Jan 072015
 

Mungkin bisa kita diskusikan…..

2

Latar Belakang

Harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi merupakan persoalan sensitif yang kerap memunculkan kontroversi, baik pro-kontra kenaikan maupun besaran kenaikannya. Kontroversi mengenai besaran kenaikan harga muncul karena informasi yang tidak lengkap mengenai bagaimana pemerintah menentukan harga patokan jenis-jenis BBM tertentu. Berkaitan dengan penurunan tajam harga minyak mentah di pasar dunia, muncul pertanyaan apakah benar pemerintah saat ini masih memberikan subsidi dalam harga BBM.

Walaupun tidak dipublikasikan secara terbuka, informasi mengenai formula perhitungan harga patokan dalam menentukan subsidi BBM tertentu sebenarnya dapat diketahui masyarakat. Untuk mengurangi kontroversi di masyarakat dan menjaga kredibilitas kebijakan pemerintah, perlu dibuat formula penentuan harga patokan yang lebih sederhana disertai penyediaan informasi lengkap berkaitan dengan harga patokan tersebut.

Dengan formula yang lebih sederhana, penentuan besaran subsidi BBM diharapkan menjadi lebih akurat dan akuntabel. Selain itu, masyarakat dapat membandingkan harga keekonomian BBM, termasuk untuk BBM non-subsidi. Di tengah keterbukaan dan akses informasi yang semakin luas, masyarakat pula dapat membandingkan harga BBM tertentu di dalam dan di luar negeri.

Selain soal perhitungan harga patokan, perubahan kebijakan subsidi BBM harus pula memerhatikan pentingnya efisiensi alokasi anggaran pemerintah dan pengembangan industri pengolahan minyak bumi di dalam negeri. Kebijakan subsidi BBM ke depan seyogyanya dapat menciptakan insentif bagi penghematan BBM oleh masyarakat dan peningkatan investasi pada industri pengilangan minyak di dalam negeri.

4

Penentuan Harga Patokan

Penentuan Harga Patokan BBM jenis tertentu sangat penting karena besaran subsidi BBM tergantung pada volume penggunaan BBM bersubsidi dan selisih antara harga patokan dengan harga jual sebelum pajak,

yang mana, i terdiri dari Bensin Premium, Minyak Solar dan Minyak Tanah.

Harga Patokan (HP) dihitung berdasarkan rata-rata Harga Indeks Pasar (HIP) BBM yang bersangkutan pada periode satu bulan sebelumnya ditambah ongkos distribusi dan margin,

HPi = HIPi + ?i

HIP mengacu pada harga transaksi di bursa Singapura (MoPS).

Sebagian besar kilang BBM di dalam negeri hanya dapat memproduksi Bensin Premium (RON 88), Minyak Solar (kandungan sulfur 0,35%) dan Minyak Tanah. Subsidi harga diberikan untuk BBM jenis tersebut. Karena itu, penentuan Harga Patokan untuk menghitung subsidi mengacu pada BBM jenis tersebut.

Mengingat di Bursa Singapura tidak tersedia kutipan harga untuk BBM jenis Bensin Premium (RON 88) dan Minyak Solar (kandungan sulfur 0,35%), HIP untuk kedua jenis BBM tersebut dihitung berdasarkan harga MOPS untuk jenis BBM yang spesifikasinya paling mendekati. Mengacu pada Kepmen ESDM No. 0219 K/12/MEM/2010 jo Kepmen ESDM No. 3784 K/12/MEM/2014, HIP untuk Bensin Premium, Minyak Solar dan Minyak Tanah masing-masing adalah

HIPBensin Premium = 0,9842 X MOPSMogas 92 

HIPMinyak Solar = 0,9967 X MOPSGasoil 0.25 sulfur 

HIPMinyak Tanah = MOPSJet kerosene 

Formula Harga Indeks Pasar di atas digunakan untuk perhitungan Harga Patokan baik bagi BBM yang diproduksi di kilang dalam negeri maupun yang berasal dari impor.[1]

Cacatan mengenai formula Harga Indeks Pasar:

