Sep 172019
 

Baterai sistem rudal pertahanan udara jarak jauh S-400 buatan Rusia © Kemhan Rusia

Ankara, Jakartagreater.com – Rusia siap membantu pertahanan Arab Saudi jika kepemimpinannya memutuskan untuk membeli senjata Rusia, kata Presiden Rusia Vladimir Putin, dirilis TASS pada Senin 16-9-2019.

“Untuk melindungi “kelompok kami”, negara kami, kami siap memberikan bantuan yang sesuai untuk Arab Saudi, dan kepemimpinan politik Arab Saudi hanya perlu membuat keputusan negara yang bijak, seperti yang dilakukan oleh pejabat Iran ketika mereka membeli S-300, dan seperti yang dilakukan oleh Presiden (Turki Recep Tayyip) Erdogan dengan pembelian S-400 dari Rusia.

Mereka dengan andal akan melindungi semua objek infrastruktur Arab Saudi, “Putin menekankan. Dia juga mencatat bahwa selama Perundingan Ankara dengan para pemimpin Turki dan Iran, mereka tidak membahas serangan terhadap kilang minyak Saudi.

Pemimpin Rusia mengembalikan posisi Rusia pada krisis di Yaman. “Pertama, ada bencana kemanusiaan yang sangat serius di Yaman. Kami siap membantu orang, dan kami meminta siapa pun yang mampu melakukan itu untuk mengikuti contoh kami,” kata Putin.

“Kedua, kami berpikir bahwa cara terbaik untuk menyelesaikan krisis ini adalah dengan mencapai kesepakatan antara semua pihak yang terlibat dalam konflik,” lanjutnya.

Fasilitas perusahaan minyak Saudi Aramco di Timur Arab Saudi diserang oleh sepuluh pesawat tanpa awak pada hari-hari kecil pada hari Sabtu 14-9-2019. Pemberontak Houthi Yaman dari gerakan Ansar Allah mengaku bertanggung jawab atas insiden itu. Secara khusus, kilang minyak terbesar dunia di dekat kota Abqaiq dan kilang dekat Khurais, tempat ladang minyak terbesar kedua Saudi berada, diserang.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menuduh Iran terlibat dalam serangan itu, mengklaim bahwa “tidak ada bukti serangan datang dari Yaman.” Kementerian Luar Negeri Iran menolak tuduhan Pompeo sebagai tidak berdasar.

Bagikan: