Aug 192014
 
Rantis Komodo SAM (photo: Jalo).

Rantis Komodo SAM (photo: Jalo).

TNI AD pesan 52 unit Komodo versi SAM bekerjasama dengan Mistral. Pengerjaan masih jalan dan diperkirakan serah terima dilakukan tahun depan. (by Jalo).

Apa komentar Anda ?. Mantapkan.

Bagikan Artikel :

  129 Responses to “Rantis Komodo SAM TNI AD”

  1. Lanjutkan….!!!

  2. satu pertamaks uno siji

  3. buat apa buat beginian >

    • mbah butuh MBT 1000 unit,

      • cucu juga pengen mbah, 2000 juga boleh 🙂

      • MBT 1000 unit mbah, sepertinya mimpi. karena akan diganti 1000 unit Drone

        • dorone-nya dari layangan ditambah rudal ses door, biar murah dan cetar membahana…..

        • DRONE…fungsi utamanya sbg alat pengintai, Yg akan di intai siapa ? Jawabnya : penduduk dan lokasi strategis penempatan alutsista rahasia TNI, datanya di simpan…lalu pura2 di retas oleh hacker asing, data informasi mudah tersebar dlm hitungan menit…lalu data survey DRONE di manfaatkan oleh negara tetangga.
          Kalo gini kejadiannya, yg rugi siapa ?

        • drone nya buat apa ? buat mantau saja ngak ada guna. yang terpenting adalah efek pemukul yang bisa membuat infantry percaya diri. dan peran pemukul itu adalah MBT leopard.

          sekarang mbah tanya, apakah infantry akan percaya diri atau malah jadi minder saat mereka di dampingi ANOA ?

          infantry akan menjadi tidak percaya diri bila didampingi anoa.

          • Habis minum obat pencuci perut mbah. kok mikirnya lain sekarang lain kemarin. beda otak nih simbah. habis upgrade ya. tumben . simbah ni yang penting beda sama . maaf ya kmarin sy komentar keterlaluan. esmosi br panas2 komennya bikin panas. mumpung masih syawal.

          • tumben simbah komentar nya cerah 🙂 saya harap simbah istiqomah terus seperti ini ya

        • drone cukup 50 aja bung.. ngapain banyak banyakk..

        • hati2 mbah,……………. jangan sampai tertukar yang mana drone, yang mana odong2 !

      • Kalau mo MBT 1000. mbah bowo harus jadi RI1

      • Nah, 1 clue lagi dari mbah bowo…1000…1000..

      • Iya mbah boker.. Kita beli 1000 MBT.. tetangga beli 2-3 ska heli serang plus 1 ska COIN buat nimpukin MBT kita. Jd apa tuh MBT yg 1000 biji.

        TNI lbh tau mana yg jg prioritas mbah boker..bkn asal nyap2 beli ini itu, TNI gk spt ttga sblh yg suka latah cem ibu2 komplek.

        Alutsista yg dibeli itu brp pun jumlah nya, dikit ato bnyk psti pnya pertimbangan yg mateng.

        Mbah boker.. Dipikir dlu yg bnr jgn asal sebut.. Keseringan pake Helm di lutut nie si mbah..

      • Alutsista harus proposinal dong Mbah Bowo 🙂 klw TNI butuh 2000mbt asalkan proposional dgn yg sharus’a d miliki negri ini ya silahkan.tpi klw TNI mnilai 1000 brlebihan dan gak proposional ya buat apa?kan kasihan yg nga’ngon susah cari rumput,biaya servis,pencil ma crew’a.enak piara sapi 10.000ekor bibit terbaik biar bisa jdi tengkulak daging kyak Sonora,hehehe,,slm kenal ya Mbah Bowo,, muach ..

    • retrofit AMX yang 400 tu termasuk MBT gak mbah? emang bener sih kata ente mbahh.. 1000 unit harus dipesan menghadapi pasukan dari utara.. hehehe

      • Satu tahun beli 100 sepuluh tahun genap 1000 sangat masuk akal .teruskan mbah

      • mbah meyakini efek mbt sangatlah menakutkan saat perang. 1000 MBT adalah batas minimal untuk negara sebesar indonesia.

        Indonesia akan mengalami efek minder jika MBT hanya punya dalam jumlah sedikit, nah mbt nanti dipayungi pantsir, S300 dan SAM mobile laninnya.