  • Faktor pengali dalam formula perhitungan HIP berdasarkan data masa lalu yang sudah relatif lama sehingga tidak mencerminkan kondisi terkini. Faktor pengali untuk memperoleh HIP Bensin Premium dihitung berdasarkan penetapan pada 2007 dengan asumsi HPRon 88 = (0,8707 X MOPSMogas 92 + 0,1293 X MOPSNaphta ) + (US$0,5 X 0,36),yang mana, US$0,5 adalah blending cost per barrel dan 0,36 adalah porsi impor premium RON 88 dalam Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) 2007.  Faktor pengali 0,9842 untuk Bensin Premium adalah nisbah antara Harga Patokan Bensin Premium (RON 88) dengan MOPS Mogas 92 pada formula di atas, dengan mengacu pada harga rerata MOPS Mogas 92 dan MOPS Naphta selama kurun waktu Januari 2004 – Desember 2006, yaitu asing-masing sebesar US$59,86 dan US$51.16.
  • Secara implisit, ada keharusan mem-blending bensin impor sehingga spesifikasinya sama dengan bensin premium (RON 88). Blending dilakukan lewat penambahan Naptha dengan persentase tertentu pada bensin yang kualitasnya lebih tinggi (misalnya Mogas 92) sehingga spesifikasinya sama dengan RON 88. Pada kondisi tertentu, blending untuk mendapatkan bensin RON88 dapat lebih mahal dari harga bensin dengan kualitas lebih tinggi. Pada keadaan seperti itu, importir akan menghindari blending, sehingga terjadi kasus product giveaways yakni tatkala penjual memasok bensin dengan kualitas lebih tinggi ketimbang spesifikasi yang dipesan pembeli. Kemungkinan ini juga bisa terjadi karena pencampuran tidak menggunakan RON 92 melainkan yang lebih rendah oktannya. Bagi pihak pencampur, jenis RON apa pun akan dijadikan campuran asalkan menghasilkan spesifikasi RON 88 sesuai pesanan.
  • Harga Indeks Pasar yang digunakan dalam menghitung Harga Patokan didasarkan pada benchmark yang bias. Indonesia adalah pembeli tunggal bensin RON 88, dengan volume pembelian jauh lebih besar dibandingkan dengan transaksi Mogas 92 di kawasan Asia Tenggara. Namun demikian, Indonesia tidak memiliki kekuatan dalam pembentukan harga MOPS untuk Mogas 92 yang menjadi benchmark harga bensin RON 88. Volume transaksi Mogas 92 di bursa Singapura relatif kecil—satu parcel kargo di Platts window sebesar 50 ribu atau 100 ribu barrel dan kadang-kadang hanya terjadi satu transaksi dalam satu hari. Peserta tender Mogas 92 di bursa Singapura adalah Trading company, refiners atau National Oil Company yang memiliki kepentingan untuk ‘memasok’ bensin RON 88 ke Indonesia (Petral). Sementara itu, Petral sendiri tidak terlibat di pasar Mogas 92. Kondisi tersebut menyebabkan Petral hanya sebagai price taker dalam impor bensin RON 88 dan memungkinkan terjadinya kartel dalam proses pembentukan harga Mogas 92.

1

Prinsip Dasar

Prinsip dasar yang perlu diperhatikan dalam menentukan formula perhitungan harga patokan dan kebijakan subsidi BBM:

  • Menyediakan pilihan lebih baik bagi rakyat yang niscaya terbaik pula bagi perekonomian dalam bentuk eksternalitas positif sehingga bisa mengkalibrasi kenaikan ongkos pengadaan dan impor BBM tertentu akibat peningkatan kualitas BBM.
  • Formula yang sederhana dan mencerminkan keadaan sebenarnya lebih baik daripada perhitungan rumit dengan asumsi data yang sudah kedaluwarsa. Dengan begitu, perhitungan harga patokan lebih mencerminkan harga lewat mekanisme pasar yang betul-betul terjadi (riil), bersifat transparan dan akuntabel serta dapat mengurangi peluang terjadinya manipulasi dan pemburuan rente;
  • Perubahan formula harga patokan seyogyanya tidak menambah beban rakyat baik secara langsung maupun tidak langsung;
  • Formula perhitungan harga patokan menjadi lebih sederhana dan proses importasi BBM tidak memerlukan proses pencampuran (blending);
  • Kebijakan subsidi—termasuk perhitungan harga patokan BBM dan harga eceran (tidak termasuk pajak)—seyogyanya dapat mendorong masyarakat melakukan perubahan pola konsumsi BBM ke arah BBM yang lebih bermutu dan ramah lingkungan serta mendorong restrukturisasi industri perminyakan;
  • Perubahan kebijakan dapat diterapkan pada kondisi kapasitas dan kualitas infrastruktur kilang BBM yang ada di dalam negeri.

Kondisi Pendukung

Lingkungan strategis saat ini sangat mendukung bagi dilakukannya perubahan pada kebijakan subsidi BBM. Harga minyak mentah di pasar dunia sedang merosot tajam sehingga harga patokan untuk bensin premium sudah mendekati atau bahkan lebih tinggi dari harga eceran tanpa pajak. Momentum emas tersebut memberi peluang besar bagi dilakukannya reformasi kebijakan subsidi BBM. Perlu dipertimbangkan, misalnya, penerapan subsidi yang bersifat tetap sehingga mengurangi fluktuasi besaran APBN dan memberikan sumbangsih berarti bagi kestabilan makroekonomi dan pertumbuhan ekonomi.

3

Rekomendasi

Berikut adalah kebijakan yang direkomendasikan terkait dengan kebijakan subsidi dan perhitungan harga patokan BBM.

(1) Menghentikan impor RON 88 dan Gasoil 0,35% sulfur dan menggantikannya masing-masing dengan impor Mogas 92 dan Gasoil 0,25% sulfur.

(2) Produksi minyak solar oleh kilang di dalam negeri ditingkatkan kualitasnya sehingga setara dengan Gasoil 0,25% sulfur.

(3) Mengalihkan produksi kilang domestik dari bensin RON 88 menjadi bensin RON 92.

Dengan kebijakan di atas, formula perhitungan harga patokan menjadi lebih sederhana, yakni

Harga MOPSMogas92 + ? untuk bensin dengan RON 92, dan

Harga MoPSGasoil 0,25% sulfur + ? untuk miyak solar;

Benchmark yang digunakan dalam menghitung HIP menjadi lebih sesuai dengan dinamika pasar;

Dalam jangka pendek, impor Mogas 92 akan meningkat namun disertai penurunan impor RON 88. Dampak keseluruhannya, terutama dalam jangka panjang, diperkirakan bakal positif.

