Oct 312016
 
Thales “Bushmaster” Australia. (thinkdefence.co.uk)

Thales “Bushmaster” Australia. (thinkdefence.co.uk)

Indonesia dan Australia telah menandatangani kesepakatan untuk memperluas kerjasama industri pertahanan dengan maksud untuk bersama-sama mengembangkan sebuah kendaraan lapis baja.

Dalam pernyataan bersama keduanya, kesepakatan itu akan menghasilkan co-development platform, berdasarkan desain Thales Australia’s Bushmaster multirole protected vehicle design, yang akan disesuaikan dengan kebutuhan militer Indonesia.

Bekerja berdasarkan perjanjian, yang ditandatangani di Jakarta dalam dialog 2 + 2 antara menteri luar negeri dan pertahanan kedua negara, akan menampilkan “anggota terkemuka industri pertahanan Indonesia dan Australia”.

Thales Australia diharapkan untuk bekerjasama dengan PT Pindad, sistem spesialis milik negara Indonesia, meskipun rincian tugas kedua perusahaan belum diuraikan.

Selain proyek kendaraan lapis baja, Indonesia dan Australia sepakat untuk “meningkatkan” kolaborasi keamanan dalam lingkup cyber security melalui penguatan kapasitas kerjasama.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Indonesia, Ryamizard Ryacudu, menjelaskan bahwa pada prinsipnya kedua negara telah setuju untuk melakukan patroli bersama di Laut Cina Selatan bagian timur dalam waktu dekat, guna meningkatkan keamanan maritim.

Sumber: IHS Janes

Bagikan :

  79 Responses to “RI-Australia Kerja Sama Kembangkan Kendaraan Lapis Baja”

  1.  

    TOP 1

  2.  

    Semoga tidak ada udang diatas rempeyek….ambil yg baik….

  3.  

    Kalo lapis baja tdk perlu indonesia sudah bs dgn panser anoa, kalo mw yg kedua negara blm bs membuat tank,heli serang atau kapal selam.

    •  

      Yakin panser anoa sudah bisa tahan lawan kaliber 20mm atau 35mm ataupun ATGM?
      yakin RI sudah bisa bikin AMAP ,Chobham & reactive-armor sendiri???
      sampai2 nggak perlu kerjasama lg?

      •  

        Bung Rhein,
        Yakin bushmaster sudah bisa tahan lawan kaliber 20mm atau 35mm ataupun ATGM?
        Yakin bushmaster sudah memakai armor chobam or amap?
        Yakin ausie punya teknologi itu dan mau kasih ke kita teknologi itu, gara gara TOT bushmaster yg ga penting ini?

        •  

          @Bung SP

          Lihat Topik nya dulu bung ! , dari judulnya saja sudah terbaca dengan jelas.
          co-development platform atau mengembangkan sebuah kendaraan lapis baja
          Apakah disitu ada kata2 ToT? tidak kan?
          jadi siapa yg bilang ini ttg TOT bushmaster?

          yg bisa di tangkap dari artikel ini adalah semacam Joint-development berbasis platform yg sudah ada, artinya sama2 belum punya advance armor.

          Gini aja deh, apakah RI sudah bisa bikin Metal Carbide atau nitride base armor sendiri? ,
          Ausy sudah bisa prod sendiri tuh.
          saat ini mereka pakai untuk melapisi turbine blade, dan dapat juga dipakai sbg armor di IMV atup IFV.

          Salam bung.

        •  

          TOT TOT joint development hanya istilah saja bung.
          Esensinya sama “ngapain joint ama ausie hanya ditawari platform bushmaster?”.
          Dan sepertinya juga artikel diatas terlalu bung Rhein sederhanakan hanya masalah armor saja?
          Asal bung tahu, saat ini material molybdenum di kalbar menjadi incaran berbagai negara, dan kita sudah sangat sadar utk mengembangkan ini di LIPI.
          Rusia secara khusus menawarkan pengembangan metalurgi armor berbasis ini. Tentunya kita menjadi maklum jika investasi rusia di kalimantan besar2 an sedang terjadi.
          Turki secara konkrit menawarkan pada joint produksi midle tank.
          Jadi BAGUS nya apa platform bushmater dan ulasan anda pada armor dalam joint development ini?

