Mei 232018
 

Sistem S-500 Rusia (© The Russian Ministry of Defense).

Sochi, Jakartagreater.com – Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pada hari Selasa, 22-5-2018, bahwa upaya lebih lanjut diperlukan untuk meningkatkan alat perang anti-precision dan dipanggil untuk meminta untuk disiapkannya sistem Rudal S-500 untuk produksi massal.

“Salah satu tugas utama adalah untuk meningkatkan cara perang anti-presisi. Hal ini diperlukan untuk mengembangkan dan membangun fondasi teknologi di bidang pertahanan udara, untuk melanjutkan modernisasi sistem Pantsir, untuk menyelesaikan pengembangan dan persiapan untuk produksi massal dari S-500 sistem terbaru mampu mencapai target di ketinggian super-tinggi, termasuk ruang di dekat bumi, “katanya pada pertemuan dengan petinggi Rusia dan eksekutif perusahaan sektor pertahanan, dirilis oleh situs TASS.

Pertemuan dengan komandan Angkatan Bersenjata dan eksekutif industri pertahanan dihadiri oleh Menteri Pertahanan bertindak Sergei Shoigu, Kepala Staf Umum Valery Gerasimov, Deputi Menteri Pertahanan Yuri Borisov dan pejabat lainnya.

Putin juga menyerukan untuk melanjutkan modernisasi kekuatan nuklir strategis dan mempersenjatai kembali 14 Resimen dengan sistem Rudal Balistik antar benua Yalin sebelum akhir Desember 2018.

“Kekuatan nuklir strategis memiliki kunci penting untuk pertahanan dan keamanan,” katanya. “Sesuai dengan ketentuan program negara untuk persenjataan, kami akan melanjutkan penggantian kompleks Rudal Topol yang sudah ketinggalan zaman dengan sistem Yars terbaru dan akan menempatkannya di atas meja peralatan di 14 Resimen Rudal.”

Presiden Rusia itu juga mengatakan bahwa triad nuklir Rusia akan ditingkatkan dengan modern Tu-95MS dan Tu-160 pembom strategis, membawa Rudal jelajah strategis X-101 dan X-102. Dia menambahkan bahwa pembangunan 5 kapal selam nuklir kelas Borey-kelas harus terus sesuai jadwal.

“Dalam beberapa tahun terakhir, kami telah melakukan banyak hal untuk meningkatkan angkatan bersenjata,” kata Putin. “Struktur dan jumlah mereka telah dioptimalkan, pemeriksaan sekejap dilakukan secara teratur di semua cabang militer, unit militer menerima senjata dan peralatan baru secara teratur.”

Pemimpin Rusia menambahkan bahwa tahun ini Rusia meluncurkan sistem senjata canggih, yang tak tertandingi oleh saingan asing.

“Kami tahu bahwa mereka berada pada berbagai tingkat penyelesaian. Kami akan mengawasi isu-isu itu,” kata Putin.

Saat menyampaikan pidato kenegaraan kepada Majelis Federal, Putin mengumumkan pengembangan dan pengujian senjata strategis baru, termasuk Rudal Balistik antarbenua Sarmat, kompleks hipersonik Kinzhal, Rudal jelajah nuklir, serta drone bawah laut yang mampu membawa senjata konvensional dan nuklir.

Bagikan:

  24 Responses to “Putin Minta S-500 Disiapkan untuk Produksi Massal”

  1.  

    alat perang anti presisi ?
    emang ada ya ?
    aneh……

  2.  

    Klu Rusia menjual borong pake komoditi pertanian dan perkebunan!he3

  3.  

    Indonesia research sendiri apa kagak bisa sih?
    Tinggal duitnya aja dianggarkan.

    Kalo omong sama org2 tua yg gaptek kagak ngerti coding emang repot, ngerti nya cuma filsafat.

    Kalau ketemu Elon Musk diketawain habis2an 😀

  4.  

    Ayoo beli yg banyak !! Biar nanti bisa nyambit f35 dan f22

    😎 huehuehue

  5.  

    Yg penting All in one lah… Kalau system yg hanya di khususkan untuk intercept missile dng harga selangit seperti Thadod itu hanya pemborosan soalnya harus di pasangkan dng system lain karena ancaman udara bukan cuman Missile… terutama bagi yg budgetnya pas2 an dan kalau begitu pun deploynya yah jadi lama dan makan tempat satu buat thadod terus satu lagi buat system lain… Meh benar2 pemborosan tuh thadod…

  6.  

    Kenapa aku kalau main di JKGR terasa berat browser hape nya? Apa karena pengaruh menyan nya mbah mien yah?

  7.  

    Saat perang rudal pertahanan akan akan lbh banyak mengitersep rudal dari pada pesawat..
    Dalam perang dibutuhkan puluhan ribu rudal rudal pertahanan jg rudal serangan..
    Spti kasus suriah mgkn dg 2000 rudal jelajal wliyah udara sudah bisa dikuasai karena suriah kehabisan rudal pertahanan dan hancurnya lanud lanudnya..

    Setelah dikuasainya wilyah udara tinggal nulupin sisa kekuatan daratnya dari atas…

    Tugas pespur negara yg menyerang adlh mencari dan menghanculkan tempat peluncuran rudal jelajah tsb.. Jika tempat peluncuran rudal jelajah tsb di lindungi dg rudal pertahanan yg bagus dan pespur yg sebanding besar di mungkin pespur tsb gagal total..

    Dan antara pespur nyerangnya bkan dg cara tubukan tapi dg rudall..

    Jadi semua serba rudall..
    Rudall menghancurkan bisa segalanya tp pespur perlu rudal utk menghancurkan rudall..
    Pespur paling takut bkn dg pespur tp dg rudall..
    Rudal bisa ada di mana mana bahkan bisa di bawah samudra tp pespur tidak..
    Apabila teroris biasa memakai rudall dlm aksinya maka bkn disebut sebagai teroris lagi…
    Senjata nuklir jaman sekarang nongkrongannya di kepala gudall..
    Rudal paling senang menyerang rumahnya sdri yaitu pabrik rudall..

    Indo memanfaatkan rudal hanya utk perang dg wanita…

    Ha ha ha

 Leave a Reply