Nov 082016
 

PT Pindad (Persero), Selain memproduksi kendaraan tempur dan angkut personil, juga memproduksi sejumlah senjata api. Baru-baru ini, PT Pindad sebagai salah satu BUMN yang memproduksi alat pertahanan merilis senjata baru, Senin (07/11).

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PT Pindad (Persero) Abraham Mose, saat menghadiri pameran alutsista (alat utama sistem pertahanan) di kantor Kemenhan Jakarta. Empat senjata terbaru buatan PT Pindad inilah yang ke depan akan menjadi andalan Pindad dalam meningkatkan bisnis di produk persenjataan.

“Kami akan terus lakukan perbaikan, baik dalam segi produk hingga kualitas manajemen sendiri. Di senjata kita juga miliki beberapa produk unggulan, salah satunya Senapan Serbu (SS),” kata Abraham, Senin (07/11).

empat senjata baru yang dikeluarkan Pindad, yaitu:

1. Senapan Serbu 3 (SS3)
SS3 adalah pengembangan dari seri senapan serbu Pindad yang sebelumnya yaitu SS2. SS3 menggunakan amunisi kaliber 7,62 mm x 51 mm dan didesain sebagai designated marksman rifle dalam pasukan yang membutuhkan akurasi tinggi. SS-3, yang didapuk untuk memenuhi kebutuhan personel infanteri meski tetap mengandalkan popor lipat.

img_20160609_192902

Mengikuti desain senapan serbu modern, pada bagian atas receiver dan laras dilengkapi picatinny rail (MIL-STD-1913 rail), menjadikan sosok senapan ini amat ideal untuk dipasangi beragam perlengkapan tambahan untuk bidik. Model picatinny rail yang lumayan panjang juga memberi sisi fleksibilitas bagi gunner untuk men-setting jarak teleskop yang ideal. Jika dilihat sekilas, rancangan alur picatinny rail di SS-3 mengingatkan pada senapan serbu CZ805 Bren yang dipakai Kopaska (Komando Pasukan Katak) TNI AL.

SS-3 punya jarak tembak efektif sampai 400 meter (mekanikal), sementara dengan optical jarak tembak bisa mencapai 800 meter.Senapan serbu ini didesain sebagai Designated Marksman Rifle di setiap pasukan, yaitu senjata untuk penembak jitu dengan range tembakan yang lebih dari senapan serbu biasa (kaliber 5,56 mm), namun tidak sejauh range senapan penembak runduk (sniper).

2. SS2 Subsonic
SS2 Subsonic didesain dengan peredam (silencer) dan munisi khusus subsonic 5,56 mm. Senjata ini diciptakan untuk pasukan operasi khusus yang membutuhkan kemampuan pergerakan senyap. meski tetap dilengkapi picatinny rail, laras lebih pendek, langsung dibekali peredam, plus uniknya tidak dilengkapi pengokang. Bahkan disebut-sebut senjata ini punya kecepatan subsonic.

ss2-subsonic-senapan-serbu-untuk-pembebasan-sandera-dan-penyergapan

Untuk peluru, senjata subsonic menggunakan peluru khusus. senjata sub sonic didesain dengan berat kosong 3,35 kilogram. Panjang dengan popor 775 milimeter. Sedangkan panjang laras 225 milimeter. Senapan ini efektif digunakan untuk menghajar target pada jarak 200 meter. PT Pindad mengklaim bahwa salah satu senjata buatan mereka yang paling laris adalah tipe SS2.

 

3. Pistol Machine 3 (PM-3)
PM3 merupakan bentuk Sub Machine Gun didesain dengan sistem penembakan gas operated dengan munisi 9 mm. PM3 lahir dari kebutuhan untuk mendukung operasi tempur jarak dekat, pembebasan sandera atau perang kota. PM-3 lebih condong atau lebih mirip ke SMG super kondang asal Jerman Heckler & Koch MP5. PM-3 juga dirancang untuk digunakan pasukan khusus, terbukti Pindad menyediakan alat (optional) berupa peredam pada laras (silencer).

20160610_08b

4. Pistol G2 Premium
Pistol ini lahir dari pengembangan desain dan frame pistol yang merupakan implementasi dari masukan para pengguna untuk meningkatkan kemampuannya. G2 menggunakan amunisi kaliber 9 mm dengan jarak tembak efektif 25 meter yang ditujukan untuk atlet tembak di kalangan militer ataupun sipil. G2 Premium dibanderol dengan harga Rp 35 juta per pucuknya.

093812100_1478510891-foto_liputan6

Produk Pistol G2 Premium termasuk jenis senjata api paling laris terjual. Perbakin memesan 2.000 pucuk senjata produk terbaru PT Pindad (Persero) tersebut. Melalui PT Lokta Karya Perbakin, perusahaan pegimpor dan distributor senjata untuk anggota Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) langsung memesan 2.000 pucuk Pistol G2 Premium. PT. Pindad tahun ini menargetkan nilai penjualan produk naik 50% dari sekitar Rp2 triliun pada 2015 menjadi Rp3 triliun pada 2016. Laba yang diincar Pindad adalah 10% dari total pendapatan.

Sumber : liputan6.com

Bagikan:
 Posted by on November 8, 2016

  21 Responses to “PT Pindad Rilis Senjata Baru Andalan”

  1.  

    Beritanya mau mengakuisisi satu perusahaan di eropa?

    •  

      Malayshit merdeka karena kongsi ama mama elysa dan kemerdekaanya bukan murni merdeka tapi dikasik,bermain politik sengkuni.,..sekarang indonesia dinatuna udah pasang kuda kuda. Malayshitt merapat ke panda..ada sinyal apa ini gerangan. Mau menjarah,mau adu domba,.mencuri saat terjadi perang..
      Dasarr malayshit babon pantat burik

  2.  

    Senapan untuk para Sniper kok ndak di bahas???

  3.  

    mau nanya, kalo alutsista TNI apa boleh di publikasikan di akun medsos dsb??..
    mohon di jawab kalo berkenan.trimakasih

  4.  

    wao! fantastis, berita lama diangkat lagi.

  5.  

    wao! fantastis, berita lama diangkat lagi.

  6.  

    Berita lama diangettin ni,
    Digoreng lagi..jadinya garing mass joko

  7.  

    apakah saya DEJAVU membaca artikel ini, bagaimana dengan kalian???? 😀

  8.  

    Masih lebih keren Sig MPX, MCX,552, 556…. lewat lah Pindad design nya

  9.  

    bahaya nih pindad….kaji ulang dah klo dijual buat sipil indonesia….bagaimanapun regulasinya tar kaya amerika, terlalu banyak peredarannya di sipil. cukup polisi aja dah sipil bersenjata (pas baru pegang senjata aja mulai berani jagoan, sma nya mah culun). pastinya keamanan juga berkurang klo banyak senjata beredar disipil

  10.  

    Pindad gak bikin revolver kah?

  11.  

    Mantab PINDAD

  12.  

    Carin menangis. Hillary kalah.

  13.  

    Bung Diego… sesekalo diangkat dong artikel ttg Excava 2000 buatan pindad. Pengen tau gimana kelanjutannya…

 Leave a Reply