Dec 282014
 
F-16 Turki

F-16 Turki

Turki memiliki target ambisius dengan berencana memproduksi jet tempur lokal sendiri untuk menjadi “sepenuhnya independen” di darat, pertahanan laut dan udara, ujar Menteri Pertahanan Nasional Ismet Yilmaz.

“Kami memproduksi kapal-kapal sendiri dan semua kendaraan darat, termasuk tank. Kami juga memproduksi helikopter dan jet pelatihan sendiri. Hal lainnya adalah kami berencana memproduksi jet tempur”.

Yilmaz mengatakan target utama Turki adalah mampu memproduksi senjata darat, angkatan laut dan pertahanan udara dalam negeri dan manufaktur jet tempur lokal akan melengkapi bagian yang hilang.

“Kami berharap akan sepenuhnya independen dan sepenuhnya kuat ketika hal ini tercapai,” kata Yilmaz. “Tidak mungkin untuk berbicara tentang kemerdekaan penuh jika Anda tidak memiliki industri pertahanan. Itulah sebabnya kami terus investasi di industri pertahanan”.

Helikopter Serang TAI-T-129 Turki

Helikopter Serang TAI-T-129 Turki

Industri pertahanan Turki saat ini memenuhi 55 persen dari kebutuhan militer Turki, dan tujuan pemerintah adalah untuk mendorong industri dalam negeri dapat memenuhi semua kebutuhan tentara pada tahun 2023.

Awal tahun ini, Turki meminta tawaran dari perusahaan global: GE, Rolls-Royce dan Pratt & Whitney untuk menyajikan tawaran untuk membuat jet tempur masa depan.

Pemerintah telah mengungkapkan niatnya untuk mengembangkan apa yang akan menjadi pesawat tempur Turki yang akan diproduksi di dalam negeri untuk pertama kali dan disebut TF-X, tetapi beberapa pihak masih meragukannya.

Turki telah lama mengklaim akan merancang, mengembangkan dan memproduksi jet tempur sendiri, tetapi beberapa analis dan pakar industri pertahanan Turki memunculkan pertanyaan tentang kelayakan program dan kapasitas teknis industri Turki itu. (hurriyetdailynews.com).

  55 Responses to “Proyek Turki Membangun Jet Tempur Sendiri”

  1.  

    test

  2.  

    oke juga

  3.  

    Test

  4.  

    Indonesia harus seambisius turki. Pokoknya gk ada kedaulata negara kalau alat tempurnya masih beli dari negara lain.

  5.  

    mantaabsss……

  6.  

    Pelajaran kasus kapal induk mistral yg ditahan…

  7.  

    berharap Indonesia bs melakukan hal yg sama dgn Turkye

  8.  

    mmmh…

  9.  

    Nah tuh turki udah optimis mau buat pesawat tempur sendiri mana indonesia harusx optimistis ayo pasti bisa indonesia mandiri alutsista

    Nkri harga mati

  10.  

    Yg keren dari artikel atas adalah
    “Industri pertahanan Turki saat ini memenuhi 55 persen dari kebutuhan militer Turki,”

    Dan dikita baru 8%, apakah bisa dibilang negara besar?

    •  

      Perbedannya satu bung Jalo: Anggaran. Turkey dari segi anggaran militer kalo ngga salah no 14 atau 15 di dunia. Untuk R&D, mungkin mereka punya anggaran berlebih. Lha kita? jangankan R&D atau persenjataan. Untuk memenuhi kebutuhan dasar prajurit seperti perumahan dan kesejahteraan saja masih kesulitan…

      •  

        Lalu kenap bis membeli produk dari luar kalu dalm negeri bisa terpenuhi, contoh kecil alkom. Itu belum panser, dll

        •  

          Ngga sepenuhnya begitu bung. Untuk alutsista2 dimana kita sudah bisa produksi dalam negeri, dan dirasa kualitasnya sudah mencukupi, ya pembelian diutamakan dari dalam negeri kok. Contoh: senapan, baju seragam, anoa, pesawat angkut CN-235 (dan CN-295).

          Tapi adakalanya pembelian dari luar negeri itu adalah suatu keniscayaan. Mengapa? Ada banyak faktor. Diantaranya keterbatasan teknologi, kapasitas produksi, kebutuhan yang mendesak, dll. Sebagai contoh BMP-3. Kenapa kita beli BMP-3? Padahal ndak ada ToT? Padahal Pindad sedang mengembangkan Anoa amfibi? Karena kebutuhan kita sudah mendesak untuk mengganti PT-76 yang sudah uzur. Sekarang aja Anoa amfibi baru akan diuji coba di sungai. Padahal kebutuhan Korps Marinir tentunya adalah tank yg bisa “berenang” di laut. Kalau kita nunggu Anoa Amfibi, mesti nunggu berapa lama lagi untuk dapat produk yang benar2 sudah proven? Maka diambil jalan tengah: Beli (walau sedikit) untuk mengimbangi perkembangan teknologi dunia, sambil riset tetap dijalankan.

