Sep 222014
 

changbogo-14

Surabaya – Kementerian Pertahanan menunjuk PT PAL Indonesia memproduksi satu unit kapal selam guna memperkuat keamanan Indonesia, terutama dalam menjaga alur dan kedaulatan negeri ini.

“Upaya ini sesuai penunjukan PT PAL Indonesia sebagai lead integrator pembangunan alutsista kapal perang,” kata Menteri Pertahanan, Purnomo Yusgiantoro, ditemui pada serah terima kapal cepat berpeluru kendali KRI Halasan-630, di dermaga PT PAL Indonesia, di Surabaya, Rabu.

Untuk merealisasi kapal selam itu, ungkap dia, PT PAL Indonesia akan mendapatkan kucuran penyertaan modal negara sebesar Rp1,5 triliun untuk membangun tiga unit kapal selam, alias Rp500 miliar perunit.

“Sebanyak dua unit kapal selam akan dibangun di Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering (DSME), Korea Selatan. Lalu, satu unit dibangun di PT PAL Indonesia,” katanya.

Pembangunan itu, jelas dia, sudah mendapat dukungan dari Komisi VI dan Komisi I DPR.Β 

Besaran dana itu untuk pembangunan infrastruktur pada 2015 dan 2016. Selain itu, alokasi biaya itu juga menyangkut pengiriman tenaga ahli ke DSME Korea Selatan untuk belajar.

“Penyebabnya Kementerian Pertahanan juga menjalin kontrak kerjasama dengan DSME Korea Selatan tentang pembangunan kapal selam,” katanya.

Pada masa mendatang, tambah dia, ketika PT PAL Indonesia bisa membangun kapal selam ketiga maka pembuatan kapal selam keempat, kelima dan seterusnya bisa direalisasi di dalam negeri.

“Kami yakin, Indonesia bisa mewujudkan hal itu,” katanya.

Sementara itu, Direktur Desain dan Teknologi PT PAL Indonesia, Saiful Anwar, menyatakan, kini pembangunan infrastruktur yang sangat mendesak adalah bengkel kapal perang.Β Bahkan, beberapa kebutuhan lain seperti pembangunan gedung, dermaga, dan belanja peralatan.

“Apalagi dari sisi desain infrastruktur sudah siap, dan beberapa peralatan sudah dibeli. Namun, pembayarannya baru uang muka dan sisanya menunggu,” katanya.

Meski begitu, sebut dia, pembangunan kapal selam diprediksi mundur dari jadwal semula.Β Semula pemerintah berencana mulai membangun kapal selam tahun ini tetapi estimasi perwujudannya diperkirakan baru terlaksana tahun 2015.

“Khusus proyek pembangunan kapal selam di Indonesia atau kapal selam ketiga U 209 ini diperkirakan mulai 2017,” katanya. TNI AL sudah sangat akrab dengan U 209 yang aslinya buatan Jerman; KRI Cakra-401 dan KRI Nanggala-402 merupakan U 209 1200.

Ia melanjutkan, hal itu seiring dengan tuntasnya pembangunan kapal selam pertama dan kedua di Korea. Walau demikian, kapal ketiga yang dibangun di Indonesia modelnya akan sama dengan dua kapal lainnya.

“Dari fisik kapal tidak berbeda. Tapi, yang tidak sama adalah secara elektronik maupun persenjataannya karena akan ada pemutakhiran,” katanya. (Antara).

  109 Responses to “PT PAL Upgrade Changbogo Class”

  1. Selamat siang…!!!

  2. Selamat Pagi,….

  3. muantabss…terus berkarya, putra putri bangsa….

  4. 10 besar

  5. Lumayan masuk Sepuluh besar

  6. menunya kapal selam terus nih sekarang, bakar menyan dulu biar bung PS muncul, hehehehe…..

  7. wolu

  8. kalo tanding sama KS kelas Soryu menang mana,ya?

    • Changbogo mutant bung Temen-temennya.kalo yang bawa bung ps,pasti pada kabur nih .ih seyeeeem

    • Dengan berat hati harus diakui, Soryu masih jauh lebih unggul ..

