Ratusan Anggota ISIS Membelot

22
3

isis

Kelompok militan ISIS mulai ditinggalkan oleh anggotanya. Ratusan militan ISIS memilih untuk membelot, mereka kini ditampung oleh kelompok pemberontak Suriah di kamp rehabilitasi. Sebagian besar mereka yang membelot adalah warga Eropa, yang tidak tahan dengan perlakukan kasar anggota ISIS lainnya.

“Mereka memperlakukan kami dengan sangat buruk, terutama orang-orang dari negara lain. Ini sangat sulit bagi kami untuk tinggal di sana. Itu bukan gaya hidup kami untuk diberdayakan dalam banyak hal. Kemudian kami datang ke sana dan mereka langsung memperlakukan Anda dengan sangat keras,” ujar Abu Sumail, wearga negara Belanda yang sudah dua tahun bergabung dengan ISIS, Kamis (13/10/2016).

Sebagian besar warga Eropa yang bergabung dengan ISIS masuk melalui Belgia kemudian menuju Gaziantep, Turki. Mereka menyamar dengan berbagai macam profesi untuk menghindari intelejen.

Para pembelot ISIS mengaku kebingungan untuk kembali ke negara mereka, karena dipastikan hukuman penjara sudah menanti jika mereka kembali ke negaranya masing-masing. Intelejen Inggris dan Eropa saat ini sedang melakukan operasi untuk membawa pulang anggota ISIS yang berasal dari negara mereka.

22 COMMENTS

  1. tuh kaaannn…????
    hadeuuhhh kelakuan selalu dengan kekerasan sesama anggotanya apalagi sama tahanan perangnya sangat sangat tidak islami memperlakukan tahanan perangnya…..tapi masih ada ajh yg pengen ikut jadi anggota sosis….aduuh aduh aduh.

  2. Oang-orang tersebut kemungkinan para agen Barat yg disiapkan untuk bergabung dengan Isis untuk menggulingkan Pemerintahan Suriah yg sah, namun karena akhir2 ini Isis mulai mengalami kekalahan dan takut mati sehingga mereka melakukan pengunduran dengan dalih membelot.

  3. Anak 10 Tahun Tewas Ditembak Tentara Israel
    By Sebening Embun Pagi On 13/10/2016 In
    MILITARY
    Seorang anak laki-laki tewas akibat tembakan yang dilancarkan tentara Israel yang telah menempati wilayah perbatasan antara Israel dan Gaza bagian tenggara.
    Ashraf Al-Qedra, juru bicara Kementerian Kesehatan Hamas di Gaza mengatakan pada media, bahwa anak berusia 10 tahun bernama Abdulla Abu Medyeff, dari kota Al-Qarara yang terletak di sebelah timur perbatasan kota Gaza bagian selatan ditembak pada Rabu 12 Oktober 2016 malam.
    “Abu Medyeff tewas tertembak akibat tembakan tentara Israel di punggungnya. Dia dibawa dengan ambulans dari tempat itu dan meninggal dalam perjalanan ke Rumah Sakit Nasser di kota Khan Younis”, kata Al-Qedra.
    Belum ada komentar lanjutan terkait kejadian ini dari pihak pasukan Israel. Belum ada korban jiwa lainnya, menurut Al-Qedra.
    Penduduk lokal tmengatakan bahwa tentara Israel, yang ditempatkan di wilayah tersebut tiba-tiba melakukan serangan intensif ke rumah-rumah penduduk dekat yang dengan perbatasan.

  4. ah masak sih membelot dan keluar???perlu dicurigai…kalau mmg membelot is ok,kl pulang kenegara masing2 hrusnya org2 ini di tempatkan ditempat yg khusus,yg penjagaanya dijaga oleh malaikat mungkar&nangkir,tempt apa itu????tp kl itu cm sbagai akal2 an gmna???pura2 keluar&membelot,kmudian dipulangkan knegara msing2,dan stelah pulang berhasil keluar dri suriah mrk justru merencanakan dan membuat teror dingara masing2,termasuk negara kita??kan runyam.

  5. Sekalian langsung aja bergabung dg pejuang Palestina Hamas atau Fatah,jauh lebih bermanfaat ketimbang pulang dipenjara. Kalo pun gugur itu betul2 syahid yg sesungguhnya dalam ajaran islami,bukan macam jadi teroris isis hasil karya bentukan negara2 Dajjal.

LEAVE A REPLY