Nov 032014
 
Jet tempur Rafale Perancis

Jet tempur Rafale Perancis

New Delhi – Pesawat tempur Rafale Angkatan Udara India yang dibeli dari Perancis “akan ditepuk seperti nyamuk di malam hari (Agustus) oleh pesawat tempur China dalam peperangan, ujar Duta Besar Rusia untuk India Alexander Kadakin, 18/10/2014.

Pernyataan ini disampaikan pihak Rusia, setelah pesawat MiG-35 kalah di awal kompetisi untuk tender 126 pesawat tempur medium multirole ke India, dan kesepakatan ini bisa menjadi salah satu kontrak militer terbesar di dunia mencapai $ 20 miliar.

Rusia adalah pemasok terbesar perangkat keras militer India dan sebagian besar pesawat tempur garis depan IAF berasal dari Rusia, dan salah satunya adalah pesawat tempur Sukhoi 30MKI, yang jatuh di dekat Pune, Selasa.

Duta Besar Rusia Alexander Kadakin marah karena sebagian besar media di India “pro-Barat” -“dan mereka tidak melaporkan fakta”- bahwa pesawat tempur Sukhoi 27 Rusia yang dipasok ke Tentara Pembebasan Rakyat China (Angkatan Udara) lebih baik dalam pertempuran dari pada Rafale buatan Perancis.

Meskipun Rusia adalah pemasok militer terbesar India, Amerika Serikat, Israel dan mungkin Perancis terus meningkatkan pangsa pasar mereka dengan angkatan bersenjata India. Hal ini telah menyebabkan Moskow merasa “sakit perut”.

Presiden Rusia Vladimir Putin -yang kemungkinan akan mengunjungi India pada bulan Desember- dan Perdana Menteri Narendra Modi, menurut Alexander Kadakin memiliki “hubungan pribadi” yang spesial.

Pertemuan nanti akan bertepatan dengan perpanjangan kesepakatan kerja sama teknis militer India dan Rusia yang memiliki perjanjian pertahanan yang unik.

“Saya tidak mengerti mengapa Anda membeli (jet tempur Rafale Perancis)” dan “kami terkejut bahwa (Rafale) yang dibeli,” kata Kadakin.

Saat ini India juga mengimpor Sukhoi 30MKI lebih banyak dan membangun pesawat tempur melalui perjanjian transfer-of-teknologi dengan Rusia. Kadakin mengatakan pengaruh Barat pada akuisisi pertahanan India telah membingungkan karena “Amerika Serikat telah mentransfer zero teknologi (nihil) kepada India”, sedangkan Rusia telah berbagi teknologi penting dan tidak ada negara lain yang bersedia melakukan hal itu kepada India.

image

Rusia menawarkan kapal induk Admiral Gorshkov, sekarang INS Vikramaditya, ke India, ketika tidak ada negara lain yang bersedia untuk memberikan kapal induk. India membeli kapal itu sekaligus dengan biaya reparasinya seharga $ 2,4 miliar.

Rusia dan India bersama-sama mengembangkan rudal jelajah supersonik Brahmos. Alexander Kadakin juga membeberkan daftar transfer teknologi dan pasokan penting dari Rusia, termasuk Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Kudankulam.

“Amerika Serikat bahkan tidak bertindak seujung kuku pun tentang pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir untuk India, sedangkan Rusia telah mulai membangun unit kedua di Kudankulam,” katanya. (Telegraphindia.com).

Bagikan :

  139 Responses to “Rafale akan Ditepuk seperti Nyamuk !”

  1.  

    absen pagi

    •  

      Ane suka sama bagian ini :

      “Duta Besar Rusia Alexander Kadakin marah karena sebagian besar media di India “pro-Barat” -“dan mereka tidak melaporkan fakta”- bahwa pesawat tempur Sukhoi 27 Rusia yang dipasok ke Tentara Pembebasan Rakyat China (Angkatan Udara) lebih baik dalam pertempuran dari pada Rafale buatan Perancis.”

      Nah klo SU 27 saja sudah bisa ngalahin orapale, berarti SU yang Indonesia punya juga dipastikan bisa nepok nyamuk donk.

      Salam NKRI

      •  

        apakah semudah itu rafale ditepok kayak nyamuk, kalo membaca beritanya sih ini Alexander Kadakin yang galau karena disalip ditikungan terakhir.