      • Kalau saya d bagi pilihan mana yg d pilih antara soryu, scorpene, kilo dan changbogo. Saya akan pilih soryu class submarine.

        • Kalau di laut dalam soryu mungkin jago bung. Tapi kalau di laut dangkal apa nggak kesandung-sandung ya bung. Maaf pendapat org awam

          • Sirip ekornya Soryu sudah berbentuk X seperti Type 212 Jerman.
            Disebutkan, dengan terkomputerisasi, dapat menyelam cukup dekat dengan dasar laut di perairan dangkal.

      • kalau saya pilih CBG kita lho Bung dibanding si tambun Soryu hehehe… kalau Soryu nanti berani masuk kewilayah perairan kita alamat enak banged buat disantap hehehe… :mrgreen:

        • Ya kapal selam song china aja mikirx2 itu masuk halaman jepun. Hehe

        • bung PS, kalau uji coba kapal selam yang baru selesai dibangun itu dilakukan di tempat khusus atau langsung nyebur kelaut?

          satu lagi, kan kita selama ini punya KS dari luar, sebelum dikirim ke Indonesia. yang melakukan tesnya orang kita (TNI) atau dari negara asal?

        • Saya setuju dgn bung PS karena ada kalimat β€œDari fisik kapal tidak berbeda. Tapi, yang tidak sama adalah secara elektronik maupun persenjataannya karena akan ada pemutakhiran,” untuk kasel ketiga yang dibangun di PT PAL.
          Jadi jeroannya bisa jadi lebih canggih dari yang dua awal.
          Dan ini menjadi titik awal kita oprek2 menghasilkan “mutant”2 lainnya.
          Jadi jangan dilihat jumlahnya yang cuma 3, tetapi ini jadi proses belajar.
          Bandingkan dgn keputusan Ossie yg pilih beli dari Jepun drpd bikin sendiri…

          • Tapi pengalaman collin class ausie yang nyalahi speks, apa ga ngeri nular ke CBG kita?

          • Kalau Collins Class memang keterlaluan sekali modifnya, ibaratnya pemaksaan dan dipaksakan Bung hehehe… :mrgreen:

          • Pasti lah kita belajar juga dari pengalaman pahit mereka.
            IPTN/PTDI pun juga berhasil bikin N250 sendiri, kan?
            Di mana tahap NC212, kita jadi pelajar. Di CN235, kita co-partner. Di N250, kita bikin sendiri dan nggak ada masalah teknis kan?
            Ossie salut lho dgn kita. Produk pesawat terbang mereka kalo ga salah N22 – N24 Nomad ya? Coba bandingkan dgn CN235.

          • Kalau kita ngopreknya terukur dan dari dulu kita jagoannya [ ngoprek ] :mrgreen:

          • Jadi inget jaman pegan H 90z dulu, busi mati. kabelnya dilepas kasi jarak 5 mm. motor nyala lagi. tampilan muncul petir πŸ˜€ mekaniknya(tetangga) bilang lumayan bisa dipake nyampe bengkel buat beli busi baru :mrgreen:

          • wuik soryu class msh kalah sm changbogo?

        • ….menyadari akan makna tersirat dari kalimat itu…..merinding, bung PS….

          yayaya…..alhamdulillah….bung PS dkk udah punya formulanya….

  9. upgrade nya moga bisa bawa pensil yang bisa nulis di air yang mutan2 ….

  10. Pemutakhiran???keyeeeen rasa indonesia.banyak yang senyum senyum neh.he…he…he…

  11. Saya sangat senang kalo ada berita tentang KS. Bung PS dimana neh… tolong pencerahan dan ilmunya dibabar, atau lagi sibuk menjelang 7 OKTOBER ….

  12. Jadi ingat artikel pertama nya bung NYD”
    Ga pernah nongol lagi skrg,,
    Pinsil pengganti rudal harpond nya di pake yang mana yah? Milik korea juga apa pake yg lain( S club)
    Tambah AIP bobot nya jadi berapa ton tuh ?