    •  

      anoa tehnologinya sudah jadul bro…..heran Pindad kurang inovatif dari sisi avionik dan elektroniknya

      •  

        what….anoa jadul?. kakakak…itu baru berumur 10 tahun lho.
        walah…avionic itu kan untuk sistem penerbangan, masak merupakan perlengkapan utk APC…? ada2 aja, mau nglawak ya?

        •  

          coba saja masuk ke dalam anoa, tarantula dan bustmaster punya kopasus, baru kelihatan jomplang teknologinya

          •  

            maksudmu teknologi dalemannya ya? khususnya elektroniknya.

            setahu aku kalau yg dinamakan avionik (aviation electronik)…tuh…macam RDU (radar display unit), dvr (digital video recorder), MFD (multifunction display), HUD mon (head up display monitor), MPD(multi purpose display). dll
            Apa itu yg anda maksudkan?…aku jadi bingung malah….apa bushmaster itu mau terbang?

            kalau cuma elektronik2 tambahan utk monitor …itu kan bisa ditambahkan ke anoa toh?

      •  

        @aryajawa

        Benar bung…anoa masih tergolong muda.

        Tapiiiiii….

        Patron teknologinya (VAB) sudah dari jaman kapan bung…jangan lupa pd kulitnya?

    •  

      pindad blom bisa bikin :
      – MPV (Mine Protected Vehicle) / MRAP (Mine-Resistant Ambush Protected)

  4.  

    Mungkin untuk meredam berita tentang dukungan papua merdeka yg di lakukan si salmomon anak buah nya si austral ?? Maka nya ngajakin kerja sama. Jngan sampai seperti kasus bantu’an tsunami aceh aja itu. Depan nya manis belakang nya ngungkit” kebaikan ..
    Curiga itu perlu ..
    Tp selama baik dan sifat nya positiv kenapa ga di coba ..

  5.  

    tidak perlu…… negara benua ini selalu mencurigai dan memandang RI sebagai musuh padahal kita tidak pernah berfikiran untuk memusuhi atau membenci mereka, kalau mereka selalu mencurigai kita
    lebih baik tidak usah dilanjutkan, belum lagi pengalaman semasa Abott yang mengungkit-ungkit bantuan waktu tsunami di Aceh, sebagai negara tetangga sudah normatifnya membantu tetangga yang kesusahan tanpa diminta dan tanpa pamrih, kita negara yang mempunyai kehormatan dan harga diri tidak perlu basa-basi diplomasi normatif ini

  6.  

    Apa mungkin memang begitu ya caranya? Cina cari gara gara di natuna biar dapwt proyek. Aussy juga vari woro woro di papua biar dsapet proyek……

  7.  

    Tumben juga nieh Australia pengen kerjasama bikin bo il kebal….biar negara pulau2 sepotong yg Di pasifik ga brisik…wkwkwkwk

  8.  

    Tanpa australi kita bisa kok, ngapain ngajak musuh dalam selimut.
    Kayaknya australia ingin menyebarkan pada dunia bahwa mereka lah yang mengajari industri kita, itukan sifat bule aussi yang suka meremehkan kita didunia internasional.

    Ingat nggak saat rio haryanto balap fi di aussi jelas banget australi menghilangkan tayangan bendera indonesia dilayar tv. Mereka gak ingin kita terkenal

  9.  