      •  

        opini sepihak tidak bisa menjadi pembenaran.
        apalagi opini yang diberikan oleh mereka yang sedang galau
        let’s be a smart reader

      •  

        Saya rasa Dubes Russia marah karena merasa India tidak menghargai kerja keras Russia dalam memenuhi kebutuhan alutsista India saat ini. Russia sepertinya menggunakan strategi “give and take” memberi dahulu lalu berharap ada balasannya di kemudian hari. India seharusnya lebih bijak dalam menentukan pilihan pesawat tempur ini mengingat belum tentu Rafale akan lebih menguntungkan dibanding Mig.

        Perihal Mig melawan Rafale saya rasa masih bisa diperdebatkan, yang menjadi masalah besar saat ini adalah hilangnya rasa percaya dari pihak Russia terhadap India.

        •  

          India sudah bijak memilih rafale..liat sudah berapa banyak sukhoi yang dibeli India dari Rusia? Apakah India dapat apa yang dia mau (TOT) dari hasil jual beli itu? Tidak! Tapi India dijanjikan oleh Prancis kalau beli Rafale sekian unit, India bakalan dapat yang dia mau. Lagian pernyataan Dubes itu kan bahasa sales

          •  

            Kalau saya baca Russia geram karena kebutuhan alutsista yang dimiliki India kebanyakan karena dipenuhi oleh Russia beserta dengan teknologi rudal dan kapal induk yang walaupun bekas menunjukkan bahwa Russia ingin memberikan kepada India yang tidak mungkin diberikan negara lain.

            Dubes Russia saya rasa tidak berbicara dalam kerangka kehilangan penjualan namun lebih ke arah potensi kehilangan salah satu “sekutu” Russia di Asia ke tangan Barat, pertimbangan marah lebih ke arah politis dan bukan ekonomi.

      •  

        konon su 27 setara ma f 15… brarti silent eagle bs nepok jg donk…

      •  

        yg kalah tender mig 35, ko yg nepok su 27…??

  2.  

    Dimana posisi Indonesia y?

  3.  

    Woow..pernyataan yg sangat pedas…!

  4.  

    hebat…

  5.  

    tidak ada sekutu abadi, demikian jg tidak ada musuh abadi, hanya kepentingan sahabat yang abadi….

  6.  

    Rafale emang pespur yg sangat cantik & sexy…
    desainnya hehehe

  7.  

    jgn sampai terjadi kacang lupa kulitnya…skaligus renungan buat petinggi militer di republik ini.

  8.  

    haha…woiih rafale

  9.  

    India-Rusky lagi anget nih..

    •  

      Rusia tersakiti. efek dari DUA JALUR CINTA, saat US/blok Barat memberikan DOSA-DOSA YANG MANIS. mestinya India harus tahu pasti HUKUMANNYA YANG PAHIT di berikan oleh Rusia. hmmm

  10.  

    Wes Pokok e aku Cinta SU 35..Strong bingittt …. Meskipun Dunia memisahkannya aku tetap Cinta SU 35 strong bingittt 😀

  11.  

    Bakalan makin banyak lagi nih, perangkat militer Rusia berkeliaran di berbagai wilayah di bumi. Rusia dibikin dongkol sampe kaya gitu..

  12.  

    lanjutkan…. 🙂

  13.  

    Saya tidak mengerti mengapa Anda membeli (jet tempur Rafale Perancis)” dan “kami terkejut bahwa (Rafale) yang dibeli,” kata Kadakin.

    sakitnya dimana pak? :mrgreen:

  14.  

    rusia merajuk. . .karna di selingkuhin. . .

    SALAM NKRI

  15.  

    lagunya tipe x..sakit hati

  16.  

    Lebih tepatnya air susu dibalas air kencing…
    Masih kecil disusuin, sudah gede dikencingin.

  17.  

    Rusia pantes marah, karena selain yg dibeberkan di atas, India juga sekarang punya ks nuklir dari Rusia, dengan cara yg berliku-liku dan pat gulipat dibantu 100% oleh Rusia (urusan sewa tanpa dibeli sampai puluhan tahun yg sangat rumit, tanpa melanggar hukum internasional, karena dapat mengusung hulu ledak nuklir).

    Ini adalah segi kelemahan India dibanding Cina.