  13. melihat ke belakang
    kerjasama korsel dngan pal dalam produksi LPD membuat pal dapat memproduksi lpd sendiri bahkan pilipina berencana atau sudah memesan ke INA
    kedepan pal pasti akan bisa meroduksi light frigart yg kerjasama dari belanda kalau belanda gk pelit2 bangt tp kalo ks pasti bisa

    INA pasti akan oprek si changbogo class jd versi sport
    *dikira mobil

    • pasifik bisa lebih bahaya lagi buat tiongkok jika yang membeli KS SORYU oleh negara2 yg bermasalah dgn tiongkok,dobel untung :mrgreen:

    • kemungkinan di dorong oleh amrik….untuk bantu hadapi cina……ekonomi amrik pelan tapi pasti mlorot..digeser cina….sedangkan ruskie daha mulai main lagi…..timteng kayaknya manas lagi ……nah kalu buka 3 front …sekaligus……ya berat………
      .kita harus pintar pintar….bermain….karena pma jepang di kita banyak sekali …apalagi kita ngutang ama jepang paling banyak……….

  14. Mantap suratap pokana 1000 persem one dukung demi kemandirian

  15. serem euy kalo denger kata upgrade,pasti ada yang ditambahkan PT PAL buat ks kita,11 12 lah sama pensilvania dan typhoon :mrgreen:

  16. Kutipan Artikel JKGR April 2012

    Changbogo U-209/1400 (Preveze class) merupakan sepupu dari kapal selam RI, Cakra dan Nenggala yang telah beroperasi sejak tahun 80-an. Changbogo dibuat oleh Korea Selatan atas lisensi dari U-209/1200 Thyssen/Howaldtswerke-Deutsche Werft (HDW) Jerman yang diluncurkan tahun 1991.

    Pada tahun 1987, Korea Selatan memesan 3 buah kapal selam dari Jerman. Satu kapal selam dikerjakan di galangan kapal Jerman, dua sisanya dikerjakan di Korea dengan semua sparepart didatangkan dari Jerman. Inilah awal lahirnya kemandirian Korea Selatan dalam membangun armada kapal selam.

    Indonesia tampaknya meniru Korea Selatan dalam membangun industri pertahanan dalam negeri. Hampir seluruh perangkat angkatan bersenjata Korea Selatan, diproduksi sendiri.

    Pada penandatangan kontrak dengan Daewoo Shipbuilding Marine Enginering (DSME), 20 Desember 2011, disebutkan dua kapal selam dibangun di Korea Selatan dengan melibatkan teknisi PT PAL. Sementara kapal selam ketiga dibangun di PT PAL Surabaya.

    Kemampuan Changbogo
    Dengan awak kapal 40 orang, Changbogo U-209/1400 dapat menyelam sampai kedalaman 250-300 m, membawa 14 torpedo dan 28 ranjau laut. Kecepatan di dalam air mencapai 21 knots dan di permukaan 11 knots.

    Changbogo mampu beroperasi secara terus menerus selama 2 bulan. kapal selam ini memiliki sistem penangkal serangan torpedo yang disebut Torpedo Acoustic Counter Measures (TACM). Kapal ini juga dilengkapi sistem peluncuran rudal antikapal permukaan Harpoon, yang diluncurkan secara vertikal. Selain membawa torpedo konvensional tipe SUT (surface/underwater topedo), Changbogo juga bisa membawa torpedo kelas berat Hiu Putih yang dikembangkan Korsel.

    Indonesia memang tidak boleh berpikir linier dengan membandingkan Changbogo atau Kilo. Kapal selam Changbogo bisa menjadi garang dan maut, jika Indonesia menghendakinya. TNI sedang mengupayakan Changbogo yang dibuat di Indonesia, dilengkapi AIP (Air Independent Propulsion), untuk menambah daya senyap salam.

    Changbogo RI juga akan dipasang: integrasi sistem kontrol persenjataan, navigasi terkini, sistem penginderaannya dilengkapi passive towed array sonar, serta peluncur rudal vertikal (VLS) untuk rudal Yakhont. Changbogo U-209 yang dipesan TNI AL kabarnya diisi dengan jeroan U-214.

