Jul 132017
 

SSV BRP Tarlac Filipina buatan PT PAL Indonesia. (Defence.pk/Pr1v4t33r)

Jakarta – PT PAL Indonesia meminta dukungan pemerintah dalam penerbitan lisensi kapal perang ke Afrika, ujar Direktur Utama PAL Indonesia Budiman Saleh yang ditemui di Kemenko Kemaritiman Jakarta, Kamis, 13/7/2017.

Ia mengatakan PT PAL tengah melakukan penjajakan pengadaan kapal perang dengan beberapa negara Afrika, di antaranya dari Senegal.

Senegal berminat untuk memesan satu unit “Landing Platform Dock” (LPD atau kapal perang amfibi), dua unit kapal cepat rudal (KCR) serta Guinea Bissau dan Gabon yang masing-masing berminat memesan dua unit KCR berukuran 60 meter.

“Senegal itu mau satu LPD, dua KCR 45 meter dan KCR 60 meter. Guinea Bissau ingin dua KCR 60 meter dan Gabon ingin dua KCR 60 meter. Untuk itu kami butuh dukungan pemerintah karena butuh ‘export licence’ (izin ekspor),” ucapnya.

Budiman mengatakan beberapa negara tetangga di Asia Tenggara juga telah menyampaikan minat untuk memesan kapal dari PAL Indonesia.

Terlebih militer Filipina sebelumnya telah memesan dua unit kapal perang jenis “Strategic Sealift Vessel” (SSV) sepanjang 123 meter dengan nilai kontrak 90 juta dolar AS atau setara Rp1,1 triliun.

Filipina juga disebut tengah melakukan pembicaraan untuk tambahan dua unit SSV, ditambah satu unit “SSV Hospital Ship” dan dua unit KCR 60 meter.

“Itu jadi daya tarik, magnet buat negara-negara ASEAN lainnya. Contohnya Malaysia menginkan LPD sepanjang 163 meter, lebih besar dan bisa dimuati tiga helikopter ‘on deck’, dua di dalam hanggar. Jadi seperti ‘helicopter carrier’ (pembawa helikopter),” ungkapnya.

Budiman berharap dengan penetrasi pasar yang dilakukan, pihaknya dapat memperoleh kontrak pembelian pada 2018, dilansir ANTARA, 13/7/2017.

Bagikan:

  8 Responses to “PT PAL Minta Dukungan Ekspor Kapal Perang”

  1.  

    Laris manissssss…

  2.  

    Yuk dibeli sekalian kak PKR nya..

  3.  

    kalau sudah sign kontrak semua…apakah masih 15% produktivitas PT.PAL..?…dari kapasitas totalnya…

  4.  

    Yg begini masak pemerintah msh hrs nunggu untuk menerbitkan Izin Exportnya….

  5.  

    Semangat PT PAL, semoga kendala-kendala yang dihadapi satu persatu terselesaikan.

  6.  

    Dengan semakin laris
    Semoga semangat untuk terus berinovasi

 Leave a Reply