          Nha sekarang kita lihat Turki misalnya. Ya, bung Jalo mungkin benar industri dalam negeri mereka sudah memenuhi 55% kebutuhan militer. Tapi ingat, sudah berapa lama Turki mencurahkan anggaran besar untuk militer? Lantas bandingkan dengan anggaran militer Indonesia. Untuk ToT itu membutuhkan dana besar juga, dan Turki sudah lama menerapkan ToT. Contoh: Untuk Angkatan laut, mereka sudah beberapa kali ada ToT dari Jerman untuk frigate dan kapal selam. hasilnya, mereka mampu mendesain korvet sendiri. Demikian juga untuk pesawat ini. Turki sudah berpengalaman merakit ratusan F-16 dan mengupgrade avionik F-5 dengan ToT dari Israel.

          Semua itu butuh biaya mahal. Itulah kenapa di atas tadi saya bilang letak perbedaannya pada anggaran. Turki karena mampu beli 240 F-16, ya tentu saja dapet ToT. Gitu contohnya. Lha Indonesia? Anggaran kita saja belum cukup untuk mensejahterakan prajurit.

          •  

            Kalau itu saya juga ngerti bung, mungkin lebih banyak nanya langsung kepada engineer2nya, kenapa kita susah maju. Dengan adanya permintaan langsung setidaknya pihak Inhan bisa memiliki kesempatan untuk mengembangkan diri. Kasus nyata waktu desain anoa sudah jadi, tapi pihak user ogah menggunakan, setelah ada permintaan wapres saat itu akhirnya mereka dengan terpaksa menggunakannya. Dengan pembelian terpaksa itu Pindad bisa mengembangkan beberapa tipe. Alhasil, nih rantis bisa berkembang sampai dibeli orang luar.

            Waktu itu ada alkom, yg bagus sekali buatan PT Len, sekarang memang user sudah membelinya, tapi ingat negara pembeli pertama bukan Indonesia tapi negara yg berada di Asia tenggara dan Afrika Selatan.

            Dan masih banyak kasus lainnya, yg pertama itu kepercayaan dulu. Kalau kepercayaan sudah ada, saya yakin dana segar untuk pembangunan itu bakalan ada. Makanya ada slogan, anda percaya kami pasti bisa.

            Yg ditekankan disitu adalah “PERCAYA”…. Saya sedikit ralat, dalam klausal pembelian BMP-3F itu ada ToT-nya, kenapa tidak diaplikasikam, coba tanya user-nya yg lobby langsung ke rusia.

          •  

            bung jalo kalo urusan data pasti kumplit ya, hehe, tp seorang pengambil keputusan akan disodori oleh banyak alasan bung (jika membeli produk inhan), nah faktor faktor itulah yg harus diperhatikan, cmiw,

          •  

            Gak lah bung dianeko, sama aja… 😀

            Mungkin gampangnya begini, kenapa ada UU Nomer 16 Tahun 2012. Karena ada “MASALAH”, makanya diterbitkan UU tersebut.

          •  

            Dulu dulu masih suka import, soalnya ada fee broker bung Jalo, ….. makanya harus dipaksa kayak pak JK beli Anoa.
            Masalah percaya produk sendiri dll, itu cuma alasan diatas kertas biar realistis utk tetap beli import.

          •  

            semua ada waktunya …kita dulu membatasi anggaran militer krn kita ingin meyakinkan ASEAN itu zona damai..jg meyakinkan Vietnam utk menjadi negara yg lebih ‘cool’ setelah bertahun2 menjadi petarung .. shg membuat ASEAN spt ini bisa merasakan pembangunan dan ketenangan kawasan.. selain itu Filipina akhirnya dapat mengusir pangkalan Militer Amrik di Clark dan Subic…tapi krn meningkatnya militerisme China..yah mau apa..kita hrs mengantisipasinya

        •  

          maaf..sedikit menyimpang topik…… katanya kadin pesan 1500 kapal angkut dari chino …? ….

          padahal galangan kapal kita ada puluhan jumlahnya…..??????