(4) Besaran subsidi bensin (RON 92) bersifat tetap, misalnya Rp 500 per liter

(5) Memerhatikan kebutuhan minyak solar untuk transportasi publik dan angkutan barang untuk kepentingan umum, kebijakan subsidi untuk minyak solar dapat tetap menggunakan pola penetapan harga.

(6) Pilihan kebijakan terkait dengan pengalihan produksi kilang domestik sehingga seluruhnya dapat memproduksi bensin RON 92:

  • Dilakukan pembaruan kilang domestik sehingga produksi Bensin RON 88 dapat digantikan dengan Bensin RON 92, dengan masa transisi selama waktu tertentu.
  • Pengelolaan fasilitas kilang TPPI diserahkan sepenuhnya kepada Pertamina untuk memungkinkan peningkatan produksi bensin RON 92 dapat dilakukan maksimal.
  • Selama masa transisi, produk RON 88 yang diproduksi dipasarkan di wilayah sekitar lokasi kilang atau diserahkan kepada kebijakan Pertamina;
  • Besaran subsidi per liter untuk RON 88 lebih kecil dari subsidi untuk Mogas92;
  • Fasilitasi pemerintah untuk mempercepat pembaruan dan perluasan fasilitas kilang;
  • Harga patokan Bensin RON 88 yang digunakan menggunakan HIP dengan formula perhitungan yang berlaku saat ini.

[1]  Ada tambahan Rp 20 per liter untuk harga patokan Bensin Premium dan Minyak Solar yang diproduksi kilang di dalam negeri.

5 6

Oleh: Tim Reformasi Tata Kelola Migas

 Posted by on January 7, 2015

  71 Responses to “Rekomendasi Transparansi dan Penentuan Harga BBM Bersubsidi”

  1.  

    pertamakkk

    •  

      Keputusan yang cerdas, dengan mematok subsidi (fix) Rp. 1.000, maka masyarakat harus belajar menimbang / membandingkan.

      RON-88 itu buruk sekali, baik bagi mesin (kerak hitam) dan kesehatan, dengan hanya selisih 1.600 an jauh lebih baik memilih RON-92 (Pertamax).

      RON-92 (Pertamax) lebih irit daripada RON-88, selain itu Mesin juga Bersih dan lebih bersahabat untuk lingkungan

      Perbandingan dengan memakai motor bebek injeksi :

      RON-88 = 30km / liter, sedang RON-92 (Pertamax) = 50km / liter, jadi jauh lebih irit

    •  

      Harga bensin di USA 2.25 $/gallon (3.78 litter) ron 95., Dengan kurs 12.500 diperoleh kira2 harga 7.250. Sudah termasuk pajak pemerinth 15%.

      http://www.californiagasprices.com
      Harga di Indonesia 8800 adalah kemahalan!. pemerinth menabung/ambil uang rakyat tuh …..gak ada subsisdi

      •  

        Ya gak bs dbandingkan Head to Head gitu jg kaleee…

        Baru bs dbandingkan Head to Head kalau:
        1. Biaya produksi/HPPnya sama
        2. Demand dan Supply kedua negara sama
        3. Peraturan pemerintah dan perusahaan kdua negara sama

        Kenyataan di lapangan:
        1. USA lbh efektif dan efisien dlm memproduksi SENDIRI, dan Indonesia msh hrs Impor, Biaya Transportasi, Kurs, dll.
        2. USA supply banyak, dbela2in perang dgn berbagai alasan biar dpt minyak. Indonesia kebalikan, supply terbatas jd ya bargaining powernya jelek utk nego harga beli.
        3. USA byk perusahaan (Chevron, Exxon, dll) bahkan mgkin tiap negara bagian berbeda prusahaan shingga harga bs bersaing. Indonesia? Cuma Pertamina.

        •  

          tepat, amrik sekarang lagi berada di atas angin dengan keberhasilan mereka mengeksploitasi shale oil, bahkan sedang menimbang2 untuk jadi eksportir menyaingi opec.

          sementara kita pontang panting harus impor 1/2 kebutuhan bbm, belum kilang2 udah pada kuno gara2 gak pernah diupgrade akibat dipengaruhi mafia migas…

          •  

            @Bung Danu
            Yg Anda Maksud “shale oil” itu , Apakah bersumber dari Batuan Shale Formation mirip batubara , Atau “Crude Oil” yg berada dibawah batuan Shale Formation ?

          •  

            Kalau Sumber Shale Gas saja
            Indonesia diperkirakan memiliki potensi 1000-2000 tcf shale gas , lebih besar dari Amerika yg hanya 1000tcf ,
            Berpotensi menjadi produsen shale gas terbesar di dunia kalau RI mau mengelolanya.

  2.  

