Jun 172016
 

Bertempat di Pameran pertahanan darat dan udara Internasional, Eurosatory 2016, Paris, Prancis, Rheinmetall meluncurkan kendaraan tempur infanteri terbaru (tracked) Lynx yang dikembangkan untuk memenuhi kesenjangan di pasar kendaraan yang mampu digunakan untuk berbagai misi di medan perang.

Ben Hudson, Kepala Rheinmetall Vehicle Systems Division mengatakan: “ IFV Lynx merupakan keluarga kendaraan modular baru yang menawarkan tingkat survivability tertinggi, mobilitas, kemampuan serang dan kapasitas.”

Lynx akan memiliki dua varian yakni KF31 dan KF41. KF berasal dari kata Kettenfahrzeug (Jerman : tracked vehicle). KF31 yang ditampilkan di Eurosatory 2016 diawaki tiga orang yang terdiri dari: komandan, penembak dan pengemudi, dengan enam personel di belakang. Sementara KF41 lebih panjang dan dengan berat 38 ton.

IFV Lynx

IFV Lynx

Lambung Lynx dibangun dari baja dilas dilengkapi baju besi modular, dengan perlindungan khusus untuk serangan dari atas. Lantai Bagian dasar dari IFV ini memiliki tingkat perlindungan yang tinggi dari ranjau.

IFV Lynx dilengkapi turret generasi terbaru Rheinmetall Lance, dipersenjatai dengan dual-feed cannon 35mm dengan kemampuan air bursting munition, dan senapan mesin coaxial Rheinmetall 7.62mm di kanan, dengan pod dua senjata anti-tank di kiri turret.

Sistem kontrol penembakan bersifat terkomputerisasi yang didukung turret dengan sistem sign elektro optik yang stabil, yang mampu bekerja pada segala cuaca baik siang maupun malam dengan pemandangan termal menggabungkan pengintai laser untuk komandan dan petembak. Kendaraan tempur infanteri ini didukung oleh mesin diesel Liebherr berdaya 635kW digabungkan dengan transmisi otomatis Allison.

IFV Marder 1A3 TNI AD

IFV Marder 1A3 TNI AD

IFV Marder 1A3 TNI AD

IFV Marder 1A3 TNI AD

Indonesia memiliki IFV buatan Jerman ini yakni Marder 1A3, namun belum diupgrade oleh Rheinmetall Defence. Militer Jerman sendiri secara bertahap mulai meninggalkan IFV Marder digantikan dengan IFV Puma.

IFV Puma

IFV Puma

Puma Infantry Fighting Vehicle

Puma Infantry Fighting Vehicle

IFV Puma

IFV Puma

Sumber : Janes.com

Bagikan:

  17 Responses to “Rheinmetall Defence Luncurkan IFV Lynx”

  1.  

    pertamaxxxx

  2.  

    Manda bantana ggih mboten nopo mas…

  3.  

    Absen 4

  4.  

    SAHUR DULU DEK

  5.  

    (Aduh Dek,warga negara sebelah kena culik lagi Dek)…

    Empat Warga Malaysia Diculik ke Filipina
    Kembali Terjadi

    O toritas Filipina membenarkan kabar terkait diculiknya empat warga Malaysia dari wilayah Sabah. Dilaporkan, para penculik membawa empat warga Malaysia tersebut ke Sulu pada Kamis pagi.
    Sebagaimana dikutip dari The Star, Kamis (16/6/2016) media Filipina melaporkan Kepala Kepolisian Tawi-Tawi, Filipina menuturkan kelompok penculik yang belum diidentifikasi tersebut membawa keempat warga Malaysia ke pantai Sitangkai, Tawi-Tawi sebelum menuju Sulu.
    Dilaporkan, stasiun radio Filipina juga memberitakan bahwa pasukan Army Western Mindano Command telah membenarkan penculikan tersebut.
    Walaupun hingga saat ini masih belum diketahui siapa yang bertanggung jawab atas penculikan ini, namun terindikasikan kuat ini adalah ulah Abu Sayyaf. Mengingat pada April lalu, kelompok radikal tersebut juga menculik empat warga Malaysia di wilayah Pantai Sabah

  6.  

    puma maupun lynx msh bersumber dr marder, lihat bentuknya aja msh mirip.

  7.  

    Negosiasi Lisensi Produksi Amunisi BMP 3

    Moskow dan Jakarta sedang bernegosiasi untuk membangun produksi berlisensi amunisi untuk kendaraan BMP-3, Korps Marinir di Indonesia, ungkap direktur umum dari kerang pengembang enterprise – Grup “Tehmash” Sergey Rusakov Kepada RIA Novosti.
    ” Saat ini, di bawah naungan Rosoboronexport sedang melakukan negosiasi dengan perwakilan dari industri militer Indonesia untuk produksi lisensi amunisi untuk BMP-3 ” – kata seorang juru bicara.
    BMP-3F dioperasikan Korps Marinir Angkatan Bersenjata Indonesia. Batch pertama dari 17 kendaraan disampaikan dalam kerangka kesepakatan pinjaman negara dari Rusia ke Indonesia senilai satu miliar dolar, ditandatangani pada bulan September 2007 dari Presiden Rusia Vladimir Putin saat ke Jakarta.
    BMP-3F pertama kali tiba di Indonesia pada November 2010 dan Mei 2013, Jakarta menandatangani kontrak baru untuk pembelian 37 kendaraan berjumlah biaya $ 114.000.000 untuk Korps Marinir. Pada bulan Januari 2014 batch kedua telah dikirimkan.
    Selain itu, sekarang Jakarta sedang mempertimbangkan pembelian batch baru 50 kendaraan baru.
    “Tehmash” – sebuah perusahaan induk dari perusahaan negara “Rostec” di bidang industri amunisi dan bahan kimia khusus menghasilkan berbagai macam amunisi. [RIA Novosti]

  8.  

    Bung diego tdi pagi saya kirim artikel

  9.  

    Bung diego td pagi saya kirim tulisan

  10.  

    Buatan dalam negeri lebih baik!

 Leave a Reply