    •  

      Iya bung saya sendiri gak suka nih Indi nehi..nehi…suka berkhianat sama teman….persis seper ti m*l*n

      •  

        India mungkin menerapkan hal yang serpua dengan TNI. sistem gado2 bung. blok barat punya blok timur pun ada. masing2 alutsista ada antidotnya. selagi ekonomi mampu, beli semuanya. :mrgreen:

    •  

      Hal ini yg terjadi pada pemerintahan Orba walaupun kasusnya serupa tp tak sama.
      Kita bisa mengimport apa saja dari barat tapi jangan dengan Alutsista khususnya yg vital.
      Su35 bisa menggentarkan anggota FPDA yg notabene adalah ayam peliharaan USA dan Inggris.India dan china adalah bukti nyata kemandirian mereka dari “kemurahan hati” Russia.
      Russia,Eropa,USA mereka sama2 pedagang tapi bedanya Russia murni pedagang tapi Eropa dan USA lebih dari pedagang /ada pamrih.welcome back bung antonov.

  18.  

    Sakitnya tu DISINI!!!!

  19.  

    India mau meniru Indonesia dlm hal non blok…inilah keberhasilan NATO menghancurkan Rusia secara perlahan.Ingat Rusia sekarang butuh dana banyak untuk keluar dari embargo NATO…kita tunggu Rusia akan semakin mesra dgn NKRI…teringat kata2 Bung Yayan…apapun Rusia punya Indonesia juga punya…semakin garang…

  20.  

    mumpung lgi anget hub india – rusia, mudah2n rusia berpaling k NKRI dan memberikan TOT penuh buat militer kita….amiiiin…

  21.  

    ($)@¢¥T

  22.  

    india kurang bermain cantik kali ini, jelas saja papa bear berang karna merasa seperti mendapat tamparan keras oleh saudara sendiri. dan yang namanya OTNA tertawa lebar…
    rusia yang sudah berkeringat basah…
    memang benar tidak ada musuh atau teman yang abadi..

    salam hangat buat semua warjagers.

    •  

      itu karena India kurang bisa mempertahankan nilai kepercayaan yang di bangun secara hati2.

      mungkin andaikata india tidak berkhianat thdp rusia dari teknologi yang sensitif yang berasal dari rusia….sikap rusia tidak akan segitu tersinggung.

      rusia tidak pernah bersikap seperti thdp indonesia …padahl indonesia juga membeli pesawat dari blok barat…F16, hawk, golden eagle…dan sebentar lagi rafale juga.

    •  

      bedakan yg satu mbeli ngicrit-ngicrit, lha si arjun belinya banyak, yg satu ilang tak berbekas duitnya,yg satu sakitnya tuh di ditu 🙂

  23.  

    Hutang dibayar kutang ya ini ? maaf saya ngelantur habis bangun tidur 😀 hehe

  24.  

    bagaimana mungkin bung tea om rusky mau kasih TOT ke NKRI,la wong dari artikel ini aja kita sudah bisa analisa,siapapun sahabat rusia yg setengah2 dekat sama dia ga bakalan ada istilah TOT,makin lama perasaan kita kembali condong ke barat lg..pgn mengulang masa lalu..bukan pesimis tp realistis..analisa tukang cendol..salam hangat sahabat warjager.. NKRI harga mati

    •  

      makin lama perasaan kita kembali condong ke barat lg..pgn mengulang masa lalu… maksud anda apa mengulangi masa di saat negri ini di embargo….. hahahahahahaaaaaaaaa lucu

    •  

      bukan itu menurutku…..karena kelakuan INDIA nya itu yang berkhianat dg membocorkan teknologi2 militer rusia ke barat. macam teknologi yakhont yang ada pada brahmos dibeberkan ke israel, teknologi sukoi nya pun boleh dibedah dan diteliti oleh israel…juga tank2 BMP…dan banyak juga daftar lainnya.

      lhah wong terhadap malaysia yang membolehkan teknologi knirty di bedah oleh USA (alat pernika) rusia marah kok. gak mau lagi pasok peralatan militer yang penting buat malaysia.

      apalagi cicilan pembayaran sukoinya macet. hahahahahah….. malon lucu.

    •  

      merasa dicurangin pas proyek su 35 ya bung

  25.  

    ntar jga balikan lgi…. hahah kaya lagu aja… putus nyambung… putus nyambung..

  26.  