        • AMX termasuk MBT gak mbah? kalo termasuk, berarti kita dah punya 500 MBT dong.. tinggal 500 lagi sisanya..

          menghadapi musuh potensial yaitu pasukan dari utara… wkwkwkw

          • AMX tank ringan

          • Betul kata bung Syaiful,wlwpun AMX termasuk jenis Tank tpi bukan termasuk MBT(Tank Tempur Utama) alias beda kelas.ada tank ringan,medium,berat n superberat.Mbt sering d operasikan sbg pendukung tank ringan sprti AMX-13 n Scorpion

  4. mantap om Jalo..maju terus

  5. sip lanjutkan

  6. lanjuttttt

  7. Baru saja saya comment di account FBnya bung Jalo, eh udah muncul disini..! Thanks bung Diego..! Semoga ke depannya bisa segera lahir versi sipilnya. Bukan mustahil, suatu saat PT Pindad akan muncul sebagai produsen SUV handal sekelas Range Rover, Hummer, dan Dartz Prombron..! Amien..

      • Manteb nih Bung Yayan, kayaknya mulai terlihat TNI akan mengembangkan Brigade Mekanis: Rantis Komodo SAM, Anoa RCWS, Anoa SAM (semoga).

        Dan truk Rusia, Kamaz, akan bawa roket dan rudal Pindad yang lebih besar.

        Jos Gandhos…

      • Semoga pesenan ditambah lagi bung yg dual missille. bawa Mistral/Startreak di kombinasi dengan Javelin. wuih tambah mak nyos ini Rantis.
        Lanjutkan MEF-2

      • Iya bener bung, Yon mekanis kedepan akan pake produk dalam negeri, Anoa juga sudah dibuat untuk versi SAM kerjasama dengan Mistral juga. Pindad tinggal menunggu pesanan Anoa versi SAM untuk memulai perakitannya.

        Yg dikeluhkan saat ini adalah negara kita miskin di bidang automotif salah satu yg terpenting adalah di bagian engine. Menurut tim disana, beberapa negara tetangga sudah mulai meliriknya, mereka juga sedang menunggu bahan material dari Posco agar import bahan baku dari negara lain diminimalisir. Coba di negara kita ada industri Engine, saya kira Komodo akan jadi barang primadona karena harganya bersaing dan juga speknya tidak mengecewakan. Kehadiran Posco membawa berita baik bagi Pindad karena biaya pembelian bahan material semakin murah dan mudah. 🙂

        • Ampun bung Preman saya juga gak tahu, hehehehehe bercanda. Nanti saya coba cari infonya, 🙂

        • iya juga, sebenarnya pabrix texmaco subang itu setau saya emang khusus buat reverse engineering, seperti mesin2 tekstil, traktor tangan (seperti Quick) dan truk PERKASA yang beberapa unitnya telah dipakai oleh TNI. Saat itu tahun 97-98 reverse engineering untuk traktor tangannya mulai dari membongkar produk jadi lalu digambar per bagiannya dan di produksi sendiri. Sayang proyeknya gak jalan karena krismon.

        • Pagi smua. . . . . .pln2 mgkn da bs qta buat,step by step qta prcaya pasti bs. . . .

        • Pagi smua. . . . . .pln2 mgkn da bs qta buat,step by step qta prcaya pasti bs. . . .ngemng2. . .gm kbr battle ship qta yg mo dpsn dr Rusia itu,mas jalo.tq

      • Dulu ada mantan petinggi PTDI yang mengembangkan engine. Prototype sudah jadi, dia sasar utk engine mobil nasional. Sayang tidak ada fabrikan dalam negeri yg mau memproduksi masal. Mungkin tim ini bisa dibangkitkan lagi

        • stuju bung Diego…klo bs rantis komodo bs 100% rsa nusantara…
          btw..utk saat ini engine dr komodo mggunakan engine renault kah?spt engine renault sherpa

        • para produsen engine akan mati2an menggagalkan nkri produksi sendiri. melihat kualitas sdm kita saya yakin nantinya engine kita akan merajai kawasan

        • Oohh ada ya bung Diego, nanti saya coba cari beliau deh. Lumayan bisa di rekomendasikan ke KKIP.