    Kenapa buat seperti itu!!…gak ada gunanya utk indonesia bushmaster itu!!..masih bagus anoa!!..atau cari 2nd M113.. 2nd Marder ….tinggal dipertebal kulitnya utk anoa dan M113,marder tinggal diganti senjatanya minimal 30mm/35mm..ane gak setuju secara pribadi kalo bushmaster..fungsinya tetep sama APC,tidak bisa digolongkan IFV…menghambur2kan uang saja…

    •  

      @INDO ELITE : Melihat spesipikasinya Busmaater ini bukan selevel Panser Anoa, karena jika di perhatikan basic Busmaster ini lebih berbentuk minibus (lebih besar dan lebih panjang dari minibus sedikit), pikir hemat saya lebih cocok di ruang lingkup perkotaan.
      Misalnya untuk “mobil gerah” atau pasukan Densus 88 POLRI atau Gegana POLRI ataupun pasukan Jihandak TNI.
      Mungkin Bushmaster ini levelnya masih di bawah Baracuda

    •  

      Ya memang beda kelas IFV dgn IMV.
      Bushmaster IMV mungkin hanya sebagai basic R&D saja,
      Siapa tahu besok jadinya bisa kebal lawan ATGM ? haha
      Lumayan lah, bisa dipake bawa air galon ke garis depan.
      btw, kopassus udah trial 3 unit tuh.

      •  

        Bushmaster kebal lawan ATGM? mgimpi kale, lah tank merkava aja banyak yang hancur kena ATGM kornet (kasus perang israekl VShamas dan israel VS hizbullah), tank abrams aja juga banyak yg berantkan oleh ATGM kornet (kasus di perang yaman vs arab saudi).
        Padahal merkava dan abrams jauh lebih mahal dan tebal labis bajanya dibanding bushmaster apapun…

        •  

          Kan mereka keduanya belum punya active armor.
          andai lho, mereka bisa soft kill & Hard kill bersamaan, bisa saja kebal, dalam arti sebelum ATGM sampai, sudah dapat di Decoy atau di lumpuhkan.
          Mimpie boleh kan ? Hehehehe

  10.  

    Untuk apa?
    Bukannya Indonesia sudah memiliki Baracuda?
    Jika poroyek kerjasama ini tetap di langsungkan, kendaraan tersebut menurut saya lebih pantas disebut “Mobil Gerah”
    Karena basicnya seperti minibus yang biasa di pakai perusahaan jasa keamanan bank atau yang lainnya.

    Btw sepertinya lebih banyak muatan politisnya di banding manfaatnya.

    Biar bagaimanapun Indonesia tetap harus mewaspadai dan menyikapi dengan bijak.

    •  

      Untuk apa?
      R&D bung, kalau RI sudah punya semua teknologi disini, pastinya medium tank pindad sudah operasional dari kemarin2 kan?, tapi nyatanya belum juga tuh.
      apa ada yg mau ngasih teknologi gratisan?
      kalau ada, ya di terima dengan tangan terbuka dunk. 🙂

      •  

        @RheinXeed : Jika ada unsur ilmunya sih thats ok, akan tetapi yang saya takutnya lebih banyak muatan politisnya dari pada ilmunya.
        Contoh saja seperti kejadian hukuman mati WNA Ausie kasus narkoba, PM Ausie cuap-cuap bantuan untuk gempa dan tsunami Aceh…

        Oia gan…
        Hari gini ada yang gratis dari Ausie?
        Mimpi kali???

        xixixixixix… 😀

        •  

          PM cuap2 itu kan sudah lengser…

          •  

            Yaa…

            Tetap saja pradigmanya Ausie seperti itu, karena besar kemungkinan Ausie tetap ingin bermain api dengan Indonesia.

            Karena pernah suatu saatketika di adakan survey kepada warga negara Ausie di Ausie, bahwa ancaman terbesar negara tetangga Ausie adalah Indonesia.

            Dan keaemua itu terbukti dengan beberapa sekenario Ausie yang di blow up ke umum, salah satunya penyadapan telp RI1

      •  

        BungReinxeed,
        Boleh dunk di sharing teknologi tinggi dari bushmaster yg sangat dibanggakan ini?
        Untuk menambah ilmu kami disini

  11.  

    @Diego : Bung Diego mohon di perbaiki kualitasnya, karena masih banyak bug minor…
    Kasihan jika nick name dan email WARJG yang tidak mengetahui apapun di salah gunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

    Terimakasih.

  12.  

    hati nih asutralia siam diam penasaran dngn kekuatan indonesia..hati spionase lagi….

  13.  

    Tes

  14.  

    Kerjasama pembuatan alutsista itu untuk mempertahankan hubungan baik dengan negara sekitar.

