu kaum jika mereka sendiri tdk mau merubahnya.
        Salam.

    • bilang serumpun klo TNI dh kuat..coba kmarin2 bilang gtu

  47. Adem…@Bung Jalo setuju pendapat ane…

  48. @tukang_sapu ….
    setuju dgn pendapat anda dan mungkin mereka ” pura2 Ndak Tahu” ..

  49. “Menurut Purnomo Yusgiantoro bahwa fase EMD akan memasuki tahap pengembangan produksi di tahun 2023.” masih lama banget IFX hadir dan kalo jadwal tsb lancar tanpa ada kendala baik di Korea ataupun di Indonesia sendiri. kita sudah ada pengalaman bahwa proyek ini terhenti hampir 2 tahun krn pergantian pemerintahan di Korsel apa pihak Kemenhan sudah punya Plan B bila terjadi permasalahan di masa mendatang. padahal 3-4 tahun mendatang negara2 tetangga sudah akan mengepung kita dng pesawat yg diatas kertas kemampuannya diatas pesawat2 milik TNI-AU sekarang Lantas bagaimana menutup stopgap ini kalo syarat TOTnya tidak Fleksibel maka kita akan selalu tertinggal dgn negara lain krn utk TNI-AU Gapnya sudah jauh tertinggal dengan Airforce negara lain baik kualitas maupun kuantitas Alutsistanya

  50. Maksud saya komentar yang mengaku dari malay yang menghina dan merendahkan indo mohon diabaikan mereka hanya ingin memprovoke agar hubungan indo malay tidak harmonis

  51. indomalay..
    mungkin ente berjuang di forum buatan anak negri malay dolo..lihat komengnya temen2 ente..

    • Itu sudah saya lakukan saudara lara sarkem…dan terus berusaha termasuk memberikan nasihat untuk anak kami indonesia dan malaysia bersaudara karena datuknya berasal dari west java janganlah saling membenci dan menghina… setidaknya saya sudah memulai dari hal yang paling kecil dari keluarga dan kerabat istri dalam memberikan pemahaman tentang indonesia …btw sangat menyenangkan begitu tahu ada blog jakartagreater yang obyektif dan komperhensif

  52. Mungkin aja udh dateng tapi ga dipublikasiin alias rahasia negara

  53. ugg slippers neiman prada

 Leave a Reply