    Loh kenapa india gak milih SU-35 yang sangat superior??? Apa karena pengalaman memakai Flanker

  27.  

    india beli rafale kan sm perancis,koq seolah olah amerika yg jd penyebab india berpaling??
    Ungkapan emosional seorang alexander kadalin..Dikhianati menambah frustasi rusia,udeh negara pecahan soviet bergabung ke nato,kena embargo,dikeluarkan dr keanggotaan G8 dan G20..dikucilkan dr pergaulan uni eropa helloooow
    klo situasinya seperti ini,sdh saatnya rusia serius mengalihkan pandangannya ke indonesia,syaratnya cm satu..jgn pelit teknologi,itu doank!
    Bs menjalin kerjasama lbh baik di berbagai bidang dgn indonesia,indonesia memiliki potensi yg jauh lbh menjanjikan drpd india..jd lupakan india,berpalinglah ke indonesia

  28.  

    Mungkin marah juga kepada prancis karena kapal kelas mistral batal dikirim ke rusia karna tekanan NATO

    •  

      ini beda kasus sama mistral krena jika prancis gk kirim tuh mistral maka prancis yang rugi sendiri selain duitnya diminta balik prancis juga akan kena denda, tambah tekor kalo gtu

      •  

        Berarti nato patungan buat bayarin denda prancis kepada om rusky, atau kapalnya dikirim saja ke Indonesia, dengan senang hati diterima termasuk dengan teknologi sensitif didalamnya, lumayan kalau buat nyerbu tetangga sebelah

    •  

      rusia blm mampu buat kapal perang canggih ya,koq sampe minta buatkan prancis?
      Oh ternyata…

  29.  

    manfaatkan “kesempatan dlm kesempitan” ato “kesempitan dlm kesempatan” 😀

  30.  

    om rusky bener-bener lagi sakit perut..

  31.  

    Kemaren sama israel bikin anti yakhont, sekarang sama france,. Mungkin ada strategi lain di blakangnya kali. . .

  32.  

    India terkesan terlalu blow up belanja mereka n terkesan kurang bisa menjaga rahasia TeOTe dari Rusia…..

    Pelan tapi pasti, Rusia akan lebih longga menawarkan secara underground TeOTe nya pada Indonesia dan Indonesia pun akan mengamini secara underground pula….

    IMHO

  33.  

    kayaknya…menurutku rafale sudah ada disini. clue2 yang seding ditebar oleh sesepuh dudah banyak.

    mulai dari latihan terbang sukoi dg pesawat delta, terus photo2 rafale lagi take off di sore hari.

  34.  

    kt bang tukul dengkul mu mlocot hehe mmg bner india dpt tot,tp blanja alutsistanya anda liat sendiri..dgn indonesia,rusia nggak pernah membahas tot bang,ngrakit pswt aja harus org mereka

  35.  

    Prancis gagal terus jual Rafale, eh sekali jual ratusan Rafale dipesan…. ini bukti India gak bisa didikte oleh negara lain kasarnya :a ne yang punya duit, ya terserah ane dong mo buat beli apa…. he he he siap bro…. India dah pengalaman juga ma Pespur French dulu lho, Mirage…..

  36.  

    He he he bung aryajawa , kantor Lagi Luang nih bung 🙂

  37.  

    Bakorkamla Kapal Negara (KN) Bintang Laut 4801 untuk mendukung kepentingan patroli, buatan PT Palindo Marine Batam,

    Spesifikasi KN BINTANG LAUT 4801 – KN SINGA LAUT 4802

    – Panjang seluruhnya (LOA)48.00 m48.00 m
    – Panjang garis air (LWL)44.25 m – 44.50 m
    – Lebar max (B.max)7.40 m – 7.60 m
    – Lebar garis air (B.WL)6.80 m – 6.80 m
    – Tinggi Tengah Kapal (DMLD)2.40 m – 4.00 m
    – Tangki bahan Bakar (HSD)50.000 Liter
    – Main Engine3 unit x 1400 hp (marine diesel)
    – Endurance 3 (tiga) hari
    – Kecepatan maks 25 knot
    – Kontraktor PT Palindo Marine – PT Citra Shipyard
    – Mulai Dibangun24 April 2012 – 5 Juli 2012

  38.  

    Detik-detik yang mendebarkan … Para sales pespur ‘gila-gilaan’ menawarkan produknya. Pintar-pintar kita menawar barang tanpa menyinggung sales yang lain, biar dikemudian hari bisa ‘bekerjasama’ lagi …

  39.  

    wah bisa diembargo neh india oleh rusia

  40.  

