PT DI Jelaskan Detil Penundaan Pengiriman NC212i untuk PAF

12
6
Dua unit NC-212i pesanan Filipina sudah selesai dibangun. (defence.pk/pr1v4t33r)

Produsen pesawat milik negara, PT Dirgantara Indonesia (PT DI), membantah laporan media bahwa penundaan untuk dua utilitas pesawat angkut turboprop pesanan Angkatan Udara Filipina (PAF) adalah akibat kesalahan produsen.

Ketika ditemui di pameran ADAS 2016 di Manila, Sales Manager for PTDI, Teguh Gratio, mengatakan bahwa kedua pesawat itu telah selesai sesuai jadwal.

“Kedua platform siap dan telah selesai sesuai dengan jadwal manufaktur,” ujar Teguh Gratio, seperti dilansir IHS Jane pada Sabtu (1/10).

Lebih lanjut, Teguh menjelaskan bahwa telah terjadi keterlambatan dalam integrasi dan sertifikasi sistem auto-pilot pesawat.

Pemerintah Filipina mendapatkan kontrak untuk dua pesawat NC212i ke PT DI pada tahun 2014 dan pada awalnya dijadwalkan untuk menerima platform pada pertengahan tahun 2016.

Sumber: IHS Janes

12 COMMENTS

  1. masih berputar-putar dimasalah yang sama, karena terkait dengan pihak ketiga di luar sana yang memberikan sertifikat. fly by wire, kabel konektor, fatiq metal, instrument kokpit, struktur rangka, ll
    ini juga masalah di N219 (sertifikasi dari luar sana)

LEAVE A REPLY