          Kemarin saya juga sempat ngobrol, sewaktu di Filipina saya pernah merasakan seperti apa bentuk Humvee milik tentara ASU, itu bahannya dari aluminium alloy. Kalau Komodo ini masih menggunakan baja asli jadi beratnya mengurangi gerak komodo, anoa pun demikian. Dan akhirnya saya dapat jawaban dan melihat tim Litbang Pindad sedang kembangkan menggunakan aluminium alloy dan menunggu material ini dari kerjasama KS dan perusahaan Korsel yaitu Posco. Banyak keuntungan jika kita menggunakan bahan baku ini, 🙂

          • Kyaknya sy jg prnh dgr tuh. . .@jalo,yg dbilangin @diego,kbr trakhir. . .dia nya da dluar negeri tuh. . .tq

          • Bung Jalo kalau pakai alumunium alloy, bagaimana dengan kemampuan menahan tembakan? kompositkah? trims

        • Ada, saya lupa namanya. Mesinnya dia berinama SS dan dia sempat diwawancarai surat kabar. Kasian juga curhatnya, tidak ada fabrikan yg mau produksi massal. Mungkin pada mikirin margin. Sudah agak lama. Tapi desain dia seharusnya bisa dibangunkan kembali

          • Iya bener bung, apalagi permintaan pak DI agar PT BBI membantu kebutuhan mesin untuk pertahanan. Nah mesin buatan beliau ini bisa jadi masukan, thanks infonya bung Diego…

          • Apa seperti mitsubishi bung diego. T120ss yang ss nya kan untuk ngehormatin orang kita

          • sip bung Jalo, harusnya Fasilitas BBI dan Bharata dimanfaatkan untuk Fokus mengembangkan dan memproduksi mesin, dan perlu disuntik darah muda. Siapa tahu mesin pesawat juga bisa dikembangkan walau perlu 10,20,30 tahun. Yang penting wadahnya sdh ada. Kita patut berterimakasih pada bpk. BJ.Habibie dng mewujudkan cita2 beliau tentang added value lewat penguasaan iptek.

    • jangan lupakan juga bung yayan.. seharusnya pemerintah mengakuisisi PT Texmaco yang sekarang bangkrut dan gak berproduksi lagi.. dulu bu Sri Mulyani sempat geram kok ada perusahaan sebagus dan peralatanya selengkap ini dibiarkan terbengakai..katanya nilai perusahaan waktu itu sekitar 30 Triliun..buktinya mesin Perkasa sampai sekarang masih bagus2 aja kok… konsorsium BUMN mendatang harus membelinya dan menggabungkannya bersama PINDAD sebagai anak usaha

      maaf, opini pengangguran

      • Bung Gayus…. Terkait Texmaco harusnya negara sejak lama menyita dan menelusuri penyelewengan uang negara yg begitu besar di perusahaan ini. Tujuan awal didirikan Texmaco oleh Soeharto bukan untuk kebaikan dan kemajuan negara tetapi digunakan sbg alat untuk memperkaya diri, keluarga, kroni2 dan mesin pencetak uang untuk partai berkuasa pada saat itu untuk memperkuat dan melanggengkan kekuasaan politik. Penguasa pada saat itu mengangkat dan memanfaatkan orang2 dari etnis India untuk mengelola perusahaan ini.Tetapi apa yg terjadi diakhir cerita perjalanan perusaan ini adl bahwa orang2 dari etnis India lebih pintar, licin dan cerdik dibanding penguasa orba temasuk negara paska reformasi.

      • texmaco sudah nggak punya mesin produksi,buat apa dibangkitkan, mending mulai dari awal lagi.

    • Insyaallah saya langsug pesan bung ,kalo ada versi sipilnya .bangga produk dalam negeri yang handal. Salam kenal bung yayan saya warga baru

  8. mantap….semoga lancar jaya

  9. di jual bebas ngga komodonya bung jalo? kali aja depet rejeki bamyak

    • Bisa aja bung, tapi harus mengikuti persyaratan khusus dan mungkin speknya akan berbeda. Karena kebutuhan sipil dan militer gak sama. 🙂

    • mas Freaxout jika melihat pengalaman humvee/hummer …Setahu saya mereka produksi 1000 unit dulu yang utk militer..begitu aman dan laik baru hummer sipil di buat dan di lempar ke pasar otomotif..salah satu alasan mungkin karena yang versi sipil lebih rentan terkena gugatan pembeli bila terjadi masalah dr kendaraannya.. jadi safety dulu baru di jual bebas ke masy. sipil..IMHO..