    Kasian negara Mr. Putin dikadalin oleh india. memang india mencapai kemajuannya karena sukses berprilaku licik, Indonesia juga harus hati2 bila kerjasama dengan india dalam bidang apapun !!!

    •  

      nano satelit (Lapan Tubsat) kita sukses menumpang roket India, bro. kalau bukan karena mereka siapa yang mau kasih tumpangan (piggy back) dengan harga murah.
      well, mereka pekerja keras dan ngeyel. itu yang harus dicontoh orang Indonesia.

      jika persyaratan untuk tot dengan Rusia seperti maunya dubes rusia, saya minta dengan hormat kepada pemerintah Indonesia agar jangan membuat kerja sama seperti itu.

      kerja sama apapun yang dilakukan dengan suatu negara harus menghormati kedaulatan masing-masing. artinya kita tidak mau didikte dalam hal pengadaan alutsista. suka-suka kita dong beli dari mana. duit-duit kita juga.

  41.  

    rusia salah jg siih,..kok nawarin mig 35, ini perpur gak dipake ama rusia sendiri,gak laku di negrinya sendiri…..laah kalo indihe milih rafale jgn salahin mrk donk,..mrk pasti milih pespur yg dipake negri pembuatnya sndiri n jg deh combat proven di Libya…

  42.  

    Maaf OOT,
    Akhir2 ini Sukhoi kita kok sibuk banget ya klihatan? Ada yg tau gk?

  43.  

    Ikut nyimak sambil leyeh2 di gubuk sawah..met siang warjager smua lam kenal.

  44.  

    klo menurut peribahasanya sich “habis manis sepah dibuang”

  45.  

    kasihan juga ya Rusia, mungkin ini istilahnya “salah memilih teman”…India banyak menerima T.o.T. dari Rusia, dari mulai pespur, kasel, rudal dll tetapi India juga dgn mudahnya membuka kerahasian teknologi Rusia itu pada negara2 barat, itu tentunya juga membahayakan Indonesia yg banyak bergantung pada alutsista Rusia, kita berharap Rusia bisa jernih melihat bahwa mereka masih punya “SAHABAT SEJATI”..di Asia Tenggara yg justru pelit di beri T.o.T oleh Rusia tapi tak pernah mengeluh & tak pernah menghianatinya…itulah INDONESIA…

  46.  

    Rusia sbnrnya sdh pernah diperingatkan Shahrukh Khan..,

    Kabhi Kushi Kabhi Gham, kadang sakit kadang nikmat..,
    Laaga Chunari Mein Daag, Jatuh terlalu Dalam..,

  47.  

    palingan klo bener2 dah deal itu apa yg di beri rusia jd mandek
    istilah kerennya rusia bisa saja mengembargo apa yg dia kasih
    kecuali SU 30 nya

    punya uang 20M dolar dikasih full ke rusia dapetnya apa aja ya?
    wkwk
    bisa x bntu bngun reaktor di INA dngan sistem kerja sama
    mreka bangun, mreka jual listrik, tp OP nya kita

  48.  

    yang jelas mungkin saja Sukhoi 27 bisa njatuhin Rafale tapi yg jelas Sukhoi 27 tidak bisa njatuhin dan ngalahin nyamuk Sungguhan…..

  49.  

    Adakah yang tau arti foto dibawh ini, saya ambil dari akun FB Angkasa Reader Community.

    https://www.facebook.com/photo.php?fbid=731783670243530&set=o.64948389244&type=3&theater

  50.  

    sukhoi intersep pesawat asing lagi noh,liat FP TNI AU di FB

  51.  

    mungkin india ingin mencoba jet eropa bosan ama jet rusti kali hehehe

  52.  

    Itu pernyataan emosional saja.. Pespur Prancis rata2 bandel kok.. Mungkin di tempat lain Rusia akan menang dalam tender pespur lawan Prancis..

  53.  

    hmm sukhoi lagi…

    apa kabar f-16 ?

    •  

      dari upil ke darwin, disergapnya di sebelah timur kupang, setelah sekian jam berada di dalam wilayah RI dan nyaris lolos…

    •  

      betul bung Danu.. gimana kbarnya F16..??

      apa ada masalah F16 kita seperti pada artikel kemarin??..

      apa takut yang nyelonong itu pesawat sejenis F 18 Hornet/ pesawat kelas berat karena radar kita belum akurat dalam membaca data pesawat yang nyelonong sehingga diperlukan Sukhoi untuk menyergap..??

      apakah dalam penyergapan dalam menggunakan sukhoi ini menunjukkan ke negara tetangga bahwa sukhoi kita jumlahnya banyak dan biaya opersional / jam terbang tidak masalah sama sekali??

      apakah SOPnya sekarang seperti ini seperti yang disamaikan Pak Panglima : apabila musuh menggunakan 1 kekuatan maka kita harus hadapi dengan 3 atau lebih kekuatan kita ??…

      pertanyaan tukang angon wedus – bojonegoro
      bagi para bung – bung semuanya mohon untuk dibahas…

  54.  

