Nov 252018
 

Tank tempur utama (MBT) T-72B3M modern © Vitaly V. Kuzmin via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Wakil Perdana Menteri Rusia Yuri Borisov mengatakan tidak perlu memproduksi banyak T-14 Armata atau T-90M Proryv-3 sebagai tulang punggung untuk armada tank Rusia, karena mereka memiliki T-72B3, seperti dilansir dari Bao Dat Viet.

Menurut rencana modernisasi Angkatan Darat Rusia pada periode 2025, produsen tank tidak akan merakit T-14 Armata atau T-90M Proryv-3, sebagian karena tank-tank belum benar-benar siap diproduksi, selain hal itu Moskow sudah memiliki kandidat tank yang akan berperan sebagai tulang punggung.

Kandidat No. 1 di sini adalah T-72B3M, upgrade mendalam dari T-72B dilengkapi mesin V-92S2F baru yang memiliki 1.130 daya kuda, termasuk komputer kendali tembakan dan viewfinder foton seperti T-90A dan penguatan perisai lapis baja plus Contact 5 di sekitar posisi kritis.

Tank tempur utama (MBT) T-72B3M modern © Russian MoD

Sejak diluncurkan pada tahun 2014 dan kemudian dimodernisasi pada versi 2016 untuk berpartisipasi dalam upacara di Lapangan Merah. Berbicara di media, Letnan Jenderal Oleg Salyukov, Panglima Angkatan Darat Rusia baru-baru ini mengatakan bahwa tank T-72B3M telah mulai dipersiapkan dalam jumlah besar.

Menurut Salyukov, T-72B3M merupakan versi modern dari T-72B3 dengan kemampuan manuver, perlindungan dan daya tembak yang unggul.

Keputusan oleh Angkatan Darat Rusia mungkin berasal dari fakta bahwa varian T-72B3M memiliki kinerja yang sangat baik dalam tank biathlon yang lalu daripada varian upgrade sederhana.

Sebelum keputusan ini, Angkatan Bersenjata Armenia adalah satu-satunya kekuatan yang meminta Rusia untuk meningkatkan seluruh armada T-72 menjadi T-72B3M, sementara Angkatan Darat Rusia saat itu hanya memiliki sekitar 30 dari mereka.

Tank tempur utama (MBT) T-72B3 Angkatan Darat Azerbaijan dalam International Army Games 2017© Russian MoD

Dibandingkan dengan T-72B3, fitur yang paling membedakan dari T-72B3M adalah kaca pencitraan termal untuk pengemudi berada di tengah turret dan tegak, tepat disamping jendela bidik Sosnar-U. Selain itu, detail lainnya tidak ada yang berubah.

Namun, Letnan Jenderal Oleg Salyukov lebih lanjut mengungkapkan bahwa T-72B3M akan dilengkapi dengan Sistem Proteksi Aktif (APS). Sepertinya langkah tersebut dibuat untuk menyeimbangkan dengan rencana M1A2 SEP Abrams yang akan dilengkapi dengan APS Trophy buatan Israel.

Dengan perlindungan sistem APS “hardkill” Arena lebih efektif dalam melindungi kendaraan tempur daripada menggunakan APS “softkill” Shtora-1 seperti yang terpasang di armada T-90 Rusia saat ini.

Meskipun demikian, sistem perlindungan aktif tetap membahayakan bagi infantri yang terlibat dalam intersepsi sejumlah besar pecahan proyektil berdaya ledak tinggi, sehingga Rusia dapat mempertimbangkan dan memasang APS Arena dan Shtora-1 pada T-72B3M yang berbeda untuk mengevaluasi efek ini secara lebih rinci.

Bagikan:

  45 Responses to “Punya T-72B3, Rusia Tak Terlalu Butuh T-14 atau T-90M”

  1.  

    mana bila di sandingkan dg LEO dan HARIMAU HITAM milik kita rasanya T72 memang bukang lawang nya jo

  2.  

