JakartaGreater.com - Forum Militer
Feb 262018
 

Konsep pesawat tempur generasi keenam dari Lockheed Martin. © Courtesy Youtube/Military Update

JakartaGreater.com – Amerika Serikat berencana untuk menghabiskan lebih dari $ 500 juta untuk riset jet generasi keenam untuk “keluarga sistem” yang pada akhirnya akan menggantikan pesawat tempur F-35 dan F-22, seperti dilansir dari laman Sputnik.

Pentagon meminta anggaran sebesar $ 504 juta untuk litbang dan pengujian platform “next-generation air dominance” pada tahun fiskal 2019. Selama lima tahun ke depan, Angkatan Udara AS mengusulkan untuk menginvestasikan $ 9,8 miliar pada keluarga sistem dominasi udara baru.

“Dibawah next-generation air dominance, kami berinvestasi dalam keluarga sistem. Kita akan laksanakan melalui analisis alternatif sekarang, dan itu akan membantu menentukan kemampuan masa depan”, tutur Ann Stefanek, juru bicara Angkatan Udara AS.

Pendekatan “keluarga sistem” menunjukkan bahwa armada pesawat tempur generasi berikutnya akan menentang kategori pesawat militer konvensional. Pada sebuah studi Angkatan Udara, Brigadir. Jenderal Alexus Grynkewich berkata “mereka secara khusus menghalangi kita menggunakan kata ‘tempur’. Pertarungan udara bukanlah tentang pertempuran dogfight lagi”.

“Sebaliknya, pertarungan udara masa depan adalah tentang membawa suatu jaringan dan atribut-atribut yang diperlukan dalam hal jangkauan, ketangguhan, daya tahan dan mematikan”, kata Jenderal tersebut.

Sementara pendekatan “keluarga sistem” belum sepenuhnya selesai, satu-satunya hal adalah bahwa ia akan mengganti pendekatan “satu untuk semua” yang diambil militer dengan program F-35, yang menggunakan badan pesawat F-35 dan mengadaptasi untuk Angkatan Udara, Marinir dan Angkatan Laut.

Pendekatan keluarga sistem, menurut Sekretaris Angkatan Udara AS, Heather Wilson bahwa itu akan menempatkan amunisi, laser, sensor dan kecepatan serta sistem lain diatas meja untuk melaksanakan misi yang berbeda.

Kemampuan superioritas udara akan bertepatan dengan fokus utama di peperangan elektronik, kemampuan jaringan dan mendominasi spektrum elektromagnetik.

Bagikan:

  53 Responses to “Riset Pesawat Generasi Keenam, Pentagon Butuh $ 504 Juta”

  1.  

    cek

  2.  

    Menurut Ane Pespur Gen 6 Mendatang Yaitu Drone Nirawak UAV dan UCAV Yg di Kendalikan Secara Auto / Semi Auto Yg sdh terhubung dg Satelit Pengintai & Komunikasi

  3.  

    F-22 siap untuk ditawarkan ke Indonesia, tahun 2060 dan paling cepat 2045 untuk melengkapi IFX. Sementara itu Rusia boleh mengembangkan Su-35 dan J-20 menjadi generasi keenam yg bisa bawa laser sambil joget2 di diskotik terdekat seperti di Ukraina, Middle east dan LCS. Hhhhhhhhhh

  4.  

    Kemungkinan pernyataan seperti itu f35 & f22 proyek gagal ketika irst memiliki jangkauan 270 km

    Hahhaahaaaa

  5.  

    Pesawat generasi ke-6 kaya X-Wing yang di Star Wars….bisa pake kecepatan Warp…..he..he..he…

  6.  

    Semakin rentan sabotase, AS harus jg membuat kode Enkripsi yg lbh sulit ditembus jg anti virus, klu itu jg bs diretas ya wassalam bs berpindah tangan!

  7.  

    Sekali lagi salah konsep, maka nasib F35 jilid gen6 bakal terulang.

    Pespur Generasi ke 6 akan sangat tergantung keberhasilan proyek ini :
    http://koran-sindo.com/page/news/2016-10-16/0/15/China_Kembangkan_Pembangkit_Listrik_Tenaga_Nuklir_Terkecil_di_Dunia

    omong kosong dengan Laser Gun, going everywhere in second, unlimited range, etc…..jika tanpa keberhasilan mendapatkan source energy tak terbatas dalam bentuk yang compact.
    Dogma stealth menjadi sia-sia jika radar quantum yang membutuhkan energy besar dapat dicukupi.
    Atau Energy protection shield seperti di starwars bakalan menjadi hal yang mudah dengan reaktor nuklir kecil.

    •  

      USA lewat NASA sudah mengembangkan dan mempraktekkan hal itu sejak lama, salah satunya pembangkit nuklir mini didalam satelit Voyager 1 dan 2 sejak 1977 diluncurkan hingga sekarang masih aktif dan memasuki dunia Interstellar.

      https://www.google.co.id/amp/s/www.voaindonesia.com/amp/4023320.html

      Tinggal pengembangan lebih lanjut untuk memasangkan reaktor mini ramah lingkungan. Penerapan tenaga Surya yg diterima dari suatu Satelit atau pesawat induk lalu ditransferkan dalam bentuk gelombang elektromagnetik ke arah pespur generasi keenam juga bisa diterapkan disini, tinggal pake baterai Lithium-ion yg diperkuat. Jepang mampu membuatnya dan diterapkan pada kasel Soryu class. Di USA dan Sekutu dekatnya, teknologi itu sudah ada dan siap Bung SP, tinggal penerapannya aja.

      Saya masih ingat tentang suatu penelitian transfer listrik menjadi gelombang elektromagnetik yg bisa dilakukan lewat Satelit diluar angkasa pernah diteliti juga oleh David Hartanto, Mahasiswa NTU asal Indonesia yg meninggal secara tak wajar. Banyak orang mengira bahwa penelitian tentang CCTV 3D lah yg membuat David menjadi perhatian, tapi itu hanyalah salah satu aplikasi dari penerapan gelombang elektromagnetik yg kemudian bisa digunakan secara detail untuk melihat sisi lain yg tidak tertangkap kamera CCTV sekaligus bisa dibuat reka ulang 3Dnya. Yah, Who Knows.

    •  

      Yah, walopun USAF pernah gagal dalam percobaan pembuatan mesin pesawat bertenaga nuklir seperti NB-36H, tapi dg teknologi fusi Sekarang, memungkinkan untuk dipasang di pesawat tempur walopun bentuknya mungkin akan sedikit lebih besar lagi dimensinya dari pespur berat macam F-14/F-15/F-22 atau Su-27/30/35/57.

      http://googleweblight.com/i?u=http://www.bbc.com/future/story/20160713-could-this-be-the-first-nuclear-powered-airliner&hl=id-ID

      Btw Bung SP, daripada buat pespur berbahan bakar nuklir, Saya lebih tertarik membuat robot humanoid besar yg dipiloti dan berbahan bakar nuklir. Ya, Saya menyebutnya GUNDAM. Banyak negara melakukan penelitian baik itu robot humanoid ataupun exoceleton untuk digunakan dalam perang. Menurut Saya, model semacam itu hanya terbatas di area darat saja.

      Gundam yg bertenaga nuklir, bisa dipersenjatai baik itu meriam eletromagnetic ataupun senjata laser/mikrowave yg bersumber dari pembangkit nuklir mini pada robot humanoid tersebut. Dengan kemampuan yg cukup untuk melaju pada kecepatan subsonik, bentuk Sharp diamond dan menerapkan RAM tentu akan menjadi Siluman yg luar biasa dan manuver yg luar biasa pula, bahkan radar Quantum yg merupakan pengembangan dari IRST sekalipun akan kesulitan bila mendeteksi robot tersebut, kenapa? Karena emisi yg dikeluarkan rendah panas. Tinggal coating pada reaktor harus selain aman juga mampu mereduksi pancaran panas yg ditimbulkan oleh reaksi. Tinggal diberikan drone/UAV yg tergabung dg robotnya dan bisa menyerang secara bersamaan dan terkoordinasi maka bisa menjadi Gundam X-20A Strike Freedom. Apalagi kalo bisa dipake diluar angkasa. Hhhhhhhhhh. Gundam itu rata2 dimensinya sekitar 15-25 meter tingginya. Yah hampir sama kayak pespur sekarang lah kalo diberdirikan.

