Nov 012018
 

File:Pindad Anoa APS-3 RLG.jpg, commons wikipedia, org

Jakarta,  Jakartagreater.com    –    PT Pindad (Persero), produsen alat utama sistem senjata (Alutsista), mesin dan alat berat, berupaya meningkatkan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) produk alat berat, dirilis Antara pada Rabu 31-10-2018.

“Kami targetkan hingga 55 persen TKDN pada ‘excavatot amphibious’,” kata Chief Business of Industrial Product Officer PT Pindad Heru Puryanto pada Rabu 31-10-2018 di Jakarta.

Menurut Heru Puryanto , alat berat yang baru diluncurkan Pindad tersebut merupakan satu-satunya produk buatan dalam negeri dengan TKDN di atas 42 persen saat ini.

“Pindad berusaha menorehkan sejarah baru dalam kancah alat berat dengan kandungan lokal yang tinggi karena diproduksi di Indonesia, tepatnya di Bandung,” ungkap Heru Puryanto.

Diketahui, Excava Amphibious dilengkapi dengan “undercarriage” khusus untuk beroperasi lebih optimal di area yang berair seperti rawa dan sungai.

Pada bagian undercarrige yang terpasang di produk ini, pontoon dapat melebar dan mengecil yang berfungsi saat mobilitas di medan yang sempit atau luas.

Dalam memproduksi alat berat terbaru ini, perusahaan milik negara ini tak menambah alat produksi, melainkan menggunakan alat yang telah tersedia.  “Kami hanya menambah lahan untuk memproduksi ini karena hidrolik kita sudah punya, yang lain juga sudah ada,” ujar Heru.

  4 Responses to “PT Pindad Tingkatkan Kandungan Lokal Produk Alat Berat”

  1.  

    TKDN di atas 42% itu sudah bagus…

  2.  

    Anoa polos tanpa plat keramik level perlindungannya tingkat berapa?

  3.  

    Buat jg industri khusus permesinan semacam Texmaco dulu.

  4.  

    alat berat buatan PT pindad apa macam: hidraulic excavator dan Buldozer, atau tank, dan rantis juga termasuk alat berat?

 Leave a Reply