    Bilang aja kalo Rusia tak de Wang buat produksi T-90 apalagi T-14. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

    Sebagus apapun T-72 diupgrade emangnya mampu ngadepin Abram, Leopard, Lecrec, Challenger??? Coba ngadepin K-1, Type – 95, atau lawan MBT China dulu deh. Hhhhhhhhhhh

  3.  

    duh sayang T-14 tuh kan konon canggih, ada perbedaan banyak dngan tank pendahulu kususnya kubah outo, masa sih mau di gusur sama T-72 meski baru tetep saya lebih suka ARMATA , .

    •  

      Rusia bermaksud menunggu lawan yang sepadan, baru T-14 diproduksi dalam jumlah besar, klo sekarang mah lawannya cuma kelas biasa, jadi tak perlu keluar celengan… begitulah kira-kira… setidaknya untuk 1 dekade ke depan sekelas T-72B3M masih cukup buat nimpuk Abrams walau sudah dilengkapi Thropy buatan Israel…

      dan itu bukan tanpa alasan lho…

      “Keputusan oleh Angkatan Darat Rusia berasal dari fakta bahwa varian T-72B3M memiliki kinerja yang sangat baik dalam tank biathlon yang lalu…”

      •  

        Bilang aja tak ada uang anggaran. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

        •  

          uang bukan masalah utama, toh negara dengan anggaran pertahanan terbesar di dunia masih menggunakan onderdil usang 😆 apa kata dunia? 😆 naga bonar aja ketawa sampe guling-guling itu…

          maka dari itu otak harus main

          •  

            Berapa persen onderdil usang yg dipake USA dan berapa persen onderdil serta alutsista usang yg dipake Rusia???
            USA punya kelebihan stok sisa perang dingin, lah Rusia?? Itu Admiral Kuznetzov kapan kelarnya tuh kapal induk uap. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh
            Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

          •  

            Lha, itu urusan anda, kan anda salesnya… 😆 wkwwkwk

            Mau anda ngeles bla bla bla sampe puluhan episode, yang penting faktanya adalah mesin F-16 terbakar karena onderdil usang.

            Titik.

  4.  

    bentar brow berita/wacananya kok agak canggung ya ?
    T-72 pakai APS Shtora disebut T-90
    T-72 kgk pakai APS disebut T-72, modernisasinya T-72BM3

    lalu akan ada T-72 bekas pakai APS nanti akan disebut T-Berapa ya ?? 😕

    •  

      T-72 pakai APS Shtora disebut T-90
      Sepertinya anda salah baca dan salah menyimpulkan 😀 coba baca ulang…

      T-72 kgk pakai APS disebut T-72, modernisasinya T-72BM3
      Itu darimana datangnya T-72BM3 ya? diatas kan disebut T-72B3M 😛 hihihihi… apa mungkin yg anda sebut adalah varian KW super buatan China atau Ukraina? Hayooo…

  5.  

    Tank mbt russia sudah cukup banyak, jd tdk perlu banyak t14 yg diproduksi
    😆 😆

  6.  

    Mantaplah!

  7.  

    Militer itu berbanding lurus dengan kemajuan ekonomi (kecuali untuk fans boy & keyboard warrior). Argumen diatas merupakan jawaban atas keadaan ekonomi Russia seperti sekarang. Tiada yang meragukan Armata tetapi dengan biaya produksi yang mahal dan budget yg cekak upgrade adalah sebuah jawaban

  8.  

    Xixixi… Judul artikelnya itu yg membuat perdebatan seharus nya diganti “Punya nuklir segudang, Rusia tidak terlalu membutuhkan T-14 atau T-90 M” karena MBT tidak akan berpengaruh jika terjadi perang nuklir wkkkk… Lah Korut aja yg alutsistanya jadul semua ditakuti oleh negara2 sekitar termasuk asu kok Itulah salah satu pesona dan kehebatan dari Nuclear weapon state xixixi…

    •  

      jika negara (bukan superpower) memiliki senjata nuclear, berarti akan ada ketidakseimbangan kekuatan dengan negara tetangganya.
      jadi nanti bukan hanya arms race saja bung, tetapi wmd yang diproduksi secara massal.
      tidak akan ada konflik dan negara yg merasa kuat akan mendeklarasikan perang ke negara yg lemah.

