Okt 292016
 

marder_tank-1

Keahlian komprehensif Rheinmetall terbentang dari pengembangan kendaraan baru (seperti keluarga baru LYNX yang diresmikan di Eurosatory 2016), hingga modernisasi dan peningkatan program tempur.

Pada Indo Defence 2016, Rheinmetall akan menampilkan unit demonstrasi medium tank 105 mm, yang didasarkan pada chasis combat-proven Marder 1 yang telah digunakan oleh Tentara Nasional Indonesia, dilengkapi dengan turret modern HITFACT II dari Leonardo (ex-Oto Melara).

Rheinmetall sedang melakukan upgrade dari kinerja tempur MBT Leopard 2 A4 Angkatan Bersenjata Republik Indonesia. Tergantung pada versi tank yang dikerjakan – LEOPARD 2A4 + atau LEOPARD 2 RI (Republik Indonesia) – program modernisasi meliputi climate control system (2A4 + dan RI), peningkatan perlindungan balistik, konversi dari hidrolik ke turret elektrik, unit daya tambahan, dan pemasangan reversing camera (RI). Selain itu, Rheinmetall juga meng-upgrade meriam 120 mm smoothbore dalam konfigurasi RI dengan kit pemograman yang memungkinkan penggunaan peluru Rheinmetall yang baru DM11 multipurpose.

Marder turret Oto Melara Hitfact 120mm

Marder turret Oto Melara Hitfact 120mm

Dalam acara Indo Defence di Jakarta akan ditampilkan canon Rheinmetall Oerlikon REVOLVER Mk 2 dengan kemampuan network-capable, dengan fitur teknologi AHEAD, yang mana amunisi diprogram dengan ledakan airburst. Rheinmetall juga menghadirkan sistem manajemen pertempuran dan radar X-TAR3D.

Seperti disebutkan di atas, Rheinmetall akan menampilkan unit demonstrasi tank medium 105 mm yang dimodifikasi dari chassis IFV Marder 1. Unit demonstrasi ini dilengkapi dengan turret 105 mm HITFACT I. Tank Medium Marder (Republik Indonesia) ditawarkan kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan turret Leonardo HITFACT II baru, mengusung meriam 105 mm/ L52 sebagai persenjataan utama.

Chassis Marder 1 dan turret HITFACT II telah terbukti, telah diterjunkan dalam medan pertempuran dan menjadi subsistem yang baik. MARDER Medium Tank RI akan dilengkapi electrically stabilised three-man turret yang dapat menembakan amunisi kaliber 105 mm standar NATO. Komandan dan petembak, masing-masing memiliki sistem pemantau (day and night) dengan laser rangefinders, sehingga menyediakan kemampuan hunter/killer untuk kru.

Komandan dan petembak, masing masing bisa mengoperasikan persenjataan utama dan sekunder, yang dapat diisi ulang dari kompartemen tempur yang aman. Karena mobilitas yang tinggi, tank medium RI dapat digunakan bersama-sama dengan MBT Leopard 2 atau sebagai pendukung dari kendaraan tempur lapis baja lainnya.

tank-marder

Karena ringan, Tank Medium Marder RI (Republik Indonesia) menyediakan fleksibilitas taktis untuk mendominasi medan perang saat ini dan masa depan serta skenario lainnya, misalnya perang kota.

Bagikan:

  26 Responses to “Rheinmetall Tawarkan Tank Medium Marder RI”

  1.  

    Baguus

  2.  

    borong.

  3.  

    Pertamax

  4.  

    marder nya memang keren amit,
    nama nya upgrade … dari sepuh jadi muda en gahar.
    tapi ane tetep pilih medium tank PINDAD …

  5.  

    Blom ada yg nawarin kerjasama bikin rudal jarak jauh

  6.  

    borong apanya bro?

  7.  

    Lah bukannya marder, pindad ud dpt blue printnya? Trusyg baru ini gmn? Totnya gmn? Katanya pindad mo buat marder versi ri , dan kerjasama jg sm kalkun turki.jdnya gimana?

  8.  

    nice try.

  9.  

    Rancang n bikin sendiri psti hsilnya perfect..

  10.  

    Belilah yg banyak….Pindad belum mampu yg seperti ini

  11.  

    B>>

  12.  

    Marder tank ambil, T90 rusky ambil..

  13.  

    RI butuh ratusan tank tempur dari kelas berat sampai ringan, Pindad baru mau akan buat tank medium belum tahu kapan persoalan klasik adalah akan akan dan akan, kalau ada dananya ini tank termasuk baik untuk dimiliki, sambil Pindad tetap siapkan medium tank dalam negeri, jadi miliki dulu buat pertahanan bukan diserang musuh dulu baru mau akan bikin

    •  

      Dari tank ringan sampe berat udah punya bung. Beratnya aja udah ratusan..
      cukuplah.. sekarang biarkan matra laut & udara yg kuat terlebih dulu.
      Karena kita Negara maritim, perang akan sering terjadi di laut.

    •  

      Dari tank ringan sampe berat udah punya bung. Tank Beratnya aja udah ratusan..
      cukuplah.. sekarang biarkan matra laut & udara yg kuat terlebih dulu.
      Karena kita Negara maritim, perang akan sering terjadi di laut.

  14.  

    borong sebnyk2nya

  15.  

    Cukup, AD jangan belanja tank lagi. alihkan dananya buat AL & AU saja dulu.
    AD pesen tank nya nanti di pindad aja..

  16.  

    Jangan lupakan juga bahwa saat ini Indonesia sedang membuat project Tank Medium dengan Turki.

  17.  

    Percuma kalo tdk bisa buat sendiri…beli shooping barang jadi mulu namanya juga tdk membangun..

    Shooping tecknology baru namanya membangun..

    Cloning cloning masih halal..di jaman ini..

  18.  

    Padahal Jerman dah bikin IFV pengganti Marder, yakni IFV Puma. . Antara IFV Puma dng IFV modifikasi Marder ini lebih bagus yg mana ya . .?

  19.  

    Ada uang ada barang. Gak ada uang mlongo aja bang.

  20.  

    Tank kelas berat atau kelas ringan kita msh kurang, siapa yg blg sdh cukup, sembarangan klo ngomong, justru kita msh butuh mbt hingga ribuan unit utk ditempatkan di setiap provinsi bilaperlu setiap pulau kita taruh mbt disana minimal 10 unit…negara mana saja butuh banyak sekelas mbt dan kelas ringannya..gitu lhooo…

  21.  

    Perusahaan pertahanan indonesia harus bisa buat yg lebih dari ini.!!

Sorry, the comment form is closed at this time.