    Harga pokok RON 88 & 92 dan subsidi pada beberapa harga crude WTI/MOPS Mogas 92

    * Harga crude mengacu pada crude oil spot price WTI (West Texas Intermediate), dikenal juga dengan Texas light sweet.
    * Harga MOPS Mogas 92 = 15% di atas harga WTI
    * Harga eceran premium Rp 7.600, harga eceran tidak termasuk pajak Rp 6.609
    * Versi I –> HP RON 88 = 0.9842 * MOPS Mogas 92 + Alpha (0.0332 * MOPS Mogas 92) + Rp 484 + Rp 20
    * Versi II –> HP RON 92 = MOPS 92 + Alpha (0.0332 * MOPS 92) + Rp 484 + Rp 20.
    * Jika kurs Rp 12.000 per US$, maka subsidi = nol jika MOPS Mogas 92 = $79.51 dan WTI = $69.14
    * Jika kurs Rp 12.500 per US$, maka subsidi = nol jika MOPS Mogas 92 = $76.33 dan WTI = $66.37

    •  

      Pertumbuhan konsumsi BBM tertahan sehingga impor BBM turun cukup berarti, apalagi di tengah harga minyak yang anjlok. Dampaknya defisit minyak turun tajam sehingga defisit akun lancar (current account) berpotensi di bawah 2% PDB. Transaksi perdagangan bulanan berpotensi lebih kerap surplus. Transaksi perdagangan tahunan tidak lagi mengalami defisit.

      •  

        Apa kabar bung Jalo? mudah2an sehat selalu..
        Tinggal mewajibkan masyarakat pakai ponsel lokal bung Jalo hehehe..
        karena impor terbesar setelah minyak adalah ponsel dan perangkat2 gadget lainnya.. Maka neraca ekspor-impor Indonesia Insya Allah surplus terus deh..

        •  

          saya kira harus dipaksa bung masyarakat. misalnya ponsel yang buatan luar dan belum punya pabrik produksi dalam negeri harus kena pajak barang mewah “pajak lebih tinggi”.

        •  

          Alhamdulillah baik bung, nah untuk masalah ini adalah pemerintah harus membantu pihak produsen dalam negeri agar bisa terpacu untuk memproduksi ponsel asli dalam negeri. Masalahnya masyarakat kita itu gengsinya tinggi, harus ponsel2 berkualitas tapi maunya harga harus miring. Ini yg jadi PR. Gengsi diutamakan, dan kebutuhan di nomer duakan, PR yg besar untuk merubah budaya ini.

          •  

            Bisa dititeni/etorahi kalau di negeri ini kekurangan utama adalah tidak adanya niat baik dari pemimpin kita. Contoh DPR tidak mau menciptakan sistem pemilihan yg baik, yg memungkinkan wakil rakyat sangat setia pada konstituennya krn dg sistem yg baik tsb dia tidak akan terpilih. Demikian juga dg migas ini, enggan buat sistem yg baik yg menyebabkan harga migas murah, sebab dg demikian dia tdk akan dapat setoran. Jadi kalo tdk ada perubahan mainset kita akan semangkin jauh dari sorga.

          •  

            Pagi bgJalo.Masyarakat sdh banyak yg mulai suka produk sendiri.Masalahnya produk dg merek apa yg dihasilkan di negri sendiri.Contoh mob smk.Belumdiproduksi sdh banjir pesanan.Sayangnya gagal.

          •  

            saya yakin 100% … sebelum 5 tahun kedepan …. akan beredar bahan bakar pengganti bbm fosil, yang lebih murah, dan lebih ramah lingkungan ……….

      •  

        ini berkah dari keberhasilan program gas serpih Amrik yg dimotori Obama…cari gas akhirnya dapat minyak juga dgn jumlah signifikan(antara 1 T sd 1,5 T Barrel) skr Amrik dan Kanada adalah 2 negara dgn cadangan minyak terbesar didunia.shg Amrik importer terbesar mjd swasembada minyak dan gas dan info terakhir mulai merencanakan utk ekspor …mudah2an usaha Pak DI menteri BUMN yg dulu meminta Pertamina belajar mencari dan memproses gas serpih tetap dilanjutkan krn cadangan gas/minyak serpih Indonesia diprediksi juga signifikan walau dikisaran ratusan milyar barrel..saya hanya berdoa pemerintah dan kita tdk terlena dgn kondisi ini justru memanfaatkan waktu yg tersedia utk swasembada minyak kembali.. ..krn Amrik saja yg dulu dianggap mustahil ..swasembada..minyak dan gas …ternyata mampu. btw .ini yg membuat galau Arab Saudi dan negara teluk krn posisi strategis mereka utk minyak dan gas..jauh berkurang… imho cmiiw

    •  

      Selamat siang bung jalo, istirahat nyolong waktu sebentar 🙂

      Seperti yg saya sebutkan di artikel terdahulu bung jalo, cara menghitung HPP secara sederhana ; ICP × dollar / 1 barel = 158,99 kemudian ditambah biaya 30 % untuk transportasi.

      Jadi apabila kemarin november – desember ICP dipatok sebesar 75 dollar AS, maka harga 75 × 12,500 / 158,99 = 5,897 lalu dikalikan 30% = 1,769 maka 5,897 + 1,769 = 7,666 (pembulatan 7600) merupakan harga non subsidi.

      Bila saat ini ada perubahan ICP penyesuaian di APBN-P 2015 maka harus segera pemerintah menyesuaikan kembali harga BBM sesegera mungkin karena saat ini pemerintah ingin mengikuti mekanisme pasar. Bila seperti itu yg diharapkan seharusnya pemerintah mendorong legislatif untuk merevisi keputusan MK yg menyatakan harga tidak boleh mengikuti kehendak pasar. Karena bila konstitusi dilanggar akan menimbulkan citra negatif untuk priode Jokowi-JK.

