Aug 152016
 

Desain pesawat tempur KFX

Korea Selatan telah menetapkan batas waktu untuk pengembangan radar active electronically scanned array (AESA) buatan dalam negeri untuk digunakan dalam pesawat tempur KFX yang akan dibangun.

Radar pesawat ini akan dikembangkan oleh Badan Pengembangan Pertahanan atau Agency for Defense Development (ADD) Korea Selatan, dengan prototipe pertama ditargetkan siap di pertengahan tahun 2020, ujar pejabat DAPA (Defense Acquisition and Procurement Administration), Korea Selatan.

Dapa meramalkan dibutuhkan enam tahun pembangunan, dan radar yang baru akan siap digunakan pada tahun 2026.

Pengembangan radar pesawat tempur KFX dilakukan dengan Hanhwa Thales, pihak yang memenangkan tender kompetitif untuk proyek ini pada awal 2016. Adapun Kontraktor utama untuk program KFX adalah Korea Aerospace Industries.

Radar KFX-C103-iA Korea menggunakan active electronically scanned array (AESA)/ active phased array radar dan sistem sensor optik "Electro-Optical Distributed Aperture System" EODAS. Sistem EODAS dari KFX tempur-C103-iA diatur di depan kokpit kaca depan. Desain ini mirip dengan tata letak pada Su-30/35 atau tempur SU T-50 Rusia

Radar KFX-C103-iA Korea menggunakan active electronically scanned array (AESA)/ active phased array radar dan sistem sensor optik “Electro-Optical Distributed Aperture System” EODAS. Sistem EODAS dari KFX tempur-C103-iA diatur di depan kokpit kaca depan. Desain ini mirip dengan tata letak pada Su-30/35 atau tempur SU T-50 Rusia

Keputusan Seoul untuk mengembangkan radar AESA buatan sendiri menyusul keputusan Washington DC yang tidak memberikan izin ekspor kepada Korea Selatan untuk teknologi radar AESA pada tahun 2015.

Izin ekspor yang ditolak oleh AS, juga meliputi : infrared search and track, electro-optical target tracking devices, dan jammers.

Para Peneliti Korea Selatan membuat sendiri pola radar pemindaian elektronik aktif (AESA)

Para Peneliti Korea Selatan membuat sendiri pola radar pemindaian elektronik aktif (AESA)

Korea Selatan sedang mengembangkan pesawat tempur KFX bekerjasama dengan Indonesia, sebagai mitra 20% dalam program ini. Seoul akan mendapatkan 120 pesawat terbang, dan Indonesia 80 unit.

Pesawat tempur KFX akan didukung oleh dua mesin F414 dari General Electric.

Flightglobal.com

  79 Responses to “Radar AESA Pesawat Tempur KFX, Rampung Tahun 2026”

  1.  

    lama bingit bosss…….

    sampingan lah garap paket gripen….lumayan untung RI tuh..

  2.  

    Jgn berharap amerika mau berbagi teknologi inti militer tanpa prasyarat dan embel macam2, anggota NATO yg notabene nya sekutu utama amerika aja susahnya minta ampun minta ma amerika, nah skrg korsel yg bukan anggota NATO walaupun sekutu amerika minta aja gak dikasih, apalagi Indonesia….mimpi aja.

 Leave a Reply