Apr 102018
 

Helikopter AH-64E menembakkan APKWS, roket berpemandu laser © BAE Systems

JakartaGreater.com – Pada hari Senin, 9 April 2018, Departemen Luar Negeri AS lewat Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan (DSCA) telah memutuskan untuk menyetujui penjualan militer asing berupa Advanced Precision Kill Weapon Systems (APKWS) II ke Qatar.

Berdasar keterangan yang terdapat di laman Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan (DSCA) AS, bahwa Pemerintah Qatar telah mengajukan permintaan untuk pembelian APKWS II dengan rincian sebagai berikut:

  • 5.000 seksi pemandu Advanced Precision Kill Weapon Systems (APKWS) II.
  • 5.000 roket motor 2,75 inci MK66-4
  • 5.000 hulu ledak “high explosive” untuk roket 2,75 inci

Termasuk dukungan peralatan, suku cadang, pelatihan, publikasi, serta bantuan teknis rekayasa, bantuan teknis manajemen program, dukungan layanan logistik, dan elemen terkait lainnya. Perkiraan total program tersebut adalah senilai $ 300 juta.

Advanced Precision Kill Weapon System (APKWS) merupakan turunan dari MK 90 Hydra 70 mm roket tak terarah yang digunakan oleh pesawat bersayap tetap dan rotary AS. Roket APKWS memiliki sistem pemandu laser semi-aktif yang memberi peningkatan akurasi pada roket tak terarah yang ada. APKWS dapat menghantam langsung pada sasaran yang bergerak maupun stasioner.

Senjata inovatif tersebut terdiri dari roket “unguided” Hydra 70 kaliber 70 mm buatan General Dynamics yang menawarkan beberapa konfigurasi hulu ledak dan dilengkapi dengan Distributed Aperture Semi-Active Laser Seeker (DASALS) buatan BAE System.

Pengembangan APKWS dimulai pada tahun 2002. Uji coba peluncuran dilakukan dari peluncur roket M260 berbasis-darat pada target dengan jarak yang bervariasi mulai dari 1.500 hingga 5.500 meter. Data pengujian dipergunakan untuk memperbarui pemandu autopilot dari bawaan roket.

  9 Responses to “Qatar Akan Persenjatai AH-64E dengan APKWS II”

  1.  

    Busyet, belinya sampe 5000 biji

  2.  

    HORANG KAYA BUDGET BENYEK,

  3.  

    roket ffar berpandu apa gak mahal tuh perbiji

    apache kita sepertinya buat misi khusus ya kok di foto2 terbaru hardpoint nya gak ada tasnya roket ffar

  4.  

    apakah TNI AU ada beli APKWS untuk dipasang ke F-16ID atau T-50i gak yah?

  5.  

    Arab dan qatar berlomba beli senjata

  6.  

    Indonesia beli pemandunya tuh. Kan roket FFAR-nya udah bisa buat.

 Leave a Reply