    • setung,bung freax, lumayan kalo dibuat versi sipil, jadi mobnas pertama, meski mesinnya blm bisa bikin,,

  10. mantabs…

  11. Mohon dibabar spek mesin,suspensi dan stanag nya bung,mo saya bandingin sama hummer

    • Bisa nahan senapan mesin dan ied, sudah hebat. Rantis AS juga banyak rontok dihantam RPG di Irak beberapa tahun lalu. Rantis ini untuk mengejar kecepatan pergerakan Yon Mekanis yg pakai Anoa dan Marder. Kalau ketemu MBT, ya. Kavaleri muncul. -imho

      • Humvee AS sekarang dah dipermak abis, ditambahi lapisan pelindungnya pake serat kevlar ama lapisan baja ,jadi kalo kena” bom pinggir jalan”(ini yg paling banyak makan korban) paling yang rusak cuman lapisan luarnya

  12. Komodo buat sipil ada gag?

  13. kalo di buat versi sipilnya …jual tuh dikalimantan….pasti laku

    • iya bung semen.. kata teman saya yang di Kalimantan, kebanyakan mobil orang kaya disana jenis SUV dengan modifikasi di bagian ban.. hehe

      • Ah tak juga bung@gayus. Sy orang berasal Dari sana. Banyak koq Mobil lain. Jalan pun sudah banyak yang bagus. Cuma perlu penambahan jumlah jalan. Untuk kalbar ke kalsel lewat tayan pun dah mulus juga

  14. wedew itu atasnya buat nenteng pensil?
    Taring NKRI makin banyak nih numbuhnya….

  15. 15 pass

  16. Manteb uy. Tampangnya keren..

  17. Ini mine resistant ngga..kalau gw Jadi President terpilih Jokowi, gue minta Pindad meledakkan ranjau dibawah kolong komodo dan lihat hasilnya..atau sudah ada video/picture real yang membuktikan ini kendaraan MRAP

  18. mantap kren abis

  19. absen dulu

  20. anoa mau pakai rhemason jerman..
    http://defense-studies.blogspot.com/

    • Mantap banget kalau ANOA kita dipasangin ginian. Dengan imporve di kelincahan manuver dan tambah kemampuan amphibi. Saya yakin akan laris manis di pasaran.
      Berani adu lincah dengan panser Adnan 8×8 negara sonotan.

  21. Om Jalo,mantep poooll.
    Tapi ada kepastian kalau pemerintahan yang baru melanjutkan?jangan2 semua diganti produk ***na?

  22. Beberapa hari lalu nanyain update tentang KOMODO sekarang jadi foto artikel. Terima kasih updatenya.

    Dijual untuk versi sipil pasti bisa, kayak Humvee dari militer ke sipil.

  23. kalo bisa, diikutkan dalam misi pbb. sekalian promosi..

  24. Laki banget ni mobil…..pesen satu ah… 🙂

  25. para warjager mo nanya ni…..mobil KOMODO itu apa ada dua versi ya??? ( bingung mod on ) soalna ada komodo yg model kecil klo gk salah produk negeri kita juga,gimana dengan hak cipta namanya ya…?
    terimakasih pencerahannya…

  26. setujunya pakek bangt om @Jolo.. sdaapplah

  27. gahar..

    kemajuan inhan sapa lage kalo bukan buat tni, wajib hukumnya tni beli ke inhan lokal..
    n inhan buat ngejar tot pembuatan alutsista tergantung seberapa banyak belanja alutsista dari inhan luar, kalopun sarat tot adalah harus membeli secara borongan maka lakuin..

    yg ane titeni (basa indonesianya apa?) selama ne, inhan luar mao tot ato kerjasama alutsista ma kita, tapi atu yg kagak mao, mesin..
    mesin adalah segala2nya, menguasai mesin berarti dah 90% nguasai teknologi ato alutsista..ane kagak mo muluk indonesia buat mesin pesawat, bisa bikin mesin semua kendaraan darat aja dolo dah well geduweh beh..top abis..kapal ampir sama ma mesin darat..