      •  

        Iwan And Root Beer@seperti israel ya bung???

      •  

        Kalo ada orang bod*h kayak Saddam Husein yg asal lempar rudal ke Israel pake nuklir apa gak jadi kiamat?? Dari satu dua tembakan nuklir akan memicu tembakan lainnya diseluruh dunia. Atau kalo ada negara korup yg pejabat militernya mau menjual nuklir ke teroris atau pasar gelap apa gak jadi bahaya?? Ada² aja nih Bung Iwan ama Bung FNC. Btw Bung FNC, ngewibu masih??

        •  

          Xixixi… Yg penggemar Blend S kan ente Lah kenapa ane yg di tunjuk wkkkkk… Wah, Kek junjungan ente dong si trump yg adu gede tombol di twitter itu lho… coba kalau si trump maen asal pencet Kiamat juga bung dan anehnya orang Bod*h kek gitu yg sekarang dipilih dan punya kuasa sm tombol negara nuklir super power, padahal jelas orang kek gini yg mengancam Doktrin MAD jadi bego mana nih yg dipilih atau yg milih yah wkkkk…. Ya itu kalau menurut Propaganda hollywood emang gitu nuklir di jual di pake terroris dll lah tujuannya ya buat mencegah negara lain punya nuklir, apa perlu harus ngerasain derita kek pakistan dulu yg kehilangan sebagian besar wilayah negaranya biar tahu kenapa mereka jadi Nuclear weapon state?? Dulu pun mereka selalu perang dng indihe tapi liat pakistan sekarang, pakistan juga yg di bilang negara sarang terroris sm barat terus apa ada pejabat mereka yg gila dan menjual senjata nuklir ke teroris??

          •  

            negar2 macam India dan pakistan mau bekerjasama dan transparansi informasi dgn badan pengawas nuklir dunia IAEA. sementara Irak dan korut sejarahnya sering tidak koperatif dgn IAEA.

            tentunya harus ada konfirmasi dinas2 inteljen dari negar2 adikuasa.

        •  

          Jah reply ane ga keluar kebiasaan nih filter xixixi…

    •  

      Lho iya di takuti, tapi negara terisolasi & ekonomi runtuh

      •  

        Itu karena si fatboy yg berlagak kek berandalan… Coba ente liat indihe dan pakistan bung sekarang apa mereka di isolasi?? Liat myanmar sekarang di isolasi juga padahal ga punya nuklir tuh… jadi masalahnya bukan sm nuklirnya bung

  9.  

    Iwan And Root Beer

    berarti kalau negara sedang dananya cekak, upgrade dipilih ketimbang beli/bikin baru.
    karena militer berbanding lurus dengan ekonomi, kesimpulannya adalah militer & ekonomi ruskyah lagi anjlok, benar begitu bung
    ==========================================

    Seandainya anda seorang kepala keluarga mempunyai budget terbatas antara beras untuk makan dan menutup pagar yang rusak agar tdk kemalingan, kira-kira anda memilih yang mana?

    Itu hal yang wajar kok saat Indo tahun 98 – 2004/2006 juga mengalami hal yg sama. Kan banyak faktor pertimbangannya misalnya negara tdk dalam keadaan berperang. Jika begitu faktor efisiensi akan menjadi ukuran?

    Analogi lain, karena stok peluru S-60 banyak, maka alutsista TD-2000 dibeli, sangat tepat dalam pertimbangan ekonomi. Contoh lain membeli F-16 upgrade, faktor ekonominya adalah resources tersedia, suku cadang dan kultur yg telah lama terbentuk

  10.  

    Rusia pnya bnyak stok T-72, 8000+ lebih tepatnya. Upgrade tntnya lebih murah dibanding beli tank baru, rusia tidak perlu me upgrade ke versi T-72B3M kalau dirasa upgrade cost nya masih terlalu mahal, ada opsi lain seperti versi T-72B3 yg hrgnya lbih murah dan memiliki spek yg lumayan

 Leave a Reply