Jul 112014
 
KRI Lemadang 632 FBP-57

KRI Lemadang 632 FBP-57, bergabung dengan TNI AL tahun 2003

Surabaya – Kapal buatan dalam negeri banyak dilirik Manca Negara, salah satunya Jerman. Produk PT PAL yang masih terkait dengan Jerman yakni “BERLIN NAKROMA” maupun “FAST PATROL BOAT (FBP-57)” kini masih berfungsi dengan baik. Duta Besar Jerman untuk Indonesia Dr. Georg Witschel, mengunjungi galangan kapal yang pernah melakukan kerjasama dengan Jerman di era pimpinan Presiden RI ketiga B.J. Habibie. Diterima oleh Direktur Desain dan Teknologi, Saiful Anwar dan Direktur Produksi, Edi Widarto, di ruang rapat Ground PIP PT PAL, Selasa (08/07). Beragam Informasi dan pandangan diutarakan dalam diskusi kecil ini, baik terkait kerjasama bidang ekonomi maupun pendidikan.

Dalam penjelasan singkat terkait perkembangan PT PAL INDONESIA, Saiful Anwar menuturkan PAL akan disibukkan dengan kegiatan produksi di tahun-tahun mendatang dengan membangun kapal perang.

Sesuai dengan Amanah Undang-Undang 16 Tahun 2012 tentang Industri Startegis Pertahanan, PT PAL juga mengemban tugas sebagai Pemadu Utama ALUTSISTA Matra laut.

“Tahun ini dan mendatang, kami sangat berfokus pada pembangunan kapal perang sesuai dengan tugas yang telah dibebankan kepada kami oleh Pemerintah. Namun kami masih dapat menerima order untuk produksi kapal niaga dan non kapal”, tandas Saiful.

Duta besar Jerman untuk Indonesia, Dr. Georg Witschel mengungkapkan rasa bangga dan terima kasihnya atas pembangunan kapal “BERLIN NAKROMA” 2006 silam. “Kapal itu kini masih berfungsi dengan baik dan performa yang bagus utuk keperluan Pemerintah Demokratis Republik Timur Leste. Kami berharap PT PAL INDONESIA dapat mengembangkan bisnis dengan tujuan dapat meningkatkan Ekspor Jerman dan meningkatkan investasi yang menjadi tujuan utama kami”, imbuhnya.

Kapal “BERLIN NAKROMA” yang diserahkan PT PAL INDONESIA kepada Pemerintah Demokratis Republik Timur Leste pada 14 September 2006, dengan panjang 47,25 meter dan lebar 41,33 meter ini melayani rute Dili-Oecussi dan Dili-Atauro.

Pada diskusi yang cukup hangat, tersirat keinginan untuk meningkatkan kerjasama dalam pembangunan kapal. Terutama pada pembangunan kapal sejenis “BERLIN NAKROMA”. Namun Jerman masih menunggu kebijakan dari pemerintah Indonesia dalam hubungan bilateral, setelah pemilihan presiden RI pada 9 Juli 2014. Karena pembangunan kapal pada industry Galangan adalah sebuah proyek multiyear, yang dapat dikerjakan PAL INDONESIA dalam waktu mendatang.

Fast Attack Craft. Albatros Class, Jerman

Fast Attack Craft. Albatros Class, Jerman

FPB-57 atau Fast Patrol Boat 57 m atau PB-57 adalah kapal patroli yang dibuat oleh Lürssen, Jerman. Pada perjanjiannya PT. PAL yang awalnya hanya merakit kapal ini, juga memperoleh hak lisensi untuk memproduksi rancangan kapal. Selanjutnya, kapal ini menjadi buatan Surabaya. Di Jerman kapal ini merupakan kapal patroli cepat kelas Albatros yang beroperasi tahun 1976 –2005.(pal.co.id).

  60 Responses to “PT PAL dan Jerman, Jajaki Kerjasama”

  1. pertamax

  2. Duo

  3. uno

  4. hayoo siapa yang ga tarawih gabung heheheh

  5. Demi kemajuan bangsa jgn malu belajar dan kerjasama dg negara maju asalkan ngaa ada syarat yg merugikan bangsa dan negara

  6. Mantap!

  7. absen

  8. 8

  9. numpang nyimak

  10. berita yang cukup menggembirakan…maju terus PT.PAL

  11. harus bisa PT. PAL. maju terusss!

  12. Absen dulu 🙂

  13. Harusnya PAL dah bisa ngembangkan kapur dari FPB 57,lo kcr 60 itu masih sekelas ama fpb. .

  14. waduh para sesepuh masih siaga satu

  15. Ikt absen

  16. mantap
    ayo pt pal bisa

  17. Asaalamuaalikum warjager.., salam kenal
    mudahan tante markell lebih merapat lagi ke indonesia karena dikecewakan utuk kedua kali oleh asu

  18. Kalo kerjasama alutsista laut dg Jerman dijamin 100% mantappp & dukung penuh … trus maju PT PAL, buat jg kerjasama kapal selam, Jerman mbah nya KS …

  19. Demen neh, baca artikel kaya gini

  20. Tanggung kurang gede kapalnya om

  21. TOT Moskva class…

  22. segede piring @kang somay…hehehe, ..
    lam kenal kang…

  23. bukan kah Kapal trimaran itu lisensi nya masih milik jerman???

  24. Baru tau sy bung klau krjasana Indonesia – Jerman di bidang maritim seerat ini.
    Mudah2an kerjasamanya mencakup hingga di produksi kapal selam…

  25. wah apakah ada tanda2 armada permukaan akan bertambah ?

  26. Assalamualaikum …
    Ayo PT PAL genjot terus produksi kapal perang … Armada baru dah nambah neh … Maju terus

    INDONESIA BESAR BUNG !!!