      •  

        Menurut saya sih bukannya gak cukup, mungkin perilaku atasan dari masing-masing satuan yang harus dibenahi, sehingga bisa lebih memperhatikan kesejahteraan para prajurit. Intinya adalah setiap rekrument anggota, kehidupan anggota tersebut sudah dipikirkan oleh negara. Beda kasus kalau anggaran yang sudah digelontorkan negara di sikat abis ama atasan masing-masing anggota yah. Yah ini adalah realita yang harus diterima, makanya tidak heran orang-orang rela bayar lebih agar bisa jadi pemimpin dan tidak heran juga ketika bintang sudah dipundak harta ada dimana-mana. #nooffensejustreality

  11.  

    perlu ditiru semangat pemerintahan turki untuk kemajuan negaranya, indonesia jangan mau kalah, indonesia bisa

  12.  

    Maju mana inhan turki dengan Indonesia.

  13.  

    jika negara2 ‘old world’ yang telah membuat pesawat tempur sejak PD I berkolaborasi dan berbagi biaya pengembangan dalam proyek eurofighter, gak ada salahnya negara2 new emerging forces mengambil hikmah, berat sama dipikul, ringan sama dijinjing.

    turki batal berpartisipasi dalam proyek k/ifx, ujung2nya konsep tfx mirip juga dengan k/ifx,

    http://www.militaryfactory.com/aircraft/imgs/tai-tfx-fighter.jpg

  14.  

    breaking news: pesawat air asia tujuan sby-s’pore hilang kontak,diperkirakan jatuh di antara kalimantan-bangka belitung

  15.  

    Turkey punya akses teknologi
    Indonesia punya bahan baku dan tenaga kerja
    Saudi punya minyak dan uang
    Kolaborasi ketiga negara ini maut sekali. Sama sama mayoritas muslim dan sealiran ahlus sunnah wal jamaah serta moderat. Siapa yang ga senang?

    •  

      dan sayangnya saudi gk berniat bikin jet tempur, teknisi perpur mereka saja banyak yang impor, mereka hanya mau membeli bukan membuat

    •  

      bung @kobu …

      Saudi itu aswaja? … mohon maaf, silahkan lihat realita, dan sejarah berdirinya negara tersebut. Memang ini, bukan forum agama, tapi ungkapan anda juga sudah melenceng dari topik, dan bahkan melenceng dari kenyataan.

      CMIIW

  16.  

    Mantap, pelajaran yang berharga yang perlu kita ambil dari turki.

    Suatu negara belum dikatakan merdeka bila belum bisa membuat sistim dan alat pertahanannya sendiri. Investasi awal memang besar tapi itu akan membuat kemandirian dan kebanggaan bangsa ini.

    Korea utara, iran, dan pakistan levelnya dibawah kita tapi mereka sudah bisa membuat roket jarak jauh dan senjata nuklir. Cina, india, turki, dan korea selatan adalah negara2 new emerging forces sama spt kita tapi mereka lebih bangga utk mandiri dan berinvestasi di riset dan teknologi utk sepenuhnya menjadi bangsa yg merdeka yg bebas dari tekanan dan ketergantungan dgn pihak lain.

    Suatu visi akan menjadi khayalan semata bila tidak dilakukan. Suatu visi utk menjadi bangsa yang maju dan mandiri hanya bisa dilakukan bila kita punya kemauan utk berinvestasi di riset dan teknologi.

  17.  

    mantapppp….. KF~X…..IF~X……TF~X…..go go….geliat negara2 berkembang

  18.  

    Ya, semoga ekonomi membaik sehingga “gizi” untuk militer berupa alutsista, kesejahteraan, dan anggarana R&D juga bisa meningkat pesat

  19.  

    KATNOK GNALIH ARUPAGNIS-AYABARUS NASURUJ AISA RIA TAWASEP
    https://id.berita.yahoo.com/pesawat-airasia-hilang-kontak-012718907–finance.html

  20.  

    Indonesia juga harus bisa seperti Turki, kalau perlu dana subsidi dari bbm dapat diambil sedikit untuk dana riset dan percobaan untuk kemajuan bangsa kita,semoga berhasil ifx yg kita cita cintakan bersama, yg penting pemerintah dan semua stekhoulder yg terkait betul betul punya misi yg sama dan jujur dalam bekerja untuk kemajuan inhan dalam negri. Semoga cepatlah terrealisasi kejayaan Indonesia tercinta.
    Assalamualaikum dan selamat pagi semuanya.

  21.  

    Lanjutkan.. untuk menembak jatuh pesawat-pesawat “sitting duck” suriah

  22.  

    Bahasanya aneh bung, kayaknya tuh web cuma pake google translate. Ex: fighter = petarung (harusnya tetap fighter), ferry = kapal feri (harusnya tetap feri no kapal)

  23.  