      Ada satu yg menggelitik, pemerintah akan menghapus ron 88 dan menyisakan ron 92 dan 97 menunggu kesiapan kilang 2-3 tahun. Saat ini ron 88 banyak digunakan rakyat menengah kebawah karena murah dan kadar oktan rendah dengan kata lain masih bisa masuk kemesin kendaraan yang biasa dan murah, sedangkan ron 92 dan 97 banyak digunakan orang kaya karena bila mobil mereka yang harganya milyaran rupiah menggunakan oktan rendah akan rusak karena tdk sesuai spek. Dengan kebijakan yg akan mensubsidi ron 92 maka orang kaya sekali lagi akan diuntungkan dengan kebijakan ini, lalu dimana keadilannya bila yang kaya masih di subsidi juga ???

      •  

        Menurut saya, Ron 88 (Premium) itu bagus dan hemat TAPI utk jaman Orba (puluhan tahun lalu)…

        Saya sempat kaget juga pas tau kmarin bahwa kita adalah satu2nya negara yg msh mengkonsumsi Ron 88. Mengimpor Ron 92 dan kadarnya diturunkan (tambah biaya) agar jd Ron 88 adalah sungguh konyol..

        Mungkin pihak yg menjual ke Indo jg heran, barang yg dbeli udah bagus tp malah dturunkan kualitasnya…

        •  

          Menurut anda atau menurut saya menjadi tidak relevan lagi, ketika menurut sebagian besar rakyat bawah BBM sebisa mungkin murah sehingga harga-harga kebutuhan pokok tidak memberatkan.

          Toh realitasnya saat ini baik ron 88 ataupun ron 92 sama-sama tidak di subsidi dan harganya? Tetap lebih mahal ron 92.

          Lebih konyol mana bila taipan/konglomerat mengisi BBM di SPBU tetapi ikut antrian kaum subsidi ?

      •  

        Yup bener, tidak bisa coba2, tapi masalahnya kebutuhan belanja modal sudah mendesak dan kita harus menjaga agar belanja modal ini harus sehat.

        “Namun bagai petir disiang bolong, sang Superman tidak mampu mengungkap satupun mafia.”

        Tunggu waktunya saja, KPK dalam mengumpulkan bukti tidak bisa dengan waktu cepat, kecuali tertangkap tangan. Ini berhadapan dengan orng yg punya kekuasaan, kasih waktu lihat aja. Kasus penangkapan kapal asing aja banyak polemik, jangan dilihat cuman sekarang lihat progress kedepannya.

        Kita membangun alutsista selama 15 tahun aja bangga, ini bangun perekonomian negeri minta cepat ya susah.

  3.  

    one…???? bukan tv one nih ya …..

  4.  

    BBM di bikin naik turun….

    •  

      Yup bener, kan sedang mencari solusi terbaik agar APBN 2015 menjadi sehat yang dimana belanja modal naik, primary balance hampir pasti kembali positif dan defisit APBN turun. Maklum bung, Subsidi BBM telah lama merongrong APBN. Dalam 10 tahun terakhir, hampir selalu (9 tahun) subsidi BBM > defisit APBN. Berarti sebagian subsidi sudah dibiayai dari utang. Makanya tim mencari agar kita tetap sehat, salah satunya adalah gimana bisa bebas dulu dari subsidi. Fokus utama agar bbm kita tidak defisit. Hitung2an naik turun tidak bisa diambil dari masalah pemerintahan baru aja, kita harus lihat asal mulanya juga. Masalah utama ada pada masalah Ron 88 ini, bisa dicari Ron 88 ini aktif mulai kapan?? inilah yg bikin kita defisit dan utang luar negeri bengkak.

  5.  

    Selamat Pagi..
    BBM mau naik turun sesuai harga internasional silakan saja, tapi apakah seluruh pemangku pemerintahan sudah siap? inflasi bulan November dan Desember 2014 adalah contoh bahwa setiap pemerintahan di Indonesia selalu tergagap-gagap dengan ulah spekulan dan kenaikan harga-harga barang yang meroket sebelum maupun sesudah kenaikan harga BBM. Mungkin akan lebih baik jika harga premium tetap saja dipatok Rp 8.500 per liter walau harga keekonomisan sudah merosot dibawah itu dan selisih keuntungannya nanti digunakan untuk mensubsidi disaat harga keekonomisan premium nanti sudah naik lagi di rentang Rp 9.000 – Rp 10.000… Jika diatas itu ya mungkin mau tidak mau harus ada penyesuaian harga lagi. Mengenai RON 88 dihapus dan digantikan RON 92? saya pribadi sih sangat setuju sekali..
    Maaf jika ada kekurangan, ini pendapat saya pribadi saja..

  6.  

    Sebenarnya tidak masalah BBM naik tapi harus dibarengi moda transportasi umum yang murah, aman dan cepat. Ada beberapa orang lupa dampak kerugian BBM terhadap lingkungan dan kesehatan mungkin melebihi dari kerugian subsidi. Dengan BBM murah itu semakin banyaknya yang punya alat transportasi pribadi, dan akibat dampaknyapun tidak bisa dikendalikan lagi. seperti hasil gas buang pembakaran BB fosil (CO2, sulfur, Pb, NOx, Co, dll) belum ada yg bisa meengendalikan dengan aman, belum dampak yang lain. Silahkan baca buku tentang pengendalian lingkungan di bidang otomotif yg ingin lebih tau.

