Mar 242017
 

Salah satu perusahaan pertahanan utama asal Amerika Serikat, Raytheon memenangkan kontrak senilai USD 17,8 juta untuk melakukan upgrade radar APG-79 milik Angkatan Laut AS dan Angkatan Udara Australia yang menggunakan jet tempur F/A-18E/F Super Hornet dan jet tempur EA-18G Growler, menurut pengumuman Departemen Pertahanan Amerika Serikat.

“Raytheon Co, El Segundo, California, telah diberikan kontrak senilai USD 17.891.347 atas perjanjian pesanan yang dikeluarkan sebelumnya. Pesanan ini untuk upgrade dari radar APG-79 untuk Angkatan Laut dan pemerintah Australia dalam mendukung pesawat F A-18E/F dan EA-18G”, demikian kutipan dari isi pengumuman kontrak tersebut.

Pekerjaan akan dilakukan di El Segundo, California sebanyak 85 persen, Forest, Mississippi sebanyak 14 persen dan Andover, Massachusetts 1 persen serta diharapkan akan selesai pada bulan Maret 2021.

Pengadaan pesawat tahun fiskal 2017 untuk Angkatan Laut AS dan penjualan militer asing menelan biaya hampir USD 18 juta. Kontrak ini menggabungkan pembelian untuk Angkatan Laut AS sebesar USD 11 juta dan pemerintah Australia sebesar USD 6,8 juta di bawah program Penjualan Militer Luar Negeri.

  12 Responses to “Raytheon Akan Upgrade Radar Super Hornet dan Growler”

  1. Dgn radar APG-79 ini, super hornet mampu bertahan hingga 15 tahun…

  2. ….

  3. Kenapa gk pake yg terbaru? APG82? Mahal ya?

  4. Indonesia gak mau ketinggalan upgrade super tukino menjadi tukino ++++++dengan radar asea ..

  5. Indonesia berniat membeli tapi Amerika tak berniat menjual! He3.

  6. Sutrali ikut upgrade jg to…. FA18 apa EA-18 ya yg d upgrade….???

 Leave a Reply