      Lalu kenapa tidak buat aja robot raksasa seperti punya Power Ranger, Jeagernya Pasifik Rim atau Gavan ??? Itu mustahil sekarang karena selain biaya yg dibutuhkan besar, teknologinya belum siap juga kalo ada hempasan angin bakal susah mengontrolnya.

      •  

        Gundam putra petir… Ga usah tinggi2.. yang membumi saja, kalau menggunakan filosopi langit, maka kemudian akan membuat pesawat luar angkasa antar Galaksi, pespur antar planet dan perang bintang…
        Membuat energi nuklir menjadi seperti batere jelas masih berupa angan2 dan hanya ada di film… sampai sekarang radiasi yang ditimbulkan masih menjadi salah satu tantangan terbesar… di Jerman saja akan mematikan pembangkit listrik tenaga nuklirnya setelah kejadian di Fukushima Japan…

        •  

          Bung Yuli, kita bicara yg realistis aja. Kalo buat reaktor sebesar baterai ABC besar juga masih susah, tapi kalo sebesar mesin pesawat tempur, Voyager 1 dan 2 udah pake walopun setting energi yg dihasilkan gak besar karena itu dipakai buat penjelajah ke Saturnus dan Uranus yg ternyata bisa dipake hingga sekarang. So, kita main logis saja.

          •  

            yg logis bukan urusan reaktornya. pada saatnya akan ada reaktor yg sebesar karburator di mesin mobil atau motor bahkan dikemas tdk lebih besar dr sebuah cangkir namun memiliki tenaga yg besar.
            Sekarang yg menjadi pemikiran mereka bagaimana menempuh kecepatan yg fantastis dng bahan bakar yg ada dimuka bumi. Krn itu awal dimulainya explorasi ruang angkasa antar galaxi

        •  

          Bahkan Voyager itu sudah melakukan misi perjalanan antar planet pake tenaga nuklir, padahal itu 41 tahun yg lalu loh, jadi apanya yg kurang membumi??

        •  

          Nuklir memang tidak mengeluarkan emisi gas berbahaya, tapi sampah radioaktifnya bisa bertahan Hingga ribuan tahun. Makanya negara maju berlomba-lomba mengembangkan teknologi ramah lingkungan untuk pembangkit listrik. Nah, hanya saja teknologi ramah lingkungan untuk militer masih susah dilakukan karena mesin alutsista membutuhkan kinerja yg baik, respon yg sangat cepat dan mendukung tugas yg berat. Bahkan pengembangan teknologi biasanya dikembangkan dari teknologi militer seperti penggunaan nuklir untuk pembangkit listrik yg awalnya digunakan untuk meluluh lantakkan dua kota saat perang dunia kedua bukan???

      •  

        Keren bung

      •  

        ini anak pasti waktu kecil sering nonton gundam & power ranger , wkwkwkwk akhirnya jadi korban TV sampai mau bikin mega zod hhh

      •  

        “GUNDAM” mungkin anda terlalu menghayal hahahaha. . . .

        •  

          Tidak ada yg dikhayal. Sekarang banyak negara maju yg berlomba lomba dalam pengembangan robot humanoid khususnya untuk militer. Kalo soal robot apalagi humanoid, Jepang jauh lebih maju. Segala teknologi yg dibutuhkan sudah mereka kuasai, bahkan bila membuat reaktor nuklir mini. Secara teori itu bisa diwujudkan.

  8.  

    ifx semakin ketinggalan dlm tekhnologi, ifx lahir gen 6 sdh masuk, apakah bisa mengejar ketinggalan atau tatetot lagi yang tiada batas akhir yg hanya bsa di level gen 5 itupun entah tahun kapan akan terkejar

  9.  

    yang di video itu 3:13 bukanya pesawat tempur rusia ya? SU 57

  10.  

    Halah amrik bikin isue aja, f35 gen 5 aja kacau balau kok mau bikin pespur gen 6, pespur gen 6 harus nya bahan bakar nya pakai pete dan bakso, kalau pakai avtur atau bahan bakar minyak itu mah pespur gen 2 lah

    😀

  11.  

    konsep pesawat makin nambah gen kok makin gak mbois blas….biro desain loket sepertinya butuh piknik

 Leave a Reply