  27. kira2 albatross class nya ikut dibeli RI juga gak ya?

  28. Masih kerenan FPB57 kita ya dr aslinya albatross…sdh ngegotong bofors 57 mm mk2 yg semi stealth…tp kyknya tuh albatross walau tua lebih gahar gotongannya oto melara 76 mm sama dengan sigma class kita…

  29. klo KRI yg stengah belakangnya di cat itam itu tanda apa yah?
    fungsinya buat apa?
    mohon pencerahan warjager…

    • Itu nampaknya bagian dr kamuflase bung siantan…agar dari jauh kapal terlihat lebih kecil dr sebenanrnya sehingga menipu musuh…

      Yg pernah menerapkan kamuflase serupa battleship jerman bismarck…

      • Assalamualaikum wr.wb
        wah keren bung wehrmarcht, saya baru tau tu fungsinya 🙂
        trimakasih infonya 🙂
        coba banyangin kelas destroyer di cat kek gitu supaya terlihat seperti corvet apa gk modyar kapal” yang mendekatinya 😀
        kalau salah ya maaf 😀
        maaf oot 😀

        • He he sebenarnya ini cm efektif untuk kapal maling ikan bung :mrgreen:

          Dulu bismarck pake itu karena teknologi radar belum sempurna karena hanya bisa menampilkan data 2 dimensi…radar sekarang lebih canggih karena sdh bs menampilkan ukuran dan jenis objek….

      • tengkiu imfonya bung wehrmacht

  30. Albatros aslinya gt knp disini jadinya beda jauh bgt ya.???

  31. Kerjasama dgn jerman dibidang kapal cukup menarik :mrgreen:

  32. kerjasama dgn jerman di bidang perkapalan sangat menarik untuk di tunggu karena jerman menguasai ilmu perkapalan dengan sangat baik sehingga jika kerjasama itu terwujud akan sangat bermanfaat bagi kemajuan ilmu perkapalan di tanah air

  33. Sebenernya kita semua senang mendengar perusahaan strategis militer bangsa kita ditawari kerjasama dengan perusahaan2 strategis militer milik negara luar, tapi ada sedikit keanehan, kenapa negara2 barat berbondong2 menawarkan kerjasama militernya dalam mengembangkan alusista negara kita??
    Pasti ada yg menjawab mereka sedang krisis moneter dan membutuhkan dana..

    memang benar, tp ada sedikit keanehan karena klo dilihat beberapa tahun belakangan negara2 barat menolak bekerjasama dengan Indonesia dalam hal pengembangan militer, apalagi TOT.

    yg saya fikirkan adalah jangan sampai negara kita terjebak, karena saking intensnya tawaran2 dr mereke bukan hanya untuk kebutuhan moneter negara mereka melainkan ada suatu strategi politik mereka di kawasan, karena melihat peran geopolitik negara kita yg strategis di negara kita.

    tahun2 lalu okelah Indonesia berani dengan barat dan mengajukan segala keberatan dan protes dalam segala hal yg berkaitan kepentingan negara kita, lalu sekarang mereka didepan mata kita bung, mereka ada di sebelah selatan lampung, di utara batam dan di utara manado..

    sudah siapkah kita dalam segala ancaman yg ada, mereka tinggal menyeberang k teritorial bangsa kita..

    Bukan hanya TNI dan instansi yang terkait yg harus waspada, tapi kita sebagai rakyat Indonesia juga harus waspada terkait gejolak d negara kita, termasuk pilpres sekarang ini.

    Wasalaam

    • Indonesia merupakan kunci bagi kawasan asean kalau sampe kuncinya lepas hancurlah kawasan ini dan lagian indonesia adalah non blog dan bagaimana menghadapi LCS. oleh sebab itu blog barat berlomba untuk itu…supaya bisa conter LCS.

  34. Lagipula Indonesia tidak terlalu butuh kapal sekelas albatross, karena kita sudah mampu membuat KCR, yang kita butuh utamanya adalah main destroyer class, dan kapal induk untuk mobilisasi marinir di dalam negeri dan kawasan.

    Jangan sampai pt.pal terlalu sibuk dengan urusan produksi kapal yg sebenernya sudah bisa kita buat dan pada akhirnya tidak mempunyai visi misi jauh kedepan.i

  35. wah bgus tuu bung flanker@ walau dpt krupuk ttp sy syukuri hitung2 untuk buka puasa.. terima kasih bung . salam knl dari sy.

  36. colek bung jalo. bung ps, bung pw. ato kang kri sekalian, oleh2 apa nih dari tante merkel.

  37. Menurut saya sih PT. PAL ngak usah produksi KCR 60 lagi , serahkan ke galangan lain. PT. PAL konsentrasi pada kapal kelas real fregat dan destroyer. IMHO

  38. Mana nih klewang 2 koq ndak nongol2

  39. Lanjutkan,, dan bangun negeri ini dengan soft power,,,, semakin kuat alutsista kita semakin di perhitungkan oleh negara lain, maka mereka ndak akan menganggu kita.

  40. saya pernah dengar dari temen dari salah satu instansi dlm negri yg pake kapal pt pal
    mereka bilang kapal fpb 38 buatan pt pal kurang “maknyus” bahkan tanki bbm nya langsung jd satu dengan badan kapalnya, yang dirasa sungguh riskan..
    (dulu) salah satu kapal pesanan yang baru datang pun agak baling dikit (walo kurang paham apa yang dimaksud dengan baling oleh teman saya tersebut)

    besar harapan saya kalo pt pal bikin kapal perang akan berbeda kualitasnya daripada yg dipakai oleh instansi tersebut.
    semoga kualitas yg nomer wahid yg akan didapat oleh TNI kebanggaan kita.

    Salam Nabitepi

 Leave a Reply