Aug 312018
 

Kendaraan tempur infanteri BMP-3 Irak telah tiba © Tactical Cell

JakartaGreater.com – Angkatan Bersenjata Irak telah menerima batch pertama dari kendaraan tempur infanteri BMP-3 yang dibeli dari pemerintah Rusia. BMP-3 ini terlihat dalam sejumlah foto yang beredar di akun media sosial Tactical Cell, pada tanggal 28 Agustus 2018.

Menurut sumber-sumber di Irak mengatakan bahwa negosiasi untuk pembelian ini dimulai pada tahun 2014 silam, tetapi implementasinya tertunda karena adanya berbagai halangan. Juga telah diberitakan bahwa Irak membeli ratusan kendaraan tempur infanteri BMP-3 baru. Sekitar 300 unit kendaraan tempur tersebut akan dikirimkan ke Irak pada periode 2018 hingga 2022.

Kendaraan tempur infanteri BMP-3 Irak telah tiba © Tactical Cell

BMP-3 adalah salah satu kendaraan tempur infantri dengan persenjataan paling lengkap yang beroperasi saat ini. Ini dikembangkan oleh Kurganmashzavod dan turret disediakan oleh Biro Desain Instrumen KBP, Rusia.

Kendaraan tempur BMP-3 dipersenjatai dengan modul turret yang berputar dengan stabilisasi dua sumbu untuk menyediakan kemampuan tempur yang ditingkatkan.

Turret dipasang dengan senjata semi-otomatis 2A70 100 mm, yang memiliki kecepatan tembak 10 putaran per menit dan jangkauan 4.000 meter. Turretnya juga disematkan senjata otomatis 2A72 30 mm, yang memiliki daya tembak 300 putaran per menit dan jangkauan 4.000 meter.

BMP-3 dilengkapi sistem kendali tembak canggih dengan komputer balistik.

Lambung dan turret dari BMP-3 terbuat dari aluminium yang dilas, memberikan perlindungan terhadap serpihan tembakan senjata ringan dan serpihan amunisi dari medan perang. Lantai lambung dari BMP-3 terdiri dari dua lapisan dan di atas busur frontal dari menara, ada lapisan baja terpisah yang dipasang sebagai perlindungan standar.

  3 Responses to “Ranpur Infanteri BMP-3 Irak Telah Tiba”

  1.  

    Mantap 300 unit.

  2.  

    main borong saja irak

  3.  

    https://jakartagreater.com/baghdad-btr-4-ukraina-kagak-moncer/

    Sepertinya setelah sebelumnya BTR-4 Ukraina berantakan, kemudian beralih ke BMP-3

 Leave a Reply