    Bung Antonov, klo sudah ada berita lengkapnya mungkin dapat dibuat artikel saja seperti berita-berita intercep sebelumnya.

    IMHO

    Salam NKRI

  55.  

    1/ diketahui pesawat asal Arab Saudi ini hendak menuju Australia dari Filipina

    2/ “Untuk sementara diketahui sebagai penerbangan tak berjadwal yang terbang dari Singapura menuju Darwin, Australia,” jelas Marsma Hadi Tjahyanto.

    walah kacau, harusnya yang benar (2), asumsinya: lintasan terbang diketahui berdasarkan pantauan radar2 kohanudnas.

    klo ternyata (1) yang benar? no comment deh…

  56.  

    60 jt belum tentu sebanding sama bensin si sukhoi, tapi atas ini nama kedaulatan bung. ga ada urusan sama duit :mrgreen:

  57.  

    akhirnya india beli rafale sama frans hehe

  58.  

    Berita Kohanudnas 03 November 2014

    Pusat Operasi Pertahanan Udara Nasional (POPUNAS) kembali menangkap lasa x, menurut Kapopunas Letkol Pnb Jhonny Sumaryana didampingi Letkol PNb Ucok Enrico Hutajulu Pabandya Sops Kohanudnas kali ini pesawat yang melintas wilayah udara Yrisdiksi Indonesia tanpa memiliki FC (Flight Clerance) adalah milik maskapai penerbangan Royal Saudi.

    Berselang enam hari setelah pesawat tempur Sukhoi 27/30 milik TNI AU memaksa turun pesawat sipil milik Singapura di Pangkalan udara Supadio Pontianak, Kalimantan Barat, karena tidak memiliki izin terbang melintas wilayah udara Yurisdiksi Indonesia ( FC ), pada tanggal 28 Oktober 2014. Kini hal yang sama terulang kembali pesawat sipil milik penerbangan Royal Saudi jenis pesawat Grulfsream IV dengan Colsain HZ 103, pesawat yang memiliki kecepatan 450 KTS, terbang melintas wilayah udara Yurisdiksi Indonesia dengan tidak memiliki (FC) terbang dari Singapura menuju Australia.

    Dengan peristiwa tersebut, Panglima Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional II yang bermarkas di Makassar, (Pangkosekhanudnas II) Marsekal Pertama TNI Tatan Herliansyah, memerintahkan dua pesawat Sukhoi untuk melakukan intecept diantaranya pesawat Sukhoi TS 3006 dengan Penerbang Letkol Pnb Vincent dan Mayor Pnb Wanda untuk pesawat Sukhoi TS 3011 Penerbang Letkol Pnb Tamboto dan Mayor Pnb Ali kedua pesawt Sukhoi milik TNI AU ini berhasil memaksa mendarat pesawat Gulfstream IV milik Royal Saudi Gulfstream IV dengan colsain HZ 103 pada pukul 14.23 Wita di pangkalan udara Eltari Kupang, dibawah pengawasan dan kendali Kohanudnas dan Kosekhanudnas II Makassar.

  59.  

    Analisis :
    Lasa X terbang dari S’por ke Ostrali dgn kecepatan 450 knots..
    Di wilayah Kosekhanudnas I Radar di Ranai atau T. Pinang mendeteksi dan melapor ke Popunas.
    Setelah dianalisa, dialihkan ke Kosekhanudnas II Radar di Balikpapan atau Buraen dan diperintahkan disergap. Eh kebetulan pangkalan Flanker ada di Makasar.

    Bagaimana kalau arah sebaliknya? Yg nyergap F-16 apa sanggup? Inilah gunanya combat range yang besar dari Flanker SU-30, fuel fraction-nya lebih dari 0,3 dibanding Fighting Falcon yg cuma 0,26.

  60.  

