Jan 022017
 

Warga Venezuela antre untuk mendapatkan makanan (sumber : indonesialantern)

Kelaparan melanda warga di Venezuela setelah negara tersebut dinyatakan bangkrut. Pemerintah Venezuela menyerahkan pasokan makanan kepada pihak militer, dengan maksud untuk memerangi kelaparan.

Namun, yang terjadi justru sebaliknya, pihak militer Venezuela malah membuat distribusi pangan tersebut menjadi lahan bisnis baru bagi mereka, dengan harga jual yang sangat mahal. Salah seorang warga mengaku dia membeli tepung jagung untuk bahan makanan di sebuah toko yang dikelola pihak militer dengan harga 100 kali lipat dari yang ditetapkan oleh pemerintah.

“Akhir-akhir ini, makanan adalah bisnis yang lebih baik daripada obat-obatan, akibatnya, makanan tidak menjangkau mereka yang paling membutuhkan,” protes warga tersebut, dikutip dari Aljazeera, Senin (2/1/2017).

Pemerintah Venezuela telah menyerahkan pengelolaan industri makanan sejak tahun 2004 kepada pihak militer, dengan harapan Venezuela dapat menciptakan swasembada pangan. Namun yang terjadi, pemerintah Venezuela terpaksa mengimpor hampir semua makanan.

Sumber : Aljazeera

 Posted by on Januari 2, 2017