    Kapal selam akan diserahkan kepada TNI AL secara bertahap: 2015, 2016 dan 2018. Pada tahun 2018 TNI AL telah memiliki 5 kapal selam, 2 kelas Cakra dan 3 kelas ChangBogo.

    Berdikari
    Jumlah minimum yang ditargetkan TNI AL untuk kapal selam adalah 14 kapal. Sementara idealnya 39 kapal selam. Kebutuhan ini hanya bisa dipenuhi jika Indonesia membeli kapal selam yang disertai alih teknologi dari asing, seperti kapal selam Changbogo. Tidak mungkin Indonesia membeli 14 (minimum)natau 39 kapal selam Kilo, karena akan bangkrut negeri ini, jika dilakukan.

    Saat ini Indonesia tengah mengembangkan rudal balistik dengan teknologi VLS (Vertical Launching System). Jadi bukan mustahil, rudal tersebut bisa dipasang di kapal selam Changbogo RI.

    Indonesia juga bisa belajar untuk menyerap teknologi IDAS (Interactive Defense and Attack System), rudal antipesawat jarak pendek untuk kapal selam.

    Jika transfer teknologi itu berhasil, kapal selam Changbogo, akan berubah menjadi kapal selam petarung.(Jkgr).

    • Gak mungkin.., gosip!!,lobangnya ora muat dimasukin yakhot.

      • Yang bilang yakhont mana ya. yang VLS gak cm yakhont, klo cbg mau pake harphond yang sdh diaplikasi korsel.

      • yg di buat di INA bisa di oprek bro
        lobangnya di perbesar dan sistemnya bagal di dual OS
        bisa jadi
        hehe

      • Saat ini Indonesia tengah mengembangkan rudal balistik dengan teknologi VLS (Vertical Launching System). Jadi bukan mustahil, rudal tersebut bisa dipasang di kapal selam Changbogo RI.

        Disamping masih banyak Rudal yang bisa diluncurkan secara vertikal

      • Yo bukan yang yakhont tapi pakai S Club, gimana ce analisisnya

      • Memang dimensi rudal akan jadi salah satu pertimbangan selain hal lain seperti jarak jelajah, kecanggihan, selain juga ijin dari negara asal produsen rudal. Semoga memang bisa dipasang rudal VLS karena mengubah dimensi hull berdasarkan pengalaman Collin akan beresiko, kecuali Korea yang mengubah hull dan memastikan segala sesuatunya aman.
        Tapi jujur, saya lebih suka kalau hull tetap sama dengan CBG yang sudah proven.

  17. ping.. aja

  18. PLEASE… jangan mundur lg pembangunannya.

  19. Jadi inget ndan PS..bener kata beliau bahwa jng remehin Changbogo kita krn spec nya dah berubah sesuai keinginan kita..apalagi nanti yg buat PT. Pal makin dibuat Mutan dah KS kita..Love NKRI

  20. Problimnya sama dengan Viper bekas, bolehkah kita beli Sub-Harpoon. Kalo nggak, ya tetap kalah dari Malaysia, Vietnam dan mungkin juga S’por, dan Ossie (kalau jadi beli Soryu).

    Sedikit koreksi : rudal balistik adalah roket yg mengikuti ballistic flight path, contoh ICBM, Poseidon, Bulava.

    Sedangkan peluru kendali/ rudal adalah yg dipandu secara aerodinamik in powered flight. Contoh Yakhont, Harpoon, Exocet.

    • Bung Antonov, mungkihkah kita melirik alutsista plus tehnologi dari jepang, karena setahu saya Jepang sendiri mulai longgar dalam artian punya keinginan untuk ekspor alutsista.. saya kira tehnologinya tidak kalah dengan barat maupun dari rusia.
      maaf oot nih..