    ayo bang jalo, bang diego n sapa ajah yg punya kemampuan ngusulin ke atas..kalo mo bener2 mandiri disegala bidang, ngirit anggaran serta maju inhan kita maka buatlah mesin cap lokal..
    jangan mikirin untung dolo tapi mikirin bisa bikin dolo, soal pembeli pertama ntar berlakuin sistim pemaksaan di tni..misalnya semua rantis ranpur tni wajib pake mesin lokal..pabrik mesin jalan n semangkin dikenal sambil pelan2 merambah alat n kendaraan sipil kayak truk2 sampah dpu yg sangat buanyak jumlahnya diwajibin pake mesin lokal..kadang orang indonesia agak harus dipecut n dipaksa biar jalan soalnya bang 😀

    ane kagak bilang mudah, tapi harus ada yg ngelakuin kalo bener2 mo mandiri..
    biar pada kepincut, bilang juga kalo berkecimpung dalam dunia mesin ntu duitnya buanyak n kagak ada matinye hahag 😀

    in my sotoy opinien..

    • ane setuju sama ente kebiasaan orang indonesia kalo ga di pecut ga jalan kaya dpr kalo ga ada pecutnya (duit)ga kerja

    • sangat setuju dengan bung @Lare sarkem….
      jika ingin mandiri, bayarlah sebesar apapun nilainya….
      untuk penggunaanya (pemerintahan sipil, militer dll) harus dipaksa..

    • Betul bung LS saya setuju dgn pendapat anda…kdg orang kita(termsuk saya hehe) harus dipecut n dipaksa biar jalan…contohnya program helmisasi bagi pengendara motor pd awalnya hrs dipaksa tp skg helm udh kayak bagian dari mode dlm bermotor

    • dan sarkem,titeni alias perhatikan atau cermati
      klo masalah mesin tinggal tunggu waktunya aja yg pas,biar ga dibredel lagi kaya dulu

    • Untuk perintis adalah tugas pemerintah. Sederhana, masukkan saja sebagai dana riset. Lembaga yang ditugasi, bisa juga beberapa sekaligus, harus diawasi dengan ketat, road map nya jelas, targetnya jelas. Ya, hitung-hitung seperti Lapan mendesain N219 yang keroyokan dengan PTDI untuk produksinya.

      Tinggal mau atau tidak, atau mungkin berani atau tidak (berhadapan dengan pabrikan mobil Jepang, Korea, Eropa, USA yang ada di sini). Kalau mereka kelihatannya menentang, harus cerdik, misalnya buat dalam bentuk kerjasama produksi, tapi “resep” nya tetap dipegang oleh kita. Kan yang paling sulit adalah resepnnya, terbukti pabrikan mobil internasional yang ada di sini sebagian sudah buat mesin secara lokal dengan “resep” asing.

      Tapi yang paling bagus, semua murni kita kerjakan.

      • Ini salah satu kelemahan Indonesia, om. Jaringan lobi industri otomotif Jepang sudah teramat sangat mengakar kuat di lingkungan birokrasi dan pembuat kebijakan negara kita. lobi-lobi mereka sukses mengarahkan kebijakan transportasi nasional lebih berpihak/mengarah/menitikberatkan pada transportasi mobil pribadi. Industri motor nasional saja dihajar sama mereka apalagi mobil atau mesin????

        Perusahaan Jepang (imo, termasuk orang-orangnya), memang sangat pelit berbagi ilmu dan berbagi wewenang. Bertahun-tahun kita menjalin hubungan bisnis dengan mereka tidak ada satupun teknologi tinggi yang dibagi dengan kita. Bandingkan dengan Korsel yang hadir belakangan dibanding Jepang tetapi kita sudah bisa mendapatkan (sebagian sedang berjalan) teknologi pesawat tempur, LPD dan kapal selam.

  28. Maaf bung Jalo mau nanya, bobotnya komodo ini berapa ya? apakah kemampuan gotongnya hanya untuk rudal jarak dekat seperti Mistral atau Starstreak saja? apakah mungkin bisa dikembangkan untuk mengangkut rudal SAM jarak medium yang bobotnya lebih berat dari rudal SAM jarak dekat?
    Maaf ya banyak pertanyaannya..