  7.  

    Ijin nyimak bung dulu bung Jalo,semoga sehat sekeluarga..

    sambil nunggu bung danu, bung rafly..

  8.  

    Rakyat menjerit, bbm mahal, sembako ga kejangkau, gas mahal, listrik apa lg. Nasib wong cilik tertindas gaji 2 jt tekor. Bijimane ini pemerintah

    •  

      gaji 2juta buat kehidupan sehari2 aja mungkin sudahhabis,
      sedangkan asupan nutrisi buat perkembangan otak anak2 kecil generasi bangsa gak cukup terpenuhi,
      trus kalo dah dewasa suruh nglawan eropa/jepang? belom lagi sistem pendidikan. buat sejajar aja mungkin kelihatane berat.

      walaupun ada yg cerdas seperti pak habibi tapi tetap aja tidak sesuai dengan populasi negri ini yg 200juta lebih.

      •  

        Sabar bung, yg pendapatan rendah nanti dapat Kartu Indonesia Sehat (jadi bisa berobat gratis)
        dan Kartu Indonesia Pintar (anak-anak sekolah gratis)
        dan Kartu Indonesia Sejahtera.

        sabar bung semoga tahun 2015 makin banyak dibagi kartunya. mungkin sekarang pemerintah lagi menghitung ulang.

  9.  

    Ribet ^^ Omg – ngak ngerti itinya aja de itu BBM udah betul atau cuma dicari untung pemerintah / Misalkan Crude oil sampai 100$/barel lagi brati kita defisit lagi ! – skr crude oil brpya ? BBM kok kena pajak itu gimana maksudnya dari 6600 kok jadi 7600 ?

    •  

      Maksudnya pemerintah cari keuntungan dr penjualan BBM…… hehehe

      •  

        Dampak positif kenaikan harga BBM adalah tambahan dana dalam APBN mencapai lebih dari Rp 200 triliun. Pengalihan dari belanja konsumtif menjadi produktif, khususnya untuk pembangunan infrastruktur. Cara yg aman adalah APBN 2015 menjadi sehat yang dimana belanja modal naik, primary balance hampir pasti kembali positif dan defisit APBN turun.

        Bahasa sederhananya, sejak 10 tahun kemarin kita meninggalkan utang yg besar karena defisit bbm bersubsidi. Akhirnya belanja modal dilupakan, karena duitnya habis untuk subsidi bbm.

        •  

          hambatan skr yg harus dilawan pemerintah Jokowi/JK adalah serapan APBN yg cenderung rendah krn masih kuatnya pola fikir birokrat yg masih menganggap proyek/pengadaan barang dan jasa adalah kesempatan utk side income atau primary income…he7x…jadi fee masih jadi tujuan utama…..btw bila 200 Trilyun dibenamkan utk infrastruktur…cucuran ke masyarakat bawah pasti signifikan he7x…gambarannnya pintasnya jumlah buruh yg bekerja pasti sgt signifikan …subkontraktor.dapat proyek .dari pemipaan..kelistrikan..cor2an…pasir..bata..pasti laku keras..skr saja gaji harian tukang terlatih seratus sampe seratus limapuluh ribu..jadi setiap bulan mereka bisa terima rp 3,9 juta(26 hari kerja)…Intinya ..mudah2an saja dana habis terserap…

          •  

            Kenapa ga ditingkatkan pemasukannya dr pajak aja? Apalagi ditengarai banyak pengusaha/perusahaan yg ngemplang pajak(ga mau bayar pajak)…..

        •  

          Jangan lupa pemerintah kemarin jadi defisit bbm bersubsidi karena mau menaikan BBM terjadi penolakan dari KUBU yg sekarang berkuasa

          Kita tidak bisa membebankan seolah” subsidi membengkak karena pemerintah kemarin, wong mau dinaikkan terjadi pembakaran dan rencana makar besar-besaran.

          Sekarang KUBU yg dulu menolak kenaikan dengan enaknya menaikan dan menurunkan BBM sambil cengengesan, coba dipikirkan dulu kenapa harus dinaikan terburu-buru sampai 2000 lagi ( jelas salah perhitungan) dan buktinya tidak lama kemudian malah diturunkan sedangkan harga kebutuhan sudah pada naik ( ini beban yg real ditanggung oleh rakyat bukan negara )

          Kalau pun memang utk memenuhi kas negara, tapi tidak dengan seenak udelnyanya menaikan karena pola adaptasi pasar berbeda dengan hitungan dikertas, sampai sekarang sejak penurunan harga BBM tidak ada operasi pasar untuk menekan harga sembako yg terlanjur naik, coba siapa yg bisa jelaskan ??

  10.  

    demi NKRI ku tanpa subsidi pun insyaAllah siap 🙂
    demi ANAK CUCU ku kelak 🙂
    demi kejayaan NKRI 🙂

  11.  

    hitung2an itu hanya berlaku buat minyak yang diimport, sedangkan minyak yang disedot dari bumi pertiwi hanya dikenakan biaya produksi saja karena kekayaan bumi pertiwi adalah milik mutlak rakyat!!!