    • Setuju dng bung ANTONOV, tanda tanya saya, apa mungkin Indonesia dikasih senjata oleh ASU yg bisa bikin konco2nya ASU berkeringat dingin dan tidur tidak nyenyak? Sejarah telah ditulis bagaimana ASU dan gangnya mengerjai Indonesia. Kalau mau belajar dengan pengalaman sejarah, tidak mungkin ASU akan memberikan senjata yg bisa mengancam diri dan teman2nya. Justru diembargo oleh mereka sangat mungkin. Dan kalau itu terjadi, secanggih apapun senjata tsb, hanya akan jadi hiasan dan barang rongsokan yg tidak punya kekuatan apa2. maaf hanya pendapat ngawur dari pedagang ayam di pasar.

  21. Untuk kasel yang ketiga dibanding yang kedua dan pertama, β€œDari fisik kapal tidak berbeda. Tapi, yang tidak sama adalah secara elektronik maupun persenjataannya karena akan ada pemutakhiran,” katanya.

    Wuih….
    Mantap bener ya… Lumayan signifikan nih kemandirian negara kita. Bukan cuma bisa bikin tapi bisa ngulik menghasilkan cita rasa tersendiri.

  22. turut prihatin

  23. Upgrade nya apa saja..???

  24. Ngemeng-ngemeng bung NYD kok g pernah muncul lagi ya..

  25. bung PS aktif di facebook..keren
    ada beberapa foto dan cerita ks yang
    dibabar di sana..

  26. Semoga masalahnya cepet diselesaikan dg adil dan terukur, agar tidak mnggerogoti wibawa aparat keamanan

  27. Koq… gak ada yang tahu ya. tanpa pemberitaan, Usman Harun and John Lie udah sandar di belawan. Tumben Sumber-sumber JKR gak ada yang ngasih kabar. Apa emang sumbernya kurang kredibel?

    • Dilarang keras meliput/memberitakan kedatanganya!…..

      Yang nekat meliput atau ada anggota TNI yang membocorkan kedatanganya besok-besok ga bisa nginep dirumahnya masing-masing

      Udah ya, jangan dibahas lagi πŸ˜€
      Terimaksih atas pengertianya

  28. Setelah para sepuh disini menghilang Forum ini jadi kurang seru krn sudah gak ada lagi analisa dan pencerahan mendalam dalam setiap artikel yg diposting.
    Sangat disayangkan kalau hal ini terus berlanjut mengingat anggota forum ini sudah banyak. Bahkan saya liat FP di facebook sudah mencapai 1.282 orang. Dulu saya sering masuk ke formil seperti T*p*x, k*s**s dll…situs2 tersebut kurang enak diikuti krn sumpah serapah di komentar2nya. Disini saya temukan hal yg beda, berdiskusi santun dan banyak ilmu yg di serap. Akhir2 ini saya perhatikan banyak pendatang baru yg rusuh di forum ini, admin terkadang peduli tapi kadang ada pembiaran sehingga menular pada newbie2 rese. Harapan saya semoga forum ini kembali sehat, para sesepuh juga hadir kembali dan para MFB juga berdiskusi yg santun. Dari pada sumpah serapah, ngetrol, oot dll..kalau belum ngerti mending nyimak aja (SR). Itu lebih baik. Dan itu juga yg saya lakukan selama ini, SR tiap malam, hanya akan komentar bila saya paham dan perlu melempar pendapat.

    Salam hangat untuk warjager semua.
    Salam damai dari Kota PadangSidempuan (Kota Salak), Sumatera Utara.

  29. assmlkm wr wb para warjager, ane mo tanya nih :
    apakah kapal selam changbogo Indonesia sudah dilengkapi dengan ” air Independent Propulsion”/”AIP” , mohon pencerahannya dari para warjager semua,…. trim.
    maaf, pertanyaan tukang nasi !

  30. activities it’s fully functional overall weather conditions. The NU design team have taken feedback with the previous model and created the compact light weight and feature packed Nu Dolphin Touch music.

  31. Info valid yang ane dapet dari teman, seorang perwira menengah di Kemenhan, kalo pesanan TNI AU itu semuanya 5 unit Chang Bogo :
    3 unit buat di korea
    1 unit buat di indonesia dengan bantuan korea
    1 unit buat di indonesia dengan 100% teknisi indonesia

 Leave a Reply