  29. Mantap, . Lanjutkan
    maju terus pt.PINDAD

  30. bung jalo..harga per unitnya brapa ya..???. mantap tu buat toring di gunung Bromo

  31. setuju danplak akusisi az tuh texmako toh mesinnya udh ad yg dpke ma tni truk perkasa go to hell buat msn buatan luar kl kita bs buat

    • setuju mas Hansip..dulu waktu Texmaco launching truk Perkasa ada cerita kalau sebenarnya kita mampu membuat mesin mobil, karena Texmaco yg perusahaan swasta saja bisa bikin mesin tekstil moso negara sebesar ini tidak bisa bikin mesin mobil? karena bikin mesin tekstil itu 4 kali lebih susah dari bikin mesin mobil krn mesin tekstil itu komponen dalamnya kecil dan rapat2 [ ukuran benang]..tp mau ngomong apa kalau pemerintah tidak memiliki Political will yg kuat?..karena tanpa back up itu kita tidak mungkin membuat mesin krn akan langsung berhadapan dengan Jepang [ terutama ], Jerman dan Korea, dst…

  32. APA SUSAHNYA

    Apa susahnya pesan 1000 MBT ? Toh uang pasti ada saja,

    Mbah heran, kok malah ANOA yang jadi andalan, ANOA itu kan panser beroda. Bagaimana bisa masuk ke pedalaman kepulauan natuna jika Indonesia berkonflik dengan china di masa yang akan datang.
    Aneh sekali menurut mbah menjadikan anoa dan ranpur ringan sebagai pemukul garis depan, makanya mbah bilang tirulah Vietnam pesan 6 Kilo, S 300, Su 35 dan lain lain.

    Mbah lihat di vietnam MBT nya lebih dari 1000 dan masih akan terus bertambah,

  33. Affirmative 😈

  34. Bung Jalo…Bung Diego..Kalau Indonesia bisa buat mobil plus mesinya rasa nasionalisme rakyat besar.karena bisa dilihat langsung didepan mata pas lewat dijalanan.apalagi bisa exsport keluar negeri banggane g ketulunggan.lain dengan pesawat terbang yang tau cuma para petinggi dan orang orang yang gak telat info,rakyat kecil?begitu juga sipil negara upin ipin mereka gak taw kita bisa buat pesawat.
    Apa perlu ad Konsorsium Rakyat bikin perusahaan mobil atawpun produk yang dinegeri ini sulit berdiri?
    dengan jalan PATUNGAN?

  35. Komentar saya: mantaf bah! 🙂
    Btw bung Jalo, diantara pesanan TNI ada gak yang bercat putih untuk Konga?? Kan biar cepet battle prupen hehe..

  36. Mantap!!!! buat kawal revolution!

  37. Wwuuiiihhhh…. Barang favorite ane nih, mantap!!!

  38. saya kira,, ni komodo lempar versi sipil,, margine nya buat R n’d.

  39. Saya setuju sama mbah bowo, beli 1000 mbt dan dipayungi ama pansir,s-300 series dan buk minah….maaf mbah wong ndeso….

  40. Trims bung diego,suspensinya apa sudah pake suspensi independen ya?apa pindad udah bs bikin suspensi independen?trus rodanya apa udah pake self inflate deflate apa masih konvensional?

  41. Ciyee saingan humvee amerika tapi speknya boleh beda 😀

  42. Berita gini ini yg pling ane demen.. Berita Inhan dlm Negeri..

    Setuju dgn Ndan Sarkem..msti dipaksa pake buatan sndri..msti bs buat mesin sndri..

    Prnh baca tp dah lama bgt, yg versi sipil nya klo ndak salah itu dipatok 2M per unit nya.. CMIIW.

    Btw..idealnya kebutuhan kelas Komodo ini brp unit ya.?

  43. Siip bung satrio,maksud saya jika di sandingkan bukan di install,jelas kagak kuat nahan ni komodo jika di install BUK,komodo SAM,BUK,es series jika disandingkan apa bisa,soalnya ni kan dari 2 blok,barat dan timur.

  44. Kalau rantis kita pasang rudal startek iso ora mas,atw rudal Qw3.

  45. mirip kyk puya ruskie gendong kornet-E mantap yang py pindad lebih sanggar….goodluck pindad…..

 Leave a Reply