Agu 032018
 

Integrasi jet tempur F-16 Angkatan Udara AS dengan umpan rudal MALD © USAF via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Raytheon Company telah menerima kontrak sebesar $ 96,1 juta untuk memproduksi sebanyak 250 unit Miniatur Air-Launched Decoys atau disebut juga rudal MALD®.

Seperti dilansir dari laman resmi Raytheon, penghargaan kontrak dari Angkatan Udara AS terjadi sesaat sebelum Raytheon menandai pengiriman sistem rudal MALD yang ke 2.000 dan pengiriman tepat waktu kepada pelanggan  selama 10 tahun.

Rudal umpan MALD-J adalah varian jammer dari umpan dasar dan merupakan umpan jammer pertama yang memasuki fase produksi.

Integrasi rudal MALD oleh Angkatan Udara AS © Raytheon

Sistem MALD adalah rudal yang diluncurkan dari udara dengan kemampuan umpan dan jammer yang dapat menstimulasi secara elektronik serta kemudian menetralisir sistem pertahanan udara musuh. Raytheon menghasilkan varian MALD-J (jamming) dan juga mengembangkan sistem untuk Angkatan Laut AS.

“MALD memberi pilot tempur kendali atas langit, sehingga mereka bisa menjauh dari bahaya”, kata Mike Jarrett , wakil presiden Raytheon Air Warfare Systems. “Kami berada di ujung tombak perang elektronik, demi mengalahkan sistem pertahanan udara paling maju”.

Angkatan Udara AS telah menyelesaikan integrasi MALD dengan pesawat dan Angkatan Laut AS berencana untuk mengintegrasikan rudal ke dalam armada pesawat mereka.

Bagikan:

  3 Responses to “Raytheon Terima Kontrak Untuk Produksi 250 Unit MALD”

  1.  

    Sepi Byk Yg Lari Ke Indomiliter

  2.  

    borong, pasang di F-16 blok 52ID

 Leave a Reply