Putin Siap Menyiagakan Rudal Nuklir Rusia

97
201
Kendaraan Amfibi Rusia berbaris memasuki kapal induk. (REUTERS/Yuri Maltsev)
Kendaraan Amfibi Rusia berbaris memasuki kapal induk. (REUTERS/Yuri Maltsev)

 

Rusia siap untuk menempatkan senjata nuklir pada posisi siaga perang.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, dirinya telah siap untuk menempatkan senjata nuklir Rusia dalam keadaan siaga, selama ketegangan yang terjadi terkait krisis di Ukraina dan Crimea.

Dikutip dari BBC, Senin, 16 Maret 2015, Putin mengatakan kehidupan orang Rusia di Crimea dalam bahaya, sebelum wilayah itu memutuskan untuk memisahkan diri dari Ukraina.

Crimea akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan Rusia pada 18 Maret, yang mengundang reaksi negatif dari Barat. Pernyataan Putin disiarkan dalam rekaman wawancaranya, Minggu, 15 Maret.

Rekaman itu sekaligus menjawab spekulasi, tentang keberadaan pemimpin Rusia itu yang disebut tidak terlihat di publik, sejak 5 Maret lalu. Kremin membantah isu sakitnya Putin.

Media-media Barat selalu membuat spekulasi tentang para pemimpin negara-negara seperti Rusia dan Korea Utara. Sebelumnya spekulasi juga beredar tentang kesehatan pemimpin Korea Utara (Korut), yang dikaitkan dengan kemungkinan kudeta.

Pada rekaman wawancaranya, Putin mengatakan Rusia tidak pernah berpikir tentang memisahkan Crimea dari Ukraina, hingga terjadi kudeta pemerintahan di Ukraina yang mendapat dukungan Barat.

“Kami siap melakukan ini,” ujar Putin, tentang menempatkan senjata nuklir Rusia dalam keadaan siaga perang. “Crimea adalah teritori kita dalam sejarah. Orang Rusia tinggal di sana. Mereka dalam bahaya, kita tidak dapat mengabaikan mereka.” (VIVA.co.id)

97 KOMENTAR

    • numpang tampil bung duke…
      situs berita Sputnik pd Senin
      (16/3/2015) melansir Para pejabat Us yg memprotes manuver pesawat pembom Rusia di kawasan Asia-Pasifik.
      Washington memprotes Moskow yg ingin menggunakan bekas pangkalan AS di Vietnam, Cam Ranh Bay, utk pengisian bahan bakar pesawat pembom Rusia.

    • ane kutip komen bung Rafly di artikel terdahulu.
      “setiap informasi intelejen harus dilihat siapa sumber dari informasi tersebut maka dengan mudah kita ketahui motifnya”.

      follow the money, & you will find Freemason was there.

      Sebuah surat kabar Jerman menulis, para pejabat Kiev menggunakan paket bantuan pemulihan ekonomi Ukraina yang dikucurkan oleh Dana IMF untuk membeli senjata.

      Seorang analis yg baik membuat analisisanya atas ketentuan sebagai berikut :
      1. Jangan membaca untuk kepuasan (don’t read for content)
      2. Bacalah untuk tujuan (read for purpose).
      3. Jangan hanya memperlihatkan apa yg dikatakan oleh artikel” dlm surat kabar atau statement umum atau press release, tapi tanyakan pada diri, mengapa hal itu dikatakan (apakah maksud pembuat laporan atau artikel atau statement & apa yg ingin dicapainya?).
      4. Mengadakan cek & recek secara langsung.
      5. Mengemukakan pertanyaan” kepada orang” yg tepat.

      kuat dugaan, organisasi inilah yg bermain pd keruntuhan Tsar Russia.

      http://jakartagreater.com/krisis-crimea-sebuah-analisis/

      ane komen di lapak 42 bung.
      salam hangat.

  1. Mmm… etnis rusia di ukraina kan sudah menjadi warga negara ukraina… bukan warga negara rusia walaupun beretnis rusia. Imho, bahaya neh kalau setiap pemimpin negara berpikiran seperti ini, sekaligus punya rancangan yang didasarkan pada dendam kesumat.
    Tapi saya setuju dengan langkah warga crimea menggelar referendum.

    • Ini bicara soal Crimea. Bukan wilayah Ukraina yang lain.

