Mar 302018
 

Jet tempur Dassault Rafale buatan Prancis. © Ronnie Macdonald via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Pelaksanaan opsi untuk pembelian 12 jet tempur Dassaul Rafale tambahan untuk Angkatan Udara Qatar telah mulai berlaku sejak hari Selasa, 27 Maret 2018, seperti dilansir dari laman Dassault Aviation.

Opsi untuk membeli tambahan 12 Rafale tersebut muncul sejak 7 Desember 2017 di Doha di hadapan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, dan Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani.

Kesepakatan tersebut mengikuti kontrak yang telah ditandatangani pada tanggal 4 Mei 2015 antara Qatar dan Dassault Aviation untuk akuisisi sebanyak 24 jet tempur Rafale.

Setelah dua batch pertama dikirimkan, Angkatan Udara Qatar akan mengoperasikan 36 jet tempur Dassault Rafale.

Dassault Aviation dan mitranya berterima kasih kepada pemerintah Qatar karena telah memberi mereka kesempatan baru ini untuk menghibur 40 tahun kerjasama luar biasa antara industri penerbangan Prancis dan Angkatan Udara Qatar.