    Bagaimana pun juga walau Australia agak takut pada RI, mereka jaaaauhhh lebih takut pada China.

    Jadi mau tak mau Australia harus bersahabat dan bahkan memperkuat benteng pertahanan alami mereka yaitu Indonesia. Salah satu caranya dengan kerjasama rantis Bushmaster ini.

    Jika Indonesia yang kuat saja kalah maka Australia akan punah.

    Soal Solomon dkk ? Biarlah Australia yang menegurnya.

    •  

      Nah, yg Ini baru bener.
      🙂

      •  

        Jika China mengekspansi Ausie tetap terditect Indonesia karena letak geografisnya berada di tengah kedua negara tersebut.
        Setidakknya para intelejen Ausie dan pejabat Ausie memiliki penilaian lebih peran Indonesia terhadap China.
        Bukan lebih dikarenakan karena kuatnya Indonesia, melainkan karena keberanian san kegigihan yang ni limits dari semua unsur yang ada di Indonesia.
        Setidaknya Ausie sadar dengan kekuatan TNI ketika Kalimantan Utara, Irian Barat dan Timor Timur.

    •  

      Sudah pasti benar, kan letak geografisnya Indonesia lebihbdekat dengan Australia.
      Sudah dapat di pastikan Indonesia adalah benteng alami bagi Australia terhadap China.
      Karena Australia belajar banyak dari kasus perdagangan manusia ataupun manusia perahu yang eksodus ke Australia.

      Tapi tetap saja tidak ada yang bamanya makan siang geratis…

      xixixixixixi… 😀

    •  

      Tp ngomong2 ini pinter si Aussie Ama Malaysia…Malaysia disuruh pesen kapal ke China bawahnya kan Indonesia diurus si Aussie..waktunya aja hampir bersamaan…bener2 kuampret ke 2 negara ini…hahahaa..asyik lagi kalo Indonesia dan China memainkan mereka berdua…hahhaha

    •  

      Bung Phd,
      Dalam dunia politik kita kenal “test in the water”, dalam dunia TOT ada “assessment local content”
      Apa yg dilakukan adalah : negara donor TOT akan assessment negara penerima TOT kira2 apa saja yg sudah dikuasai mana yang belum sehinga TOT menjadi optimum.
      TOT dengan teknologi “minimum” seperti bushmaster lebih banyak risiko “bocor” kemampuan teknologi kita ke luar daripada manfaat teknologi yang didapat.
      Ga sebanding antara risiko kebocoran informasi internal kita dengan teknologi yang didapat.
      Hal ini sudah umum dikenal sebagai “spionasi putih” dengan topeng TOT abal abal.
      Utk ranpur kita sebaiknya tetap fokus ke turki dan Germany yg tidak ada potensi gesekan geopolitik kawasan.

  15.  

    Tes

  16.  

    naik tingkat Pindad mau buat mrap….klo mau joint buat sendiri pasti kebutuhan banyak…. klo tidak malah rugi…cocok barengan ma komodo untuk perang kota ma anti gerilya…

    •  

      Australia punya 1000 buah bushmaster

      •  

        kebutuhan kita sendiri maksudnya…
        kan klo produksi buat sendiri paling gak kita harus pake banyak biar cost produksinya ketutup…kayak badak lah minimal..sukur2 bisa ekspor…semakin banyak pemesan ongkos produksinya semakin relatif lebih kecil…
        klo kebutuhan dikit mendingan beli jadi..

    •  

      Kalo anti gerilya model Santoso CS kemaren mending disisir…jangan pakai alat berat..dia gak kelihatan,kita akan sangat kelihatan kalo pake alat berat..perkecil parameter..habis itu sisir secara man to man..habis sudah…hanya saja lokasinya kan luas..contoh opm di irian..kenapa pembangunan jalan dilakukan oleh TNI,disamping ngirit,ngurangi korban sipil,juga penyebaran pasukan itu..utk memperkecil ruang gerak mereka..itu menurut saya..ibarat kita makan roti ..jangan sekaligus..pecah/iris2 dulu..habis lah rotinya..