      Dari sejarahnya, Crimea sempat jadi bagian Ottoman Turki, kemudian sempat membuat proklamasi 1774, tetapi 1784 di kuasai Russia, dan seterusnya sampai tahun 1954 dimasukkan ke dalam kendali Ukraina (saat itu bernama Ukrainian Soviet Socialist Republic, tahu dong artinya apa?) oleh Nikita Kruschev (pada tahu kan, siapa ini?).

      Jadi, kalau Rusia omong soal Crimea, Ukraina kayaknya agak-agak gimana gitu…..

      • selama ini si Om sll membantah keterlibatan pasukan’a di krimea, kali ini papa bear buka-bukaan.

        saat itu, Om memerintahkan menteri pertahanan’a tuk mengerahkan personil pasukan khusus intelegen militer di Crimea, termasuk angkatan laut & pasukan udara.
        Ia memastikan mereka dilindungi oleh fasilitas militer Rusia. si Om jg mengklaim bahwa pasukannya tdk pernah lebih dari 20 ribu berdasarkan kesepakatan Black Sea Fleet. Putin mengakui bahwa pasukannya membantu Yanukovych melarikan diri ke Rusia.

        dlm siaran dokumenter tsb ia mengatakan Rusia telah siap membawa senjata nuklirnya ke Crimea.

  2. Jangan Pernah sekali kali membangunkan Beruang Tidur……………….!!!!
    Jangan Pernah sekali kali membangunkan Beruang Tidur……………….!!!!
    Jangan Pernah sekali kali membangunkan Beruang Tidur……………….!!!!
    Jangan Pernah sekali kali membangunkan Beruang Tidur……………….!!!!
    Jangan Pernah sekali kali membangunkan Beruang Tidur……………….!!!!
    Jangan Pernah sekali kali membangunkan Beruang Tidur……………….!!!!
    Jangan Pernah sekali kali membangunkan Beruang Tidur……………….!!!!
    Jangan Pernah sekali kali membangunkan Beruang Tidur……………….!!!!
    Jangan Pernah sekali kali membangunkan Beruang Tidur……………….!!!!
    Jangan Pernah sekali kali membangunkan Beruang Tidur……………….!!!!
    Jangan Pernah sekali kali membangunkan Beruang Tidur……………….!!!!
    Jangan Pernah sekali kali membangunkan Beruang Tidur……………….!!!!
    Jangan Pernah sekali kali membangunkan Beruang Tidur……………….!!!!
    Jangan Pernah sekali kali membangunkan Beruang Tidur……………….!!!!
    Jangan Pernah sekali kali membangunkan Beruang Tidur……………….!!!!
    Jangan Pernah sekali kali membangunkan Beruang Tidur……………….!!!!
    Jangan Pernah sekali kali membangunkan Beruang Tidur……………….!!!!
    Jangan Pernah sekali kali membangunkan Beruang Tidur……………….!!!!
    Jangan Pernah sekali kali membangunkan Beruang Tidur……………….!!!!
    Jangan Pernah sekali kali membangunkan Beruang Tidur……………….!!!!

  3. Russia terus menerus didesak oleh Eropa dan Barat. Walaupun sudah diam (tapi tidak tunduk) masih saja diserang. Bukan hal yang sulit untuk dibaca, nuklir cara yg mudah utk membalik keadaan. Mungkin dengan membeli alutsista dari Russia, Indonesia bisa memberi sedikit kelapangan sementara. Tapi kita bisa kena getah juga. Pilihan memang tidak mudah.

  4. Mungkin maksud admin tentang kapal induk pada artikel ini adalah kapal sejenis Landing Ship Tank (LST). Ya ini adalah kapal LST milik Rusia dari Ropucha Class yang dibangun di negara Polandia.

    Dimensi kapal lebih kecil sedikit dibanding kapal LST Bintuni Class milik TNI-AL namun persenjataan Ropucha Class (terutama yang sudah modified) untuk proteksi diri lebih kuat dibanding Bintuni Class. Bahkan Ropucha Class II sudah dilengkapi sebatang meriam kal. 76mm dan roket artileri untuk bantuan tembakan langsung saat pendaratan amfibi. Mengenai akomodasi kapasitas angkut tank MBT dan pasukan – keduanya relatif imbang.

    Salam