  12.  

    mudaha mudahan estimasi pembangunan 5 tahun bisa selesai dalam 2 tahun, karena biasanya faktor penghambat adalah uang …

    tapi jika ……
    pembangunan tidak terbukti …
    akan jadi pertanyaan dan masalah besar terhadap kepercayaan publik terhadap pemerintah ….

    pembuktian akselerasi dari hasil pencabutan subsidi akan menjadi taruhannya
    dan mudah mudahan tidak menjadi bancakan proyek ….
    amiin

  13.  

    jika saya punya usul hasil selisih subsidi BBM dialokasikan untuk infrastruktur gas yang bisa sampai ke rumah rumah, dari kota sampai ke desa ….

    secara indonesia berlimpah ruah gasnya, sampai sampai tidak tertampung dan terpaksa di eksport…

    sekali program berjalan sekaligus migrasi besar besaran dari minyak ke gas…
    selanjutnya memaksa produsen mobil dan motor migrasi seluruh hasil produksinya berbahan bakar gas…..

    maru saya hormat kepada pemerintahan

  14.  

    Di Malaysia Ron 95 harga RM 1.91, RON 97 2.10 tidak ada di jual 88 dan 92. Tabung gas masak 14 Kg. Berharga 100 ribu rupiah dan di subsidi pemerintah

    •  

      Utang malaysia jd bengkak. Skrg aja lbh dr 2000T dengan jumlah penduduk 30jt an

      •  

        pemerintah malaysia, rasio utang / pdb sudah 54% ( lampu merah ) …….

        tetapi pengusaha swasta ( generasi sulthan ) kaya raya ……. air asia juga punya generasi sulthan malaysia …..

        sangat berbeda … atau timpang antara pemerintahan malaysia dengan para sulthan yang tergabung dalam Yang Dipertuan Agung Malaysia …..

        juga sangat timpang antara wilayah malaya dengan malaysia timur ( serawak sabah ) ……..

        lampu kuning pemilu malaysia,…. rawan kerusuhan seperti era 2008 ….
        ………. saudara serumpun malaysia sudah saatnya lebih mawas diri, dan lebih dewasa atas apa yang ada selama ini, yang cenderung hanya dibawah bayang bayang Inggris ………

        •  

          pemerintah malaysia, rasio utang / pdb sudah 54% ( lampu merah ) …….

          tetapi pengusaha swasta ( generasi sulthan ) kaya raya ……. air asia juga punya generasi sulthan malaysia …..

          sangat berbeda … atau timpang antara pemerintahan malaysia dengan para sulthan yang tergabung dalam Yang Dipertuan Agung Malaysia …..

          juga sangat timpang antara wilayah malaya dengan malaysia timur ( serawak sabah ) ……..

          lampu kuning pemilu malaysia,…. rawan kerusuhan seperti era 1998 ….
          ………. saudara serumpun malaysia sudah saatnya lebih mawas diri, dan lebih dewasa atas apa yang ada selama ini, yang cenderung hanya dibawah bayang bayang Inggris ………

        •  

          Ya lebih parah mejadi hamba belanda hampir 500 tahun dan Di miskinkan Belanda

          •  

            yang lebih parah hingga sekarangpun rakyat malaysia belum merdeka…

          •  

            Semoga tidak ada TKI lagi ke negeri Jiran dibawah pak Presiden baru kita. Dengan mega proyek infrastruktur dan maritim akan menyedot jutaan tenaga Kerja.
            Dengan revolusi mental saya yakin Indonesia akan lebih baik. Jakarta lebih bersih dan tertib dibanding KL/Puterajaya.
            Semoga……

        •  

          Ya lebih parah menjadi warga di persempadanan tapi masih tergantung nasib dengan negeri jiran. Lihat nasib warga di kalba gimana kehidupan mereka. Daripada anda menjelek negeri tetangga liat dulu kehidupan di negeri anda

          •  

            tetap lebih parah menjadi manusia yang dijajah / dipertuan bangsa sendiri…

          •  

            dijajah dan mempertuan bangsa sendiri…

          •  

            Satu jari anda menunding ke orang lain tetapi Ada 3 jari anda Yang menunding ke diri anda sendiri.sedar kau diri bung Ada 2.5 juta warga Yang meninggalkan Indonesia mencari rezeki di Malaysia Yang anda jelek kan sekarang INI.malah sejak pemerintahan jokowi jumlah nya semakin meningkat.saya rasa bung Ada jawapan nya kerna bung lebih pintar tentang ekonomi Malaysia dari saya sendiri

      •  

        Malaysia tetap mampu untuk membayar hutang nya tanpa perlu tunduk kepada Bank Dunia dan terpaksa. Menjual aset aset negara seperti INDOSAT dan bank tempatan

        •  

          pemerintah malaysia secara fakta saat ini, sudah tidak layak dapat utang lagi dari manapun …… meski anekdot, masih banyak pengusaha malaysia ( ke sulthanan ) yang sangat kaya raya ……….

          fakta kondisi perbatasan NKRI dengan Malaysia, yang membentang di wilayah kalimantan utara hingga kalimantan barat, memang masih memprihatinkan di kewilayahan NKRI, termasuk kehidupan penduduk lokalnya,…..

          sudah ada langkah strategis pemerintah saat ini :

          1. akan segera dibangun jalan membentang sepanjang kal bar hingga kaltra, dan akan dimulai di kwartal pertama 2015 ini…..