    Sdh tepat kita bekerjasama untuk pesawat tempur & kapal selam dgn Korea. LPD, Anoa, Badak contoh kerjasama sukses berkat bantuan Korea baik langsung maupun tdk langsung

  24.  

    kapal = semoga
    tank = semoga
    kapal selem = sem0ga
    pesawat tempur = semoga
    rudal = semoga
    radar = semoga
    satelit = semoga
    nuklir = emmmm….semoga
    induk dri sgala induk === semoga
    ghoib-ghoib ==== udah banyak
    BBM === yaaaah….semoga juga deh..

    semoga ========== mudah-mudahan========= yaa gtu aja deh…

    •  

      dalam tahun 2015 – 2019 semoga :

      – 24 kcr 40 / 50
      – 24 kcr 60 / 70
      – 18 trimaran 63 / 70 / 90

      – 100 anoa
      – 50 badak
      – 50 anoa amfibi

      – 50 mlrs r-han 122-a jangkauan @ 15 km
      – 50 mlrs r-han 122-b jangkauan @ 35 km
      – 50 mlrs r-han 122-c jangkauan @ 70 km
      – 25 mlrs r-han 122-d jangkauan @ 100 km

      – 30 Bell 412 EP heli angkut / serbu ringan
      – 15 pesawat amfibi tempur ringan GK- 01 ( gatut kaca – 01 ) jangkauan max 2000 km
      – dengan senjata 2x 12,7 mm,.. + 2 x 16 roket 70 mm
      – 12 kru + pilot + 1 kapal karet mesin……. ( buat tangkap maling ikan gan.. )

      dll, dll, dll ……..

      xi xi xi xi xi xi

      •  

        xixixixixixi…

        kata ” Semoga” adalah kata palingtidak “mudah-mudahan” yah klo nggk “syukur-syukur”

        yang saya harap tidak terlalu sering di ucapkan oleh para punggawa dan para pimpinan kita yg hanya sekedar penghibur lara. 🙂

  25.  

    Semoga Alloh memberi jalan dan melancarkan usaha bangsa indonesia untuk mandiri sprti bangsa lain, belum mandiri artinya belum merdeka. Indonesia hrs pny mimpi besar sprt turki. Semoga indonesia jaya amiiin……..

  26.  

    kemandirian tekhnologi pertahanan pada dasarnya adalah niat, kemauan keras untuk terus maju, dukungan sarana dan prasarana, kemampuan, selalu diberi kesempatan terus berkembang, dan kepercayaan,,
    kembali lagi ke pemerintah dan user,,betul kata bung jalo tanpa dukungan pemerintah dan kepercayaan dari usernya, maka akan sulit teknologi inhan untuk berkembang, sebenarnya teknologi inhan turki dan indonesia masih setara, tp teknologi inhan turki mampu mencukupi kebutuhan militer mereka sampai 55%, sebenarnya indonesia bisa lebih maju dari sekarang jika pemerintah dan usernya serius dalam teknologi inhan,,,

  27.  

    Artikel yg menggugah.
    Ane yakin, sbg bangsa pejuang kita pun mempunyai semangat yg sama dgn Turki. Hanya saja mungkin kita masih sedikit tertinggal darinya, sbb Turki sdh berani pasang target smp 2023 utk kemandirian dlm semua matra, sdg kita belum.
    Tp wlu bgt semangat kemandirian kita sdh semakin sering didengungkan oleh para petinggi kita sjk beberapa tahun belakangan ini, shgg ane yakin kemandirian itu pasti akan tercapai. Insyaalloh.
    Semoga semuanya lancar. Amin!
    Majulah Indonesiaku!

  28.  

    Semoga alutsista Indonesia yang ada dan yang akan datang tidak kekurangan BBM dan Suku Cadang, sehingga dapat beroperasi secara optimal……….!!!

  29.  

    Tidak ada yg lbh membanggakan pd kami kecuali Indonesia bisa mandiri dlm menyediakan persenjataannya disemua matra.
    Ayo pindad. lapan, di, pal dan semuanya, bangkit dan berinovasilah utk menciptakan senjata yg melebihi karya bangsa lain!
    Shgg kami akan merasa bangga menjadi warga negara Indonesia.
    Majulah dan jayalah Indonesiaku!

  30.  

    Pesawat amphibi sebaiknya diopersionalkan oleh TNI AL supaya pesawat tersebut bisa membawa pasukan marinir/pasukan katak, disamping itu juga TNI AL perlu pesawat propeler (super tucano) dan Jet (Gripen/T-50 i) untuk patroli laut dan membantu penyerangan pantai untuk pendaratan marinir.

  31.  

    tetep yah mesinnya dari luar….roll roys n prat whitney. emang susah bikin mesin sendiri

 Leave a Reply