Mar 192015
 

image

Patroli maritim dan pengawasan menjadi tema yang paling menonjol dalam Langkawi International Maritime and Aerospace Exhibition (LIMA) tahun ini, di mana produsen besar berebut mempromosikan berbagai solusi untuk misi tersebut.

Sumber industri mengatakan Kuala Lumpur dalam proses mengkristalisasikan pengadaan enam sampai delapan pesawat patroli maritim jarak jauh (MPA). Keinginan tersebut menarik perhatian dari berbagai perusahaan termasuk Boeing, Saab, Dassault, dan Dirgantara Indonesia.

Boeing mendemonstrasikan teknologi Maritime Surveillance Aircraft (MSA) dalam LIMA 2015 ini. Pesawat itu mereka munculkan dalam demonstrasi statis sambil user dari militer AS untuk memaparkan kemampuan MSA ini. Sebuah jet bisnis Challenger 605 modifikasi, MSA tak bersenjata ini, dioptimalkan untuk ketinggian dan surveilans di wilayah yang luas.

Saab, Dassault, dan Dirgantara Indonesia juga menampilkan model MSA dan MPA pada stan mereka.

Ini adalah perubahan yang signifikan dari esksebisi LIMA 2013 yang ketika itu satu-satunya perusahaan yang aktif mempromosikan pesawat MPA adalah Alenia Aermacchi dalam bentuk ATR 72MP, varian dari ATR 72-600.

Indonesia Aerospace, menawarkan CN235 MPA dengan pemasangan torpedo di bawah sayap pesawat – sebuah CN235 Angkatan Laut Indonesia muncul pada tempat pameran statis.

image

PT DI juga akan menambahkan dua torpedo dalam rongga tersembunyi di bawah badan pesawat CN235 MPA, sehingga memberi kemampuan untuk membawa empat torpedo. PT DI menambahkan ramp di bawah badan pesawat juga berguna untuk menjatuhkan rakit atau barang lainnya.

Untuk negara dengan garis pantai yang panjang dan kepentingan ekonomi yang luas di laut, Malaysia memiliki keterbatasan dalam kemampuan pengawasan maritim. Malaysia hanya mengoperasikan empat pesawat King Air 350 dalam misi pengawasan maritim.

Dalam beberapa tahun terakhir domain maritim dinilai semakin penting oleh negara negara di Asia Tenggara. Pada awal 2013, Kuala Lumpur mendapatkan serbuan dari 200 orang bersenjata Filipina di negara bagian timur Malaysia Sabah, yang mengakibatkan konfrontasi bersenjata dengan pasukan militer Malaysia. Kuala Lumpur akhirnya menghancurkan penyusup dengan artileri, serangan udara dan pasukan darat, tapi insiden tersebut menyoroti kerentanan garis pantai Malaysia yang panjang.

Selain itu, Beijing menjadi semakin tegas tentang sengketa klaim teritorial di Laut Cina Selatan. Negara-negara seperti Malaysia, Vietnam, dan Filipina mewajibkan diri untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam memantau domain laut, jauh dari garis pantai. (flightglobal.com).

  48 Responses to “PT DI Siap Suplai Pesawat MPA Torpedo untuk Malaysia”

  1.  

    Be the best..pindad

  2.  

    Semoga deal… Pt Di semakin diperhitungkan.. Hoaxnya sih.ada bonus tehnologi terbaru asw…

  3.  

    Lanjutkan borong terus dominasi keperluan militer jiran

  4.  

    perbanyak alusista indonesia di malaysia. biar kalau tu negeri banyak bacot kita embargo aja.. bahahahaa

  5.  

    siapkan jg penangkalnya biar ga jd senjata makan tuan jika nanti terjadi konfrontasi mungkin dimasa mendatang

  6.  

    Proton mah dibarter nya dengan limbah rumah tangga saja ……. !

  7.  

    Seharusnya apapun bentuk dan keperluannya setiap kapal yang digunakan TNI harus dilengkapi dengan peralatan tempur yang canggih termasuk CN 235 dan CN 295 jangan kosongan kaya lontong. apa lagi digunakan sebagai pesawat pengintai minimal harus dipersenjatai ruda yakhot yang multi fungsi anti kapal selam anti kapal perang, dll.

  8.  

    yang bagus itu pakai “Penguin” sudah teruji dan tersertifikat.

    •  

      Pakai yang Mk 3 lumayan buat “menghentikan” kapal. Mungkin kapal musuh tidak dikirim ke dasar laut tapi dikirim balik ke pangkalan sama artinya dengan tenggelam dalam waktu tertentu.