          2. akan segera dibangun sarana kelistrikan mulai awal tahun 2015 ini

          3. akan ditambah belasan pos penjagaan di sepanjang perbatasan Malaysia Indonesia ini ( mulai awal tahun 2015 ini )

          4. adanya program transmigrasi anggota TNI / Purnawirawan TNI ke beberapa wilayah perbatasan RI – Mly

          jadi apapun temuan kritik oleh perorangan / media masa yang secara fakta ada di lapangan, sudah ditindaklanjuti oleh pemerintah …….

          + program program lain yg belum boleh diexpose di media ini….

  15.  

    ijin nyimak…. masih mumet baca hitungannya ….

    semoga saja mulai tahun 2015 ini, cadangan devisa negara, dan anggaran keuangan negara lebih sehat, dan tidak lagi lebih besar pasak, daripada tiang……

  16.  

    mumet bacanya gak paham ekonomi, buat para sesepuh mohon kesimpulannya dong !!

  17.  

    Sebagai orang awam …………..pusing…………………!!!!!

  18.  

    anggota DPR klo bicara BBM mengutip UUD pasal 33,mreka lupa klo BBM itu impor hampir 70%,,produk dlm negri cuma sedikit,
    Memakmurkan rakyat dengan barang impor trus d subsidi sampai 300t.Itu malah menyengsarakan anak cucu.
    Kita orang awam asik demo maunya murah gk peduli tekor.ngitung besaran penentuan harga bbm aj bikin pening kepala
    Harga BBM turun kok gk ad yg demo pemerintah ya…?

    •  

      ==== ada 3 jenis demo =====

      1 – ada demo murni aspirasi rakyat
      2 – ada demo biaya kelompok politik ( demo bayaran )
      3 – ada demo pekerjaan ( demo yang ditangani oleh perusahaan Event Organizer ) ….

      jenis demo no-3 ini tidak memandang demo murni atau demo politis, yang penting jasa mereka yang menggerakkan masa dapat uang bayaran,… beress …. mereka tidak pandang bulu, politik, kelompok, lsm, dll …. yang penting laku ……..

      di Jakarta 40% – 65% selalu diikuti oleh para anggota demo bayaran ini ….
      mengutip pengakuan salah satu anggota demo, minimal dia dapat bayaran 50rb – 300rb untuk sekali demo, belum termasuk akomodasi dan transportasi ……

      hmmmmm inilah potret nyata didepan kamera tv yang notabene juga banyak dimiliki oknum politikus……

    •  

      Penjelasan yang mantap, bung danu.

  19.  

    Harga minyak mau dibikun sesuai harga pasar ga masalah. Asal pasokan minyaknya ada.
    kota duri. Riau. Koya penghasil minyak. Tapi cari bensin aja payahnya minta ampun. Mana ni perhatian penerintah??????/

  20.  

    Pengalihan subsidi untuk kartu IP, IS, PSKS. Apa bedanya dgn program terdahulu. Hanya dengan sedikit polesan kemudian ganti nama. Kenapa program yang sudah ada cukup dipertajam dengan tidak merubah nama programnya. Saya sering ditanya tetangga sampai bingung.
    Bikin mumet yang di bawah.

  21.  

    dari 2012 udah seribu sebiji bos…..

  22.  

    harga sebungkus rokok naik gk ribut, kenapa ya ???… padahal sehari bisa 2-3 bungkus tuh duit jd asap doang….hehehehe….

  23.  

    bung harga rokok tidak berdampak struktural,beda dengan migas.kenaikan migas pasti di ikuti kenaikan barang dan jasa.

  24.  

    keduax bung, rugi tak berarti rugi, subsidi tak berarti kluar duit

    hari ke-1 : sy bikin ba’so 10 mangkok/hari sedangkan pada mangkok ke-5 sy sdh balik modal, sy jual 10 mangkok, jadi sy untung 5 mangkok.

    hari ke-2 : sy bikin ba’so 10 mangkok, sy jual 7 mangkok, mangkok ke-5 balik modal, jd sy untung 2 mangkok, sisa 3 mangkok

    sampe rumah bini nyap2 krn sisa 3 mangkok (padahal untung 2 mangkok) ya sdhlah ngalah saja, jadi hari ke-2 sy rugi 3 mangkok.

    daripada2 akhirnya 3 mangkok tersisa saya kasih ke istri dan 2 anak= bahasa kerennya sy subsidi 3 mangkok

    tadaa….. bagaimana…???

  25.  

    Pada saat sembako dan kebutuhan naik yg menanggung secara langsung adalah rakyat bukan Negara,

    Tapi klo negara yg menanggung hutang otomatis rakyat juga ikut menanggung bersama dan bukan malah membebankan ke Rakyat sedangkan Negara menangguk untung yg besar yg katanya strategi utk mengalihkan dari konsumtif ke produktif melalui pembangunan infrastruktur yg bs dinikmati paling cepat 3/5 tahun kedepan terus pada masa tersebut apa negara menjamin kestabilan harga BBM dll tidak naik ? tidak ada yg bs menjamin, penurunan sementara harga myk dunia ini contohnya

    bersiap saja perkuat perekonomian keluarga ketika pasar tiba-tiba menaikan harga myk, contoh sekarang adalah harga gas, listrik mulai naik sehingga penurunan harga bbm menjadi tidak bearti

 Leave a Reply