Agu 272018
 

Peralatan dan kendaraan tempur dikerahkan untuk menghancurkan kekuatan musuh Terutama kendaraan tempur Korps Marinir, dengan mengendarai tank jenis BTR, BMP 5 F, PT 76, BVP.

Situbondo, Jakartagreater.com – Prajurit Korps Marinir TNI AL gelar latihan kesenjataan Terpadu ( Latsendu) “Rajawali 18” pada Minggu 27-8-2018 di kawasan Hutan Baluran, Situbondo Karangtekok, Jawa Timur.

Kegiatan latihan yang dimulai tanggal 23 Agustus 2018 diawali dengan problem Gerakan Maju Untuk Kontak (GMUK) Berbagai Prajurit dan kendaraan tempur bergerak secara taktis menuju ke Daerah Persiapan (DP) untuk mencari , menemukan dan menghancurkan musuh.

Setelah sampai di Daerah Persiapan Prajurit Korps Marinir mempersiapkan untuk melaksanakan serangan menunggu Hari (H) Jam (J) atau menunggu perintah dari Komandan Komando Pengendali (DanKodal).

Peralatan dan kendaraan tempur dikerahkan untuk menghancurkan kekuatan musuh Terutama kendaraan tempur Korps Marinir, dengan mengendarai tank jenis BTR, BMP 5 F, PT 76, BVP, serta mengikuti manuver pasukan menuju hutan baluran karangtekok dimana terjadinya pertempuran.

Dalam Latihan Kesenjataan terpadu “Rajawali 18” tersebut, Korps Marinir mengerahkan kekuatan penuh, mulai dari Batalyon Infanteri, Kavaleri, Artileri, dan bantuan tempur. Setelah melalui pertempuran Prajurit Korps Marinir akhirnya berhasil menghancurkan sasaran dan menguasai suatu medan yang dikuasai oleh musuh.

Sebagian Pejabat tinggi Mabesal terutama Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji S.E.,M.M didampingi Palakhar Dankormar dan Danpasmar 2 menyaksikan latihan tempur kesenjataan terpadu “Rajawali 18” tersebut dari ketinggian bukit Tersier bernomor 12 (T-12).

Dalam latihan kali ini diikuti oleh ribuan Prajurit Korps Marinir TNI AL dari berbagai unsur peralatan dan kendaraan tempur. (Marinir.tnial.mil.id)

Bagikan:

 Leave a Reply