  17.  

    ga.. Perluuuuuuuu…banyak mudarat.y…sejarah membuktikan…negara kita masih d anggap tdk selevel sama dgn negara sok jaguh…merasa diri lebih tinggi…selalu…dan selalu banyak kasus .negara pobia..kerjasama kaleng kerupuk.tidak perluuuuu..titik..

  18.  

    indonesia sudah punya banyak varian lapis naj kek gini bung, kok asutralia ngotot pengen kerjasama dengan kitanya??,

    itu kendaraan lapis baja kek food truck es krim aja bung.

    •  

      lo bilang mobil es krim… lo sendiri blom tntu bisa buat heheeee
      pondasi itu dimulai bertahap, mencari sebuah komitmen kepercayaan itu butuh kesabaran.
      apalah arti pengorbanan jika itu dapat membuat orang percaya. jadi jangan NAIF melihat sesuatu dengan sudut miring. ambilah sisi positifnya.

  19.  

    Klo RI gak dibaik2in ntr ada 3 kaprang tiongkok latihan lg dkt aussie.

  20.  

    oii

  21.  

    penopang ekonomi negara adalah menjual peralatan militer terbukti berhasil oleh USA yg berhasil keluar dari krisis, maka tak heran kini di ikuti belanda pdhal dulu mereka pelit sekali menjual tank leopard bekasnya, german,swedia,norwegia dan peranchis berbondong melobi menjual alutsistanya.

  22.  

    bushmaster selevel baracuda dan anoa jgn ngelawak bushmaster biar bentuk kaya gitu kemampuanya mirip medium tank dalam menahan serangan
    ini bus sudah teruji dalam perang

    •  

      serangan apa? bahkan baracuda yg dipakai polri waktu dipakai di poso lawan santoso dkk penyok2..itupun lawan peluru 7.62 mm atau 5.56 mm.

      sedangkan anoa dg lapis armor khusus (buatan indonesia sendiri) mampu menahan peluru kaliber 7.62 atau 5,56 buatan pindad.
      sedangkan peluru buatan pindad 5.56 mm mampu menembus helm standard SF NATO dari depan tembus belakang.

      Palingan juga busmadster ini tembus dan meledak didalam kalau ditembak SPR 12,7 mm buatan pindad dg peluru spesial buatan pindad pula.

  23.  

    Bushmaster punya banyak pengalaman di Afganistan, dan tampaknya performanya (cukup) bagus. Kelihatannya Pindad akan belajar terutama teknologi anti ranjaunya untuk kendaraan jenis IMV. Imho
    https://en.wikipedia.org/wiki/Bushmaster_Protected_Mobility_Vehicle

    •  

      lah….kayaknya kan kita sudah punya juga nih barang, kan pernah dipakai devile tahun 2014 kalau gak salah.
      Juga bukankah kita punya yg buatan afrika selatan tuh untuk teknologi MRAP nya. kenapa nggak di copy. bukankah VAB aja bisa kita kopi sempurna.

  24.  

    Bush Master MRAP:

    Bush (nomina) daerah yg belum beradab
    Master (nomina) Menguasai
    jadi artinya : Menguasai daerah yg belum beradab

    MRAP (Mine-Resistant Ambush Protected)
    jadi artinya : pelindung sergapan tahan ranjau

    nanti namanya bakal berubah dari Bushmaster menjadi KEBO BAPER ?

    – KEBO (Kendaraan Ekstra Besar Operasional)
    – BAPER (Bus Antar Personil Eksploitasi Ranjau)

    ? keren kan namnya ?

  25.  

    Gak setuju ini negara potensial jdi musuh kita masih mau aja ttd mou nih pejabat2 kita g mikir….negeri licik sprti mrk hrus diberi pelajaran, jgn diberi hati tpi sy yakin pejabat kita kalah dgn iming 2 uang sehingga negara bisa tergadai…smg gak jadi nih projek… indonesia s3kali2 ngerjain oztrale

  26.  

    moga2 rr cepat diganti dan batalin semua kerjasama dg ausilit!!!

 Leave a Reply