  9.  

    idih bakal serem neh, torpedo sekelas apa neh, . . .
    Salut ama BUMN strategis kita, gak “mendowngrade” penjualan ekspornya :mrgreen: semoga makin sukses . . .
    Moga ja cita2 dan keinginan PTDI bikin fighter dgn Airbus tercapai :mrgreen: keknya sohib bgt wkwk

  10.  

    wkwkwkwk…..kalo itu jagaan bung aaah, jadinya gak halal dunia akherat dah

  11.  

    Kalau ATM beli pesawat intai maritim dari kita ,kasih persyaratan tidak boleh terbang di Ambalat dan sekitarnya.

  12.  

    Klo dituker proton, mentok2 jadi taksi kayak yg dulu itu heheehe

    Sebenernya gpp sih ditukar proton juga, asal ngitung harga proton nya dibawah pasaran. Kalo di mark up ya rugi kita.

  13.  

    Kalo Seharga Agya Rp.90Jt sih Gpp , klo seharga New GrandCivic mah Mending Gw Beli Alphard aza.

  14.  

    Ingat Lon ini buatan Indonesia, ini pesawat MPA dilengkapi dgn torpedo ………….. kagak bisa dipakai untuk ngebom kebun pisang yaaa …………… ???

    •  

      Set Dah, Jgn Galak2 dunk Bang, Ngebom Kebon Pisang Mah Hoby Gw, Jgn Dilarang2 dunk.

    •  

      Nah ada pembetulan dari Malaysia ,bukan pohon pisang tapi pokok sawit,makanya pengusaha Malaysia mulai pindahkan kebin sawitnya ke kalimantan dan sumatra,takut nanti kena booom TUDM.

      •  

        Banyak ,justu pengusaha Malaysia yang banyak punya perkebunan sawit di Indonesia terutama etnis China malaysia.

      •  

        Sepanjang saling menguntungkan tak ada salahnya pengusaha Malaysia buka perkebunan sawit di Indonesia .Ada kewajiban pengusaha memberdayakan penduduk tempatan dengan program plasma.Dimana perkebunan sawit diserahkan untuk penduduk tempatan mengelolanya oleh perusahaan.Dengan besarnya kebun sawit oleh pengusaha Malaysia tentu pemerintah Indonesia dapat tax,cukai dsb ,harga sawit bisa di kontrol oleh Indonesia soalnya jadi produsen sawit terbesar dunia.

    •  

      Saya minta Maaf bung Malaysia kalo anda tersinggung, that just kidding, saya percaya dan yakin, bahwa tidak ada pesawat malaysia yg ngebom kebun pisang dimana pun, OK ………… salam damai kembali .

  15.  

    Harusnya TNI-AL jenis pesawat ini ditambahkan sebagai bagian armada ASW minimal 1 skuadron, padahal sebagai negara maritim malah kita yg sebenarnya kekurangan armada MPA yg multifungsi sebagai ASW juga
    Armada Fixed Wings TNI-AL jumlahnya belum mencukupi mengcover luas wilayah laut NKRI

  16.  

    ATM Tak punya Nyali, percuma buat Gagah2an doang. Malaysia sdh punah SDM + BUDAYA + DLL

    •  

      Salut juga dengan Bro satu ini selalu promosi untuk datang ke Malaysia,apa karena tourist tiongkok sudah takut datang ke Malaysia sebab Mas sering jatuh maka mulai promosi ke orang Ibdonesia? .

      •  

        mengembangkan industri tourism adalah pilihan Malaysia ,berani keluar uang besar besaran untuk promosi,beda dengan Indonesia ,soalnya Indonesia punya banyak pilihan industri yang lebih bagus untuk di kembangkan . Industri tourism sangat tergantung sama pergerakan mata uang, keamanan suatu daerah,penyakit menular dsb.I ndustri yang gampang roboh bila diterpa satu isu sahaja.Contoh Mas sering jatuh langsung pelancong china menghindari Malaysia..

  17.  

    Eks anti kapal selam untuk TNI makin banyak aja contohnya ni pesawat CN235 di pasang torpedo

  18.  

    Jadi TNI AL tertarik gak nih sama CN 235 MPA Anti Submarine???
    Atau beberapa CN 235 MPA kita sudah di modifikasi DI jadi Anti Sub Marine?
    GOIB GOIB
    heheh

  19.  

    pengganti nomad ya cn 235mpa dg asw.
    ngapain beli orion.

  20.  

    ada yang bisa komentarin link ini gak ya ?

    mohon pencerahan nya para sesepuh… apa benar atau tidak berita ini…

    https://www.youtube.com/watch?v=rE9oqG5GTO0

  21.  

    23194

    GO to PHARMACY >>>>>

 Leave a Reply