    Tiap2 kali sepasang sukhoi nyergap maka 1 milyar rupiah ikut lenyap.dan dendanya hanya 60 juta.knp ga diserahkan ke pespur lain tugas menyergapnya.lain ceritanya kalau yg bikin black flight adalah pesawat tempur Hornet atau Sukhoi lawan.

  61.  

    di gambar atas pswt bawa tanki eksternal kah? gmn mau bawa rudal…terbatas sekali jumlahnya

  62.  

    dpt terus yah,kyknya udah ganti radar ni

  63.  

    berpaling ke indonesia? masih trauma mungkin rusia, kita dulu juga berpaling dari mereka, tapi mau bagaimana lagi rusia yg lagi galau perlu kita untuk sedikit meringankan beban jadi setuju dgn frans jangan pelit tuh rusia, tapi kalau seandainya kita mendapat tot yg penting jangan sampai kacang lupa kulit ,jangan biarkan negara lain membedah alutsista milik kita yg kita beli dari rusia

  64.  

    Kenapa saya malah tertarik sama Yak-130 ya? Bisa gak dikembangkan jadi fighter kelas ringan-medium?

  65.  

    jelas india terkenal banyak ularnya bung. .yg jg lupa/sengaja kayaknya melupakan jasmerah demi sesuap berlian

  66.  

    Sebelum terjebak skema ToT ada baiknya melihat perbandingan pespur kebanggaan barat, yaitu :
    http://defenseissues.wordpress.com/2014/01/11/comparing-modern-western-fighters/

    Disini kita perlu jeli dan bijak sebelum ambil opsi utuk memilih Thypoon ataupun Grippen

    Ada baiknya pula kita membandingkan antara favourite para pengamat/penggemar militer kita yg umumnya mengidolakan SU-35 bila di komparasi dgn Rafale yg menjadi pilihan India, yaitu sbb :
    http://indo-defense.blogspot.com/2014/10/rafale-head-to-head-su-35.html

  67.  

    :mrgreen:

  68.  

    Negara kita sperti sedang di permainkan…,,,
    klo ada lg yg masuk tanpa ijin tembak jatuh aja…
    SENGGOL BACOK..
    biar pada takut, tdk dipermainkan terus seperti ini…

  69.  

    INDIA lupa kacang sama kulitnya …
    INDIA bak air susu dibalas air tuba …
    INDIA bak menggunitng dalam lipatan ..
    INDIA bak pagar makan tanaman ..
    INDIA bak Maling Kundang …

    PAPA BEAR beri ToT SU 27/30
    PAPA BEAR beri Tot Rudal Canggih ..
    PAPA BEAR beri Teknologi Nuklir
    PAPA BEAR beri KApal Induk …

    Enggak Tau balas budi sih, Papa Bear kebaikan mu dan Kasihmu untuk TNI aja barang bagus dan canggih :
    KS TYPOON
    KS KILO
    KS AMUR
    TU-95 BEAR
    PAKPA
    SUkhoi Family
    Rudal Yakhont
    S400
    S300
    dll

  70.  

    TNI kok enggak kepengen beli Heli Tempur HOKUM sih padahal lebih yahuud dari pada APACHE .. Mohon Pencerahan sesepuh …

  71.  

    Semoga Indonesia bisa menunjukkan jati dirinya sebagai bangsa yang terhormat, dan alangkah baiknya disamping menjaga hubungan baik dengan blok barat, Indonesia juga giat membangun hubungan poros Jakarta – Beijing – Moskwa , sebagai proyek percontohan di sisi militer realisasikan kerja sama pembuatan rudal c-705 dengan Tiongkok dan realisasikan pembelian SU-35 dengan Russia, saya kira itu sesuai dengan kepentingan nasional kita saat ini.

  72.  

    yang kuat sama yg lemah porsinya sama” galau dengan rasa khwatir, intinya ga ada yg nyaman dlm hidup bernegara.

  73.  

    indonesia akan menjadi pemimpin yg adil kelak kemudian hari setelah alutsistanya mandiri dan canggih, utamakan ekonomi dulu skg ini apalagi indonesia negara non blok ga mihak sana sini.

  74.  

    india bagai kacang lupa pada kulitnya… bravo russian army

  75.  

    Tinggal Indonesia mesti pintar2 bujuk Rusia untuk menjual teknologi sensitfnya ke kita, klu bisa produksi dan pengembangan bersama agar bs percepatan dalam penyerapan teknologi. Masak beli produk China melulu.

 Leave a Reply