Proyek SAMP/T Berlanjut dengan Dukungan Layanan

JakartaGreater.com – Pada akhir 2018 terlihat sejumlah tonggak penting yang diidentifikasi dalam Rencana Manajemen Program yang dicapai oleh Program FSAF-PAAMS dari OCCAR, seperti dilansir dari laman Navy Recognition pada 30 januari 2019.

Organisasi untuk Kerjasama Persenjataan Bersama – dalam bahasa Prancis : Organisation Conjointe de Coopération en matière d’Armement; OCCAR) – merupakan organisasi antar pemerintah Eropa yang memfasilitasi dan mengelola program-program persenjataan secara kolaboratif melalui siklus hidup mereka antara Belgia, Prancis, Jerman, Italia, Spanyol dan Inggris.

Principal Anti Air Missile System, disingkat dengan PAAMS adalah program bersama yang dikembangkan oleh Prancis, Italia dan Inggris untuk sistem misil anti-pesawat terintegrasi.

Kontraktor utama adalah EUROPAAMS, perusahaan patungan antara Eurosam (66%) dan anak perusahaan MBDA, UKAMS (33%). Di Inggris, PAAMS ini disebut Sea Viper. Sistem peperangan PAAMS beroperasi dengan Angkatan Laut Kerajaan Inggris, Angkatan Laut Prancis dan Angkatan Laut Italia.

Sistem pertahanan udara jarak menengah, MBDA Aster-30. © Georges Seguin Wikimedia Commons

Untuk Program Keberlanjutan & Peningkatan, penyelesaian positif dari “Tinjauan Desain Awal (PDR) untuk Sistem SAMP/T B1 NT, tonggak penting untuk membekukan spesifikasi teknis sejumlah elemen SAMP/T termasuk Firing Control Unit (FCU), sistem peluncuran darat dan amunisi Aster B1NT baru.

Sebagai sistem dari sistem, PDR untuk Aster 30 B1NT (sudah dimulai), peluncur serta FCU akan menindaklanjuti hingga musim semi tahun 2019. SAMP/T B1NT dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan sistem dan menyiapkan pembaruan paruh usia SAMP/T Italia dan Prancis.

Diluncurkannya pengembangan dan kualifikasi perangkat telemetri generasi terbaru, paket pekerjaan yang akan memungkinkan Pasukan Perancis untuk mempertahankan kapasitas mereka untuk menembakkan amunisi Aster dalam latihan melalui sistem FSAF/PAAMS berbasis kapal dan darat sampai tahun 2030-an. Amandemen dari kontrak untuk Italia yang bergabung dengan paket kerja diantisipasi pada 2019 dengan pengadaan kit telemetri baru pertama dimulai pada tahun 2020.

Dimulainya pengembangan Joint Application Extension Application Protocol (JREAP) yang akan memberikan kemampuan baru kepada Angkatan Udara Prancis dan menghubungkan peleton SAMP/T ke jaringan operasi menggunakan protokol JREAP-C. Kemampuan ini akan meningkatkan interoperabilitas dengan NATO dan termasuk solusi InfoSec.

Tinggalkan komentar